Tampilkan postingan dengan label leaflet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label leaflet. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 September 2010
Anoreksia
Definisi
Anoreksia adalah kelainan psikis yang diderita seseorang berupa kekurangan nafsu makan meski sebenarnya lapar dan berselera terhadap makanan. Kondisi ini umumnya ditandai beberapa gejala psikologis:
- Keinginan memiliki tubuh kurus
- Ketakutan berlebihan terhadap kegemukan
- Penolakan untuk mempertahankan berat
badan yang normal
- Hilangnya siklus menstruasi
- Mempelajari tentang makanan dan kalori
secara berlebihan
- Menyembunyikan atau sengaja
membuang makanan
Sekitar 95 persen penderita anoreksia adalah perempuan berstatus sosial ekonomi menengah ke atas. Kelainan ini mulai muncul di masa remaja dan kadang di masa dewasa. Anoreksia bisa bersifat ringan, sementara atau berat dan berlangsung lama.
(http://www.conectique.com/trend_tips_solution/_health/disease/article.php?article_id=2238)
versi bung wiki
Anorexia nervosa adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan kelaparan secara sukarela dan stres dari melakukan latihan. Anorexia nervosa merupakan sebuah penyakit kompleks yang melibatkan komponen psikologikal, sosiologikal, dan fisiologikal. Seseorang yang menderita anorexia disebut sebagai anoreksik atau (lebih tidak umum) anorektik. Istilah ini sering kali namun tidak benar disingkat menjadi anorexia, yang berarti gejala medis kehilangan nafsu makan.
Anorektik dapat juga menunjuk ke obat penahan nafsu.
posted by : gayuh
Read More
Anoreksia adalah kelainan psikis yang diderita seseorang berupa kekurangan nafsu makan meski sebenarnya lapar dan berselera terhadap makanan. Kondisi ini umumnya ditandai beberapa gejala psikologis:
- Keinginan memiliki tubuh kurus
- Ketakutan berlebihan terhadap kegemukan
- Penolakan untuk mempertahankan berat
badan yang normal
- Hilangnya siklus menstruasi
- Mempelajari tentang makanan dan kalori
secara berlebihan
- Menyembunyikan atau sengaja
membuang makanan
Sekitar 95 persen penderita anoreksia adalah perempuan berstatus sosial ekonomi menengah ke atas. Kelainan ini mulai muncul di masa remaja dan kadang di masa dewasa. Anoreksia bisa bersifat ringan, sementara atau berat dan berlangsung lama.
(http://www.conectique.com/trend_tips_solution/_health/disease/article.php?article_id=2238)
versi bung wiki
Anorexia nervosa adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan kelaparan secara sukarela dan stres dari melakukan latihan. Anorexia nervosa merupakan sebuah penyakit kompleks yang melibatkan komponen psikologikal, sosiologikal, dan fisiologikal. Seseorang yang menderita anorexia disebut sebagai anoreksik atau (lebih tidak umum) anorektik. Istilah ini sering kali namun tidak benar disingkat menjadi anorexia, yang berarti gejala medis kehilangan nafsu makan.
Anorektik dapat juga menunjuk ke obat penahan nafsu.
posted by : gayuh
Sabtu, 04 September 2010
Amnesia
Tidak ada komentar
:
di
20.05
Label:
askep jiwa
,
ASUHAN KEPERAWATAN
,
bedah
,
Buku
,
KESEHATAN
,
leaflet
Amnesia (dari Bahasa Yunani Ἀμνησία) adalah kondisi terganggunya daya ingat. Penyebab amnesia dapat berupa organik atau fungsional. Penyebab organik dapat berupa kerusakan otak, akibat trauma atau penyakit, atau penggunaan obat-obatan (biasanya yang bersifat sedatif). Penyebab fungsional adalah faktor psikologis, seperti halnya mekanisme pertahanan ego. Amnesia dapat pula terjadi secara spontan, seperti terjadi pada transient global amnesia[1]. Jenis amnesia global ini umum terjadi mulai usia pertengahan sampai usia tua, terutama pada pria, dan biasanya berlangsung kurang dari 24 jam.
Dampak lain dari amnesia adalah ketidakmampuan membayangkan masa depan. Penelitian terakhir yang dipublikasikan dalam jaringan di Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa amnesia dengan kerusakan pada hipokampus tidak dapat membayangkan masa depan[2]. Hal ini terjadi karena bila seorang yang normal membayangkan masa depan, mereka menggunakan pengalaman masa lalu untuk mengkonstruksi skenario yang mungkin dihadapi. Sebagai contoh, seseorang yang mencoba membayangkan apa yang akan terjadi dalam pesta yang hendak didatanginya akan menggunakan pengalaman pesta sebelumnya untuk membantu mengkonstruksi kejadian di masa depan.
Bentuk amnesia
* Anterograde amnesia: kejadian baru dalam ingatan jangka pendek tidak ditransfer ke ingatan jangka panjang yang permanen. Penderitanya tidak akan bisa mengingat apapun yang terjadi setelah munculnya amnesia ini walaupun baru berlalu sesaat.
* Retrograde amnesia: ketidakmampuan memunculkan kembali ingatan masa lalu yang lebih dari peristiwa lupa biasa.
Kedua kategori amnesia tersebut dapat muncul bersamaan pada pasien yang sama. Contohnya seperti pada pengendara sepeda motor yang tidak mengingat akan pergi kemana dia sebelum tabrakan (retrograde amnesia), juga melupakan tentang kejadian di rumah sakit dua hari setelahnya (anterograde amnesia).
di translate om google
Amnesia (from Greek Ἀμνησία) is a disturbance of memory condition. The cause of amnesia can be either organic or functional. Organic causes may include brain damage, due to trauma or disease, or drug use (usually a character of sedatives). The cause is a function of psychological factors, such as ego defense mechanisms. Amnesia can also occur spontaneously, as occurs in transient global amnesia. This global type of amnesia is common from the age of mid to old age, especially in men, and usually lasts less than 24 hours.
Another impact of amnesia is the inability to imagine the future. Recent research published in the Proceedings of the networks of the National Academy of Sciences shows that the damage to the hippocampal amnesia can not imagine the future. This happens because when a normal imagine the future, they use past experience to construct a scenario that might be faced. For example, someone who tries to imagine what will happen in the party wishing he came to use the previous party experience to help construct the event in the future.
Forms of amnesia
* Anterograde amnesia: a new occurrence in the short-term memory is not transferred to long-term memory is permanent. Infected person will not be able to remember anything that happened after the emergence of this amnesia, although new moment passed.
* Retrograde amnesia: inability to bring back memories of the past which more than forgetting ordinary events.
Both categories of amnesia can occur together in the same patient. Examples like the motorcyclists who do not remember where he will go before the collision (retrograde amnesia), as well forget about what happened at the hospital two days (anterograde amnesia).
sumber : bung wiki
posted by : gayuh
Read More
Dampak lain dari amnesia adalah ketidakmampuan membayangkan masa depan. Penelitian terakhir yang dipublikasikan dalam jaringan di Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa amnesia dengan kerusakan pada hipokampus tidak dapat membayangkan masa depan[2]. Hal ini terjadi karena bila seorang yang normal membayangkan masa depan, mereka menggunakan pengalaman masa lalu untuk mengkonstruksi skenario yang mungkin dihadapi. Sebagai contoh, seseorang yang mencoba membayangkan apa yang akan terjadi dalam pesta yang hendak didatanginya akan menggunakan pengalaman pesta sebelumnya untuk membantu mengkonstruksi kejadian di masa depan.
Bentuk amnesia
* Anterograde amnesia: kejadian baru dalam ingatan jangka pendek tidak ditransfer ke ingatan jangka panjang yang permanen. Penderitanya tidak akan bisa mengingat apapun yang terjadi setelah munculnya amnesia ini walaupun baru berlalu sesaat.
* Retrograde amnesia: ketidakmampuan memunculkan kembali ingatan masa lalu yang lebih dari peristiwa lupa biasa.
Kedua kategori amnesia tersebut dapat muncul bersamaan pada pasien yang sama. Contohnya seperti pada pengendara sepeda motor yang tidak mengingat akan pergi kemana dia sebelum tabrakan (retrograde amnesia), juga melupakan tentang kejadian di rumah sakit dua hari setelahnya (anterograde amnesia).
di translate om google
Amnesia (from Greek Ἀμνησία) is a disturbance of memory condition. The cause of amnesia can be either organic or functional. Organic causes may include brain damage, due to trauma or disease, or drug use (usually a character of sedatives). The cause is a function of psychological factors, such as ego defense mechanisms. Amnesia can also occur spontaneously, as occurs in transient global amnesia. This global type of amnesia is common from the age of mid to old age, especially in men, and usually lasts less than 24 hours.
Another impact of amnesia is the inability to imagine the future. Recent research published in the Proceedings of the networks of the National Academy of Sciences shows that the damage to the hippocampal amnesia can not imagine the future. This happens because when a normal imagine the future, they use past experience to construct a scenario that might be faced. For example, someone who tries to imagine what will happen in the party wishing he came to use the previous party experience to help construct the event in the future.
Forms of amnesia
* Anterograde amnesia: a new occurrence in the short-term memory is not transferred to long-term memory is permanent. Infected person will not be able to remember anything that happened after the emergence of this amnesia, although new moment passed.
* Retrograde amnesia: inability to bring back memories of the past which more than forgetting ordinary events.
Both categories of amnesia can occur together in the same patient. Examples like the motorcyclists who do not remember where he will go before the collision (retrograde amnesia), as well forget about what happened at the hospital two days (anterograde amnesia).
sumber : bung wiki
posted by : gayuh
Jumat, 03 September 2010
1. Anemia
Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal.
Sel darah merah mengandung haemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh .
Penyebab umum dari anemia:
*
o Perdarahan hebat
o Akut (mendadak)
o kecelakaan
o Pembedahan
o Persalinan
o Pecah pembuluh darah
o Kronik (menahun)
o Perdarahan hidung
o Wasir (hemoroid)
o Ulkus peptikum
o Kanker atau polip di saluran pencernaan
o Tumor ginjal atau kandung kemih
o Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
* Berkurangnya pembentukan sel darah merah
o Kekurangan zat besi
o Kekurangan vitamin B12
o Kekurangan asam folat
o Kekurangan vitamin C
o Penyakit kronik
*
o Meningkatnya penghancuran sel darah merah
o Pembesaran limpa
o Kerusakan mekanik pada sel darah merah
o Reaksi autoimun terhadap sel darah merah:
+ Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
+ Sferositosis herediter
+ Elliptositosis herediter
o Kekurangan G6PD
o Penyakit sel sabit
o Penyakit hemoglobin C
o Penyakit hemoglobin S-C
o Penyakit hemoglobin E
o Thalasemia
Gejala
Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.
di translate mbah gugel
Anemia (in Greek: Without the blood) is the state when the number of red blood cells or amount of hemoglobin (oxygen carrying protein) in red blood cells is below normal.
Red blood cells contain hemoglobin that allows them to transport oxygen from the lungs and deliver it to all parts of the body.
Anemia causes the reduced number of red blood cells or amount of hemoglobin in red blood cells, so that blood can not transport oxygen in the required number of appropriate body.
Common causes of anemia:
*
o severe haemorrhage
o Acute (sudden)
o Accident
o Surgery
o Labor
o Broken blood vessels
o Chronic (chronic)
o bleeding nose
o piles (hemorrhoids)
o Peptic ulcer
o cancer or polyps in the digestive tract
o kidney or bladder tumors
o menstrual bleeding very much
* Decreased red blood cell formation
o Lack of iron
o Lack of vitamin B12
o Lack of folic acid
o Lack of vitamin C
o Chronic Disease
*
o The increased destruction of red blood cells
o Enlarged spleen
o mechanical damage on red blood cells
o Autoimmune reactions against red blood cells:
Paroxysmal nocturnal Hemoglobinuria
Sferositosis hereditary
Elliptositosis hereditary
o G6PD deficiency
o Sickle cell disease
o Hemoglobin C Disease
o S-hemoglobin C disease
o Hemoglobin E Disease
o Thalassemia
Symptom
The symptoms are caused by insufficient oxygen supply these needs, vary. Anemia can cause fatigue, weakness, lack of energy and my head was floating. If more severe anemia, can cause stroke or heart attack.
Read More
Sel darah merah mengandung haemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh .
Penyebab umum dari anemia:
*
o Perdarahan hebat
o Akut (mendadak)
o kecelakaan
o Pembedahan
o Persalinan
o Pecah pembuluh darah
o Kronik (menahun)
o Perdarahan hidung
o Wasir (hemoroid)
o Ulkus peptikum
o Kanker atau polip di saluran pencernaan
o Tumor ginjal atau kandung kemih
o Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
* Berkurangnya pembentukan sel darah merah
o Kekurangan zat besi
o Kekurangan vitamin B12
o Kekurangan asam folat
o Kekurangan vitamin C
o Penyakit kronik
*
o Meningkatnya penghancuran sel darah merah
o Pembesaran limpa
o Kerusakan mekanik pada sel darah merah
o Reaksi autoimun terhadap sel darah merah:
+ Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
+ Sferositosis herediter
+ Elliptositosis herediter
o Kekurangan G6PD
o Penyakit sel sabit
o Penyakit hemoglobin C
o Penyakit hemoglobin S-C
o Penyakit hemoglobin E
o Thalasemia
Gejala
Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.
di translate mbah gugel
Anemia (in Greek: Without the blood) is the state when the number of red blood cells or amount of hemoglobin (oxygen carrying protein) in red blood cells is below normal.
Red blood cells contain hemoglobin that allows them to transport oxygen from the lungs and deliver it to all parts of the body.
Anemia causes the reduced number of red blood cells or amount of hemoglobin in red blood cells, so that blood can not transport oxygen in the required number of appropriate body.
Common causes of anemia:
*
o severe haemorrhage
o Acute (sudden)
o Accident
o Surgery
o Labor
o Broken blood vessels
o Chronic (chronic)
o bleeding nose
o piles (hemorrhoids)
o Peptic ulcer
o cancer or polyps in the digestive tract
o kidney or bladder tumors
o menstrual bleeding very much
* Decreased red blood cell formation
o Lack of iron
o Lack of vitamin B12
o Lack of folic acid
o Lack of vitamin C
o Chronic Disease
*
o The increased destruction of red blood cells
o Enlarged spleen
o mechanical damage on red blood cells
o Autoimmune reactions against red blood cells:
Paroxysmal nocturnal Hemoglobinuria
Sferositosis hereditary
Elliptositosis hereditary
o G6PD deficiency
o Sickle cell disease
o Hemoglobin C Disease
o S-hemoglobin C disease
o Hemoglobin E Disease
o Thalassemia
Symptom
The symptoms are caused by insufficient oxygen supply these needs, vary. Anemia can cause fatigue, weakness, lack of energy and my head was floating. If more severe anemia, can cause stroke or heart attack.
Minggu, 04 Oktober 2009
IMUNISASI
IMUNISASI
A. Pengertian
Imunisasi adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebalan kepada bayi dan anak terhadap penyakit tertentu.
B. Tujuan
1. Untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi tertentu.
2. Mencegah gejala yang dapat menimbulkan cacat atau kematian apabila terjadi penyakit dan tidak akan terlalu parah.
C. Jenis Imunisasi
1. Imunisasi wajib
Sesuai dengan program pemerintah tentang program pengembangan imunisasi maka anak wajib mendapat imunisasi dasar terhadap 7 penyakit utama yang termasuk dalam PDSI yaitu vaksin BCG, DPT, Polio, Campk dan Hepatitis B.
2. Imunisasi yang dianjurkan
Imunisasi lain yang dianjurkan saat ini di Indonesia ialah MMR (Measles, Mumps, Rubela), vaksin Demam Tifoid, vaksin Hb untuk meningitis, vaksin hepatitis A, vaksin Varicella (cacar air), vaksin rabies.
3. Imunisasi lain
a. Vaksin masa depan
Meliputi : vaksin diare, vaksin malaria, vaksin demam berdarah dengue, vaksin ISPA oleh virus, vaksin pneumokokus, vaksin PMS, vaksin penyakit lepra, vaksin antraks, vaksin CMV.
b. Vaksin yang sudah dihentikan
Diantaranya adalah vaksin cacar, kolera dan sampar (pest) yang pemakaiannya sudah dihentikan serta vaksin demam kuning, radang otak jepang B, influenza, stapilokokus, streptokokus.
D. Persyaratan Pemberian
Bayi atau anak dalam konsisi sehat
Cara pemberian benar
Vaksin baik, tidak rusak dan tidak kadaluarsa
Dosis tepat
E. Reaksi yang Timbul
Demam : berikan antipiretik
Gatal-gatal : berikan anti histamin
Nyeri : berikan analgetik
F. Jadwal Imunisasi Dasar / Wajib
Umur Jenis Imunisasi
2 bulan
3 bulan
4 bulan
5 bulan
9 bulan BCG, DPT 1, Polio 1
HB 1, DPT 2, Polio 2
HB 2, DPT 3, Polio 3
HB 3, Polio 4
Campak
Sumber : Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Depeks RI, 2001
Umur Jenis Imunisasi
Lahir
2 bulan
3 bulan
4 bulan
5 bulan
7 bulan
9 bulan Polio 1
BCG, HB 1
HB 2, DPT 1, Polio 2
DPT 2, Polio 3
DPT 3, Polio 4
HB 3
Campak
IMUNISASI
Disampaikan Dalam Rangka Penyuluhan Kesehatan
Disusun Oleh :
MAHASISWA AKPER COY
SURAKARTA
AKPER COY
SURAKARTA
2008
Read More
A. Pengertian
Imunisasi adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebalan kepada bayi dan anak terhadap penyakit tertentu.
B. Tujuan
1. Untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi tertentu.
2. Mencegah gejala yang dapat menimbulkan cacat atau kematian apabila terjadi penyakit dan tidak akan terlalu parah.
C. Jenis Imunisasi
1. Imunisasi wajib
Sesuai dengan program pemerintah tentang program pengembangan imunisasi maka anak wajib mendapat imunisasi dasar terhadap 7 penyakit utama yang termasuk dalam PDSI yaitu vaksin BCG, DPT, Polio, Campk dan Hepatitis B.
2. Imunisasi yang dianjurkan
Imunisasi lain yang dianjurkan saat ini di Indonesia ialah MMR (Measles, Mumps, Rubela), vaksin Demam Tifoid, vaksin Hb untuk meningitis, vaksin hepatitis A, vaksin Varicella (cacar air), vaksin rabies.
3. Imunisasi lain
a. Vaksin masa depan
Meliputi : vaksin diare, vaksin malaria, vaksin demam berdarah dengue, vaksin ISPA oleh virus, vaksin pneumokokus, vaksin PMS, vaksin penyakit lepra, vaksin antraks, vaksin CMV.
b. Vaksin yang sudah dihentikan
Diantaranya adalah vaksin cacar, kolera dan sampar (pest) yang pemakaiannya sudah dihentikan serta vaksin demam kuning, radang otak jepang B, influenza, stapilokokus, streptokokus.
D. Persyaratan Pemberian
Bayi atau anak dalam konsisi sehat
Cara pemberian benar
Vaksin baik, tidak rusak dan tidak kadaluarsa
Dosis tepat
E. Reaksi yang Timbul
Demam : berikan antipiretik
Gatal-gatal : berikan anti histamin
Nyeri : berikan analgetik
F. Jadwal Imunisasi Dasar / Wajib
Umur Jenis Imunisasi
2 bulan
3 bulan
4 bulan
5 bulan
9 bulan BCG, DPT 1, Polio 1
HB 1, DPT 2, Polio 2
HB 2, DPT 3, Polio 3
HB 3, Polio 4
Campak
Sumber : Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Depeks RI, 2001
Umur Jenis Imunisasi
Lahir
2 bulan
3 bulan
4 bulan
5 bulan
7 bulan
9 bulan Polio 1
BCG, HB 1
HB 2, DPT 1, Polio 2
DPT 2, Polio 3
DPT 3, Polio 4
HB 3
Campak
IMUNISASI
Disampaikan Dalam Rangka Penyuluhan Kesehatan
Disusun Oleh :
MAHASISWA AKPER COY
SURAKARTA
AKPER COY
SURAKARTA
2008
Minggu, 27 September 2009
HIPERTENSI
Pengobatan Tradisional
1. Buah mentimun
2. Buah belimbing
3. Daun seledri
4. Daun alpukat
Cara membuat obat tradisional
- ½ kg buah mentimun/ belimbing cuci hingga bersih
- kupas kulitnya kemudian parut
- saring airnya kemudian diminum
- lakukan setiap hari kurang lebih 1 kg untuk diminum 2 kali sehari
Tips/ saran
1. Menurunkan BB bila terdapat kelebihan berat badan
2. Membatasi minuman beralkohol/ minuman keras
3. Meningkatkan aktifitas fisik aerobic (30-45 menit per hari)
4. Mengurangi asupan nutrisi
5. Mempertahankan asupan kalium yang adekuat
6. Mempertahankan asupan kalsium dan magnesium yang adekuat
7. Berhenti merokok dan mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan
HIPERTENSI
AKADEMI PERAWATAN coy
2008
HIPERTENSI
Pengertian
Kenaikan tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolic 90 mmHg. Jika ekanan darah Anda adalah 160/95 maka :
Sistoliknya : 160 mmHg
Diastoliknya : 95 mmHg
Jenis Hipertensi
1. Hipertensi ringan : jika tekanan darah sistoliknya 140-159 mmHg
2. Hipertensi sedang : jika tekanan darah sistoliknya 160-179 mmHg
3. Hipertensi berat : jika tekanan darah sistoliknya 180-209 mmHg
4. Hipertensi sangat berat : jika tekanan darah sistoliknya lebih dari 210 mmHg
Penyebab Hipertensi
Stress
Merokok
Obesitas (kegemukan)
Alkohol
Faktor keturunan
Faktor lingkungan
Tanda dan Gejala
Sakit kepala
Pusing
Lemas
Sesak nafas
Kesemutan
Kelelahan
Rasa berat di tekuk
SEGERALAH PERIKSAKAN DIRI ANDA JIKA TERDAPAT TANDA DAN GEJALA SEPERTI DI ATAS..!!!!
Penyakit jantung : gagal jantung
Penyakit ginjal : gagal ginjal
Otak : serangan stroke
Resiko jatuh
Pengobatan :
Pengobatan dini hipertensi sangat penting untuk mencegah komplikasi :
1. Pengobatan farmakologis dengan menggunakan obat dengan resep
2. Pengobatan non farmakologis tanpa menggunakan obat
Mengurangi asupan garam dan lemak
Mengurangi asupan alkohol
Berhenti merokok
Menurunkan berat badan bagi yang kegemukan
Olahraga teratur seperti jogging, jalan cepat, bersepeda, berenang
Menghindari ketegangan
Istirahat
Hidup tenang
Read More
1. Buah mentimun
2. Buah belimbing
3. Daun seledri
4. Daun alpukat
Cara membuat obat tradisional
- ½ kg buah mentimun/ belimbing cuci hingga bersih
- kupas kulitnya kemudian parut
- saring airnya kemudian diminum
- lakukan setiap hari kurang lebih 1 kg untuk diminum 2 kali sehari
Tips/ saran
1. Menurunkan BB bila terdapat kelebihan berat badan
2. Membatasi minuman beralkohol/ minuman keras
3. Meningkatkan aktifitas fisik aerobic (30-45 menit per hari)
4. Mengurangi asupan nutrisi
5. Mempertahankan asupan kalium yang adekuat
6. Mempertahankan asupan kalsium dan magnesium yang adekuat
7. Berhenti merokok dan mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan
HIPERTENSI
AKADEMI PERAWATAN coy
2008
HIPERTENSI
Pengertian
Kenaikan tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolic 90 mmHg. Jika ekanan darah Anda adalah 160/95 maka :
Sistoliknya : 160 mmHg
Diastoliknya : 95 mmHg
Jenis Hipertensi
1. Hipertensi ringan : jika tekanan darah sistoliknya 140-159 mmHg
2. Hipertensi sedang : jika tekanan darah sistoliknya 160-179 mmHg
3. Hipertensi berat : jika tekanan darah sistoliknya 180-209 mmHg
4. Hipertensi sangat berat : jika tekanan darah sistoliknya lebih dari 210 mmHg
Penyebab Hipertensi
Stress
Merokok
Obesitas (kegemukan)
Alkohol
Faktor keturunan
Faktor lingkungan
Tanda dan Gejala
Sakit kepala
Pusing
Lemas
Sesak nafas
Kesemutan
Kelelahan
Rasa berat di tekuk
SEGERALAH PERIKSAKAN DIRI ANDA JIKA TERDAPAT TANDA DAN GEJALA SEPERTI DI ATAS..!!!!
Penyakit jantung : gagal jantung
Penyakit ginjal : gagal ginjal
Otak : serangan stroke
Resiko jatuh
Pengobatan :
Pengobatan dini hipertensi sangat penting untuk mencegah komplikasi :
1. Pengobatan farmakologis dengan menggunakan obat dengan resep
2. Pengobatan non farmakologis tanpa menggunakan obat
Mengurangi asupan garam dan lemak
Mengurangi asupan alkohol
Berhenti merokok
Menurunkan berat badan bagi yang kegemukan
Olahraga teratur seperti jogging, jalan cepat, bersepeda, berenang
Menghindari ketegangan
Istirahat
Hidup tenang
GASTROENTERITIS
GASTROENTERITIS DAN PERAWATANNYA
A. DEFINISI
Gastroenteritis adalah defakasi encer lebih dari 3 kali dengan atau tanpa tinja dan atau lendir dalam tinja.
B. ETIOLOGI/ PENYEBAB
1. Faktor infeksi
- Infeksi internal, yaitu infeksi saluran pencernaan makanan yang meliputi infeksi bakteri, infeksi virus, infeksi diluar saluran pencernaan.
- Infeksi perenteral, infeksi di luar saluran pencernaan.
2. Faktor malabsorbsi
- Malabsorbsi karbohidrat
- Malabsorbsi lemak
- Malabsorbsi protein
3. Faktor makanan
Makanan basi, beracun, alergi terhadap makanan.
4. Faktor psikikologis
Rasa takut dan cemas.
C. TANDA DAN GEJALA
- BAB lembek encer makin cair
- Merasa haus
- Suhu badan meningkat
- Lemas
- Berat badan turun
- Nafsu makan berkurang
- Perut nyeri, tegang dan peristaltik meningkat
- Turgor kulit menurun, mulut dan kulit kering
- Denyut nadi cepat dan lemah
- Tekanan darah menurun
- Urine pekat
- Mata cekung
D. KOMPLIKASI
1. Dehidrasi/ kurang cairan
2. Hipokelemia (dengan gejala kelemahan otot, lemah, bradikardi)
3. Hipoglikemia/ kadar gula darah rendah
4. Kejang
5. Malnutrisi energi protein
E. PENGOLAHAN MEDIS/ PENGOBATAN
1. Pemberian cairan : jenis, cara pemberian cairan, jumlah pemberiannya
2. Obat-obatan
- Obat anti sekresi
- Obat anti spasmolitik
- Antibiotik
F. PENANGANANNYA
Menghindari dari faktor-faktor infeksi
Tidak makan sembarangan dan mulai hidup teratur
Memelihara lingkungan yang bersih dan terhindar dari faktor infeksi
Mencegah infeksi-infeksi sekunder.
Segera periksakan bila tanda dan gejala muncul
Read More
A. DEFINISI
Gastroenteritis adalah defakasi encer lebih dari 3 kali dengan atau tanpa tinja dan atau lendir dalam tinja.
B. ETIOLOGI/ PENYEBAB
1. Faktor infeksi
- Infeksi internal, yaitu infeksi saluran pencernaan makanan yang meliputi infeksi bakteri, infeksi virus, infeksi diluar saluran pencernaan.
- Infeksi perenteral, infeksi di luar saluran pencernaan.
2. Faktor malabsorbsi
- Malabsorbsi karbohidrat
- Malabsorbsi lemak
- Malabsorbsi protein
3. Faktor makanan
Makanan basi, beracun, alergi terhadap makanan.
4. Faktor psikikologis
Rasa takut dan cemas.
C. TANDA DAN GEJALA
- BAB lembek encer makin cair
- Merasa haus
- Suhu badan meningkat
- Lemas
- Berat badan turun
- Nafsu makan berkurang
- Perut nyeri, tegang dan peristaltik meningkat
- Turgor kulit menurun, mulut dan kulit kering
- Denyut nadi cepat dan lemah
- Tekanan darah menurun
- Urine pekat
- Mata cekung
D. KOMPLIKASI
1. Dehidrasi/ kurang cairan
2. Hipokelemia (dengan gejala kelemahan otot, lemah, bradikardi)
3. Hipoglikemia/ kadar gula darah rendah
4. Kejang
5. Malnutrisi energi protein
E. PENGOLAHAN MEDIS/ PENGOBATAN
1. Pemberian cairan : jenis, cara pemberian cairan, jumlah pemberiannya
2. Obat-obatan
- Obat anti sekresi
- Obat anti spasmolitik
- Antibiotik
F. PENANGANANNYA
Menghindari dari faktor-faktor infeksi
Tidak makan sembarangan dan mulai hidup teratur
Memelihara lingkungan yang bersih dan terhindar dari faktor infeksi
Mencegah infeksi-infeksi sekunder.
Segera periksakan bila tanda dan gejala muncul
GASTRITIS
PENCEGAHAN GASTRITIS
Pengertian Gastritis
Gastritis adalah inflamasi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung.
Penyebab dari gastritis
1. Obat-obatan: aspirin, obat anti inflamasi non steroid (AINS)
2. Alkohol, kafein
3. Gangguan mikrosirkulasi lambung: trauma, luka bakar, sepsis
4. Refluk duodenal
5. Stres fisik dan psikis
6. Mikroorganisme : H. Pylory, salmonella
Tanda dan gejala dari Gastritis
1. Gastritis Akut:
Pirosis (nyeri perih) pada epigastrik, Anoreksia, Kadang disertai mual, Muntah bila lebi berat sering disertai hematemesis
2. Gastritis Kronis
Sering tidak ada gejala (asymtotamatik), bila sudah terjadi antropi maka muncul tanda mual, muntah anoreksia, berat badan menurun dan anemia pernisiasa.
Penatalaksanaan dari Gastritis
1. Memotifikasi pola diit, makan teratur, tidak merangsang asam lambung.
2. Hindarkan dari stres fisik dan psikis
3. Monitor berat badan, perdarahan dan adanya anemia pernisiasa.
4. Lakukan lavase lambung bila terjadi hematemesis
5. Kolaborasi
a. H2 antagonis: golongan cimetidin seperti rantin, zantag, gastrian, ulsikur
b. Antacid
c. Vit B12
d. Siapkan dan rawat pembedahan
PENCEGAHAN GASTRITIS
AKADEMI PERAWATAN COY SURAKARTA
2008
Read More
Pengertian Gastritis
Gastritis adalah inflamasi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung.
Penyebab dari gastritis
1. Obat-obatan: aspirin, obat anti inflamasi non steroid (AINS)
2. Alkohol, kafein
3. Gangguan mikrosirkulasi lambung: trauma, luka bakar, sepsis
4. Refluk duodenal
5. Stres fisik dan psikis
6. Mikroorganisme : H. Pylory, salmonella
Tanda dan gejala dari Gastritis
1. Gastritis Akut:
Pirosis (nyeri perih) pada epigastrik, Anoreksia, Kadang disertai mual, Muntah bila lebi berat sering disertai hematemesis
2. Gastritis Kronis
Sering tidak ada gejala (asymtotamatik), bila sudah terjadi antropi maka muncul tanda mual, muntah anoreksia, berat badan menurun dan anemia pernisiasa.
Penatalaksanaan dari Gastritis
1. Memotifikasi pola diit, makan teratur, tidak merangsang asam lambung.
2. Hindarkan dari stres fisik dan psikis
3. Monitor berat badan, perdarahan dan adanya anemia pernisiasa.
4. Lakukan lavase lambung bila terjadi hematemesis
5. Kolaborasi
a. H2 antagonis: golongan cimetidin seperti rantin, zantag, gastrian, ulsikur
b. Antacid
c. Vit B12
d. Siapkan dan rawat pembedahan
PENCEGAHAN GASTRITIS
AKADEMI PERAWATAN COY SURAKARTA
2008
GAGAL GINJAL
DIIT GAGAL GINJAL
AKADEMI PERAWATAN
COY
SURAKARTA
2008
PENGERTIAN GAGAL GINJAL
Gagal ginjal kronis adalah penyakit ginjal yang tidak dapat pulih, ditandai dengan penurunan fungsi ginjal progresif, mengarah pada penyakit ginjal tahap akhir dan kematian (Susan Martin Tucker, 1998)
Gagal ginjal kronis adalah pelan dan biasanya ditandai dengan hilangnya fungsi yang terjadi dalam periode bulan atau tahun dan menjadi irreversible (Joan Luckman,, 1997)
DIIT PADA GAGAL GINJAL
Tujuan:
1. Memberikan makanan secukupnya tanpa memberatkan faal ginjal.
2. Menurunkan kadar ureum dan creatinine darah.
3. Mencegah/mengurangi retensi garam/air di dalam tubuh.
Syarat-syarat:
1. Banyak protein disesuaikan dengan keadaan faal ginjal. Ini dapat diketahui dari ”nilai uji penjernihan creatinine” (Creatinine clearance test = CCT atau GFR)
2. Lemak terbatas diutamakan penggunaan lemak tak jenuh.
3. Kalium dibatasi pada kegagalan faal ginjal glomerulus, bila jumlah urin kurang dari 400 ml/hari.
4. Natrium diabatasi pada gegalan faal ginjal dengan hipertensi berat, hiperkalemia, udema, uliguria/anuria.
5. Kalori adekuat, agar protein tubuh tidak dipecah untuk energi.
6. Banyak cairan adalah banyak urin maksimal sehari ditambah banyak cairan yang keluar melalui keringat dan pernapasan (+ 500 ml/hari)
MACAM DIIT DAN INDIKASI PEMBERIAN
Menurut keadaan penderita dan berat penyakit dapat diberikan:
1. Diit terendah protein I : 20 g protein
2. Diit rendah protein II : 40 g protein
3. Diit protein sedang : 60 g protein
Disamping ketiga macam diit diatas dapat pula diberikan diit rendah protein dengan 30g protein dan diit protein sedang 50g protein.
Diit rendah protein I (20g protein):
Bentuk makanan tergantung pada keadaan penderita dapat cair, saring atau lunak, makanan ini kurang dalam kalori, protein, kalsium, besi dan thiamin. Diit diberikan selama beberapa hari saja sementara menunggu tindakan yang lebih tepat misalnya dialisa.
Diit rendah protein II (40g protein)
Bentuk makanan lunak/biasa, makanan cukup kalori dan semua zat gizi kecuali protein dan thiamin.
Diit protein sedang (60g protein)
Makanan diberikan dalam bentuk lunak/biasa makanan cukup kalori dan semua zat-zat gizi pada penderita yang mengalami dialisa.
Contoh Menu
Diit Rendah Protein I
Pagi Siang Sore
Bubur maezena
Susu Bubur/nasi tim
Telur ceplok saos tomat
Tumis sayuran papaya
Teh manis Bubur/nasi tim daging bistik
Sup sayuran
Pisang
Teh manis
Pukul 10.00 Pukul 16.00 Pukul 20.00
Kue talam
Teh manis Agar nenas
Teh manis Sirop
Diit Rendah Protein II dan Protein Sedang
Pagi Siang Sore
Nasi tim
Telur ceplok
Tumis labu siam
Susu Nasi tim
Ikan panggang saos tomat
Ca sayur
Pepaya
Teh manis Nasi tim
Daging bistik
Sup sayuran
Pisang
Teh manis
Pukul 10.00 Pukul 16.00 Pukul 20.00
Kue talam
Teh manis Agar nenas
Teh manis Pisang susu
Bahan makanan yang arus dibatasi
Sumber protein: boleh diberikan dalam jumlah yang telah ditentukan sedapat mungkin diberikan berbentuk protein hewan yang bernilai biologi tinggi.
Read More
AKADEMI PERAWATAN
COY
SURAKARTA
2008
PENGERTIAN GAGAL GINJAL
Gagal ginjal kronis adalah penyakit ginjal yang tidak dapat pulih, ditandai dengan penurunan fungsi ginjal progresif, mengarah pada penyakit ginjal tahap akhir dan kematian (Susan Martin Tucker, 1998)
Gagal ginjal kronis adalah pelan dan biasanya ditandai dengan hilangnya fungsi yang terjadi dalam periode bulan atau tahun dan menjadi irreversible (Joan Luckman,, 1997)
DIIT PADA GAGAL GINJAL
Tujuan:
1. Memberikan makanan secukupnya tanpa memberatkan faal ginjal.
2. Menurunkan kadar ureum dan creatinine darah.
3. Mencegah/mengurangi retensi garam/air di dalam tubuh.
Syarat-syarat:
1. Banyak protein disesuaikan dengan keadaan faal ginjal. Ini dapat diketahui dari ”nilai uji penjernihan creatinine” (Creatinine clearance test = CCT atau GFR)
2. Lemak terbatas diutamakan penggunaan lemak tak jenuh.
3. Kalium dibatasi pada kegagalan faal ginjal glomerulus, bila jumlah urin kurang dari 400 ml/hari.
4. Natrium diabatasi pada gegalan faal ginjal dengan hipertensi berat, hiperkalemia, udema, uliguria/anuria.
5. Kalori adekuat, agar protein tubuh tidak dipecah untuk energi.
6. Banyak cairan adalah banyak urin maksimal sehari ditambah banyak cairan yang keluar melalui keringat dan pernapasan (+ 500 ml/hari)
MACAM DIIT DAN INDIKASI PEMBERIAN
Menurut keadaan penderita dan berat penyakit dapat diberikan:
1. Diit terendah protein I : 20 g protein
2. Diit rendah protein II : 40 g protein
3. Diit protein sedang : 60 g protein
Disamping ketiga macam diit diatas dapat pula diberikan diit rendah protein dengan 30g protein dan diit protein sedang 50g protein.
Diit rendah protein I (20g protein):
Bentuk makanan tergantung pada keadaan penderita dapat cair, saring atau lunak, makanan ini kurang dalam kalori, protein, kalsium, besi dan thiamin. Diit diberikan selama beberapa hari saja sementara menunggu tindakan yang lebih tepat misalnya dialisa.
Diit rendah protein II (40g protein)
Bentuk makanan lunak/biasa, makanan cukup kalori dan semua zat gizi kecuali protein dan thiamin.
Diit protein sedang (60g protein)
Makanan diberikan dalam bentuk lunak/biasa makanan cukup kalori dan semua zat-zat gizi pada penderita yang mengalami dialisa.
Contoh Menu
Diit Rendah Protein I
Pagi Siang Sore
Bubur maezena
Susu Bubur/nasi tim
Telur ceplok saos tomat
Tumis sayuran papaya
Teh manis Bubur/nasi tim daging bistik
Sup sayuran
Pisang
Teh manis
Pukul 10.00 Pukul 16.00 Pukul 20.00
Kue talam
Teh manis Agar nenas
Teh manis Sirop
Diit Rendah Protein II dan Protein Sedang
Pagi Siang Sore
Nasi tim
Telur ceplok
Tumis labu siam
Susu Nasi tim
Ikan panggang saos tomat
Ca sayur
Pepaya
Teh manis Nasi tim
Daging bistik
Sup sayuran
Pisang
Teh manis
Pukul 10.00 Pukul 16.00 Pukul 20.00
Kue talam
Teh manis Agar nenas
Teh manis Pisang susu
Bahan makanan yang arus dibatasi
Sumber protein: boleh diberikan dalam jumlah yang telah ditentukan sedapat mungkin diberikan berbentuk protein hewan yang bernilai biologi tinggi.
Flu Burung
AKADEMI PERAWATAN COY
SURAKARTA
2006
A. DEFINISI
Penyakit flu burung atau avian influenza adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza type A jenis H5N1 yang ditularkan oleh unggas yang dapat menyerang manusia. Masa inkubasi pada unggas = 1 minggu, pada manusia = 1-3 hari
B. TANDA dan GEJALA
1. Pada manusia
a. Demam sekitar 39oC
b. Nyeri perut
c. Sakit tenggorokan
d. Muntah-muntah
e. Sesak napas
f. Mengeluarkan lendir bening dari hidung/flu
g. Sakit kepala
2. Pada unggas
a. Diare
b. Batuk, bersin, ngorok.
c. Ada cairan yang keluar dari hidung dan mata
d. Pembekakan disekitar kepala dan muka
e. Perdarahan di bawah kulit (sub kutan)
f. Jengger, pial dan kulit perit yang tidak ditumbuhi bulu berwarna biru keunguan.
C. CARA PENULARAN
1. Penularan antar-ternak unggas
a. Kontak langsung dari unggas terinfeksi dengan hewan yang peka
b. Melalui lendir yang berasal dari hidung dan mata.
c. Melalui kotoran (feses) unggas yang terserang flu burung.
d. Melalui pakan, air dan peralatan kandang yang terkontaminasi.
2. Penularan dari ternak ke manusia
a. Telur yang tercemar lendir dan kotoran ternak yang terinfeksi flu burung.
b. Kontak langsung dengan aktivitas ternak
3. Penularan antar-manusia
Melalui udara, percikan air liur pasien yang terinfeksi flu burung, bermutasi dan bercampur dengan virus flu manusia.
D. KOMPLIKASI
1. Peradangan di paru-paru (pneumonia)
2. Kematian
E. PENCEGAHAN
1. Pada manusia
a. Kelompok beresiko tinggi (pekerja peternakan dan pedagang).
- Mencuci tangan dengan disinfektan dan mandi sehabis kerja.
- Menggunakan alat pelindung diri (contoh: masker dan pakaian kerja).
- Hindari kontak langsung dengan ayam atau unggas yang terinfeksi.
- Meninggalkan pakaian kerja di tempat kerja.
b. Masyarakat umum
- Berolah raga secara taratur
- Makan makanan bergizi
- Mengkonsumsi produk unggas yang benar-benar matang. Penularan flu burung melalui makanan belum ditemukan buktinya, virus flu burung akan mati pada suhu tinggi, yaitu 800C selama 30 menit.
- Istirahat cukup dan tidur.
c. Pencegahan secara tradisional
- Cabe jawa
- Temulawak
Fungsi temulawak, antara lain memperbaiki kerusakan organ disamping pemicu pembaharuan atas kerusakan sel-sel hepar dan anti radang.
2. Pada Unggas
a. Memusnahkan semua unggas yang terserang flu burung dengan cara dibakar.
b. Mengadakan vaksinasi bagi ayam atau ternak unggas yang masih sehat.
F. PENGOBATAN
1. Simtomatik/ sesuai gejala, misal batuk diberi obat batuk, jika sesak napas dapat diberi obat sejenis bronkodilator untuk melebarkan saluran pernapasan.
2. Hidrasi dengan pemberian cairan parenteral (infus).
Read More
SURAKARTA
2006
A. DEFINISI
Penyakit flu burung atau avian influenza adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza type A jenis H5N1 yang ditularkan oleh unggas yang dapat menyerang manusia. Masa inkubasi pada unggas = 1 minggu, pada manusia = 1-3 hari
B. TANDA dan GEJALA
1. Pada manusia
a. Demam sekitar 39oC
b. Nyeri perut
c. Sakit tenggorokan
d. Muntah-muntah
e. Sesak napas
f. Mengeluarkan lendir bening dari hidung/flu
g. Sakit kepala
2. Pada unggas
a. Diare
b. Batuk, bersin, ngorok.
c. Ada cairan yang keluar dari hidung dan mata
d. Pembekakan disekitar kepala dan muka
e. Perdarahan di bawah kulit (sub kutan)
f. Jengger, pial dan kulit perit yang tidak ditumbuhi bulu berwarna biru keunguan.
C. CARA PENULARAN
1. Penularan antar-ternak unggas
a. Kontak langsung dari unggas terinfeksi dengan hewan yang peka
b. Melalui lendir yang berasal dari hidung dan mata.
c. Melalui kotoran (feses) unggas yang terserang flu burung.
d. Melalui pakan, air dan peralatan kandang yang terkontaminasi.
2. Penularan dari ternak ke manusia
a. Telur yang tercemar lendir dan kotoran ternak yang terinfeksi flu burung.
b. Kontak langsung dengan aktivitas ternak
3. Penularan antar-manusia
Melalui udara, percikan air liur pasien yang terinfeksi flu burung, bermutasi dan bercampur dengan virus flu manusia.
D. KOMPLIKASI
1. Peradangan di paru-paru (pneumonia)
2. Kematian
E. PENCEGAHAN
1. Pada manusia
a. Kelompok beresiko tinggi (pekerja peternakan dan pedagang).
- Mencuci tangan dengan disinfektan dan mandi sehabis kerja.
- Menggunakan alat pelindung diri (contoh: masker dan pakaian kerja).
- Hindari kontak langsung dengan ayam atau unggas yang terinfeksi.
- Meninggalkan pakaian kerja di tempat kerja.
b. Masyarakat umum
- Berolah raga secara taratur
- Makan makanan bergizi
- Mengkonsumsi produk unggas yang benar-benar matang. Penularan flu burung melalui makanan belum ditemukan buktinya, virus flu burung akan mati pada suhu tinggi, yaitu 800C selama 30 menit.
- Istirahat cukup dan tidur.
c. Pencegahan secara tradisional
- Cabe jawa
- Temulawak
Fungsi temulawak, antara lain memperbaiki kerusakan organ disamping pemicu pembaharuan atas kerusakan sel-sel hepar dan anti radang.
2. Pada Unggas
a. Memusnahkan semua unggas yang terserang flu burung dengan cara dibakar.
b. Mengadakan vaksinasi bagi ayam atau ternak unggas yang masih sehat.
F. PENGOBATAN
1. Simtomatik/ sesuai gejala, misal batuk diberi obat batuk, jika sesak napas dapat diberi obat sejenis bronkodilator untuk melebarkan saluran pernapasan.
2. Hidrasi dengan pemberian cairan parenteral (infus).
FEBRIS
APAKAH ITU FEBRIS??
Febris atau demam adalah temperatur tubuh di atas batas normal yang disebabkan oleh kelainan otak sendiri/ bahan toksik yang mempengaruhi pengaturan suhu.
PENYEBAB
1. Inflamasi/ Peradangan
2. Mestastase kanker
3. Perdarahan
4. Masuknya pirogen
- Bakteri
- Virus
- Jamur
- Obat
5. Rangsangan kimiawi
6. Rangsangan mekanik
7. Rangsangan psikis
TANDA-TANDA DEMAM
a. Muka kemerahan
b. Bibir kering
c. Anoreksia
d. Mual muntah
e. Sakit kepala
PENATALAKSANAAN DEMAM
Hal-hal yang harus dilakukan pada pasien demam adalah :
1. Mempertahankan masukan cairan secara adekuat
2. Memberikan kompres hangat basah
3. Mengenakan pakaian yang tipis
4. Memberikan obat penurunan panas
KOMPLIKASI
Kejang yang berlangsung lama lebih dari 15 menit mengakibatkan :
a. Kerusakan sel otak
b. Epilepsi spontan
c. Hemiparese yang biasanya diakibatkan kejang
Oleh :
whoooyooow
0606312
AKADEMI PERAWATAN
coy
2007
Read More
Febris atau demam adalah temperatur tubuh di atas batas normal yang disebabkan oleh kelainan otak sendiri/ bahan toksik yang mempengaruhi pengaturan suhu.
PENYEBAB
1. Inflamasi/ Peradangan
2. Mestastase kanker
3. Perdarahan
4. Masuknya pirogen
- Bakteri
- Virus
- Jamur
- Obat
5. Rangsangan kimiawi
6. Rangsangan mekanik
7. Rangsangan psikis
TANDA-TANDA DEMAM
a. Muka kemerahan
b. Bibir kering
c. Anoreksia
d. Mual muntah
e. Sakit kepala
PENATALAKSANAAN DEMAM
Hal-hal yang harus dilakukan pada pasien demam adalah :
1. Mempertahankan masukan cairan secara adekuat
2. Memberikan kompres hangat basah
3. Mengenakan pakaian yang tipis
4. Memberikan obat penurunan panas
KOMPLIKASI
Kejang yang berlangsung lama lebih dari 15 menit mengakibatkan :
a. Kerusakan sel otak
b. Epilepsi spontan
c. Hemiparese yang biasanya diakibatkan kejang
Oleh :
whoooyooow
0606312
AKADEMI PERAWATAN
coy
2007
Jumat, 18 September 2009
PEDOMAN GIZI SEIMBANG UNTUK BAYI DAN ANAK 0-24 BULAN
Apa Yang Dimaksud Dengan Gizi Seimbang?
Gizi seimbang adalah konsumsi makanan sehari-hari yang sesuai dengan kebutuhan gizi bayi/ anak agar tumbuh sehat dan cerdas.
Apa Saja Makanan Yang Memenuhi Gizi Seimbang untuk Bayi dan Anak?
Makanan seimbang untuk bayi dan anak sampai umur 2 tahun terdiri dari Air Susu Ibu (ASI) dan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI).
MP-ASI adalah makanan yang diberikan pada bayi/ anak disamping ASI untuk memenuhi kebutuhan gizinya. MP-ASI harus diberikan pada umur 6 bulan.
Mengapa Gizi Seimbang Penting?
Karena :
1. Sangat berpengaruh pada tumbuh kembang yang pesat bagi bayi dan anak sampai umur 2 tahun.
2. Perkembangan potensi kecerdasan terbentuk hampir sempurna pada masa ini.
Apa Tujuan Pemberian Makanan Kepada Bayi dan Anak Umur 0-24 bulan?
1. Agar bayi dan anak tumbuh sehat dan cerdas
2. Agar bayi dan anak memiliki daya tahan tubuh yang maksimal
3. Membentuk perilaku pemberian makanan yang baik dan benar sejak dini.
4. Sebagai persyaratan kasih sayang.
Apa Persyaratan Pemberian Makanan Pada Bayi dan Anak?
1. Sesuai dengan kebutuhan gizi bayi dan anak (Gizi Seimbang)
2. Konsistensi Makanan Pendamping ASI disesuaikan dengan umur dan kemampuan daya cerna bayi/ anak (cair, lumat, lembik, makanan keluarga)
3. Mengutamakan pemberian ASI :
- ASI Eksklusif sampai bayi umur 6 bulan
- MP-ASI dimulai diberikan saat bayi berumur 6 bulan dan ASI diteruskan
4. Aman, yaitu bebas dari bahan berbahaya
Bagaimana Tahapan Pemberian Makanan Dengan Gizi Seimbang?
Umur 0-6 bulan (ASI Eksklusif)
1. Berikan ASI saja sesering mungkin tanpa dijadwal
2. ASI segera diberikan dalam waktu 30 menit setelah dilahirkan
3. ASI pertama (kolostrum) harus diberikan pada bayi karena banyak mengandung zat kekebalan dan padat gizi
Umur 6-9 bulan
1. ASI diteruskan
2. Mulai diberikan Makanan Pendamping ASI dalam bentuk lumat misalnya bubur susu, pisang, air buah, 2 kali sehari
3. Berikan ASI lebih dahulu, kemudian MP-ASI
4. Berikan MP-ASI berupa nasi tim lumat atau saring minimal 3 kali sehari setelah usia 7 bulan
Umur 9-12 bulan
1. ASI diteruskan dan didahulukan
2. Berikan nasi tim lunak/ lembik minimal 3 kali sehari
3. Berikan juga makanan selingan bergizi misalnya bubur kacang ijo, biskuit, 1-2 kali sehari
4. Berikan buah-buahan
Umur 1-2 tahun
1. ASI diteruskan
2. Berikan makanan keluarga sesuai gizi seimbang sebanyak ½ porsi orang dewasa tiap kali pemberian
3. Teruskan pemberian makanan selingan bergizi, 1-2 kali sehari
4. Berikan buah-buahan segar atau sari buah
Cara Menyusui yang Baik dan Benar
1. Sebaiknya sebelum menyusui, ibu mencuci tangan dahulu
2. Ibu dan bayi harus berada dalam keadaan santai, tenang dan nyaman
3. Letakkan kepala bayi dan lengkung siku ibu dan bokong bayi ditahan pada telapak tangan
4. Perut bayi menempel pada badan ibu, telinga dan lengan bayi terletak pada suatu garis lurus
5. Waktu menyusui, peganglah bagian bawah payudara dengan keempat jari, ibu jari diletakkan di bagian atas payudara.
6. Sentuhkanlah putting susu pada bibir atau pipi bayi untuk merangsang agar mulut bayi terbuka lebar.
7. Masukkan seluruh putting dan sebagian besar lingkaran hitam disekitar putting (areola) ke mulut bayi.
8. Pada saat menyusui ibu menatap mata bayi atau anak dengan tatapan kasih sayang.
9. Tiap kali menyusui gunakan payudara kiri dan kanan secara bergantian.
Hal-hal yang perlu diingat selalu
1. ASI adalah makanan yang paling baik dan tepat untuk bayi
2. Hindari pemberian air tajin, air gula, air kelapa dan lain-lain pada bayi baru lahir
3. Pemberian makanan pada umur 0-6 bulan selain ASI dapat mengganggu kesehatan bayi
4. Pemberian susu buatan atau susu botol dapat mengganggu kesehatan bayi karena :
a. Tidak mengandung zat kekebalan untuk melindungi bayi dari penyakit infeksi.
b. Mudah tercemar kuman yang akan menyebabkan cepat basi
c. Mengurangi interaksi antara ibu dan bayi/ anak
Apabila bayi atau anak sakit
1. Teruskan pemberian ASI
2. Berikan MP-ASI lebih encer/ lunak dari biasa
3. Setelah sembuh berikan makanan secara berangsur-angsur sesuai dengan keadaan bayi atau anak
Apabila ibu bekerja
Pada saat di rumah : Susuilah bayi atau anak sebelum dan sesudah pulang bekerja.
Pada saat bekerja :
- Kalau memungkinkan pulang, ibu dapat menyusui di rumah
- ASI dapat diperas dengan tangan yang bersih, kemudian ASI ditampung dalam wadah yang bersih dan tertutup
- ASI diberikan dengan cara : menghangatkan wadah yang berisi ASI tersebut dalam mangkok berisi air panas lalu diberikan dengan sendok yang bersih
PEDOMAN GIZI SEIMBANG
UNTUK BAYI DAN ANAK
0-24 BULAN
akper bhakti mulia coy
SURAKARTA
2007
Read More
Gizi seimbang adalah konsumsi makanan sehari-hari yang sesuai dengan kebutuhan gizi bayi/ anak agar tumbuh sehat dan cerdas.
Apa Saja Makanan Yang Memenuhi Gizi Seimbang untuk Bayi dan Anak?
Makanan seimbang untuk bayi dan anak sampai umur 2 tahun terdiri dari Air Susu Ibu (ASI) dan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI).
MP-ASI adalah makanan yang diberikan pada bayi/ anak disamping ASI untuk memenuhi kebutuhan gizinya. MP-ASI harus diberikan pada umur 6 bulan.
Mengapa Gizi Seimbang Penting?
Karena :
1. Sangat berpengaruh pada tumbuh kembang yang pesat bagi bayi dan anak sampai umur 2 tahun.
2. Perkembangan potensi kecerdasan terbentuk hampir sempurna pada masa ini.
Apa Tujuan Pemberian Makanan Kepada Bayi dan Anak Umur 0-24 bulan?
1. Agar bayi dan anak tumbuh sehat dan cerdas
2. Agar bayi dan anak memiliki daya tahan tubuh yang maksimal
3. Membentuk perilaku pemberian makanan yang baik dan benar sejak dini.
4. Sebagai persyaratan kasih sayang.
Apa Persyaratan Pemberian Makanan Pada Bayi dan Anak?
1. Sesuai dengan kebutuhan gizi bayi dan anak (Gizi Seimbang)
2. Konsistensi Makanan Pendamping ASI disesuaikan dengan umur dan kemampuan daya cerna bayi/ anak (cair, lumat, lembik, makanan keluarga)
3. Mengutamakan pemberian ASI :
- ASI Eksklusif sampai bayi umur 6 bulan
- MP-ASI dimulai diberikan saat bayi berumur 6 bulan dan ASI diteruskan
4. Aman, yaitu bebas dari bahan berbahaya
Bagaimana Tahapan Pemberian Makanan Dengan Gizi Seimbang?
Umur 0-6 bulan (ASI Eksklusif)
1. Berikan ASI saja sesering mungkin tanpa dijadwal
2. ASI segera diberikan dalam waktu 30 menit setelah dilahirkan
3. ASI pertama (kolostrum) harus diberikan pada bayi karena banyak mengandung zat kekebalan dan padat gizi
Umur 6-9 bulan
1. ASI diteruskan
2. Mulai diberikan Makanan Pendamping ASI dalam bentuk lumat misalnya bubur susu, pisang, air buah, 2 kali sehari
3. Berikan ASI lebih dahulu, kemudian MP-ASI
4. Berikan MP-ASI berupa nasi tim lumat atau saring minimal 3 kali sehari setelah usia 7 bulan
Umur 9-12 bulan
1. ASI diteruskan dan didahulukan
2. Berikan nasi tim lunak/ lembik minimal 3 kali sehari
3. Berikan juga makanan selingan bergizi misalnya bubur kacang ijo, biskuit, 1-2 kali sehari
4. Berikan buah-buahan
Umur 1-2 tahun
1. ASI diteruskan
2. Berikan makanan keluarga sesuai gizi seimbang sebanyak ½ porsi orang dewasa tiap kali pemberian
3. Teruskan pemberian makanan selingan bergizi, 1-2 kali sehari
4. Berikan buah-buahan segar atau sari buah
Cara Menyusui yang Baik dan Benar
1. Sebaiknya sebelum menyusui, ibu mencuci tangan dahulu
2. Ibu dan bayi harus berada dalam keadaan santai, tenang dan nyaman
3. Letakkan kepala bayi dan lengkung siku ibu dan bokong bayi ditahan pada telapak tangan
4. Perut bayi menempel pada badan ibu, telinga dan lengan bayi terletak pada suatu garis lurus
5. Waktu menyusui, peganglah bagian bawah payudara dengan keempat jari, ibu jari diletakkan di bagian atas payudara.
6. Sentuhkanlah putting susu pada bibir atau pipi bayi untuk merangsang agar mulut bayi terbuka lebar.
7. Masukkan seluruh putting dan sebagian besar lingkaran hitam disekitar putting (areola) ke mulut bayi.
8. Pada saat menyusui ibu menatap mata bayi atau anak dengan tatapan kasih sayang.
9. Tiap kali menyusui gunakan payudara kiri dan kanan secara bergantian.
Hal-hal yang perlu diingat selalu
1. ASI adalah makanan yang paling baik dan tepat untuk bayi
2. Hindari pemberian air tajin, air gula, air kelapa dan lain-lain pada bayi baru lahir
3. Pemberian makanan pada umur 0-6 bulan selain ASI dapat mengganggu kesehatan bayi
4. Pemberian susu buatan atau susu botol dapat mengganggu kesehatan bayi karena :
a. Tidak mengandung zat kekebalan untuk melindungi bayi dari penyakit infeksi.
b. Mudah tercemar kuman yang akan menyebabkan cepat basi
c. Mengurangi interaksi antara ibu dan bayi/ anak
Apabila bayi atau anak sakit
1. Teruskan pemberian ASI
2. Berikan MP-ASI lebih encer/ lunak dari biasa
3. Setelah sembuh berikan makanan secara berangsur-angsur sesuai dengan keadaan bayi atau anak
Apabila ibu bekerja
Pada saat di rumah : Susuilah bayi atau anak sebelum dan sesudah pulang bekerja.
Pada saat bekerja :
- Kalau memungkinkan pulang, ibu dapat menyusui di rumah
- ASI dapat diperas dengan tangan yang bersih, kemudian ASI ditampung dalam wadah yang bersih dan tertutup
- ASI diberikan dengan cara : menghangatkan wadah yang berisi ASI tersebut dalam mangkok berisi air panas lalu diberikan dengan sendok yang bersih
PEDOMAN GIZI SEIMBANG
UNTUK BAYI DAN ANAK
0-24 BULAN
akper bhakti mulia coy
SURAKARTA
2007
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Blog Archive
-
2015
(10)
- 10/11 - 10/18 (1)
- 09/13 - 09/20 (1)
- 09/06 - 09/13 (1)
- 07/05 - 07/12 (1)
- 05/17 - 05/24 (6)
-
2014
(1)
- 04/13 - 04/20 (1)
-
2012
(770)
- 02/19 - 02/26 (5)
- 02/12 - 02/19 (10)
- 02/05 - 02/12 (4)
- 01/29 - 02/05 (27)
- 01/22 - 01/29 (88)
- 01/15 - 01/22 (101)
- 01/08 - 01/15 (169)
- 01/01 - 01/08 (366)
-
2011
(4477)
- 12/25 - 01/01 (336)
- 12/18 - 12/25 (62)
- 12/11 - 12/18 (70)
- 12/04 - 12/11 (77)
- 11/27 - 12/04 (40)
- 11/20 - 11/27 (67)
- 11/13 - 11/20 (198)
- 11/06 - 11/13 (187)
- 10/30 - 11/06 (340)
- 10/23 - 10/30 (32)
- 10/16 - 10/23 (109)
- 10/09 - 10/16 (80)
- 08/14 - 08/21 (75)
- 08/07 - 08/14 (81)
- 07/31 - 08/07 (82)
- 07/24 - 07/31 (65)
- 07/17 - 07/24 (91)
- 07/10 - 07/17 (47)
- 07/03 - 07/10 (44)
- 06/26 - 07/03 (53)
- 06/19 - 06/26 (59)
- 06/12 - 06/19 (47)
- 06/05 - 06/12 (65)
- 05/29 - 06/05 (63)
- 05/22 - 05/29 (77)
- 05/15 - 05/22 (115)
- 05/08 - 05/15 (65)
- 05/01 - 05/08 (104)
- 04/24 - 05/01 (45)
- 04/17 - 04/24 (70)
- 04/10 - 04/17 (134)
- 04/03 - 04/10 (72)
- 03/27 - 04/03 (18)
- 03/20 - 03/27 (47)
- 03/13 - 03/20 (68)
- 03/06 - 03/13 (40)
- 02/27 - 03/06 (56)
- 02/20 - 02/27 (77)
- 02/13 - 02/20 (76)
- 02/06 - 02/13 (198)
- 01/30 - 02/06 (194)
- 01/23 - 01/30 (132)
- 01/16 - 01/23 (196)
- 01/09 - 01/16 (202)
- 01/02 - 01/09 (121)
-
2010
(2535)
- 12/26 - 01/02 (156)
- 12/19 - 12/26 (65)
- 12/12 - 12/19 (73)
- 12/05 - 12/12 (84)
- 11/28 - 12/05 (80)
- 11/21 - 11/28 (68)
- 11/14 - 11/21 (63)
- 11/07 - 11/14 (50)
- 10/31 - 11/07 (50)
- 10/24 - 10/31 (36)
- 10/17 - 10/24 (58)
- 10/10 - 10/17 (35)
- 10/03 - 10/10 (31)
- 09/26 - 10/03 (21)
- 09/19 - 09/26 (26)
- 09/12 - 09/19 (55)
- 09/05 - 09/12 (65)
- 08/29 - 09/05 (33)
- 08/22 - 08/29 (70)
- 08/15 - 08/22 (45)
- 08/08 - 08/15 (35)
- 08/01 - 08/08 (37)
- 07/25 - 08/01 (27)
- 07/18 - 07/25 (19)
- 07/11 - 07/18 (30)
- 07/04 - 07/11 (56)
- 06/27 - 07/04 (28)
- 06/20 - 06/27 (22)
- 06/13 - 06/20 (30)
- 06/06 - 06/13 (21)
- 05/30 - 06/06 (5)
- 05/16 - 05/23 (6)
- 05/09 - 05/16 (29)
- 05/02 - 05/09 (59)
- 04/25 - 05/02 (28)
- 04/18 - 04/25 (38)
- 04/11 - 04/18 (70)
- 04/04 - 04/11 (59)
- 03/28 - 04/04 (65)
- 03/21 - 03/28 (89)
- 03/14 - 03/21 (218)
- 03/07 - 03/14 (95)
- 02/28 - 03/07 (135)
- 02/21 - 02/28 (102)
- 01/03 - 01/10 (68)
-
2009
(1652)
- 12/27 - 01/03 (36)
- 12/20 - 12/27 (22)
- 12/13 - 12/20 (100)
- 12/06 - 12/13 (45)
- 11/29 - 12/06 (24)
- 11/22 - 11/29 (22)
- 11/15 - 11/22 (19)
- 11/08 - 11/15 (28)
- 11/01 - 11/08 (11)
- 10/25 - 11/01 (17)
- 10/18 - 10/25 (38)
- 10/11 - 10/18 (33)
- 10/04 - 10/11 (15)
- 09/27 - 10/04 (21)
- 09/20 - 09/27 (7)
- 09/13 - 09/20 (84)
- 09/06 - 09/13 (35)
- 08/30 - 09/06 (48)
- 08/23 - 08/30 (118)
- 08/16 - 08/23 (26)
- 08/09 - 08/16 (34)
- 08/02 - 08/09 (35)
- 07/26 - 08/02 (31)
- 07/19 - 07/26 (14)
- 07/12 - 07/19 (16)
- 07/05 - 07/12 (28)
- 06/28 - 07/05 (26)
- 06/21 - 06/28 (76)
- 06/14 - 06/21 (26)
- 06/07 - 06/14 (21)
- 05/31 - 06/07 (43)
- 05/24 - 05/31 (38)
- 05/17 - 05/24 (26)
- 05/10 - 05/17 (52)
- 05/03 - 05/10 (15)
- 04/26 - 05/03 (38)
- 04/19 - 04/26 (32)
- 04/12 - 04/19 (22)
- 04/05 - 04/12 (20)
- 03/29 - 04/05 (40)
- 03/22 - 03/29 (43)
- 03/15 - 03/22 (18)
- 03/08 - 03/15 (14)
- 03/01 - 03/08 (22)
- 02/22 - 03/01 (12)
- 02/15 - 02/22 (9)
- 02/08 - 02/15 (11)
- 02/01 - 02/08 (19)
- 01/25 - 02/01 (37)
- 01/18 - 01/25 (21)
- 01/11 - 01/18 (33)
- 01/04 - 01/11 (31)
-
2008
(700)
- 12/28 - 01/04 (13)
- 12/21 - 12/28 (9)
- 12/14 - 12/21 (57)
- 12/07 - 12/14 (5)
- 11/30 - 12/07 (18)
- 11/23 - 11/30 (33)
- 11/16 - 11/23 (31)
- 11/09 - 11/16 (23)
- 11/02 - 11/09 (18)
- 10/26 - 11/02 (11)
- 10/19 - 10/26 (15)
- 10/12 - 10/19 (13)
- 10/05 - 10/12 (25)
- 09/28 - 10/05 (2)
- 09/21 - 09/28 (14)
- 09/14 - 09/21 (19)
- 09/07 - 09/14 (43)
- 08/31 - 09/07 (3)
- 08/24 - 08/31 (33)
- 08/17 - 08/24 (65)
- 08/10 - 08/17 (4)
- 08/03 - 08/10 (26)
- 07/27 - 08/03 (6)
- 07/20 - 07/27 (19)
- 07/13 - 07/20 (18)
- 07/06 - 07/13 (60)
- 06/29 - 07/06 (53)
- 06/22 - 06/29 (49)
- 06/15 - 06/22 (11)
- 06/08 - 06/15 (4)
Popular Posts
-
Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
-
Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
-
KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
-
PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
-
PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
-
Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
-
Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
-
Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
-
DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
-
Gangguan Masalah Eliminasi ALVI Konstipasi Konstipasi merupakan keadaan individu yang mengalami atau berisiko tinggi mengalami stasis usus b...
© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates
