Kamis, 13 November 2008
VESICOLITHIASIS
A. Definisi
Vesicolithiasis adalah adanya batu yang terjadi di bagian bawah traktus urinarius biasanya disebabkan oleh diet protein non hewani. Sedangkan yang bagian atas disebabkan oleh diet protein hewani. Batu dapat berasal dari vesica urinaria à batu primer; atau berasal dari ginjal à batu sekunder.
B. Etiologi
1. Obstruksi kelenjar prostat yang membesar
2. Striktur uretra (penyempitan lumen dari uretra)
3. Neurogenik bladder (lumpuh kandung kemih karena lesi pada neuron yang menginervasi bladder)
4. Benda asing à misalnya kateter
5. Divertikula à urin dapat tertampung pada suatu kantung didinding vesika urinaria
6. Shistomiasis, terutama oleh Shistoma haemotobium à lesi mengarah keganasan
Hal-hal yang disebutkan di atas dapat menimbulkan retensi urin, infeksi, maupun radang. Statis, lithiasis, dan sistitis adalah peristiwa yang saling mempengaruhi. Statis menyebabkan bakteri berkembang à sistitis; urin semakin basa à memberi suasana yang tepat untuk terbentuknya batu MgNH4PO4 (batu infeksi/struvit). Batu yang terbentuk bisa tunggal ataupun banyak.
C. Tanda dan gejala
1. Dapat tanpa keluhan
2. Sakit berhubungan dengan kencing (terutama diakhir kencing)
3. Lokasi sakit terdapat di pangkal penis atau suprapubis kemudian dijalarkan ke ujung penis (pada laki-laki) dan klitoris (pada wanita).
4. Terdapat hematuri pada akhir kencing
5. Disuria (sakit ketika kencing) dan frequensi (sering kebelet kencing walaupun VU belum penuh).
6. Aliran urin berhenti mendadak bila batu menutup orificium uretra interna.
7. Bila batu mneyumbat muara ureter à hidrouereter à hidronefrosis à gagal ginjal
D. Pemeriksaan Diagnostik
1. Laboratorium
a. Darah : ureum/kreatinin, elektrolit, Ca, Phospat anorganik. Alkali Phospate, Asam urat, Protein, Hb
b. Urin : rutin (Midstream urin)
2. Radiologis
a. Foto polos : BNO Ã tampak opak (90%), lebih baik dilanjutkan dengan IVP untuk mengetahui ada atau tidak kerusakan pada ginjal
b. IVP : Dapat untuk melihat batu di lain tempat, anatomi saluran kencing bagian atas
c. PV (Pem Postvoid) : mengetahui pengosongan kandung kemih
d. USG : Gambaran acustic shadow
3. Sistokopi : Untuk menegakkan diagnosis batu kandung kencing.
4. Fisik : Kurang berarti, kecuali jika batu cukup besar
E. Penatalaksanaan
Tujuan Therapi : membuang batu
1. Secara tertutup
Litotripsi (menghancurkan batu). Tenaga litotripsi bisa berasal dari manusia-mekanik, LASER, atau elektrohidrolik.
2. Secara terbuka
Dengan membuka v.u secara SECTIO ALTA
F. Komplikasi
Komplikasi akibat tindakan litotripsi, adalah:
1. Ruptur v.u
2. Ruptur uretra
3. Prostatitis
4. Pyelonefritis
5. Septikemia
6. Hematuria
G. Diagnosa Keperawatan yang sering muncul
1. PK : Perdarahan
2. Nyeri akut berhubungan dengan agen injury
3. Risiko infeksi berhubungan dengan prosedur invasive, kerusakan jaringan
4. Perubahan eliminasi urin berhubungan dengan obstruksi anatomik
HIDRONEFROSIS
A. Definisi
Hidronefrosis adalah dilatasi piala dan kaliks ginjal pada salah satu atau kedua ginjal.
B. Etiologi
Hidronefrosis disebabkan adanya obstruksi.
C. Patofisiologi
Obstruksi pada aliran normal urin menyebabkan urin mengalir balik, sehingga tekanan di ginjal meningkat. Jika obstruksi terjadi di uretra atau kandung kemih, tekanan balik akan mempengaruhi kedua ginjal, tetapi jika obstruksi terjadi di salah satu ureter akibat adanya batu atau kekakuan maka hanya satu ginjal saja yang rusak.
Obstruksi parsial atau intermiten dapat disebabkan oleh batu renal yang terbentuk di piala ginjal tetapi masuk ke ureter dan menghambatnya. Obstruksi dapat diakibatkan oleh tumor yang menekan ureter atau berkas jaringan parut akibat abses atau inflamasi dekat ureter dan menjepit saluran tersebut. Gangguan dapat sebagai akibat dari bentuk abnormal di pangkal ureter atau posisi ginjal yang salah, yang menyebabkan ureter berpilin atau kaku. Pada pria lansia , penyebab tersering adalah obstruksi uretra pada pintu kandung kemih akibat pembesaran prostat. Hidronefrosis juga dapat terjadi pada kehamilan akibat pembesaran uterus.
Apapun penyebabnya adanya akumulasi urin di piala ginjal akan menyebabkan distensi piala dan kaliks ginjal. Pada saat ini atrofi ginjal terjadi. Ketika salah satu ginjal sedang mengalami kerusakan bertahap, maka ginjal yang lain akan membesar secara bertahap (hipertropi kompensatori), akhirnya fungsi renal terganggu.
D. Tanda dan Gejala
1. Rasa sakit dipanggul dan punggung
2. Disuria
3. Menggigil
4. Demam
5. Nyeri tekan
6. Piuria
7. Hematuria
E. Penatalaksanaan
Tujuan : Untuk mengidentifikasi dan memperbaiki penyebab obstruksi, untuk menangani infeksi, dan untuk mempertahankan serta melindungi fungsi renal.
Untuk mengurangi obstruksi urin harus dialihkan dengan tindakan nefrostomi atau tipe diversi lainnya.
Infeksi ditangani dengan agen antimikrobial karena sisa urin dalam kaliks menyebabkan infeksi dan pielonefritis. Pasien disiapkan untuk pembedahan untuk mengankat lesi obstruktif (batu, tumor, obstruksi ureter). Jika salah satu ginjal rusak parah dan fungsinya hancur, nefrektomi dapat dilakukan.
NEFROSTOMI
A. Drainase Nefrostomi
Selang nefrostomi dimasukkan langsung ke dalam ginjal untuk pengalihan aliran urin temporer atau permanen secara percutan atau melalui luka insisi. Sebuah selang tunggal atau selang nefrostomi sirkuler atau U-loop yang dapat tertahan sendiri dapat digunakan. Drainase nefrostomi diperlukan utuk drainase cairan dari ginjal sesudah pembedahan, memelihara atau memulihkan drainase dan memintas obstruksi dalam ureter atau traktus urinarius inferior. Selang nefrostomi dihubungkan ke sebuah system drainase tertutup atau alat uostomi.
B. Nefrostomi Perkutaneus
Pemasangan sebuah selang melalui kulit ke dalam pelvis ginjal. Tindakan ini dilakukan untuk drainase eksternal urin dari ureter yang tersumbat, membuat suatu jalur pemasangan stent ureter, menghancurkan batu ginjal, melebarkan striktur, menutup fistula, memberikan obat, memungkinkan penyisipan alat biopsy bentuk sikat dan nefroskop atau untuk melakukan tindakan bedah tertentu.
Daerah kulit yang akan dinsisi dipersiapkan serta dianestesi, dan pasien diminta untuk menarik nafas serta menahannya pada saat sebuah jarum spinal ditusukkan ke dalam pelvis ginjal. Urin diaspirasi untuk pemeriksaan kultur dan media kontras dapat disuntikkan ke dalam system pielokaliks.Seutas kawat pemandu kateter angografi disisipkan lewat jarum tersebut ke dalam ginjal. Jarum dicabut dan saluran dilebarkan dengan melewatkan selang atau kawat pemandu. Selang nefrostomi dimasukkan dan diatur posisinya dalam ginjal atau ureter, difiksasi dengan jahitan kulit serta dihubungkan dengan system drainase tertutup.
EFUSI PLEURA
Efusi Pleura adalah pengumpulan cairan didalam rongga pleura ( Brunner & Suddarth, 2001).
B. Etiologi
- Infeksi tuberculosis
- Infeksi nontuberculosis
- Keganasan
- Trauma
- Parapneumonia, Parasit (ameba, paragonimiasis, Echinococcus), Jamur, pneumonia atipik (virus, mikoplasma, Q fever, Legionella).
- Keganasan paru
- Proses imunologis: pleuritis lupus, pleuritis rheumatoid, sarkoidosis.
- Radang sebab lain seperti pankreatitis, asbestosis, pleuritis uremia dan akibat radiasi.
C. Tanda dan Gejala
1. Nafas pendek
2. Nyeri dada pleuritik
3. Takipnea
4. Hipoksemia bila ventilasi terganggu
5. Perkusi : pekak
6. Penurunan bunyi nafas di atas area yang sakit
D. Patofisiologi
Patofisiologi terjadinya efusi pleura tergantung pada keseimbangan antara cairan dan protein
dalam rongga pleura. Dalam keadaan normal cairan pleura dibentuk secara lambat sebagai
filtrasi melalui pembuluh darah kapiler. Filtrasi ini terjadi karena perbedaan tekanan osmotic
plasma dan jaringan interstisial submesotelial, kemudian melalui sel mesotelial masuk ke
dalam rongga pleura. Selain itu cairan pleura dapat melalui limfe sekitar pleura.
Proses penumpukan cairan dalam rongga pleura dapat disebabkan oleh peradangan. Bila
proses radang disebabkan oleh kuman piogenik akan terbentuk pus/nanah, sehingga terjadi
empiema/piotoraks. Bila proses ini mengenai pembuluh darah sekitar pleura dapat
menyebabkan hemotoraks.
Proses terjadinya pneumotoraks karena pecahnya alveoli dekat pleura parietalis sehingga
udara akan masuk ke dalam rongga pleura. Proses ini sering disebabkan oleh trauma dada
atau alveoli pada daerah tersebut yang kurang elastis lagi seperti pada pasien emfisema paru.
E. Pemeriksaan Diagnostik
- Rontgen dada / Sinar tembus dada
- Ultrasonografi pleura: menentukan adanya cairan dalam rongga pleura.
- CT scan dada
- Torakosentesis
Cairan pleura berwarna kekuning-kuningan
Bila agak kemerah-merahan dapat terjadi pada trauma, infark paru, keganasan dan
adanya kebocoran aneurisma aorta.
Bila Kuning kehijauan dan agak purulen, ini menunjukkan adanya empiema.
Bila merah coklat, ini menunjukkan adanya abses karena ameba.
b. Biokimia : basil tahan asam (untuk tuberculosis), hitung sel darah merah dan putih, kadar
pH, glukosa, amilase.
c. Sitologi : sel neutrofil, sel limfosit, sel mesotel, sel mesotel maligna, sel-sel besar dengan
banyak inti, sel lupus eritematosus sistemik.
d. Bakteriologi
5. Biopsi pleura
F. Penanganan
- Pengeluaran efusi yang terinfeksi memakai pipa intubasi melalui sela iga.
- Irigasi cairan garam fisiologis atau larutan antiseptik (Betadine).
- Pleurodesis, untuk mencegah terjadinya lagi efusi pleura setelah aspirasi.
- Torasentesis: untuk membuang cairan, mendapatkan spesimen (analisis), menghilangkan dispnea.
G. Komplikasi
- Pneumotoraks (karena udara masuk melalui jarum)
- Hemotoraks ( karena trauma pada pembuluh darah interkostalis)
- Emboli udara (karena adanya laserasi yang cukup dalam, menyebabkan udara dari alveoli masuk ke vena pulmonalis)
- Laserasi pleura viseralis
H. Diagnosa Keperawatan yang sering muncul pada klien dengan efusi pleura
- Nyeri berhubungan dengan agen injury: fisik
- Risiko ketidakseimbangan volume cairan berhubungan dengan factor-faktor risiko lain yang menentukan.
- Risiko infeksi berhubungan dengan tidak adekuat pertahanan tubuh primer (cairan tubuh statis).
- Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan obstruksi jalan nafas.
DIBALIK LIRIK LAGU EMANG DASARNYA WALI
Pastinya anda semua udah pada denger kan lagu dari group band Wali yang berjudul Emang Dasar? Emang, lagunya cukup enak buat didengar. Dengan aransement yang unik, lagu tersebut mampu membuat orang yang dengernya ikut jingkrak-jingkrak. Tapi sudahkah anda mendengarkan liriknya secara detail? Bagi yang belum denger, berikut ini saia tuliskan sepenggal kalimat dari lagu tersebut yang saia rasa agak tidak pantas untuk dinyanyikan sama group band yang mempunyai nama yang cukup mulia seperti Wali :
Satu pasangan tak cukup, dua simpanan juga tak cukup, emang dasar2x, hey dasar kamu BAJINGAN
Rasanya sangat tidak pantas kata-kata BAJINGAN diselipkan dalam sebuah lagu. Apalagi dengan nama band yang sangat bagus kayak Wali
Ya sudah lah, toh lagunya uda nyebar ke seantero negeri! Tapi seandainya kata BAJINGAN tersebut diganti, kata apa ya yang cocok untuk menggatikannya? I don't know
,PANGANDARAN AKAN SEGERA MEMILIKI WATERBOOM
Kota wisata Pangandaran sebentar lagi akan mempunyai tempat tujuan wisata air baru yang cukup menarik berupa Taman Wisata Air. Proyek yang diberi title Pangandaran Water Park ini masih dalam tahap pembangunan. Kayaknya pengerjaan proyek ini dilakukan oleh pihak swasta dech. Lokasi yang dipilihnyapun cukup strategis, yakni terletak di daerah Putra Pinggan (Itu loh, kalo dari arah Ciamismah, setelah Objek wisata Lembah Putri), (Kenapa gak diCijulang aja ya!). Selain tentunya akan memiliki buanyak kolam renang, kalau liat spanduknyamah rencananya tempat tersebut memiliki berbagai permainan yang seru kayak Waterboom, ATV, dll. Jika dilihat dari segi tempatnya, Pangandaran Water Park ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan tempat-tempat serupa. Selain lokasinya yang cukup berdekatan dengan Lembah Putri, tempat ini juga sangat dekat dengan pantai. Jadi taman air ini benar-benar sangat indah.
Pengelola menargetkan tempat tersebut dapat mulai dioperasikan pada tahun baru 2009. Menurut sumber, rencananya biaya masuk Pangandaran Water Park ini berkisar antara Rp.35.000. Proyek ini diharapkan mampu menarik ribuan wisatawan, baik lokal maupun internasional dan diharapkan mampu menyaingi tempat wisata serupa yang ada didaerah Purwokerto.
Kita tunggu saja kapan dibukanya objek wisata ini. Mudah-mudahan bisa cepet terealisasikan.
,Rabu, 12 November 2008
Susah Buang Air Besar (Konstipasi/sembelit), Penyebab, Pengobatan, Perlukan Penggunaan Obat Pencahar, Apa yang sebaiknya dimakan serta Tips Pencegahan
- Baru mengalami konstipasi dan tidak biasanya mengalami sembelit.
- Konstipasi terjadi selama 3 minggu atau lebih meskipun sudah menjalani pengobatan dirumah seperti perubahan diet, peningkatan aktifitas, minum cukup air, dan lain sebagainya
- Terjadi nyeri perut
- Terdapat darah didalam stool
- Anda Kehilangan berat badan tanpa alasan yang jelas.
- Jangan mengabaikan atau menahan keinginan anda untuk buang air besar.
- Sisihkan waktu untuk buang air besar. Waktu yang baik mungkin setelah sarapan pagi atau waktu lain.
- Makanlah lebih banyak makanan berserat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.
- Minumlah cukup banyak cairan. 8 gelas air per hari sudah baik. Yang termasuk cairan antara lain: air, jus, sop, teh dan minuman lainnya.
- Jangan mengkonsumsi obat pencahar (laxatives) terlalu sering. Penggunaan laxative secara berlebihan bisa merusak tinja dan bisa membuat konstipasi yang terjadi bertambah parah.
- Sering berolahraga atau beraktifitas.
- Batasi makanan yang tinggi lemak dan gula ( seperti yang manis-manis, keju, makanan-makanan yang diolah). Makanan-makanan tersebut bisa menimbulkan konstipasi atau sembelit.
- Dedak dari gandum yang tidak diproses.
- Breakfast dengan biji-bijian mentah
- Roti dari golongan Biji-bijian dan Beras merah (brown rice)
- Buah-buahan segar
- Buah-buahan yang dikeringkan seperti buah plum/prem yang dikeringkan, aprikot ( pohon dengan buah berwarna kuning dan berbiji besar yang dikeringkan), buah ara.
- Sayur-sayuran.
- Kacang-kacangan (kacang merah, kacang hijau, kacang pinto).
Puncak HUT PPNI Digelar 17 Maret (Surat Kabar Fajar)
(21 Feb 2008, 37 x , Komentar)
Laporan: Dian Muhtadina, Makassar
MAKASSAR -- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Makassar bakal merayakan ulang tahun yang pertama. Puncak acara rencananya bakal digelar di Balai Prajurit M Jusuf, 17 Maret mendatang.Sekretaris Panitia, NS Abdul Haris, S Kep saat bertandang ke redaksi Fajar mengatakan untuk pertama kalinya, PPNI merayakan ultah. Olehnya itu, acara ini diharapkan menjadi yang terbesar di kawasan Timur Indonesia.
Acara ini bertujuan memperkuat konsolidasi para perawat yang selama ini terkesan tidak mendapatkan ruang dalam memberi kebijakan umum. Padahal, peran dan kontribusinya sangat banyak di masyarakat.
Beberapa kegiatan yang akan digelar di antaranya, pagelaran seni keperawatan, lomba baca puisi, solo vokal, deklarasi jaringan mahasiswa keperawatan se-kawasan Timur Indonesia dan seminar nasional. Seminar tersebut, rencananya akan berlangsung pada 17 Maret dengan dihadiri Dirjen Keperawatan, Walikota Makassar, dan Ketua DPRD Makassar. (m04)
Blog Archive
-
2015
(10)
- 10/11 - 10/18 (1)
- 09/13 - 09/20 (1)
- 09/06 - 09/13 (1)
- 07/05 - 07/12 (1)
- 05/17 - 05/24 (6)
-
2014
(1)
- 04/13 - 04/20 (1)
-
2012
(770)
- 02/19 - 02/26 (5)
- 02/12 - 02/19 (10)
- 02/05 - 02/12 (4)
- 01/29 - 02/05 (27)
- 01/22 - 01/29 (88)
- 01/15 - 01/22 (101)
- 01/08 - 01/15 (169)
- 01/01 - 01/08 (366)
-
2011
(4477)
- 12/25 - 01/01 (336)
- 12/18 - 12/25 (62)
- 12/11 - 12/18 (70)
- 12/04 - 12/11 (77)
- 11/27 - 12/04 (40)
- 11/20 - 11/27 (67)
- 11/13 - 11/20 (198)
- 11/06 - 11/13 (187)
- 10/30 - 11/06 (340)
- 10/23 - 10/30 (32)
- 10/16 - 10/23 (109)
- 10/09 - 10/16 (80)
- 08/14 - 08/21 (75)
- 08/07 - 08/14 (81)
- 07/31 - 08/07 (82)
- 07/24 - 07/31 (65)
- 07/17 - 07/24 (91)
- 07/10 - 07/17 (47)
- 07/03 - 07/10 (44)
- 06/26 - 07/03 (53)
- 06/19 - 06/26 (59)
- 06/12 - 06/19 (47)
- 06/05 - 06/12 (65)
- 05/29 - 06/05 (63)
- 05/22 - 05/29 (77)
- 05/15 - 05/22 (115)
- 05/08 - 05/15 (65)
- 05/01 - 05/08 (104)
- 04/24 - 05/01 (45)
- 04/17 - 04/24 (70)
- 04/10 - 04/17 (134)
- 04/03 - 04/10 (72)
- 03/27 - 04/03 (18)
- 03/20 - 03/27 (47)
- 03/13 - 03/20 (68)
- 03/06 - 03/13 (40)
- 02/27 - 03/06 (56)
- 02/20 - 02/27 (77)
- 02/13 - 02/20 (76)
- 02/06 - 02/13 (198)
- 01/30 - 02/06 (194)
- 01/23 - 01/30 (132)
- 01/16 - 01/23 (196)
- 01/09 - 01/16 (202)
- 01/02 - 01/09 (121)
-
2010
(2535)
- 12/26 - 01/02 (156)
- 12/19 - 12/26 (65)
- 12/12 - 12/19 (73)
- 12/05 - 12/12 (84)
- 11/28 - 12/05 (80)
- 11/21 - 11/28 (68)
- 11/14 - 11/21 (63)
- 11/07 - 11/14 (50)
- 10/31 - 11/07 (50)
- 10/24 - 10/31 (36)
- 10/17 - 10/24 (58)
- 10/10 - 10/17 (35)
- 10/03 - 10/10 (31)
- 09/26 - 10/03 (21)
- 09/19 - 09/26 (26)
- 09/12 - 09/19 (55)
- 09/05 - 09/12 (65)
- 08/29 - 09/05 (33)
- 08/22 - 08/29 (70)
- 08/15 - 08/22 (45)
- 08/08 - 08/15 (35)
- 08/01 - 08/08 (37)
- 07/25 - 08/01 (27)
- 07/18 - 07/25 (19)
- 07/11 - 07/18 (30)
- 07/04 - 07/11 (56)
- 06/27 - 07/04 (28)
- 06/20 - 06/27 (22)
- 06/13 - 06/20 (30)
- 06/06 - 06/13 (21)
- 05/30 - 06/06 (5)
- 05/16 - 05/23 (6)
- 05/09 - 05/16 (29)
- 05/02 - 05/09 (59)
- 04/25 - 05/02 (28)
- 04/18 - 04/25 (38)
- 04/11 - 04/18 (70)
- 04/04 - 04/11 (59)
- 03/28 - 04/04 (65)
- 03/21 - 03/28 (89)
- 03/14 - 03/21 (218)
- 03/07 - 03/14 (95)
- 02/28 - 03/07 (135)
- 02/21 - 02/28 (102)
- 01/03 - 01/10 (68)
-
2009
(1652)
- 12/27 - 01/03 (36)
- 12/20 - 12/27 (22)
- 12/13 - 12/20 (100)
- 12/06 - 12/13 (45)
- 11/29 - 12/06 (24)
- 11/22 - 11/29 (22)
- 11/15 - 11/22 (19)
- 11/08 - 11/15 (28)
- 11/01 - 11/08 (11)
- 10/25 - 11/01 (17)
- 10/18 - 10/25 (38)
- 10/11 - 10/18 (33)
- 10/04 - 10/11 (15)
- 09/27 - 10/04 (21)
- 09/20 - 09/27 (7)
- 09/13 - 09/20 (84)
- 09/06 - 09/13 (35)
- 08/30 - 09/06 (48)
- 08/23 - 08/30 (118)
- 08/16 - 08/23 (26)
- 08/09 - 08/16 (34)
- 08/02 - 08/09 (35)
- 07/26 - 08/02 (31)
- 07/19 - 07/26 (14)
- 07/12 - 07/19 (16)
- 07/05 - 07/12 (28)
- 06/28 - 07/05 (26)
- 06/21 - 06/28 (76)
- 06/14 - 06/21 (26)
- 06/07 - 06/14 (21)
- 05/31 - 06/07 (43)
- 05/24 - 05/31 (38)
- 05/17 - 05/24 (26)
- 05/10 - 05/17 (52)
- 05/03 - 05/10 (15)
- 04/26 - 05/03 (38)
- 04/19 - 04/26 (32)
- 04/12 - 04/19 (22)
- 04/05 - 04/12 (20)
- 03/29 - 04/05 (40)
- 03/22 - 03/29 (43)
- 03/15 - 03/22 (18)
- 03/08 - 03/15 (14)
- 03/01 - 03/08 (22)
- 02/22 - 03/01 (12)
- 02/15 - 02/22 (9)
- 02/08 - 02/15 (11)
- 02/01 - 02/08 (19)
- 01/25 - 02/01 (37)
- 01/18 - 01/25 (21)
- 01/11 - 01/18 (33)
- 01/04 - 01/11 (31)
-
2008
(700)
- 12/28 - 01/04 (13)
- 12/21 - 12/28 (9)
- 12/14 - 12/21 (57)
- 12/07 - 12/14 (5)
- 11/30 - 12/07 (18)
- 11/23 - 11/30 (33)
- 11/16 - 11/23 (31)
- 11/09 - 11/16 (23)
- 11/02 - 11/09 (18)
- 10/26 - 11/02 (11)
- 10/19 - 10/26 (15)
- 10/12 - 10/19 (13)
- 10/05 - 10/12 (25)
- 09/28 - 10/05 (2)
- 09/21 - 09/28 (14)
- 09/14 - 09/21 (19)
- 09/07 - 09/14 (43)
- 08/31 - 09/07 (3)
- 08/24 - 08/31 (33)
- 08/17 - 08/24 (65)
- 08/10 - 08/17 (4)
- 08/03 - 08/10 (26)
- 07/27 - 08/03 (6)
- 07/20 - 07/27 (19)
- 07/13 - 07/20 (18)
- 07/06 - 07/13 (60)
- 06/29 - 07/06 (53)
- 06/22 - 06/29 (49)
- 06/15 - 06/22 (11)
- 06/08 - 06/15 (4)
Popular Posts
-
Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
-
Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
-
KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
-
PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
-
PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
-
Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
-
Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
-
Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
-
DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
-
Gangguan Masalah Eliminasi ALVI Konstipasi Konstipasi merupakan keadaan individu yang mengalami atau berisiko tinggi mengalami stasis usus b...
© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates
