Sabtu, 23 Oktober 2010
Obesitas Abdominal pada Peningkatan Resiko Penyakit Diabetes dan Kardiovaskuler
Sabtu, 11 September 2010
Faktor-Faktor Resiko Diabetes Melitus
Diabetes mellitus mempengaruhi lebih dari 20 juta warga Amerika, dapat dibayangkan bagaimana penyakit ini mengenai jumlah populasi penduduk yang cukup besar. Tentu jumlah ini mempunyai penyebab. Diantara penyebab tersebut, terdapat faktor-faktor resiko yang dapat menimbulkan diabetes
Beberapa faktor resiko diabetes yaitu :
- Orang yang mempunyai orang tua, saudara, atau saudara perempuan dengan penyakit diabetes
- Obesitas atau kegemukan
- Umur lebih dari 45 tahun
- Beberapa kelompok etnis atau suku (khususnya Afrika Amerika, penduduk asli Amerika, Asia, Kepulauan Pasifik, dan Amerika Hispanik)
- Gestational diabetes atau melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 9 pound
- Tekanan darah tinggi
- Tingkat trigliserida (molekul lemak) darah yang tinggi
- Kadar kolesterol darah yang tinggi
- Orang dengan aktivitas olahraga yang sangat minim
Asosiasi Diabetes Amerika menganjurkan untuk semua orang dewasa yang berumur di atas 45 tahun sebaiknya diperiksa terhadap kemungkinan mengidap penyakit diabetes minimal sekali tiap 3 tahun Orang-orang dengan resiko tinggi sebaiknya diperiksa lebih sering.
Senin, 06 September 2010
Apa Itu Diabetes Melitus ?
Ketika disebutkan diabetes melitus mungkin hanya sedikit dari anda yang tahu, tetapi jika disebut penyakit kencing manis maka pasti anda pernah mendengar atau mungkin tahu.
Diabetes mellitus atau penyakit kencing manis secara sederhana adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh anda tidak dapat menggunakan glukosa (salah satu jenis atau fraksi gula) secara normal. Jumlah glukosa dalam tubuh anda berada diatas nilai normal. Seperti yang kita ketahui bahwa glukosa adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Tingkat glukosa dalam darah dikendalikan oleh hormon yang disebut insulin, dan dihasilkan oleh pankreas. Hormon Insulin ini membantu proses masuknya glukosa ke dalam sel.
Pada kasus penyakit diabetes, organ pankreas tidak dapat menghasilkan insulin yang cukup (diabetes tipe 1) atau tubuh tidak dapat merespon secara normal insulin yang dihasilkan (diabetes tipe 2). Hal ini menyebabkan kadar glukosa dalam darah meningkat, dan menimbulkan gejala seperti buang air kecil meningkat, rasa haus berlebihan, dan penurunan berat badan secara drastis.
Kamis, 18 Maret 2010
Mereka yang Harus Mengukur Kadar Gula Darahnya
Pentingnya kadar gula darah dalam tubuh, menuntut pemeriksaan kadar gula darah. Lalu siapa saja yang yang dianjurkan memeriksakan kadar gula darahnya ?
Dikutip dari webindia123.com pemeriksaan ini disarankan sebaiknya dilakukan pada individu yang berusia 25 tahun atau lebih. Bahkan jika hasil pemeriksaan yang diperoleh normal, tes masih harus diulangi pada interval tiga tahun berikutnya, untuk memastikan kisaran kadar gula darah masih dalam taraf yang normal dan terkontrol.
Bagi anda yang mempunyai berat badan lebih atau yang termasuk dalam kelompok yang memiliki obesitas (kegemukan) maka anda mungkin harus memeriksa kadar gula darah anda, Mengapa ? karena kemungkinan mengidap penyakit diabetes (kencing manis) tinggi pada mereka yang mempunyai badan gemuk (atau berat badan berlebih)
Lalu jika anda memiliki Ayah, Ibu, atau saudara yang mengidap penyakit diabetes (kencing manis), maka anda juga dianjurkan untuk memeriksa kadar gula darah. Mengapa? karena penyakit diabetes mempunyai hubungan dengan keturunan. Individu dengan sejarah keluarga diabetes, kemungkinan juga akan mengidap diabetes.
Secara sederhana, siapapun anda, sebaiknya mempunyai sikap “menjaga diri” , karena kondisi penyakit yang tahapnya lebih dini ditemukan mempunyai tingkat kesembuhan atau penanganan yang lebih baik dibanding kondisi penyakit yang tahapannya telah sampai pada tingkat lanjut.
Periksa Kadar Gula Darah Anda
Kadar gula darah, atau jumlah gula dalam darah merupakan suatu indikator yang dapat menjadi penentu apakah sesorang sehat atau tidak. Jumlah gula darah berhubungan dengan terjadinya penyakit diabetes mellitus, atau yang sering disebut oleh masyarakat awam sebagai penyakit kencing manis.
Menurut wikipedia.com gula darah adalah istilah yang mengacu pada tingkat glukosa yang terdapat di dalam darah, dimana gula darah ini secara ketat diatur dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah kemudian berfungsi sebagai sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Itulah mengapa kemudian kadar gula darah sangat penting untuk kelangsungan hidup sel-sel tubuh.
Kadar gula darah yang rendah dalam dunia kedokteran disebut hipoglikemia yaitu suatu keadaan yang ditandai dengan gejala perasaan lelah, fungsi mental menurun, rasa mudah tersinggung dan hilangnya kesadaran sedangkan jika kadar gula darah meningkat atau yang disebut hiperglikemia, maka nafsu makan akan tertekan dalam waktu yang singkat, dan keadaan inilah yang berhubungan dengan terjadinya penyakit diabetes atau kencing manis. Hiperglikemia dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan serius termasuk kerusakan pada mata, ginjal, dan saraf.
Tingkat normal gula dalam darah sebelum anda makan adalah antara 70 dan 110 mg/dl dan setelah makan akan naik ke tingkat di antara 100-140 mg/dl. Peningkatan kadar gula darah di atas 140 mg/dl dianggap sebagai gejala-gejala penderita diabetes. Kadar gula darah yang rendah yang berkisar dibawah 70 juga hal berbahaya. Hal ini dapat menyebabkan seseorang pingsan.
Terdapat dua pemeriksaan utama yang digunakan untuk mengukur adanya suatu penyakit diabetes (atau: kencing manis) yaitu :
(a) Pemeriksaan Glukosa Plasma Puasa, yaitu pengukuran langsung kadar glukosa dalam darah setelah 8 jam (semalam) cepat.
(b) Pemeriksaan Toleransi Glukosa Oral, yaitu pengukuran kemampuan tubuh untuk menangani kelebihan gula yang disajikan setelah konsumsi minuman dengan kadar glukosa yang tinggi
Pemeriksaan Glukosa Plasma Puasa bernilai positif jika nilai peningkatan kadar gula darah yang diperoleh di atas 140 mg/dl setelah (semalam) cepat. Jika nilai yang diperoleh diatas 140 mg/dl terjadi pada dua kesempatan, maka orang tersebut tidak memiliki penyakit diabetes. Orang normal memiliki kadar gula puasa yang umumnya berkisar antara 70-110 mg/dl.
Pemeriksaan Toleransi Glukosa Oral dilakukan pada interval waktu lebih dari 3 jam. Orang yang diperiksa dalam keadaan berpuasa (tidak makan atau minum kecuali air sekurang-kurangnya 10 jam sebelum pemeriksaan, tetapi tidak lebih dari 16 jam). Gula darah awal diambil dan kemudian orang yang diperiksa diberi minuman dengan kadar gula yang tinggi (75 gram glukosa). Darah orang yang diperiksa diuji lagi dalam interval 30 menit, 1 jam, 2 jam dan 3 jam setelah konsumsi minuman tinggi glukosa. Jika tingkat glukosa plasma yang diperoleh 200 mg/dl atau lebih dalam sampel darah yang diambil selama 2 jam maka hasil pemeriksaan menunjukkan nilai positif.
Rabu, 13 Agustus 2008
Pencegahan Komplikasi Diabetes dan Tip-tipsnya
Komplikasi pada Kerusakan Syaraf (diabetic neuropathy)
Diabetic Neuropathy sering sekali mempengaruhi bagian tungkai dan kaki dan mungkin penderita tidak bisa merasakan adanya lepuh atau luka pada kakinya. Kemudian luka dapat menjadi infektif dan pada beberapa kasus yang serius mungkin harus dilakukan amputasi. Penderita dengan diabetic neuropathy masih bisa berjalan dengan kakinya yang telah mengalami kerusakan sendi dan tulangnya. Hal ini dapat menimbulkan kondisi yang disebut dengan kaki Charcot (Charcot foot) yang menyebabkan kaki terluka dan menjadi berubah bentuk.
Akan tetapi kebanyakan masalah seperti diatas dapat dicegah dan dihindari. (Charcot adalah salah satu penyakit neuron motorik yang progresif). Perlu dilakukan pemeriksaan tiap hari terhadap kaki penderita, jika dalam pemeriksaan terdapat adanya bengkak, warna kemerahan dan terasa panas segera hubungi dokter. Gejala-gejala tersebut bisa jadi merupakan tanda dari Charcot Foot. Sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter sedikitnya satu tahun sekali.
Berikut tanda-tanda bahaya dari kerusakan syaraf
- Mati Rasa
- Rasa sakit yang tajam atau menggelitik
- Muncul luka pada kaki
- Otot menjadi lemah
- Rasa panas seperti tebakar
- Tidak mampu ereksi pada pria
Tanda-tanda bahaya komplikasi pada mata
- Penglihatan kabur selama lebih dari 2 hari.
- Dengan tiba-tiba tidak bisa melihat dengan satu atau kedua mata.
- Terdapat titik hitam, sarang laba-laba atau sorotan cahaya pada penglihatan.
- Kemerah-merahan pada mata
- Nyeri atau terasa ada tekanan pada mata.
Komplikasi pada penyakit jantung dan stroke
- Diet dan makan makanan sehat dengan bervariasi, hindari makanan yang tinggi lemak dan gula.
- Pertahankan berat badan ideal. Jika penderita overweight atau kelebihan berat badan, maka kurangi berat badan anda (baca mengurangi faktor resiko overweight).
- Pertahankan dan kontrol kadar kolesterol agar mendekati normal. (Baca mengurangi faktor resiko kolesterol)
- Pertahankan tekanan darah agar tetap normal dan mendekati normal. (baca mengurangi faktor resiko tekanan darah tinggi)
- Lakukan olahraga teratur
- Hentikan merokok ( baca mengurangi faktor resiko merokok)
- Periksa ke dokter secara rutin, bahkan saat kondisi anda baik. Dokter akan melakukan pemeriksaan akan adanya tanda-tanda komplikasi dengan lebih dini.
- Segera hubungi dokter jika ada tanda-tanda bahaya seperti diatas.
Selasa, 12 Agustus 2008
Diabetes dan OlahRaga
Apa Jenis olahraga yang sebaiknya Dilakukan?
Apakah ada resiko-resiko berolahraga bagi penderita diabetes?
Jika pada pemeriksaan kadar gula darah anda terlalu rendah atau terlalu tinggi sebelum perencanaan berolahraga, sebaiknya tunggu sampai kadar gula darah membaik baru merencanakan berolahraga. Hal itu khususnya penting untuk melihat kadar gula darah jika olahraga yang dilakukan benar-benar dalam keadaan panas atau dingin, perubahan temperatur atau suhu tubuh mempengaruhi penyerapan insulin oleh tubuh.
Bagaimana mengetahui kadar gula darah terlalu rendah saat olahraga?
Apakah sebaiknya perlu mengkonsumsi banyak cairan selama Berolahraga?.
Daftar catatan atau tips berolahraga bagi penderita diabetes
- Bicarakan dan konsultasikan dengan dokter tentang latihan olahraga yang tepat.
- Perikasalah kadar gula darah sebelum dan sesudah berolahraga
- Pemeriksaan kaki akan adanya lepuh atau luka sebelum dan setelah berolahraga.
- Kenakanlah sepatu dan kaus kaki yang cukup longgar atau luas.
- Minumlah banyak cairan sebelum, selama dan setelah berolahraga.
- Lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan lakukan pendinginan setelah berolahraga.
- Sediakan atau persiapkan snack atau makanan ringan jika terjadi penurunan kadar gula darah yang terlalu rendah.
Blog Archive
-
2015
(10)
- 10/11 - 10/18 (1)
- 09/13 - 09/20 (1)
- 09/06 - 09/13 (1)
- 07/05 - 07/12 (1)
- 05/17 - 05/24 (6)
-
2014
(1)
- 04/13 - 04/20 (1)
-
2012
(770)
- 02/19 - 02/26 (5)
- 02/12 - 02/19 (10)
- 02/05 - 02/12 (4)
- 01/29 - 02/05 (27)
- 01/22 - 01/29 (88)
- 01/15 - 01/22 (101)
- 01/08 - 01/15 (169)
- 01/01 - 01/08 (366)
-
2011
(4477)
- 12/25 - 01/01 (336)
- 12/18 - 12/25 (62)
- 12/11 - 12/18 (70)
- 12/04 - 12/11 (77)
- 11/27 - 12/04 (40)
- 11/20 - 11/27 (67)
- 11/13 - 11/20 (198)
- 11/06 - 11/13 (187)
- 10/30 - 11/06 (340)
- 10/23 - 10/30 (32)
- 10/16 - 10/23 (109)
- 10/09 - 10/16 (80)
- 08/14 - 08/21 (75)
- 08/07 - 08/14 (81)
- 07/31 - 08/07 (82)
- 07/24 - 07/31 (65)
- 07/17 - 07/24 (91)
- 07/10 - 07/17 (47)
- 07/03 - 07/10 (44)
- 06/26 - 07/03 (53)
- 06/19 - 06/26 (59)
- 06/12 - 06/19 (47)
- 06/05 - 06/12 (65)
- 05/29 - 06/05 (63)
- 05/22 - 05/29 (77)
- 05/15 - 05/22 (115)
- 05/08 - 05/15 (65)
- 05/01 - 05/08 (104)
- 04/24 - 05/01 (45)
- 04/17 - 04/24 (70)
- 04/10 - 04/17 (134)
- 04/03 - 04/10 (72)
- 03/27 - 04/03 (18)
- 03/20 - 03/27 (47)
- 03/13 - 03/20 (68)
- 03/06 - 03/13 (40)
- 02/27 - 03/06 (56)
- 02/20 - 02/27 (77)
- 02/13 - 02/20 (76)
- 02/06 - 02/13 (198)
- 01/30 - 02/06 (194)
- 01/23 - 01/30 (132)
- 01/16 - 01/23 (196)
- 01/09 - 01/16 (202)
- 01/02 - 01/09 (121)
-
2010
(2535)
- 12/26 - 01/02 (156)
- 12/19 - 12/26 (65)
- 12/12 - 12/19 (73)
- 12/05 - 12/12 (84)
- 11/28 - 12/05 (80)
- 11/21 - 11/28 (68)
- 11/14 - 11/21 (63)
- 11/07 - 11/14 (50)
- 10/31 - 11/07 (50)
- 10/24 - 10/31 (36)
- 10/17 - 10/24 (58)
- 10/10 - 10/17 (35)
- 10/03 - 10/10 (31)
- 09/26 - 10/03 (21)
- 09/19 - 09/26 (26)
- 09/12 - 09/19 (55)
- 09/05 - 09/12 (65)
- 08/29 - 09/05 (33)
- 08/22 - 08/29 (70)
- 08/15 - 08/22 (45)
- 08/08 - 08/15 (35)
- 08/01 - 08/08 (37)
- 07/25 - 08/01 (27)
- 07/18 - 07/25 (19)
- 07/11 - 07/18 (30)
- 07/04 - 07/11 (56)
- 06/27 - 07/04 (28)
- 06/20 - 06/27 (22)
- 06/13 - 06/20 (30)
- 06/06 - 06/13 (21)
- 05/30 - 06/06 (5)
- 05/16 - 05/23 (6)
- 05/09 - 05/16 (29)
- 05/02 - 05/09 (59)
- 04/25 - 05/02 (28)
- 04/18 - 04/25 (38)
- 04/11 - 04/18 (70)
- 04/04 - 04/11 (59)
- 03/28 - 04/04 (65)
- 03/21 - 03/28 (89)
- 03/14 - 03/21 (218)
- 03/07 - 03/14 (95)
- 02/28 - 03/07 (135)
- 02/21 - 02/28 (102)
- 01/03 - 01/10 (68)
-
2009
(1652)
- 12/27 - 01/03 (36)
- 12/20 - 12/27 (22)
- 12/13 - 12/20 (100)
- 12/06 - 12/13 (45)
- 11/29 - 12/06 (24)
- 11/22 - 11/29 (22)
- 11/15 - 11/22 (19)
- 11/08 - 11/15 (28)
- 11/01 - 11/08 (11)
- 10/25 - 11/01 (17)
- 10/18 - 10/25 (38)
- 10/11 - 10/18 (33)
- 10/04 - 10/11 (15)
- 09/27 - 10/04 (21)
- 09/20 - 09/27 (7)
- 09/13 - 09/20 (84)
- 09/06 - 09/13 (35)
- 08/30 - 09/06 (48)
- 08/23 - 08/30 (118)
- 08/16 - 08/23 (26)
- 08/09 - 08/16 (34)
- 08/02 - 08/09 (35)
- 07/26 - 08/02 (31)
- 07/19 - 07/26 (14)
- 07/12 - 07/19 (16)
- 07/05 - 07/12 (28)
- 06/28 - 07/05 (26)
- 06/21 - 06/28 (76)
- 06/14 - 06/21 (26)
- 06/07 - 06/14 (21)
- 05/31 - 06/07 (43)
- 05/24 - 05/31 (38)
- 05/17 - 05/24 (26)
- 05/10 - 05/17 (52)
- 05/03 - 05/10 (15)
- 04/26 - 05/03 (38)
- 04/19 - 04/26 (32)
- 04/12 - 04/19 (22)
- 04/05 - 04/12 (20)
- 03/29 - 04/05 (40)
- 03/22 - 03/29 (43)
- 03/15 - 03/22 (18)
- 03/08 - 03/15 (14)
- 03/01 - 03/08 (22)
- 02/22 - 03/01 (12)
- 02/15 - 02/22 (9)
- 02/08 - 02/15 (11)
- 02/01 - 02/08 (19)
- 01/25 - 02/01 (37)
- 01/18 - 01/25 (21)
- 01/11 - 01/18 (33)
- 01/04 - 01/11 (31)
-
2008
(700)
- 12/28 - 01/04 (13)
- 12/21 - 12/28 (9)
- 12/14 - 12/21 (57)
- 12/07 - 12/14 (5)
- 11/30 - 12/07 (18)
- 11/23 - 11/30 (33)
- 11/16 - 11/23 (31)
- 11/09 - 11/16 (23)
- 11/02 - 11/09 (18)
- 10/26 - 11/02 (11)
- 10/19 - 10/26 (15)
- 10/12 - 10/19 (13)
- 10/05 - 10/12 (25)
- 09/28 - 10/05 (2)
- 09/21 - 09/28 (14)
- 09/14 - 09/21 (19)
- 09/07 - 09/14 (43)
- 08/31 - 09/07 (3)
- 08/24 - 08/31 (33)
- 08/17 - 08/24 (65)
- 08/10 - 08/17 (4)
- 08/03 - 08/10 (26)
- 07/27 - 08/03 (6)
- 07/20 - 07/27 (19)
- 07/13 - 07/20 (18)
- 07/06 - 07/13 (60)
- 06/29 - 07/06 (53)
- 06/22 - 06/29 (49)
- 06/15 - 06/22 (11)
- 06/08 - 06/15 (4)
Popular Posts
-
Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
-
Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
-
KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
-
PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
-
PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
-
Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
-
Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
-
Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
-
DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
-
Gangguan Masalah Eliminasi ALVI Konstipasi Konstipasi merupakan keadaan individu yang mengalami atau berisiko tinggi mengalami stasis usus b...
© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates
