• home

ASUHAN KEPERAWATAN

  • HOME
  • DOWNLOAD ASUHAN KEPERAWATAN
  • Cara Mendapatkan Password
Tampilkan postingan dengan label Seksologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seksologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2010

Penyebab ketidaksuburan (infertilitas)

di 11.11 Label: Seksologi

Penyebab infertilitas dapat berasal dari pihak istri maupun suami atau kedua-duanya. Kurang lebih 50% infertilitas disebabkan dari pihak istri, 40% dari pihak suami dan 10% tidak terjelaskan (infertilitas idiopatik). Penyebab infertilitas dari pihak istri biasanya adalah : tuba Falloppii tidak normal, ovulasi tidak normal, adanya endometriosis, organ-organ reproduksi tidak normal (vagina, serviks, korpus atau endometrium ), masalah imunologi dan psikologi. Sedangkan penyebab pada pihak suami biasanya adalah jumlah dan mutu sperma yang tidak normal serta masalah psikologi.

Infertilitas dapat disebabkan oleh :

  1. Gangguan pada hubungan seksual , dapat berupa kesalahan teknik sanggama yang menyebabkan penetrasi tak sempurna ke vagina, impotensi, ejakulasi prekoks, vaginismus, kegagalan ejakulasi, dan kelainan anatomik seperti hipospadia, epispadia, penyakit Peyronie.
  2. Gangguan pada pria .

    Jumlah spermatozoa dan transportasinya yang abnormal
    • Jumlah sperma kurang <>oligozoospermia), gerak spermatozoa lemah dan lambat (astenozoospermia), atau bentuk spermatozoa abnormal (teratozoospermia ), volume sperma <>
    • Varikokel
    • Getah serviks sedikit jumlah
    • Ejakulasi membalik (retrogad )
    • Hormon abnormal
  3. Gangguan ovulasi dan hormonal lain .

    Pembuahan tidak akan terjadi bila istri tidak menghasilkan sel telur (ovum) yang dapat dibuahi. Kegagalan ovulasi dapat bersifat primer yang berasal dari ovarium seperti penyakit ovarium polikistik, atau bersifat sekunder akibat kelainan pada poros hipotalamus-hipofisis.
    • Gangguan ovulasi hipotalamik

      Kegagalan hipotalamus untuk memicu ovulasi adalah masalah gangguan ovulasi yang paling sering terjadi. Gejala-gejala klinisnya adalah amenorea atau oligomenorea, SBB abnormal, kadar LH dan FSH rendah.
    • Penyakit ovarium polikistik

      Gejalanya adalah dilihat dari gambaran USG ovarium membesar dengan banyak kista, peneraan kadar hormon FSH yang rendah, nisbah LH/FSH 2:1 atau 3:1 dan kadangkala dengan peningkatan kadar prolaktin.
    • Hiperprolaktinemia atau peningkatan kadar prolaktin serum dapat menyebabkan galaktorea dan mengganggu fungsi ovulasi.
    • Hiperandrogenemia dengan gejala klinis peningkatan kadar androgen serum, virilisasi, hirsutisme, gangguan haid.
    • Gangguan ovarium dini. Ovarium menghasilkan sel telur yang tidak matang.
    • Gangguan fase luteal. Ovulasi terjadi secara normal tetapi ovarium tidak menghasilkan progesteron yang memadai untuk implantasi
    • Pemecahan kantong telur (folikel) dini sehingga menghasilkan sel telur yang tidak matang
    • Sindrom kantong telur matang tak pecah sehingga sel telur tidak dapat dikeluarkan dari kantong telur matang.
  4. Endometriosis

    Terutama pada endometriosis derajat sedang dan berat dapat mengganggu fertilitas.
  5. Infeksi TORSH-KM (toksoplasma, rubella, sitomegalus, herpes simpleks, klamidia, mikoplasma)
  6. Kelainan pada tempat implantasi: uterus dan endometrium. Bentuk uterus abnormal, miom (tumor jinak) rahim, kerusakan serviks, kelainan kongenital, endometriosis, dan perlekatan uterus.
  7. Kelainan pada saluran telur (tuba Falloppii)

    Hipoplasia kongenital, penempelan fimbria (ujung saluran telur), hambatan tuba karena salpingitis atau peritonitis pelvis, appendisitis, sterilisasi tuba, tuba spasme.
  8. Gangguan peritoneum

    Gangguan imunitas, adanya zat anti terhadap spermatozoa.
Read More

Sabtu, 01 Mei 2010

Pengobatan infertilitas

di 11.14 Label: Seksologi

Sekitar 50% pasangan infertil dapat berhasil hamil. Hal ini memberikan rasa optimistik baik bagi dokter maupun pasiennya. Tindakan-tindakan diagnostik seringkali pula merupakan rangsangan pengobatan, misalnya pemeriksaan vaginal dan sondase uterus dapat menaikkan laju kehamilan sebesar 10-15%. Uji patensi tuba bersama dengan dilatasi dan kuretase ternyata dapat menggandakan laju pembuahan.


Setiap kelainan yang ditemui selama pemeriksaan selalu perlu diobati. Beberapa jenis pengobatan berdasarkan sebab-sebab infertilitas dapat dilihat sebagai berikut:



Penyebab infertilitas

Jenis pengobatan

Suami

Hidrokel

Aspirasi atau eksisi

Varikokel

Ligasi

Bendungan vasa atau epididimis

Operasi pintas

Oligozoospermia

FSH dan hCG, FIV dengan SSIS

Gangguan spermatogenesis

Hindari berendam air panas dan pemakaian celana ketat

Istri

Tuberkulosis

Tuberkulostatika

Endometriosis

Operasi, koagulasi listrik atau laser, progesteron, danazol, medroksiprogesteron asetat, dehidroretroprogesteron, antiprogestin, anastrosol

Miom uterus operabel

Operasi konservatif

Spasme tuba

Hiosin amilnitrit, triemonium

Obstruksi tuba

Operasi rekonstruksi, FIV

Gangguan ovulasi

Pemicuan ovulasi (klomifen sitrat, epimestrol, tamoksifen, siklofenil, metformin, pioglutazon, hMG/hCG, FSH-murni, GnRH); pelubangan (drilling) ovarium

Keduanya

Idiopatik

Inseminasi buatan, TAGIT, TAPIT, TAZIT, FIV, SSIS, Adopsi

Read More

Kamis, 01 April 2010

Pengobatan rekayasa reproduksi

di 11.16 Label: Seksologi

Apabila setelah pemeriksaan dan pengobatan infertilitas masih belum berhasil juga. Pasangan infertil bisa mengambil jalan adopsi atau melakukan rekayasa reproduksi yang merupakan pemecahan terakhir dari penanganan pasangan infertil. Beberapa macam rekayasa reproduksi adalah :

  1. Inseminasi buatan: penaburan spermatozoa suami ke dalam saluran reproduksi istri. Ada 5 macam inseminasi yaitu:
    1. Inseminasi intravaginal: spermatozoa disebarkan ke dalam liang vagina.
    2. Inseminasi paraservikal: spermatozoa ditaburkan ke dalam puncak kubah vagina yang disebut forniks. Bagian ini mengelilingi leher rahim sehingga sangat dekat dengan mulut luar rahim (ostium uteri eksternum).
    3. Inseminasi intraservikal: spermatozoa dimasukkan melalui mulut luar rahim dan ditempatkan di saluran leher rahim (kanal serviks).
    4. Inseminasi intrauterin: spermatozoa yang sudah terpilih dan tersaring dimasukkan melalui mulut luar rahim dan ditempatkan jauh ke dalam, sehingga berada di dalam rongga rahim dekat dengan mulut dalam saluran telur (ostium tuba internum).
    5. Inseminasi intraperitoneal: spermatozoa yang sudah terpilih dan tersaring dimasukkan melalui tembusan di puncak kubah vagina langsung ke dalam rongga perut (rongga peritoneum).
  2. Tandur-alih gamet intra-tuba (TAGIT), yaitu pemindahan benih (sel telur dan spermatozoa) ke dalam saluran telur melalui laparoskopi.
  3. Tandur-alih pronuklei intra-tuba (TAPIT), yaitu pembuahan di luar tubuh (ekstrakorporal) dengan pemindahan pronuklei ke dalam saluran telur melalui laparoskopi.
  4. Tandur-alih zigot intra-tuba (TAZIT), yaitu pembuahan di luar tubuh dengan pemindahan hasil pembuahan (zigot) ke dalam saluran telur melalui laparoskopi.
  5. Fertilisasi in vitro (FIV) atau bayi tabung, yaitu pembuahan di luar tubuh dengan penandur-alihan embrio ke selaput permukaan dalam rongga rahim dengan bantuan kanula kecil melalui saluran leher rahim.
Read More

Rabu, 31 Maret 2010

Dampak Negatif Masturbasi / Onani Bagi Pria

di 11.38 Label: Info Kesehatan , Kesehatan , Masalah Kelamin , Masalah Pria , Seksologi
Apa kabar rekan-rekan blogger semua?? Sebelum menuju topik tentang dampak masturbasi, saya ingin meminta maaf dulu kepada semua pembaca setia blog tips kesehatan semua, soalnya akhir-akhir ini saya jarang mengupdate tips ataupun info kesehatan dikarenakan ada beberapa hal yang harus diprioritaskan, diantaranya sedang sibuk dengan situs Belajar Bisnis Hosting (dot) com yang saya buat beberapa minggu yang yang lalu.

Okelah sekarang langsung menuju pembahasan mengenai dampak onani / masturbasi (khususnya dampak negatifnya bagi pria) yang saya kutip dari salah satu media online di Indonesia. Alasan saya memuat tulisan dampak negatif mastusbasi ini, karena setelah saya lihat melalui statistik blog, banyak sekali yang mencari topik mengenai dampak masturbasi ini, selain topik-topik seperti tips kesehatan wanita, cara memperbesar penis, tips menghilangkan tahi lalat dan lain-lain.

Masturbasi bukan hanya aktivitas sebagian para lajang. Sejumlah pria atau wanita menikah ternyata juga melakukan aktivitas itu. Sehatkah?

Aktivitas 'melayani' diri sendiri memang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan seperti membantu meningkatkan kualitas tidur, meredam stres, memperbaiki fungsi kekebalan tubuh, dan meningkatkan produksi endorfin.

Namun, di balik manfaatnya, masturbasi juga menyimpan efek negatif. Seperti dikutip dari laman Askmen, masturbasi yang tak dilakukan secara moderat bisa menyebabkan jerawat, kemandulan, kebutaan, hingga gangguan mental.

Ada baiknya mengetahui beberapa hal lain mengenai efek negatif masturbasi.

Ejakulasi Dini
Terlalu sering masturbasi menyebabkan ejakulasi dini. Ejakulasi berikutnya juga akan memakan waktu lama. Bagi pria yang masturbasi beberapa kali sebelum berhubungan intim, akan sulit mencapai klimaks.
Masalah lain yang timbul adalah berkurangnya sensitivitas terhadap sentuhan orang lain, dan lebih akrab dengan sentuhan diri. Terlalu sering melakukannya juga dapat memicu kulit lecet, pembengkakan organ intim karena tidak menggunakan pelumas.

Rasa bersalah
Masturbasi berdampak negatif secara psikologis. Banyak orang merasa malu dan bersalah setelah melakukannya karena terbentur nilai-nilai budaya, agama atau moral.
Tarik menarik antara kesenangan dan menahan diri berdampak pada harga diri, rasa percaya diri dan cinta. Perasaan bersalah dapat memicu efek psikosomatis seperti sakit kepala, sakit punggung, dan sakit kronis.

Masturbasi kronis
Masturbasi kronis mempengaruhi otak dan kimia tubuh akibat kelebihan produksi hormon seks dan neurotransmiter. Meski dampaknya pada setiap orang berbeda, terlalu sering masturbasi dapat memicu gangguan kesehatan seperti kelelahan, nyeri panggul, testis sakit, atau rambut rontok.
Masturbasi berkaitan dengan berkurangnya produksi testosteron dan DHT. Berkurangnya produksi testosteron juga terkait dengan kebiasaan dan gaya hidup seperti konsumsi alkohol, merokok dan berolahraga.

Jika gaya hidup cenderung normal, namun memiliki kebiasaan masturbasi sebaiknya kurangi aktivitas seksual itu untuk mengurangi keluhan. Jika keluhan tak kunjung reda, hubungi dokter untuk pemeriksaan medis.

Masturbasi kompulsif
Masturbasi ini mempengaruhi kehidupan karena sudah menjadi kebiasaan. Sebagian pria yang masturbasi enam kali sehari bisa saja merasa produktif, sementara lainnya merasa sebaliknya.
Masturbasi kompulsif dapat berdampak negatif pada pekerjaan, hubungan dengan pasangan, harga diri, keuangan, dan sosial, jika tidak dapat menyeimbangkan antara kebutuhan pribadi dan hasrat.

Semoga bermanfaat!
Tag: Dampak Masturbasi, Dampak Onani, Cara Onani, Cara Berhenti Onani, Ejakulasi Dini
Sumber: Surya.co.id
Read More

Senin, 01 Maret 2010

Endometriosis

di 11.17 Label: Seksologi

Endometriosis merupakan penyakit yang berhubungan dengan alat kandungan wanita, yang dipengaruhi oleh hormon seks, khususnya hormon estrogen. Penyakit ini dapat menyerang setiap wanita pada usia reproduksi baik yang sudah maupun yang belum menikah, kekerapannya diperkirakan sekitar 1-10%. Sebagian dari mereka menjalani penyakitnya tanpa gejala, sedangkan sebagian lagi menderita rasa nyeri hebat ketika haid (dismenorea), gangguan perdarahan dari rahim dan gangguan kesuburan (subfertilitas dan infertilitas).

Endometriosis juga dianggap sebagai penyakit wanita karier. Terutama dengan adanya kecenderungan masa kini, banyak wanita yang mendahulukan karier dan menunda masa pernikahan dan kehamilannya. Pendapat tersebut berdasarkan teori bahwa sistem hormon wanita dipersiapkan untuk proses melahirkan anak pada masa reproduksi, sehingga wanita yang menunda kehamilan sampai diujung masa reproduksinya (umur 30-an) menampilkan risiko lebih besar untuk mengalami ketidakseimbangan hormon terutama estrogen. Atas fakta ini, sebagian dokter menganggap kehamilan sebagai salah satu pilihan pengobatan bagi endometriosis. Ini terlihat bahwa 50% dari penderita endometriosis yang mencapai kehamilan ini gejala-gejala endometriosisnya hilang, tetapi pada 50% lagi mengalami kekambuhan setelah melahirkan.

Apa yang dimaksud dengan endometriosis ?

Endometriosis adalah jaringan mirip selaput bagian dalam dinding rahim (endometrium) yang tumbuh di luar rahim, di tempat tertentu dan tubuh wanita. Jaringan ini tumbuh dan menempel atau disebut susukan (implant) pada tempat-tempat seperti di indung telur (ovarium), saluran telur (tuba Falloppii), dinding rahim bagian luar, usus besar, kandungan kemih dan daerah sekitarnya. Atau bahkan di tempat yang lebih jauh dari perut seperti mata dan paru, meski hal ini jarang sekali terjadi.

Pertumbuhan dan reaksi jaringan endometriosis ini mirip sekali dengan pertumbuhan jaringan pada selaput bagian dalam rahim (endometrium). Setiap bulan indung telur mengeluarkan hormon estrogen yang merangsang pertumbuhan endometrium memper-siapkan lapisan permukaan dalam dinding rahim (endometrium) menebal dan mereng-gang (sekresi) untuk bersiap sebagai tempat telur yang telah dibuahi berkembang menjadi embrio. Apabila sel telur tidak dibuahi, lapisan endometrium ini akan melepas-kan diri dan luruh pada saat haid.

Begitu juga yang terjadi pada endometriosis, mulanya menebal bersamaan dengan meningkatnya kadar estrogen, dan ketika kadarnya menurun, selaput itu luruh sehingga berdarah. Perdarahan ini menyebabkan pembengkakan dan iritasi pada daerah sekitar-nya, sehingga akan membentuk jaringan parut atau perlekatan. Perlekatan yang luas akan berakibat pada penempelan organ tubuh satu sama lain misalnya indung telur dengan usus kecil (intestinum), yang menyebabkan nyeri yang hebat.

Bilamana kadar estrogen menurun, misalnya karena pengobatan atau karena alami seperti menopause, keluhan pada endometriosis akan mereda atau bahkan menghilang. Semasa kehamilan, gejala dan keluhan juga dapat berkurang, karena pertumbuhan endometrium dan haid berhenti. Namun demikian, gejala itu hanya sementara saja reda, karena beberapa bulan setelah melahirkan atau persalinan, paling sedikit 50% dari gejala itu akan muncul kembali.

Apakah penyebab endometriosis?

Hingga kini penyebab endometriosis secara pasti belum diketahui. Beberapa pendapat telah dikemukakan, salah satu diantaranya menyatakan bahwa ketika haid serpihan endometrium, ada yang membalik masuk ke dalam saluran telur dan terus masuk ke dalam rongga panggul, kemudian menjadi penyerang (agresor) bagi selaput lendir perut (peritoneum) untuk berubah perangai dan bentuk menjadi tetumbuhan (seperti benalu) yang dapat menyusuk (implant) pada indung telur dan daerah sekitarnya. Proses ini dapat terus tumbuh berkembang. Pendapat lainnya adalah bahwa jaringan endometrium itu berpindah melalui pembuluh darah menuju ke berbagai tempat atau organ tubuh dan kemudian melekat dan bertumbuh. Selain itu diduga pula ada faktor bawaan (herediter) atau keturunan dalam keluarga untuk berbakat mempunyai komponen sel yang menjadi endometriosis tetapi ini tidak ada hubungannya dengan kanker (tumor ganas).

Apa saja gejala endometriosis?

Kadangkala endometriosis sama sekali tidak bergejala. Namun lebih sering memberikan gejala nyeri yang sangat beragam pada masa haid (dismenorea), karena ketika pelepa-san endometriosis, terjadi perdarahan dan peradangan pada daerah sekitarya. Gejala tambahan seringkali berupa kejang-otot (kram) rahim pada masa haid yang makin be-rat. Selain itu dapat pula timbul nyeri berkemih (disuria), nyeri sanggama (dispareunia), nyeri buang air besar (diskezia), nyeri pertengahan siklus haid (Mittelschmerz), dan nyeri selama ovulasi (pelepasan sel telur).

Dampak lain yang sering ditemukan pada pengidap endometriosis adalah gangguan kesuburan sehingga sukar hamil (infertil). Ini dialami oleh sekitar 30-40% wanita atau dua kali kejadian pada populasi umum. Pada kelompok wanita infertil yang memeriksakan diri ke spesialis ternyata hampir 93% mengidap endometriosis.

Bagaimana menentukan adanya endometriosis?

Diagnosis endometriosis tidak selalu mudah. Penentuan yang paling tepat adalah dengan melakukan pemeriksaan endodkopi rongga perut, yang lebih dikenal sebagai laparoskopi, yaitu suatu pemeriksaan dengan menggunakan alat teleskop (teropong) yang dimasukkan ke dalam rongga perut dan rongga panggul (pelvis) melalui suatu pembedahan kecil di daerah pusar (umbilikus).

Apa pilihan pengobatannya?

Sementara ini belum ada pilihan pengobatan yang pasti untuk menyembuhkan endometriosis. Sejumlah obat yang tersedia dewasa ini baru mampu mengendalikan gejala endometriosis, menekannya serendah mungkin dan memberikan kesembuhan sementara.

Pilihan pengobatan yang tepat akan tergantung pada umur, derajat dan luasnya penyakit, serta faktor keinginan mempunyai anak.

  1. Simtomatik (hanya menghilangkan gejala penyakit)

    Jika gejala penyakit endometriosis tidak terlalu berat, mungkin gabungan obat anti-nyeri seperti aspirin, parasetamol, atau/dan obat anti-radang seperti ibuprofen cukup menolong dalam mengurangi nyeri dan kejang otot rahim ketika haid. Namun obat-obat itu tidak menyembuhkan endometriosis, melainkan hanya mengurangi penderitaan sementara waktu.

  2. Pengobatan hormonal

    Dengan pemberian hormon, haid akan berhenti, sehingga mirip masa kehamilan atau menopause. Artinya, keadaan ini mirip peristiwa alami. Dengan berhentinya haid, maka gejala akibat endometriosis pun akan berkurang.

    1. Progesteron. Obat progesteron sintetik yang diberikan akan bekerja seperti hormon progesteron wanita. Pada dosis tinggi, hormon ini akan meng-hambat pelepasan sel telur dan membuat tubuh 'percaya' seolah telah terjadi suatu kehamilan. Akibatnya haid berhenti, dinding rahim menipis dan proses pertumbuhan endometriosis berhenti. Contoh obat yang mengan-dung progesteron adalah noretisteron dan medroksiprogesteron asetat (MPA). Pengaruh sampingannya adalah sindrom prahaid, seperti retensi air dan perubahan emosi (mood swing). Sebenarnya pengaruh sampingan yang lebih sering terjadi adalah perdarahan di luar masa haid, bertambahnya berat badan dan perut kembung.
    2. Kontrasepsi oral (pil KB). Terkadang pil kontrasepsi dipakai pula untuk mengobati nyeri pada penderita endometriosis. Obat ini harus dipakai terus-menerus untuk beberapa bulan. Selama itu haid akan berhenti. Tetapi kontrasepsi oral tidak dapat digunakan pada semua wanita, karena bergantung pada kondisi kesehatan dan gaya hidupnya.
    3. Danazol. Obat ini mengandung hormon androgen yang mirip dengan testosteron pada pria. Khasiatnya adalah menurunkan kadar estrogen sehingga timbul keadaan mirip menopause. Karena untuk tumbuhnya jaringan endometriosis dipengaruhi oleh estrogen maka akibatnya adalah endometriosis akan berhenti tumbuh jika kadar estrogen menurun. Pengaruh sampingan obat ini adalah timbul jerawat dan kulit berminyak, gejolak panas diseluruh tubuh, retensi cairan dan berat badan bertambah. Umumnya terjadi pertumbuhan rambut abnormal pada daerah yang tidak semestinya dan suara memberat seperti pria. Pengaruh sampingan ini akan hilang sendiri bila pengobatan dihentikan. Danazol biasanya diberikan selama 2-9 bulan. Obat lain adalah Gestrinon yang cara kerjanya dan pengaruh sampingnya mirip danazol. Biasanya dipakai dua kali dalam seminggu.
    4. Agonis GnRH. Obat ini merupakan jenis hormon yang relatif baru dipergunakan untuk pengobatan endometriosis. Dasar kerjanya meniru hormon otak yang mengendalikan pelepasan hormon estrogen secara beraturan. Pengaruh obat ini terhadap fungsi tubuh adalah membuat keadaan mirip menopause akibat penurunan estrogen, dan sebagian membuat jaringan endometrium mati. Agonis GnRH diberikan dengan berbagai cara :

      • Penyemprotan melalui lubang hidung (nasal spray) yang harus disemprotkan beberapa kali dalam sehari. Dengan cara ini yang penting adalah tidak terjadinya kelebihan dosis.
      • Obat lain yang masih segolongan adalah yang diberikan dalam bentuk suntikan depot bulanan. Contohnya, adalah small biodegradable pellet yang diletakkan di bawah kulit dan bekerja melepaskan obat yang terkandung di dalamnya secara teratur selama empat minggu (28 hari).

      Pengobatan biasanya selesai kurang lebih dalam 6 bulan. Agonis GnRH juga menyebabkan pengaruh sampingan, mirip menopause. Gejalanya adalah gejolak panas, vagina kering dan perubahan emosi. Selain itu dapat terjadi kehilangan kalsium tulang dalam jumlah kecil, yang pulih setelah pengobatan dihentikan.

    5. Penghambat aromatase (aromatase inhibitor). Obat ini merupakan gene-rasi terbaru dari jenis obat anti-endometriosis. Pemakaiannya didasarkan pada temuan terkini, bahwa endometriosis ternyata merupakan proses di dalam sel abnormal yang dapat berdiri sendiri atas kerja enzim atomatase. Oleh karena sifat proses tersebut, dapatlah diterangkan sekarang mengapa endometriosis juga sering ditemukan pada wanita meski sudah mengalami menopause. Keuntungan obat ini adalah proses endometriosis dapat dite-kan tanpa mengganggu proses pekembangan folikel di indung telur. Itulah mengapa selama pemberian obat ini, dapat terjadi kehamilan. Begitu dike-tahui hamil, obat ini harus segera dihentikan. Pemberian obat ini dapat dilakukan selama 6 bulan berturut-turut.

  3. Pembedahan

    Selain dengan obat, pembedahan juga merupakan pilihan lain untuk pengobatan endometriosis. Ada dua macam pembedahan yaitu:

    1. pembedahan konservatif
    2. pembedahan radikal.

    Pada pembedahan konservatif, dilakukan hanya pengangkatan atau penghancu-ran jaringan endometriosis yang terlihat saja. Pembedahan ini dapat dilakukan secara laparoskopi operatif. Dengan bantuan alat-alat yang sangat kecil, melalui teropong, jaringan endometriosis dapat diangkat atau dihancurkan. Kadangkala digunakan sinar laser. Dibandingkan dengan operasi besar (laparotomi) maka laparoskopi operatif ini lebih kecil risikonya karena sayatan pada dinding perut dibuat sangat kecil, sehingga rongga perut tidak terlihat ke luar.

    Pada pembedahan radikal, selain pengangkatan jaringan endometriosis, diangkat pula satu atau lebih organ reproduksi lainnya termasuk rahim. Tindakan ini ter-kadang diperlukan pada kasus endometriosis yang sangat sukar diatasi, terutama pada wanita yang sudah tidak ingin lagi mempunyai anak. Akibat pembedahan radikal ini, sudah tentu wanita tersebut tidak akan mengalami haid lagi.

    Namun kini lebih banyak wanita, jika mungkin, memilih mempertahankan indung telurnya dan meminta rahimnya saja yang diangkat. Tetapi sebenarnya indung telur itu adalah penghasil estrogen yang membuat jaringan endometrium dan endometriosis bertumbuh. Oleh karena itu pengangkatan indung telur tersebut tetap perlu dipikirkan. Apabila diangkat maka biasanya hormon estrogen peng-ganti masih perlu di berikan yang dikenal sebagai sulih hormon. Ini penting untuk mengendalikan gejala awal pramenopause akibat hilangnya indung telur. Sayangnya, sulih hormon ini dapat juga menyebabkan jaringan endometriosis kembali tumbuh sehingga mungkin sulih hormon akan dilakukan setelah jaringan tersebut dianggap mati.

    Informasi lebih tepat

    Pemilihan pengobatan endometriosis yang tepat sangat penting Anda tentukan bersama dokter Anda. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang khusus mendalami masalah endometriosis akan dengan senang hati membantu Anda keluar dari masalah yang Anda hadapi.

Read More

Kamis, 24 Desember 2009

Cara Praktis Berhenti Melakukan Onani

di 12.20 Label: Kesehatan , Masalah Pria , Seksologi , Tips Kesehatan
Tips Kesehatan, Jakarta - Terlepas dari sikap kita masing-masing terhadap onani dan alasan yang mendasarinya, tentunya kita setuju bahwa “segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik”. Nah, Jika di antara kita ada yang rajin beronani ria dan ingin mengendalikannya (dengan alasan apapun), berikut ini ada sejumlah hal yang bisa dilirik sebagai langkah-langkah untuk mengurangi (kalau bisa, menghilangkan) kebiasaan onani.

Tertarik? Coba kita lihat : Niat, tujuan, target dan strategi serta waktu evaluasi kemajuan mesti ditetapkan sejak awal. Juga, siapkan hadiah dan hukuman sebagai imbalan. Contohnya, sewalah film kesukaan. Jika berhasil memenuhi target, tontonlah; Jika gagal, kembalikan saja; Punya diary? Nggak ada salahnya untuk melihat catatan kegiatan “O” itu, misalnya berapa kali sehari / seminggu, pada jam berapa saja dilakukan, kejadian apa yang mengiringinya, dimana dan pada suasana apa saja onani dilakukan.

Ngapain pakai lihat catatan segala? Untuk bikin kalender pencapaian target, tentunya; Susunlah sebuah daftar berjudul “Aktivitas yang Kusukai”. Kemudian tuliskan “Onani” (dan aktivitas lain yang berkaitan dengan seks) pada nomor satu, kemudian aktivitas nomor dua, tiga, dan seterusnya. Syaratnya, haruslah aktivitas yang bisa kita lakukan, menyenangkan, dan positif; Biasanya onani dilakukan di pagi hari dan menjelang tidur pada malam hari. Nah, silakan beronani kecuali di waktu-waktu tersebut; Jika langkah 4) berhasil, coba langkah selanjutnya: Biasanya onani dilakukan pada saat kita menghadapi suatu masalah, dan kita butuh “rekreasi” sejenak untuk melupakannya.

Nah, pilihlah sebuah aktivitas dari daftar untuk dilakukan pada saat kita ingin beronani saat menghadapi masalah; Onani juga sering dilakukan pada saat tidak ada orang di sekitar kita untuk diajak komunikasi. Nah, usahakan untuk selalu berada di tengah-tengah orang lain; Onani juga biasanya dilakukan setelah melihat sesuatu yang syuuur. Nah, kurangi konsumsi menu “sjurasic” itu kalau memang pingin mengurangi onani. Cara lain, pakailah karet gelang di tangan. Jika lewat sebuah “pemandangan yang indah”, kita bisa menjepret lengan kita untuk mengalihkan perhatian; Onani juga menjadi pilihan pada waktu tidak bisa tidur atau terjaga di tengah waktu tidur.

Nah, kita bisa pilih: Berusaha kembali tidur atau tetap bangun. Jika pingin tidur lagi, pilih aktivitas yang menimbulkan kantuk. Jika ingin tetap terjaga, lakukan aktivitas yang disukai dan menuntut konsentrasi (misalnya, main game) atau lebih baik mandi keramas. Bagi yang muslim bisa dilanjutkan dengan shalat tahajud; Olahraga bisa meningkatkan vitalitas, sehingga dorongan seksual juga meningkat. Tapi, olahraga juga menghabiskan tenaga yang sedianya digunakan untuk onani. Jadi, tetaplah berolahraga dan hindarilah hal-hal yang mendorong untuk onani; Onani sering jadi kelanjutan dari ngelamun jorok.

Nah, selain teknik karet gelang di atas, selalu sibukkan dirimu dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan. Misalnya, jika PR untuk hari ini sudah dikerjakan, lanjutkan dengan PR untuk besok, atau koreksi lagi untuk meningkatkan kualitas PR-mu; Cobalah untuk menantang dorongan onani. Jika biasanya kita “menyerah” setelah 1 minggu, lain kali coba untuk durasi dua minggu. Ada beberapa “senjata” yang bisa kita gunakan untuk melawan dorongan onani, misalnya meditasi, doa, wacana diri, dll; Setelah periode waktu tertentu (misalnya satu bulan), evaluasi keberhasilan program. Temukan dan perbaiki kegagalan program.

Nah, selamat mencoba dan semoga berhasil. [ako]
Read More

Lima Trik ML Jitu Agar Pasangan Melayang

di 12.00 Label: Kesehatan , Masalah Pria , Seksologi , Seksualitas
Tips Kesehatan, Jakarta - Urusan mendesah saat ML adalah biasa. Tapi, untuk urusan kepuasan belum tentu. Wanita punya banyak cara menghormati pasangannya kalau ia sudah terpuaskan.

Agar hal ini tidak terjadi pada diri Anda, ada beberapa langkah trik yang bisa membuat pasangan melayang dan tidak melupakan Anda seperti dikutip dari AskMen.Com.

Trik 1: Gunakan Wewangian

Bau merupakan alat terkuat dari lima panca indera yang mengirim fungsi ke alat seksual kita. Alasannya: PertamRata Penuha, karena bisa mendorong kita lebih berkreasi. Kedua, karena bau, seks, dan memori berdekatan dengan pusat-pusat di otak, aroma gairah akan meninggalkan kesan paling abadi.

Trik 2: Hangatkan Kakinya

Setiap orang tahu bahwa ketika wanita merasa kedinginan, kaki yang hangat sangat dibutuhkan mereka agar secara fisik mereka tetap merasa nyaman. Pentingnya kaki yang hangat kemungkinan besar dapat meningkatkan wanita mengalami orgasme.

Trik 3: Pusatkan Konsentrasi

Konsentrasi yang penuh sangat diperlukan saat berhubungan. Hal ini diharapkan agar si wanita merasa nyaman.

Trik 4: Cium Sisi Kanan Punggungnya

Taukah Anda bahwa sentuhan di sisi kanan punggung seorang wanita rupanya bisa membuat si wanita meleleh dibandingkan dari sisi kiri. Mungkin dikarenakan sisi kiri otak mengendalikan sisi bagian kanan.

Trik 5: Bercintalah di Waktu yang Tepat

Anda harus tahu, di jam-jam tertentu, hasrat seks perempuan tengah tinggi-tingginya. Coba rayu pasangan Anda di jam 10.00 pagi dan 02.00 malam. Rangsang titik-titik erotisnya, dan coba rasakan apa yang akan Anda dapatkan darinya. [inilah]
Read More

Jumat, 18 Desember 2009

Teknik Perlambat Ejakulasi

di 11.00 Label: Kesehatan , Masalah Pria , Seksologi , Tips Kesehatan
Tips Kesehatan, Jakarta - Cepatnya air mani keluar saat ejakulasi bisa jadi membuat para pria kerapkali keki. Ada banyak penyebabnya, salah satunya tubuh yang kurang fit. Namun, jangan khawatir, beberapa hal ini mungkin bisa mengatasinya:

1. Teknik penekanan (squeeze)
Kadang teknik ini disebut cubitan. Dikembangkan oleh Masters dan Johnson. Penekanan dilakukan persis sama seperti namanya. Saat seorang pria merasa akan mencapai ejakulasi, ia atau pasangannya menekan atau mencubit dengan jari tangannya ujung penis pada tempat glans penis bersambungan dengan korpus penis dan menahan tekanan tersebut selama beberapa detik. Ia mungkin kehilangan sedikit ereksi, tetapi akan kembali lagi jika hubungan seksual dilanjutkan. Teknik ini dapat diulangi sebanyak yang diperlukan atau dikehendaki selama hubungan seksual.

2. Tegangkan otot
Jika ejakulasi hampir terjadi, tegangkan otot pada pangkal penis. Setelah beberapa detik, kendurkan otot tersebut. Menegangkan dan mengendurkan otot ini dapat membantu memperlama hubungan seksual.

3. Manipulasi manual
Anda atau pasangan dapat merangsang penis secara manual. Hentikan stimulasi jika ejakulasi hampir terjadi. Setelah beberapa detik, lakukan lagi. Dengan berlatih, Anda dapat belajar mempertahankan diri dalam tingkat rangsangan yang tinggi. Jika orgasme terjadi akan terasa lebih kuat. [kompas]
Read More

Pria Lebih Senang Bersanggama

di 10.21 Label: Berita Kesehatan , Seksologi
Tips Kesehatan, Jakarta - Pria memiliki dorongan seksual lebih kuat dibandingkan wanita. Tapi, ada kalanya pria juga tak ingin bersanggama. Benarkah? Pendapat mengenai pria tak bisa puasa seks, memang masih menjadi sebuah perdebatan. Pakar seksualitas Irwin Goldstein MD, mengutarakan pendapatnya antara kaitan pria dan seks. Berdasarkan suatu hasil penelitian, Goldstein melihat pria bak ”robot seksual” yang tak bisa menahan hasrat seksual kepada pasangannya.

”Satu di antara lima pria yang memiliki hasrat seksual rendah, lebih suka melakukan aktivitas lain daripada berhubungan seks,” katanya, seperti dikutip WebMD, Kamis (17/12/2009).

Lebih lanjut, Goldstein yang juga pemilik perusahaan obat-obatan seksual di Rumah Sakit San Diego’s Alvarado, sekaligus Pemimpin Redaksi Journal of Sexual Medicine ini memaparkan, tidak semua pria ingin berhubungan seks setiap hari. Pasalnya, tidak ada kategori pasti mengenai pemacu gairah seorang pria ingin berhubungan seks.

Hasil penelitian ini juga didukung fakta yang menyebutkan, wanita juga tidak melulu moody untuk urusan ranjang. Sebab, Goldstein melaporkan fakta yang cukup mengagetkan.

”Sebanyak 30 persen wanita tertarik pada seks ketimbang pasangan mereka,” tukas Goldstein. [okezone]
Read More

Kamis, 17 Desember 2009

Tanda-Tanda Wanita Ingin Ngeseks

di 12.45 Label: Kesehatan , Seksologi
Tips Kesehatan, Jakarta - Bagi wanita, bahasa tubuh menjadi isyarat pertama saat bercinta. Melalui bahasa tubuh, wanita dapat merangsang setiap bagian sensitif tubuh pasangan.

Kini, ada cara mudah bisa Anda praktikkan untuk membuat pasangan bergairah. Berikut rahasia dari Lovingyou untuk Anda:

Tunjukkan bagian tubuh menggoda

Jika Anda memiliki tungkai dan betis kaki seksi, saatnya Anda menunjukkan lebih detail kepada pasangan. Perlahan, lucuti busana Anda sehingga hanya ada underwear yang membalut kulit. Jangan lupa, mainkan kaki dan jari tangan di bibir Anda. Niscaya, pasangan pun tak sabar ingin bercinta.

Melempar senyuman nakal

Kelihatannya cara ini sangat mudah. Namun, tidak bila dipraktikkan. Mempertahankan senyuman alami di wajah Anda bukan perkara mudah. Sering kali wanita menunjukan senyum palsu untuk membahagiakan pasangannya.

Nah, cobalah tersenyum dari hati. Berikan senyuman menggoda dan nakal. Posisikan diri Anda sebagai wanita yang lagi jatuh hati dan ingin menggoda seorang pria gagah impian Anda. Bila senyuman tulus terpancar dari wajah Anda, maka hasrat pasangan untuk bercinta semakin besar.

Mainkan anggota tubuh

Wanita memiliki anggota tubuh yang dapat merangsang birahi pria dengan mudah. Area tersebut ada di sekitar leher, payudara, pinggul, bokong, kaki, serta area Miss V.

Untuk mengajak si dia berhubungan intim, Anda dapat memainkan area-area tersebut layaknya sedang menikmati masturbasi. Tunjukkan padanya kenikmatan yang Anda rasakan lewat desahan serta rintihan hebat. Upaya tersebut dilakukan untuk memuaskan pasangan. [okezone]
Read More

Trik Agar Wanita Mudah Orgasme

di 12.20 Label: Kesehatan , Masalah Pria , Masalah Wanita , Seksologi , Tips Kesehatan
Tips KEsehatan, Jakarta - Hubungan seks tanpa orgasme? Bagaikan sajian makanan tanpa garam. Hubungan intim tak akan terasa hambar, sebab ada jalan mudah bagi wanita meraih orgasme.

Gairah seks adalah peta bagi wanita untuk menemukan jalan kenikmatan orgasme. Dilansir dari WebMD, pakar seks Louanne Cole Weston PhD menyingkap trik orgasme untuk wanita. Diungkapkannya, sekira 10 persen wanita tak pernah merasakan orgasme, meski bersama pasangan atau selama masturbasi.

Hanya sedikit di antaranya yang telah menemukan cara berorgasme dengan menjalani terapi seks. Sebenarnya, ditegaskan Weston, sangat mungkin bagi kita untuk mempelajari dan memahami orgasme.

Hal pertama dan terpenting dalam "latihan? ini adalah melatih keseimbangan antara ketegangan (birahi) dan relaksasi selama aktivitas seksual. Bagaimana caranya? Berikut dua jawaban yang bisa menjadi panduan Anda selama bercinta dan menikmati orgasme.

Tingkatkan ketegangan

Ketegangan yang membantu wanita meraih orgasme adalah ketegangan otot (myotonia). Banyak wanita salah kaprah, mereka harus pasif, dan terima saja karena anggapan bahwa relaksasi selama bercinta adalah hal penting.

Tapi, hal tersebut justru "mematikan" ketegangan otot yang diperlukan dalam orgasme. Menurut pengalaman Weston, kebanyakan wanita mempelajari orgasme pertamanya dengan membandingkan ketegangan yang dirasakannya dimulai dari kaki, bokong, dan perut.

Bukan lagi hal mengagetkan, wanita mengatakan bahwa kontraksi-kontraksi otot yang paling menggugah kenikmatan seks selama orgasme adalah di bawah area pelvis. Area tersebut adalah area otot yang sama saat Anda menekan kandung kemih untuk menghentikan aliran air seni (persis seperti latihan kegel).

Apa hubungan antara ketegangan sejumlah otot tersebut dengan orgasme? Kontraksi otot-otot selama Anda terangsang, dialirkan oleh darah ke seluruh tubuh, termasuk area genital. Tak heran jika the big O menghadirkan sensasi kesenangan luar biasa.

Tanamkan pikiran positif

Kunci keberhasilan rileksasi selama bercinta adalah otak. Selama berhubungan seks, Anda harus fokus merasakan sensasi-sensasi berbagai rangsangan.

Selama pergumulan, tanamkan dalam otak (mindset) bahwa Anda bisa orgasme. Tanamkan pikiran, "Saya bisa bercinta selama mungkin yang saya mau", atau "Rangsangan ini sangat hebat".

Pikiran positif tersebut akan mendorong hasrat seks Anda yang dikirimkan otak melalui saraf-saraf di seluruh tubuh. Jadi, jauhkan pikiran negatif sebelum dan selama bercinta agar orgasme itu menjadi mungkin.

Tugas Anda selanjutnya adalah selama berhubungan seks, Anda harus membuat otot-otot sensitif terhadap rangsangan dan biarkan pikiran Anda tidak bekerja. Teknik ini butuh latihan, tapi hasilnya sangat efektif.

Tak juga bisa orgasme? Terapi seks bisa membantu sebagian wanita yang mengalami kesulitan orgasme. Sementara untuk wanita lainnya, efek samping dari pengobatan penyakit yang tengah dijalani bisa menyebabkan masalah kesulitan orgasme. [detik]
Read More

Senin, 14 Desember 2009

Disfungsi Ereksi Dialami 15%-20% Pria Menikah

di 12.35 Label: Berita Kesehatan , Seksologi
Tips Kesehatan, Jakarta - Sebuah survei di Asia Pasifik mengungkap lebih dari separuh pria dan wanita mengaku kurang puas dengan kehidupan seksual mereka. Salah satu penyebabnya adalah gangguan ereksi pada pria.

Seks adalah kebutuhan biologis sekaligus hak asasi bagi setiap manusia. Kehidupan seksual yang bermutu tak sekedar kemampuan melakukan hubungan seks atau terpenuhinya kebutuhan seks, tak kalah penting adalah kepuasan seksual. Sayangnya, banyak pria dan wanita yang kesulitan menggapainya.

Sebuah penelitian bertajuk APSHOW (Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness) yang dilakukan pertengahan tahun lalu mendapati kenyataan bahwa 57 persen pria dan 64 persen wanita tidak merasa sangat puas dengan kehidupan seksual mereka.

Survei melibatkan 3.957 responden dari 13 negara kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia yang mengirimkan data responden sebanyak 328 pria dan 250 wanita. Responden dipilih dari kelompok usia 25-74 tahun dan aktif secara seksual (setidaknya pernah berhubungan seksual dalam setahun terakhir).

Salah satu temuan kunci dari penelitian yang dilakukan Harris Interactive dengan sponsor PT Pfizer Global Pharmaceuticals itu adalah perihal gangguan ereksi pada kaum Adam. Dilaporkan bahwasanya tingkat pencapaian kepuasan yang merujuk pada tingkat kekerasan ereksi merupakan kunci untuk mencapai kepuasan dalam kehidupan seksual, cinta dan kasih sayang, kehidupan berumah tangga dan penerimaan diri sebagai pasangan. Ini berlaku untuk semua pria dan wanita.

Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila SpAnd FAACS, mengungkapkan bahwa banyak kasus perceraian pada pasangan menikah yang berpangkal dari masalah seks yang tidak terungkap sebelumnya. Salah satu penyebab adalah disfungsi ereksi (DE), yakni ketidakmampuan pria mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan.

"Di Indonesia, diperkirakan 15 persen-20 persen pria menikah mengalami DE, mulai derajat ringan hingga berat," ujar Wimpie dalam diskusi media yang diselenggarakan PT Pfizer Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali itu menegaskan, penyebab terbanyak DE adalah masalah fisik seperti kolesterol tinggi atau mengidap penyakit terkait pembuluh darah semisal diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung koroner.

Bobot badan berlebih alias obesitas juga dapat memengaruhi sistim hormonal dan meningkatkan risiko DE. Adapun penyebab psikis misalnya adanya hambatan komunikasi, ketidakpengertian, maupun suasana monoton yang dapat memicu kejenuhan di antara pasangan menikah.

"Apapun penyebabnya, ini bukanlah berita baik. Masalah seks juga bukan DE semata, ada juga yang bermasalah dengan gairah, bangkitan seks, serta ejakulasi dini pada pria atau ketidakmampuan mencapai orgasme pada wanita," paparnya.

Menanggapi hasil APSHOW, psikolog yang juga pemerhati masalah hubungan komunikasi pasangan Zoya Amirin M Psi mengemukakan bahwa tingkat kepuasan seksual yang menurun karena masalah disfungsi ereksi bukan masalah di tempat tidur pasangan semata.

Kepuasan seksual juga bukan merupakan masalah pria saja karena wanita juga memiliki keinginan yang sama. "Kepuasan seksual memberikan rasa penghargaan dan penerimaan atas diri, kenyamanan dan rasa saling berbagi antar pasangan. Komunikasi yang terbuka merupakan kunci yang harus dijaga bersama," saran dia. Akan tetapi, sangat disayangkan bahwasanya hanya sedikit kasus DE yang terungkap dan mendapat penanganan medis yang tepat.

"Sekitar 13 persen penderita sudah tanggap informasi dan mau mencari pengobatan yang benar, sedangkan sebagian besar lainnya menutup diri karena tidak mengerti, malu, mengganggap bukan penyakit dan juga kemungkinan karena dokter yang menangani tidak siap," beber Wimpie yang prihatin karena pria DE biasanya kehilangan rasa percaya diri dan harga diri yang berakibat terganggunya kualitas hidup.

Mengingat banyaknya pria yang melakukan self-medication untuk mengatasi gangguan seksualnya, Wimpie mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memlih produk obat erektogenik ataupun produk yang mengatasnamakan herbal. "Banyak produk viagra yang palsu. Untuk obat herbal sendiri, tidak ada satupun obat herbal yang betul-betul murni herbal, yang efektif mengatasi DE," tandasnya.

Periksa Sendiri Kualitas Ereksi

Kekerasan ereksi menjadi penting karena terkait kepuasan seksual kedua belah pihak. Penis yang keras seluruhnya dan tegang sepenuhnya atau diilustrasikan seperti buah ketimun adalah kondisi ereksi yang ideal. Hal ini pulalah yang sesungguhnya didambakan para pria yang mengalami DE, yakni penis yang sepenuhnya keras dan tegang; kekerasan ereksi yang bertahan lama; kemampuan untuk memuaskan pasangan dan diri sendiri, serta kepercayaan diri.

Erection Hardness Score (EHS) yang dikembangkan oleh Pfizer berdasarkan temuan ahli, merupakan sarana pemeriksaan mandiri untuk mengevaluasi tingkat kekerasan ereksi pribadi dan pasangan. Untuk memudahkan, digunakan ilustrasi tapai, pisang, sosis dan ketimun, yang merujuk pada skala kekerasan ereksi 1-4. Skala 1 adalah tapai yang menggambarkan kondisi di mana penis membesar tapi tidak keras. Skala 2 yang diwakili pisang berarti penis keras, tetapi tidak cukup keras untuk melakukan penetrasi.

Sementara pada skala 3, penis cukup keras untuk melakukan penetrasi tetapi tidak sangat keras (suboptimal) atau diibaratkan seperti sosis. Adapun penis keras dan tegang secara sempurna adalah kondisi ereksi optimal.

Penelitian APSHOW menunjukkan bahwa pria dengan kekerasan ereksi optimal (EHS skala 4) lebih sering melakukan hubungan seksual, dan lebih merasa puas serta memiliki pola pikir yang positif atas kehidupan dibandingkan dengan pria yang hanya mencapai EHS skala 3 atau suboptimal. [okezone]
Read More

Selasa, 01 Desember 2009

Biar Sperma Sehat

di 20.47 Label: Seksologi
Bernie Zilbergeld, PhD, sex therapist dan pengarang buku The New Male Sexuality menyebutkan, sering kali kegagalan mendapatkan buah hati bukan karena kesalahan si wanita atau prianya yang kurang pandai bercinta, melainkan karena kondisi sperma yang kurang sehat. Karena itu, meski agak sulit untuk mengetahui apakah sperma sehat atau tidak, setidaknya beberapa hal berikut ini bisa membantu kita untuk menjaga agar sperma tetap berkualitas.

1. Berhentilah merokok

2. Berhentilah minum alkohol berlebihan

3. Jangan menggunakan celana dalam terlalu ketat. Carilah yang sedikit longgar dan hindari mandi dengan air terlalu panas supaya testikel Anda tetap dingin.

4. Tetap asup multivitamin sebagai antioksidan misalnya vitamin C, E, dan betakaroten. Bisa juga dengan banyak mengasup buah dan sayuran. Baik juga bila Anda minum multivitamin yang mengandung zinc sebanyak 20 mg setiap hari.

5. Hindari stres yang berkepanjangan. Sisihkan waktu Anda untuk bermeditasi, menyendiri, dan menikmati hidup Anda sendiri tanpa ada gangguan apa pun, entah itu musik, film, televisi, dan lain-lain.

6. Yakinkan diri bahwa minuman yang Anda asup aman terhadap berbagai bahan kimia yang bisa meracuni tubuh. Batasi asupan minuman ringan.

7. Batasi makanan berlemak. Jangan berlebihan mengasupnya tanpa imbangan serat.
Read More

Sabtu, 28 November 2009

Tips Agar Ereksi Dapat Bertahan Lama

di 16.00 Label: Kesehatan , Masalah Pria , Masalah Wanita , Seksologi , Tips Kesehatan
Tips Kesehatan, Jakarta - Sukses di ranjang, bukan melulu berkaitan dengan bentuk Mr Dick yang besar. Namun tergantung pada ereksi maksimal yang dapat memberikan kepuasan pada wanita.

Untuk dapat memberikan kepuasan pada pasangan, sebaiknya pria mengetahui apakah ia bisa atau tidak ereksi. Caranya dengan mulai belajar mengetahui cara-cara mencapai puncak ereksi maksimal dalam waktu yang lama.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar seorang pria bisa ereksi dalam waktu yang lumayan lama. Caranya? Simak paparan yang dilansir dari WebMD ini.

1. Asup Makanan Bergizi

Nutrisi yang bagus merupakan kunci untuk mendapatkan seks berlipat ganda. Karbohidrat, bermanfaat untuk membangun balok energi, yang esensial. Seksual kita membutuhkan makanan karbohidrat dan beragam dari jenis ini. Pasta dan roti merupakan sumber karbohidrat penuh. Anda juga perlu mengkonsumsi zat besi setiap hari.

Zat besi merupakan bahan vital dalam testosterone, cairan air mani dan sperma. Anda dapat menemukan sumber mineral ini dari seafood, kacang polong dan kacang-kacangan. Atau untuk lebih praktisnya Anda dapat membeli suplemen zat besi.

Hindari makan berlebih sebelum ML. Jika Anda makan malam berdua, jangan menyantap menu makanan dari daging dan minum anggur plus makanan penutup, setidaknya jika Anda berencana melakukan ML setelah acara makan malam. Usahakan menyantap makanan satu jam sebelum melakukan ML supaya proses pencernaan berjalan dengan sempurna.

2. Posisi Tepat

Posisi misionaris dan doggy style, memberikan keuntungan lebih pada pria, karena posisi ini memacu aliran darah dan memberikan ereksi yang tahan lama dan kuat. Jadi jangan lakukan posisi dimana wanita di atas pada sesi awal hubungan seksual. Sentakan gravitasinya akan mengeluarkan aliran darah dari ereksi Anda. Posisi wanita diatas juga membuatnya mengendalikan gerakan, ini bisa membuat pria kehilangan kontrol yang lebih baik pada penetrasi.

3. Kurangi Kepekaan Agar Tahan Lama

Cara klasik mengurangi kepekaan berlebih adalah menggunakan kondom. Tapi jika Anda tak ingin menggunakan kondom saat ML dengan pasangan, Anda dapat mencoba cara lain. Sesekali keluarkan Mr Dick dari Mrs V saat Anda merasa akan mencapai klimaks. Trik ini berguna mengalihkan pikiran Anda sejanak untuk menghindari ejakulasi terlalu awal, namun tak mengurangi kekuatan ereksi.

4. Simpan Kekuatan

Jangan membuat diri Anda kelelahan di sesi awal saat ML. Terlalu lelah disesi awal dapat mengakibatkan ereksi jadi lembek. Jadi ukur kekuatan Anda.

5. Hindari Sikap Gugup

Terlalu gelisah dan gugup justru dapat membuat ereksi Anda melembek. Namun sayangnya, seks seringkali berhubungan dengan hasil yang menggelisahkan, jika itu terkait dengan imej tubuh yang negatif. Seperti saat Anda pertama kali melakukan ML dengan pasangan, sudah tentu Anda dihantui kegelisahan. Sebaiknya temukan cara untuk membuat diri Anda merasa nyaman jika Anda dihinggapi rasa gugup saat hendak melakukan hubungan seksual.

6.Latihan Perut

Lakukan latihan perut. Gerakan ini memiliki andil dalam membantu otot perut Anda mempertahankan ereksi. Selain itu, dengan postur tubuh yang bagus percaya diri Anda semakin bertambah. Sekalian latihan perut, Anda juga bisa melakukan latihan kegel untuk Mr Dick. Meski hal ini tak terbukti dapat memperbesar ukurannya, tetapi bisa membantu mempertahankan ereksi berlangsung lebih lama.

7. Jangan Merokok dan Minum Beralkohol Berlebih

Merokok membuat sirkulasi darah jadi buruk, dan saat Anda ingin ML, sangat dibutuhkan aliran darah yang lancar. Jadi jika Anda ingin kehidupan seks yang selalu panas, ini sebuah alasan kuat untuk menghentikan kebiasaan merokok. Minuman beralkohol terlalu banyak juga berpengaruh pada prostat Anda. [inilah]

Read More

Jumat, 27 November 2009

Bagian Tubuh Pria Yang Paling Digilai Wanita

di 15.00 Label: Masalah Pria , Masalah Wanita , Seksologi , Seksualitas
Tips Kesehatan, Jakarta - Boleh dibilang sudah biasa jika lelaki memperhatikan bagian tubuh wanita. Tapi pernahkah terlintas dipikiran Anda bahwa kaum Hawa juga memikirkan bagian tubuh kaum Adam? Daya tarik yang menonjol dari seorang pria memang kerap diperhatikan wanita.

Berikut ini adalah sejumlah bagian tubuh pria yang kerap diperhatikan wanita:

1. Bokong
Bokong menduduki peringkat pertama bagian tubuh pria yang disukai kaum Hawa. Ini menunjukkan wanita tidak jauh berbeda dari pria. Beberapa wanita menyatakan mereka menyukai bokong berbentuk setengah bulan. Ada pula yang lebih senang dengan bentuk bokong sedikit berbelok.

2. Mister P
Survei mengungkapkan para wanita tidak mengkhususkan pada masalah ukuran alat vital pria, sepertinya pepatah size doesn’t matter masih berlaku. Tetapi yang lebih penting, banyak wanita menyebutkan daerah sekitar Mr. P sangat penting seperti; warna kulit Mr. P yang proporsional, tidak terlalu berurat, tidak terlalu pendek, tidak terlalu besar, tebal. Bukan cuma itu, yang kerap menarik perhatian kaum hawa adalah aroma Mr. P yang khas.

3. Perut
Tak dipungkiri, sebagian besar wanita menyenangi perut pria yang rata, apalagi jika perut yang berbentuk six packs. Kendati demikian, ada pula wanita yang tidak suka dengan perut yang berotot, tetapi perut yang rata lebih baik.

4. Pinggul
Wanita yang memiliki pinggul lebih kecil tampak lebih baik. Begitu pula pria di mata wanita. Ternyata, kaum Hawa juga senang melihat pria yang berpinggul sempit. Bagian ini termasuk yang paling penting. Betapa tidak? Pasalnya, hal ini sangat wanita sukai terutama untuk melakukan goyangan dan jepitan saat berhubungan intim.

5. Lidah
Salah satu bakat pria yang dikagumi wanita ialah kemampuan pria menggunakan lidahnya. Banyak wanita menyatakan bahwa lidah adalah otot terkuat dalam tubuh meskipun hal ini masih diperdebatkan. Selain dipakai saat melakukan oral seks, lidah pun digunakan untuk menyatakan cinta lewat ciuman hangat.

6. Otot Lengan
Otot lengan yang sedikit berisi tidak hanya menggambarkan kekuatan, pun mencerminkan perawatan yang baik. Terlebih, wanita senang melihat otot biceps dan triceps saat kaum Adam mengenakan sweater atau t-shirt yang agak ketat.

7. Dada
Semua pria umumnya menyukai wanita dengan sepasang payudara yang seksi. Wanita pun memiliki selera yang sama saat melihat dada pria. Terlebih, jika di dada seorang pria terdapat bulu-bulu halus penyebar virus libido. Sebagian besar wanita mengatakan mereka penasaran seperti apa dada di balik pakaian pria.

Perhatikan kembali daftar di atas, boleh jadi Anda termasuk salah satu pemikat wanita lantaran memiliki tubuh yang molek untuk dipandang. [liputan6]
Read More

Bugil untuk Pikat Wanita

di 14.00 Label: Seksologi , Seksualitas
Tips Kesehatan, Pangandaran - Melihat pasangan wanita tampil bugil, gairah Anda sudah pasti bangkit. Mengapa tak coba sebaliknya? Tahukah Anda para pria, bugil di hadapan wanita juga bisa menjadi pemicu untuk memanaskan pertempuran.

Anda perlu mengemas aktivitas ini semenarik mungkin. Pastinya pasangan tak kuasa menolak permintaan Anda dan menyukai aksi liar Anda kali ini. Agar aksi bugil kian memanas, ada beberapa hal yang bisa Anda pelajari dari Askmen, di antaranya:

Atur pencahayaan ruangan

Sebelum Anda melepaskan seluruh busana yang melekat pada tubuh, pastikan bahwa segala sesuatunya dalam kondisi oke, termasuk pencahayaan. Cahaya ruangan turut membangun suasana pergumulan. Untuk menciptakan kesan romantis, Anda bisa mengandalkan cahaya lilin beraroma afrodisiak. Keharumannya akan menguatkan gairah seks.

Tak perlu bugil seutuhnya

Pesan penting bagi kaum Adam, Anda tak perlu bugil seutuhnya untuk memancing keliaran pasangan. Jangan dulu melepaskan celana dalam yang membungkus "senjata" Anda. Biarkan pasangan yang melakukan untuk menggugah imajinasi dan membuatnya semakin penasaran.

Boxer ketat nan seksi

Anda bisa menggodanya dengan memamerkan boxer Anda yang ketat dan seksi. Sebab, banyak wanita yang memiliki fantasi liar, dan boxer sangat berguna dalam hal ini. Untuk itu, kenakan boxer ketat dan seksi sehingga pasangan bisa melihat sesuatu di balik celana dalam Anda yang siap membuatnya kian liar.

Ajak pasangan menari erotis

Ketika busana yang Anda kenakan telah ditanggalkan, jangan berhenti sampai di situ. Bangkitkan kembali gairah pasangan dengan memeluknya dari belakang sambil memberikan cumbuan mesra. Kemudian lanjutkan aksi panas dengan menari erotis berdua. Ajak pasangan meluapkan hasrat terpendamnya selama ini. [okezone]
Read More

Rajin Orgasme, Pria Bisa Panjang Umur?

di 10.56 Label: Masalah Pria , Seksologi
Tips Kesehatan, Pangandaran - Batas usia seseorang memang urusan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tapi, kalau dengan kehidupan seks indah hidup Anda secara keseluruhan bisa lebih berkualitas, siapa yang tidak mau?

"Ada beberapa faedah kesehatan yang didapat dari bercinta atau orgasme rutin," kata Yvonne K Fulbright PhD, penulis Pleasuring: The Secrets of Sexual Satisfaction. Sedikit di antaranya adalah tidur nyenyak dan nyeri PMS (pre-menstrual syndrome) reda.

Dikutip dari Cosmopolitan, banyak penelitian menegaskan bahwa pria yang orgasme dua kali atau lebih dalam seminggu usianya lebih panjang daripada pria yang orgasme lebih sedikit dari jumlah itu. Sementara untuk wanita belum ada penelitian tentang manfaat orgasme baginya.

Namun, penelitian lain menjelaskan bahwa wanita yang menikmati intercourse selama bercinta, usianya lebih panjang daripada mereka yang kurang menikmati sesi permainan seks.

Satu alasan bonus umur panjang yang didapat dari orgasme adalah dampak positifnya pada berbagai organ dan sistem tubuh. "Penelitian menunjukkan bahwa rutin melakukan aktivitas seksual menurunkan risiko kanker payudara," jelas Beverly Whipple PhD, co-author The Orgasm Answer Guide.

Bukti lain juga mengatakan, orgasme rutin melindungi tubuh dari serangan jantung dan menjaga kesehatan otak. "Magnetic resonance imagin (MRI) menampilkan otak wanita membutuhkan lebih banyak oksigen selama bercinta dibanding aktivitas lainnya. Jumlah ini sama dengan yang dibutuhkannya saat olahraga. Dengan kata lain, otak kita diberi nutrisi agar pikiran kita tetap tajam," tambah Barry Komisaruk PhD, co-author The Science of Orgasm.

Dengan bercinta, Anda pun membendung rasa nyeri. Beberapa kajian menunjukkan bahwa orgasme layaknya analgesik (obat penahan rasa sakit) alami yang membantu meredakan kejang perut saat PMS dan migren. Hormon-hormon yang bekerja selama mencapai klimaks juga berfungsi sebagai obat penenang, tambah Whipple. [okezone]
Read More

Kamis, 26 November 2009

Jarang Bercinta, Mr. Dick Bisa Susut

di 14.30 Label: Aneka Tips , Seksologi
Tips Kesehatan, Pangandaran - Waspada bagi pria lajang hingga usia 40 tahun-an dan jarang melakukan masturbasi. Alat kelamin yang jarang digunakan untuk aktivitas seks ternyata dapat mengalami penyusutan ukuran.

Ini terungkap berdasarkan penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine. Jika sampai usia 40 tahun tidak melakukan hubungan seks atau masturbasi, testis akan ikut menyusut. Penelitian ini dilakukan oleh Irwin Goldstein, MD, dari Alvarado Hospital, Amerika Serikat, seperti dikutip dari WebMD.

"Bila pria di usia 30-an saat ereksi ukuran penisnya mencapai 6 inci, di usia 60-70 tahun panjangnya hanya sekitar 5 inci," kata Goldstein.

Penyebab mengecilnya penis adalah karena berkurangnya elastisitas lapisan kolagen yang mengelilingi serabut bilik ereksi. Selain itu, penumpukan deposit lemak yang menyebabkan aliran darah ke penis terhambat adalah salah satu penyebab mengapa penis mengecil atau tampak mengecil, seperti yang dikeluhkan orang-orang obesitas.

Pernyataan yang diungkapkan oleh Irwin Goldstein, MD, dipertegas oleh Dr. Boyke Dian Nugraha, ginekolog dan seksolog kepada INILAH.COM

Menurut Dr.Boyke, semakin tua usia seseorang semakin tua pula organ-organ tubuhnya. Hal ini memang alamiah, begitu pula halnya dengan organ paling vital pada tubuh manusia yang akan mengalami penyusutan jika tidak sering digunakan.

Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi organ pun akan melemah. Otot-otot mulai mengendur, kulit mulai keriput dan tulang semakin rapuh. Tanpa kita sadari, alat vital manusia pun sebenarnya menyusut, bukan hanya karena bertambahnya usia saja, tapi karena jarang digunakan.

"Alat kelamin memang dapat menyusut karena faktor usia, tapi bisa juga menyusut kalau tidak pernah atau jarang digunakan. Pengecilan ini bukan terjadi pada alat kelamin saja, semua bagian tubuh manusia. Coba lihat orang-orang yang sudah tua, kaki dan tangannya jadi mengecil. Begitu juga alat kelamin pria maupun wanita," jelas Dr. Boyke.

Seperti pisau yang tidak pernah diasah, lama kelamaan bisa tumpul. Penis pria pun akan semakin mengecil jika tidak difungsikan.

"Kalau tidak sering digunakan, ya bisa menyusut juga, meski umurnya belum tua-tua amat," lanjutnya.

Yang jelas, tambah Boyke, pria yang sudah berusia lanjut dan masih melakukan seks dengan pasangannya akan memiliki penis yang lebih besar ketimbang mereka yang sudah jarang berhubungan intim.

"Coba saja cek pria-pria yang sudah berumur 60 tahun dan jarang melakukan seks dengan istrinya, pasti alat kelaminnya lebih kecil dibanding pria seumuran itu tapi masih melakukan seks," ungkap Boyke.

Kemampuan berhubungan seks pun akan semakin berkurang seiiring dengan perkembangan umur dan berkurangnya hormon testosteron dalam tubuh. Ini menyebabkan gejala andropause seperti mudah letih, lesu, rambut rontok, libido menurun, penis mengecil, bahkan bisa terjadi impotensi dan masalah sirkulasi darah.

Namun, meskipun sudah menurun, seks tetap bisa dinikmati pasangan usia lanjut.

"Ini hanya masalah keyakinan diri saja. Ada juga kok pasangan yang sudah 70 tahun lebih tapi masih senang melakukan hubungan seks. Oleh karena itu gunakan dan nikmatilah setiap kesempatan yang ada untuk melakukan hubungan seks dengan istri, atau bagi yang belum berpasangan tidak usah ragu melakukan maturbasi jika sudah tidak tahan. Jangan punya anggapan kebanyakan masturbasi bisa berbahaya, itu nggak bener. Jika ingin lebih aman, sebaiknya segerakanlah menikah," pungkas Dr. Boyke. [inilah]
Read More

5 Alasan Seks Pria Lebih Sehat

di 12.00 Label: Seksologi
Tips Kesehatan, Pangandaran - Sudah jadi fakta umum bahwa kebanyakan pria tidak butuh banyak alasan untuk bercinta. Namun, berapa banyak sebenarnya pria tahu fakta bahwa seks punya peran kunci dalam menjaga kesehatan tubuhnya?

Aktivitas seks rutin lebih dari sekadar rekreasi. Kesehatan seksual yang baik penting untuk memelihara kesehatan fisik, psikis, dan emosional.

Berikut lima manfaat seks bagi pria ditinjau dari segi kesehatan, seperti dikutip Askmen.

Membakar banyak kalori

Aktivitas intercourse memompa darah melalui peningkatan detak jantung dan membakar banyak kalori. Faktanya, 30 menit sesi bercinta bisa membakar sekira 85-200 kalori.

Jika Anda menghabiskan 30 menit bercinta setiap hari, maka bobot tubuh Anda bisa berkurang 10 pound (sekira 5 kilogram) bahkan lebih, melampaui latihan selama setahun. Kalau begitu faktanya, bukankah bercinta lebih menyenangkan ketimbang lari di treadmill?

Latihan kekuatan

Seks memacu peningkatan produksi testosterone yang bisa menguatkan tulang dan otot. Testosterone bertanggung jawab memelihara energi, mood, kesuburan, dan hasrat seks.

Seperti kita tahu, penurunan tingkat testosterone menjadi sebab andropause (menopause pada pria) yang berdampak pula pada penurunan libido, kelelahan berlebihan, dan depresi.

Mencegah kanker

Sejumlah kajian menunjukkan hasil bahwa pria yang ejakulasi secara rutin risiko terhadap kanker prostat menurun hingga 30 persen. Ejakulasi teratur, baik lewat intercourse maupun masturbasi, membantu mengalirkan prostat hingga pertumbuhan kanker prostat terhambat.

Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Sebuah studi dari Queens University menunjukkan hasil bahwa pria yang bercinta lebih dari tiga kali seminggu risikonya terhadap serangan jantung dan stroke terkurangi hingga 50 persen. Seks juga mampu menurunkan tekanan darah yang berdampak positif bagi kesehatan kardiovaskular.

Penyembuhan stres

Penurunan tekanan darah yang didapat dari bercinta membantu Anda keluar dari stres. Seks melepaskan hormon endorphins untuk membangkitkan mood baik dan meredakan kemarahan. Mengapa tak menutup hari yang penuh tekanan pekerjaan dengan bercinta? [okezone]
Read More

Minggu, 01 November 2009

Mengenal Gangguan Seksual

di 20.46 Label: Seksologi
Fungsi seksual, menurut pakar seksologi Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAACS dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali, dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikis. Kalau kedua faktor ini baik, fungsi seksual juga baik.

Yang dimaksud dengan faktor fisik adalah ada tidaknya penyakit, pola hidup sehat, atau ada tidaknya pengobatan yang didapat untuk mendukung fungsi organ tubuh. Sementara itu, faktor psikis misalnya stres, kejenuhan, dan suasana hubungan pribadi dengan pasangan.

Nah, apa saja gangguan seksual yang kerap terjadi?

1. Pada wanita:
- Gangguan dorongan seksual, misalnya dorongan seksual hipoaktif dan ketidaksenangan terhadap aktivitas seksual.

- Gangguan bangkitan seksual, yaitu pelendiran vagina yang kurang meskipun sudah dalam keadaan cukup terangsang.

- Tidak bisa atau sulit untuk mencapai orgasme saat berhubungan seksual.

- Rasa sakit atau tidak nyaman di kelamin dan sekitarnya setiap kali berhubungan seksual.

2. Pada pria:
- Gangguan dorongan seksual, misalnya akibat penyakit fisik atau psikis.

- Disfungsi ereksi, misalnya karena menderita diabetes melitus.

- Gangguan ejakulasi, yaitu ejakulasi dini atau justru ejakulasi yang terhambat.

- Gangguan orgasme, yaitu tidak bisa merasakan orgasme.

Berikut beberapa kiat mencegah gangguan fungsi seksual yang ditawarkan Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And:

1. Selalu ingat bahwa kehidupan seksual adalah milik bersama dan dibina bersama pasangan.

2. Bersikap dan bicaralah secara terbuka apa adanya.

3. Jaga kesehatan tubuh dan jiwa.

4. Hindari gaya hidup tak sehat, misalnya rokok, stres, kurang tidur, pola makan tidak baik, dan tidak berolahraga.

5. Jangan tergoda untuk menggunakan obat/ramuan yang tidak jelas isi dan indikasinya.

6. Jagalah keseimbangan antara kesibukan dan rileksasi.

7. Selalu usahakan untuk memiliki waktu khusus hanya berdua bersama pasangan.

8. Jangan melakukan hubungan seksual sebagai hal yang rutin.
Read More
Postingan Lama Beranda
Lihat versi seluler
Langganan: Postingan ( Atom )
 photo banner300x250-biru.gif

Blog Archive

  • 2016 (1)
    • 09/18 - 09/25 (1)
      • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0...
  • 2015 (10)
    • 10/11 - 10/18 (1)
    • 09/13 - 09/20 (1)
    • 09/06 - 09/13 (1)
    • 07/05 - 07/12 (1)
    • 05/17 - 05/24 (6)
  • 2014 (1)
    • 04/13 - 04/20 (1)
  • 2012 (770)
    • 02/19 - 02/26 (5)
    • 02/12 - 02/19 (10)
    • 02/05 - 02/12 (4)
    • 01/29 - 02/05 (27)
    • 01/22 - 01/29 (88)
    • 01/15 - 01/22 (101)
    • 01/08 - 01/15 (169)
    • 01/01 - 01/08 (366)
  • 2011 (4477)
    • 12/25 - 01/01 (336)
    • 12/18 - 12/25 (62)
    • 12/11 - 12/18 (70)
    • 12/04 - 12/11 (77)
    • 11/27 - 12/04 (40)
    • 11/20 - 11/27 (67)
    • 11/13 - 11/20 (198)
    • 11/06 - 11/13 (187)
    • 10/30 - 11/06 (340)
    • 10/23 - 10/30 (32)
    • 10/16 - 10/23 (109)
    • 10/09 - 10/16 (80)
    • 08/14 - 08/21 (75)
    • 08/07 - 08/14 (81)
    • 07/31 - 08/07 (82)
    • 07/24 - 07/31 (65)
    • 07/17 - 07/24 (91)
    • 07/10 - 07/17 (47)
    • 07/03 - 07/10 (44)
    • 06/26 - 07/03 (53)
    • 06/19 - 06/26 (59)
    • 06/12 - 06/19 (47)
    • 06/05 - 06/12 (65)
    • 05/29 - 06/05 (63)
    • 05/22 - 05/29 (77)
    • 05/15 - 05/22 (115)
    • 05/08 - 05/15 (65)
    • 05/01 - 05/08 (104)
    • 04/24 - 05/01 (45)
    • 04/17 - 04/24 (70)
    • 04/10 - 04/17 (134)
    • 04/03 - 04/10 (72)
    • 03/27 - 04/03 (18)
    • 03/20 - 03/27 (47)
    • 03/13 - 03/20 (68)
    • 03/06 - 03/13 (40)
    • 02/27 - 03/06 (56)
    • 02/20 - 02/27 (77)
    • 02/13 - 02/20 (76)
    • 02/06 - 02/13 (198)
    • 01/30 - 02/06 (194)
    • 01/23 - 01/30 (132)
    • 01/16 - 01/23 (196)
    • 01/09 - 01/16 (202)
    • 01/02 - 01/09 (121)
  • 2010 (2535)
    • 12/26 - 01/02 (156)
    • 12/19 - 12/26 (65)
    • 12/12 - 12/19 (73)
    • 12/05 - 12/12 (84)
    • 11/28 - 12/05 (80)
    • 11/21 - 11/28 (68)
    • 11/14 - 11/21 (63)
    • 11/07 - 11/14 (50)
    • 10/31 - 11/07 (50)
    • 10/24 - 10/31 (36)
    • 10/17 - 10/24 (58)
    • 10/10 - 10/17 (35)
    • 10/03 - 10/10 (31)
    • 09/26 - 10/03 (21)
    • 09/19 - 09/26 (26)
    • 09/12 - 09/19 (55)
    • 09/05 - 09/12 (65)
    • 08/29 - 09/05 (33)
    • 08/22 - 08/29 (70)
    • 08/15 - 08/22 (45)
    • 08/08 - 08/15 (35)
    • 08/01 - 08/08 (37)
    • 07/25 - 08/01 (27)
    • 07/18 - 07/25 (19)
    • 07/11 - 07/18 (30)
    • 07/04 - 07/11 (56)
    • 06/27 - 07/04 (28)
    • 06/20 - 06/27 (22)
    • 06/13 - 06/20 (30)
    • 06/06 - 06/13 (21)
    • 05/30 - 06/06 (5)
    • 05/16 - 05/23 (6)
    • 05/09 - 05/16 (29)
    • 05/02 - 05/09 (59)
    • 04/25 - 05/02 (28)
    • 04/18 - 04/25 (38)
    • 04/11 - 04/18 (70)
    • 04/04 - 04/11 (59)
    • 03/28 - 04/04 (65)
    • 03/21 - 03/28 (89)
    • 03/14 - 03/21 (218)
    • 03/07 - 03/14 (95)
    • 02/28 - 03/07 (135)
    • 02/21 - 02/28 (102)
    • 01/03 - 01/10 (68)
  • 2009 (1652)
    • 12/27 - 01/03 (36)
    • 12/20 - 12/27 (22)
    • 12/13 - 12/20 (100)
    • 12/06 - 12/13 (45)
    • 11/29 - 12/06 (24)
    • 11/22 - 11/29 (22)
    • 11/15 - 11/22 (19)
    • 11/08 - 11/15 (28)
    • 11/01 - 11/08 (11)
    • 10/25 - 11/01 (17)
    • 10/18 - 10/25 (38)
    • 10/11 - 10/18 (33)
    • 10/04 - 10/11 (15)
    • 09/27 - 10/04 (21)
    • 09/20 - 09/27 (7)
    • 09/13 - 09/20 (84)
    • 09/06 - 09/13 (35)
    • 08/30 - 09/06 (48)
    • 08/23 - 08/30 (118)
    • 08/16 - 08/23 (26)
    • 08/09 - 08/16 (34)
    • 08/02 - 08/09 (35)
    • 07/26 - 08/02 (31)
    • 07/19 - 07/26 (14)
    • 07/12 - 07/19 (16)
    • 07/05 - 07/12 (28)
    • 06/28 - 07/05 (26)
    • 06/21 - 06/28 (76)
    • 06/14 - 06/21 (26)
    • 06/07 - 06/14 (21)
    • 05/31 - 06/07 (43)
    • 05/24 - 05/31 (38)
    • 05/17 - 05/24 (26)
    • 05/10 - 05/17 (52)
    • 05/03 - 05/10 (15)
    • 04/26 - 05/03 (38)
    • 04/19 - 04/26 (32)
    • 04/12 - 04/19 (22)
    • 04/05 - 04/12 (20)
    • 03/29 - 04/05 (40)
    • 03/22 - 03/29 (43)
    • 03/15 - 03/22 (18)
    • 03/08 - 03/15 (14)
    • 03/01 - 03/08 (22)
    • 02/22 - 03/01 (12)
    • 02/15 - 02/22 (9)
    • 02/08 - 02/15 (11)
    • 02/01 - 02/08 (19)
    • 01/25 - 02/01 (37)
    • 01/18 - 01/25 (21)
    • 01/11 - 01/18 (33)
    • 01/04 - 01/11 (31)
  • 2008 (700)
    • 12/28 - 01/04 (13)
    • 12/21 - 12/28 (9)
    • 12/14 - 12/21 (57)
    • 12/07 - 12/14 (5)
    • 11/30 - 12/07 (18)
    • 11/23 - 11/30 (33)
    • 11/16 - 11/23 (31)
    • 11/09 - 11/16 (23)
    • 11/02 - 11/09 (18)
    • 10/26 - 11/02 (11)
    • 10/19 - 10/26 (15)
    • 10/12 - 10/19 (13)
    • 10/05 - 10/12 (25)
    • 09/28 - 10/05 (2)
    • 09/21 - 09/28 (14)
    • 09/14 - 09/21 (19)
    • 09/07 - 09/14 (43)
    • 08/31 - 09/07 (3)
    • 08/24 - 08/31 (33)
    • 08/17 - 08/24 (65)
    • 08/10 - 08/17 (4)
    • 08/03 - 08/10 (26)
    • 07/27 - 08/03 (6)
    • 07/20 - 07/27 (19)
    • 07/13 - 07/20 (18)
    • 07/06 - 07/13 (60)
    • 06/29 - 07/06 (53)
    • 06/22 - 06/29 (49)
    • 06/15 - 06/22 (11)
    • 06/08 - 06/15 (4)

Popular Posts

  • Transkultural dalam Keperawatan
    Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
  • Review Blog Keperawatan
    Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
  • Hubungan Usia Terhadap Perdarahan Post Partum Di RSUD
    KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
  • PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM
    PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
  • PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS
    PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
  • Diagnosa Keperawatan Aktual
    Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
  • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0-1 TAHUN DI BPS XXXX
    Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
  • PATHWAY HEMATEMESIS MELENA
    Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
  • Ikterus
    DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
  • Gangguan Masalah Eliminasi ALVI
    Gangguan Masalah Eliminasi ALVI Konstipasi Konstipasi merupakan keadaan individu yang mengalami atau berisiko tinggi mengalami stasis usus b...

Statistik

© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates