Jumat, 03 Juni 2011
LAPORAN PENDAHULUAN POST PARTUS FISIOLOGIS
A. Pengertian Post Partum
Post partum adalah masa pulih kembali, mulai dari persalinan kembali sampai alat-alat kandungan kembali seperti sebelum hamil. Lama masa nifas ini yaitu 6 – 8 minggu (Mochtar, 1998). Akan tetapi seluruh alat genital akan kembali dalam waktu 3 bulan (Hanifa, 2002). Selain itu masa nifas / purperium adalah masa partus selesai dan berakhir setelah kira-kira 6 minggu (Mansjoer et.All. 1993).
Post portum / masa nifas dibagi dalam 3 periode (Mochtar, 1998) :
1. Puerperium dini yaitu kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan-jalan.
2. Purperium intermedial yaitu kepulihan menyeluruh alat-alat genetalia yang lamanya mencapainya 6 – 8 minggu.
3. Remote puerperium yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil / waktu persalinan mempunyai komplikasi.
B. Perubahan fisiologis dalam masa nifas
Masa nifas merupakan masa kembalinya organ-organ reproduksi seperti sedia kala sebelum hakil, sehongga pada masa nifas banyak sekali perubahan-perubahan yang terjadi, diantaranya :
1. Perubahan dalam system reproduksi
a. Perubahan dalam uterus/rahim (involusi uterus)
b. Involusi tempat plasenta
c. Pengeluaran lochea
d. Perubahan pada perineum, vulva, dan vagina
2. Laktasi / pengeluaran Air Susu Ibu
Selama kehamilan horman estrogen dan progesterone menginduksi perkembangan alveolus dan duktus lactiferas dari dalam mamae dan juga merangsang kolostrum sesudah kelahiran bayi ketika kadar hormone esdtrogen menurun memungkinkan terjadinya kenaikan kadar hormone prolaktin dan produksi ASI pun dimulai.
3. Perubahan system Pencernaan
Wanita mungkin menjadi lapar dan siap makan kembali dalam 1 jam atau 2 jam setelah melahirkan. Konstipasi dapat terjadi pada masa nifas awal dikarenakan kekurangan bahan makanan selama persalinan dan pengendalian pada fase defekasi.
4. Perubahan system perkemihan
Pembentukan air seni oleh ginjal meningkat, namun ibu sering mengalami kesukaran dalam buang air kecil, karena :
- Perasaan untuk ingin BAK ibu kurang meskipun bladder penuh
- Uretra tersumbat karena perlukaan/udema pada dindingnya akibat oleh kepala bayi
- Ibu tidak biasa BAK dengan berbaring
5. Penebalan Sistem Muskuloskeletal
Adanya garis-garis abdomen yang tidak akan pernah menghilang dengan sempurna. Dinding abdomen melunak setelah melahirkan karena meregang setelah kehamilan. Perut menggantung sering dijumpai pada multipara.
6. Perubahan Sistem Endokrin
Kadar hormone-hormon plasenta, hormone plasenta laktogen (hpl) dan chorionia gonadotropin (HCG), turun dengan cepat dalam 2 hari, hpl sudah tidak terdeteksi lagi. Kadar estrogen dan progesterone dalam serum turun dengan cepat dalam 3 hari pertama masa nifas. Diantara wanita menyusui, kadar prolaktin meningkat setelah bayi disusui.
7. Perubahan Tanda-tanda Vital
Suhu badan wanita in partu tidak lebih dari 37,20C. Setelah partus dapat naik 0,50C dari keadaan normal, tetapi tidak melebihi 38,00C sesudah 12 jam pertama melahirkan. Bila >38,00C mungkin ada infeksi. Nadi dapat terjadi bradikardi, bila takikardi dan badan tidak panas dicurigai ada perdarahan berlebih/ada vitrum korelis pada perdarahan. Pada beberapa kasus ditemukan hipertensi dan akan menghilang dengan sendirinya apabila tidak ada penyakit-penyakit lain dalam kira-kira 2 bulan tanpa pengobatan.
8. Perubahan system kardiovaskuler
Sistem kardiovaskuler pulih kembali ke keadaan tidak hamil dalam tempo 2 minngu pertama masa nifas. Dalam 10 hari pertama setelah melahirkan peningkatan factor pembekuan yang terjadi selama kehamilan masih menetap namun diimbangi oleh peningkatan aktifitas fibrinolitik.
9. Perubahan Sistem Hematologik
Leukocytosis yang diangkat sel-sel darah putih berjumlah 15.000 selama persalinan, selanjutnya meningkat sampai 15.000 – 30.000 tanpa menjadi patologis jika wanita tidak mengalami persalinan yang lama/panjang.
Hb, HCT, dan eritrosit jumlahmya berubah-ubah pada awal masa nifas.
10. Perubahan Psikologis Postpartum
Banyak wanita dalam minggu pertama setelah melahirkan menunjukkan gejala-gejala depresi ringan sampai berat.
C. Tanda-tanda bahaya post partum
o Perdarahan vagina yang hebat atau tiba-tiba bertambah banyak
o Pengeluaran vagina yang baunya menusuk
o Rasa sakit di bagian bawah abdomen atau punggung
o Sakit kepala terus-menerus, nyeri ulu hati, atau masalah penglihatan
o Pembengkakan di wajah/tangan
o Demam, muntah, rasa sakit waktu BAK, merasa tidak enak badan
o Payudara yang berubah menjadi merah, panas, dan atau terasa sakit
o Kehilangan nafsu makan dalam waktu yang sama
o Rasa sakit, merah, lunak, dan pembengkakan di kaki
o Merasa sedih, merasa tidak mampu mengasuh sendiri bayinya/diri sendiri
o Merasa sangat letih/nafas terengah-engah
D. Perawatan Post Partum
Perawatan post partum dimulai sejak kala uri dengan menghindarkan adanya kemungkinan perdarahan post partum dan infeksi. Bila ada laserasi jalan lahir atau luka episiotomi, lakukan penjahitan dan perawatan luka dengan baik. Penolong harus tetap waspada sekurang-kurangnya 1 jam post partum, untuk mengatasi kemungkinan terjadinya perdarahan post partum. Delapan jam post partum harus tidur telentang untuk mencegah perdarahan post partum. Sesudah 8 jam, pasien boleh miring ke kanan atau ke kiri untuk mencegah trombhosis. Ibu dan bayi dapat ditempatkan dalam satu kamar. Pada hari seterusnya dapat duduk dan berjalan. Diet yang diberikan harus cukup kalori, protein, cairan serta banyak buah-buahan. Miksi atau berkemih harus secepatnya dapat dilakukan sendiri, bila pasien belum dapat berkemih sendiri sebaiknya dilakukan kateterisasi. Defekasi harus ada dalam 3 hari post partum. Bila ada obstipasi dan timbul komprestase hingga vekal tertimbun di rektum, mungkin akan terjadi febris. Bila hal ini terjadi dapat dilakukan klisma atau diberi laksan per os. Bila pasien mengeluh adanya mules, dapat diberi analgetika atau sedatif agar dapat istirahat. Perawatan mamae harus sudah dirawat selama kehamilan, areola dicuci secara teratur agar tetap bersih dan lemas, setelah bersih barulah bayi disusui.
E. Pathways
![]()
![]()
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
F. Diagnosa Keperawatan
1. Gangguan rasa nyaman, nyeri akut b/d trauma perineum, proses kelahiran, payudara bengkak, dan involusi uterus
2. Kurang pengetahuan tentang manejemen laktasi dan perawatan bayi b/d kurangnya informasi
3. Kurangnya pengetahuan tentang perawatan post partum b/d kurangnya informasi
G. Intervensi
Beberapa diagnosa keperawatan yang mungkin ditemukan pada klien perdarahan post partum menurut prioritas dan rencana keperawatannya adalah :
a. Gangguan rasa nyaman, nyeri akut berhubungan dengan trauma perineum, proses kelahiran, payudara bengkak, dan involusi uterus (Carpenito, 1997).
Tujuan :
Setelah dilakukan tindakan keperawatan diharapkan nyeri berkurang atau hilang dengan kriteria hasil : pasien tidak mengeluh nyeri, ekspresi wajah tenang, skala nyeri dalam batas normal (2-3).
Intervensi keperawatan :
1. Berikan individu kesempatan untuk beristirahat.
Rasional: meningkatkan relaksasi
2. Ajarkan tindakan non infasif, seperti relaksasi.
Rasional: menurunkan tekanan vaskuler serebral
3. Kaji skala nyeri.
Rasional: mengidentifikasi tingkat nyeri
4. Ajarkan metode distraksi selama muncul nyeri akut.
Rasional: menurunkan tekanan vaskuler serebral
5. Beri posisi yang nyaman pada pasien.
Rasional: meningkatkan relaksasi/meminimalkan stimulus
6. Kolaborasi pemberian analgetik.
Rasional: menurunkan/mengotrol nyeri dan menurukan sitem saraf simpatis
b. Kurangnya pengetahuan tentang manajemen laktasi dan perawatan bayi berhubungan dengan kurangnya informasi (Carpenito, 1997).
Tujuan :
Pasien mengerti tentang manajemen laktasi dan perawatan bayi dengan kriteria hasil pasien mampu menjelaskan kembali mengenai informasi yang telah diberikan.
Intervensi keperawatan :
1. Kaji pengetahuan dan pengalaman menyusui, koreksi mitos dan kesalahan informasi.
2. Kaji tingkat pengetahuan klien tentang perawatan bayi yaitu perawatan tali pusat dan perawatan payudara.
3. Jelaskan mengenai gizi waktu menyusui.
4. Kaji respon klien dalam menerima pendidikan kesehatan.
5. Minta klien untuk menjelaskan kembali informasi yang telah diberikan.
c. Kurangnya pengetahuan tentang perawatan post partum berhubungan dengan kurangnya informasi (Tucker, 1993).
Tujuan :
Setelah dilakukan tindakan keperawatan klien dapat mengungkapkan pemahaman tentang perawatan diri post partum.
Intervensi keperawatan :
1. Anjurkan klien untuk menghindari coitus selama 4 – 6 minggu / sesuai anjuran dokter.
2. Demonstrasikan perawatan payudara dan ekspresi manual bila ibu menyusui.
3. Tekankan pentingnya diet nutrisi.
4. Anjurkan pasien untuk menghindari mengangkat apapun yang lebih berat dan bayi selama 2 -3 minggu.
5. Jelaskan perlunya dengan cermat pada bagian perineal.
6. Jelaskan ke klien untuk menghindari konstipasi.
7. Diskusikan gejala untuk dilaporkan kepada dokter.
8. Jelaskan bahwa lokhea dapat berlanjut selama 3 – 4 minggu perubahan dari merah menjadi coklat sampai putih.
9. Beritahu menstruasi akan kembali 6 – 8 minggu setelah perawatan.
10. Tekankan pentingnya rawat jalan terus menerus termasuk pemeriksaan post pasca partum.
11. Perawatan vagina/vulva hygien
DAFTAR PUSTAKA
1. Badan Penerbit Universitas Diponegoro (1991). Pelatihan Gawat Darurat Prenatal. Semarang : CV. Grafika Karya.
2. Carpenito, L. J. (1997). Hand Book of Nursing Diagnosis. Edisi VI. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran, EGC.
3. DEPKES RI Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Jakarta (1995). Pencegahan dan Penanganan Perdarahan Pasca Persalinan. Jakarta : DEPKES RI
4. Doenges, M. E. (1999). Nursing Care Plans, Guidelines for Planning and Documentating Patient Care. Edisi III. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran, EGC.
5. Long, Barbara. C (1996). Essential of Medical Surgical Nursing. Cetakan I. Penerbit CV. Mosby Company, St. Louis, USA
Cara Menambah/Manaikkan Berat Badan Secara Sehat Tanpa Efek Samping
Untuk menambah berat badan secara sehat, resepnya adalah ( untuk pria ) berolah raga, khusus yang masih mempunyai tenaga lebih adalah vitnes (dapat menambah nafsu makan), makan yang banyak(Berprotein tinggi) dan istirahat yang cukup. Berdasarkan pengalaman, dalam masa 3 bulan secara rutin maka, berat badan akan bertambah 3 kg s/d 5 kg tidak begitu kelihatan namun bentuk tubuh sudah bisa berubah 25 %>>>>>> selamat mencoba (untuk wanita tunggu aja).
sumber: organisasi dot org
7 Hal yang Tidak Disukai Dokter dari Pasien
Sebagai pasien pasti ada beberapa hal yang membuat seseorang penasaran dengan berbagai sikap yang ditunjukkan oleh seorang dokter. Terkadang sikap dokter ini membuat pasien berpikir apakah ada hal yang membuat dokter tidak suka dengannya.Hubungan antara dokter dan pasien memang terkadang terlihat aneh dan tidak seperti yang dibayangkan. Bisa dibilang dokter adalah orang yang paling tahu mengenai diri Anda dan beberapa rahasia kecil. Tapi sebagai pasien, sulit menebak apa yang dokter pikirkan mengenai dirinya, seperti saat dokter mengangkat alis atau berbisik pelan "Hemmm".
Ada 7 hal yang sebaiknya pasien perhatikan saat ke dokter seperti dikutip dari Health, yaitu:
1. Jangan selalu menduga-duga penyakit sendiri.
Banyak pasien yang mengatakan, 'dok sepertinya saya kena penyakit XX', yang menyimpulkan hanya berdasarkan ciri fisik saja, padahal mendeteksi penyakit tidak sama dengan membeli baju.
2. Jangan menunda untuk cerita hal yang penting.
Banyak pasien yang baru mengungkapkan sesuatu yang penting saat dokter tersebut sudah berjalan menjauhinya dengan kalimat awal "Ngomong-ngomong dok,...". Dokter tidak suka dengan hal tersebut, katakan saja semuanya secara langsung dan jujur.
3. Lupakan apa yang dilihat di iklan atau televisi.
Terkadang pasien ingin melakukan suatu tes karena melihat iklan di televisi atau media cetak. Padahal dokter hanya menginginkan pasiennya melakukan tes yang memang benar-benar dibutuhkannya.
4. Jangan khawatir dengan kondisi tubuh Anda.
Pasien seringkali meminta maaf pada dokter mengenai kondisi kuku, kaki atau apapun. Hal ini tidak perlu dilakukan karena dokter tidak peduli dengan kuku yang belum dipotong atau hal lainnya yang tidak berhubungan dengan kesehatan.
5. Bersikaplah jujur tentang seberapa sering Anda olahraga.
Saat dokter bertanya mengenai apakah Anda aktif, banyak pasien menjawab bahwa dirinya sangat aktif. Tapi setelah ditelusuri ternyata tidak seaktif yang diperkirakan. Dokter menginginkan Anda menjawab pertanyaannya secara jujur dan tidak perlu berbohong.
6. Jangan meminta pendapat kedua yang bukan dari dokter.
Banyak pasien yang bercerita pada dokter bahwa dirinya mendapat masukan lain tapi bukan dari dokter. Memang bagus mendengarkan pendapat orang lain, tapi dokter kurang menyetujui jika pendapat tersebut berasal bukan dari seorang dokter.
7. Ketahui fakta yang sebenarnya.
Dokter selalu terkejut dengan pemikiran orang-orang yang mengatakan obat A bisa menimbulkan efek samping. Karena itu lebih baik tanyakan langsung dengan dokter mengenai segala efek samping yang mungkin ditimbulkan.
Jika dokter mengangkat alis, mengerutkan kening atau berbisik sesuatu, kemungkinan ada salah satu hal di atas yang Anda lakukan. (sumber: detik.com)
4 Tips Menghilangkan Kebiasaan Makan yang Buruk
- Kenali Makanan yang Anda Suka
Larangan makan makanan tertentu justru akan membuat Anda lebih bernafsu dan penasaran mencuri kesempatan untuk memakannya. Jika Anda kesulitan menahan nafsu makan, cobalah untuk mengatur makanan apa yang harus Anda makan. Jika Anda ingin makan es krim, cobalah gantikan dengan makan buah, roti gandum, yogurt rendah lemak dan gula, dan lain-lain. Atau jika Anda benar-benar tidak bisa menahan untuk tidak memakannya, coba kurangi porsinya secara bertahap setiap hari. - Alihkan Nafsu Makan Anda
Nafsu makan berlebih adalah musuh utama setiap orang yang memiliki kebiasaan makan yang kurang baik. Salah satu cara untuk mengalihkan perhatian otak adalah dengan aroma-aroma seperti peppermint dan eucalyptus untuk merangsang relaksasi. Atau bisa menggunakan lilin dan rempah-rempah aroma terapi lainnya. - Libatkan Otak Anda
Jauhkan diri Anda dari pikiran tentang makanan yang mendominasi dengan melakukan aktivitas yang melibatkan otak untuk mengalihkan perhatian seperti membaca buku, menulis di halaman blog pribadi atau bahkan bermain game. Hal ini akan membuat pikiran Anda bebas dari makan, makan, dan makan di waktu senggang! - Buat Perjanjian Dengan Diri Sendiri
Ya, Anda harus membuat perjanjian dengan diri sendiri untuk menghindar dari makanan yang tidak baik. Contohnya tanamkan dalam diri Anda bahwa Anda akan mencoba untuk mengendalikan nafsu makan dengan menjaga porsi makanan yang tidak berlebihan. Jika hari ini Anda mengkonsumsi coklat, pastikan Anda menghindarinya di hari berikutnya.
10 Tips Singkat Pola Hidup Sehat
Setiap orang tentu ingin hidup dengan pola yang sehat, namun kadang-kadang hal itu sulit terlaksana karena berbagai situasi yang kurang memungkinkan. Nah jika Anda termasuk orang yang ingin hidup sehat tapi tidak ingin repot, mengapa tidak mencoba hal-hal berikut?
Dari membersihkan gigi secara benar sampai mengurangi resiko penyakit jantung, tidak ada kegiatan yang sulit. Semua dapat dilakukan dengan sederhana dalam waktu yang singkat. Yang Anda perlukan hanya sedikit waktu dan ketekunan dalam melaksanakannya.
1.Minum segelas juice buah-buahan
Orang dewasa dianjurkan makan lima kerat buah-buhan dan sayuran setiap hari sebagai bagian peyeimbang diet, tetapi banyak diantara kita sulit untuk memenuhi target tersebut. Satu cara mudah untuk setidaknya satu bagian adalah minum segelas juice buah-buahan.
2. Membersihkan gigi secara teratur
Untuk meyakinkan Anda membuang semua ganguan gigi, cobalah gunakan obat kumur atau benang pada gigi setelah membersihkannya. Anda perlu mengganti sikat gigi setiap tiga bulan untuk meyakinkan sikat gigi masih bekerja dengan baik.
3. Minum teh
Selain memberikan Anda banyak iatirahat yang diperlukan, menyisihkan waktu untuk minum secangkir teh dapat melindungi Anda dari penyakit jantung dan kanker.
4. Berbicara dengan binatang pairaan
Walaupun terdengar agak aneh, menurut para ahli dalam Konferensi Internasional Human-Animal Interaction yang digelar beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ada banyak cara dimana binatang piaraan dapat membantu meningkatkan kesehatan.
5. Duduk di kursi dengan baik
Di Inggris, 180 juta waktu kerja terbuang akibat sakit pinggang, yang disebabkan karena duduk di kursi dengan standar kelayakan yang tidak cukup baik.
6. Bernapas yang dalam
Dengan bernapas dalam, Anda dapat menarik banyak oksigen dalam darah. Ini akan mengobati ketegangan dan mempertajam kesadaran umum ketika otak Anda sedang disuplai dengan oksigen segar. Ini juga dapat menenangkan saraf-saraf dan menurunkan denyut jantung.
7. Menonton film lucu
Tak seorangpun menyangkal bahwa tertawa dapat membuat perasaan menjadi bahagia dan banyak bukti menunjukkan tertawa sebenarnya dapat meningkatkan kesehatan.
8. Menelepon teman
Di samping sebagai sumber gosip, teman juga dapat memiliki pengaruh menguntungkan pada kesehatan karena Anda dapat berbagi cerita dengan mereka sehingga mengurangi beban yang ada.
9. Merenggangkan otot selama olahraga
Untuk meyakinkan Anda merenggangkan otot di antara setiap olahraga, biasakanlah untuk merentangkan otot selama 20 detik ketika Anda berganti dari satu alat senam ke alat senam yang lain.
10. Merawat kaki
Anda harus membasuh kaki setiap hari dengan air sabun hangat, kemudian keringkan secara menyeluruh, terutama di antara jari. Jika Anda menemukan kulit keras pada kaki, hilangkan perlahan-lahan dengan batu apung, tetapi lakukan hanya sekali seminggu.
Sumber : Astaga
Teh Lebih Baik Daripada Air Putih?
Kamis, 02 Juni 2011
Bahaya Minuman Berenergi Bagi Anak-anak
Menurut para Dokter mengatakan bahwa seharusnya orang tua jangan memberi anak-anak mereka minumam berenergi,karena kandungan tingkat kofiennya sangat berbahaya.Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Paediatrics menemukan minuman berenergi mengandung hingga 14 kali lebih banyak kafein dari minuman ringan lainnya. Maka, kandungan ini bisa dianggap sebagai 'racun' untuk anak-anak.
Peringatan terhadap minuman berenergi dan olahraga menyatakan bahwa mereka mengandung kalori ekstra yang kebanyakan tidak dapat dibakar . Minuman berenergi juga mengandung gula yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.
Mereka meminta orang tua untuk lebih memberikan air putih pada anak-anak mereka. Air putih diklaim sebagai minuman terbaik untuk sebagian besar anak-anak yang melakukan aktivitas fisik rutin.
Minuman berenergi mengandung stimulan, termasuk kafein yang dikaitkan dengan diabetes, masalah jantung, masalah perilaku, dan bahkan kematian dini.
Minuman olahraga mengandung karbohidrat, mineral, dan elektrolit, serta dirancang untuk menggantikan air dan elektrolit yang hilang melalui keringat.
Penelitian itu mengkritik iklan yang mendorong anak muda untuk percaya bahwa minuman berenergi dapat membantu mereka mencapai puncak kinerja fisik.
Merek minuman energi yang disorot dalam laporan itu termasuk Red Bull, Monster dan Rockstar. Adapun minuman olahraga yang disebut adalah All Sport, Gatorade dan Powerade.
Dr Holly Benjamin, penulis utama laporan dan dokter di Rumah Sakit Anak Comer yang merupakan bagian dari University of Chicago, mengatakan kepada Independen, "Minuman olahraga mengandung kalori ekstra yang tidak diperlukan anak-anak dan dapat memberikan kontribusi untuk obesitas dan kerusakan gigi."
Para ahli menyerukan produsen untuk membuat perbedaan jelas antara minuman berenergi dan minuman olahraga.
Dr Marcie Beth Schneider, penulis dan anggota Komite Nutrisi American Academy of Paediatrics mengatakan, "Beberapa anak minum minuman berenergi yang mengandung sejumlah besar kafein, padahal tujuan mereka adalah hanya untuk rehabilitasi setelah latihan.
"Hal ini berarti mereka menelan sejumlah besar kafein dan stimulan lainnya yang bisa berbahaya."
Dia mengatakan beberapa minuman berenergi dapat memiliki lebih dari 500mg kafein, setara dengan 14 kaleng soda.
Penelitian mengatakan minuman olahraga dapat mengandung 10-70 kalori per porsi dan minuman energi hingga 270 kalori.
sumber ; www.tempointeraktif.com
Blog Archive
-
2015
(10)
- 10/11 - 10/18 (1)
- 09/13 - 09/20 (1)
- 09/06 - 09/13 (1)
- 07/05 - 07/12 (1)
- 05/17 - 05/24 (6)
-
2014
(1)
- 04/13 - 04/20 (1)
-
2012
(770)
- 02/19 - 02/26 (5)
- 02/12 - 02/19 (10)
- 02/05 - 02/12 (4)
- 01/29 - 02/05 (27)
- 01/22 - 01/29 (88)
- 01/15 - 01/22 (101)
- 01/08 - 01/15 (169)
- 01/01 - 01/08 (366)
-
2011
(4477)
- 12/25 - 01/01 (336)
- 12/18 - 12/25 (62)
- 12/11 - 12/18 (70)
- 12/04 - 12/11 (77)
- 11/27 - 12/04 (40)
- 11/20 - 11/27 (67)
- 11/13 - 11/20 (198)
- 11/06 - 11/13 (187)
- 10/30 - 11/06 (340)
- 10/23 - 10/30 (32)
- 10/16 - 10/23 (109)
- 10/09 - 10/16 (80)
- 08/14 - 08/21 (75)
- 08/07 - 08/14 (81)
- 07/31 - 08/07 (82)
- 07/24 - 07/31 (65)
- 07/17 - 07/24 (91)
- 07/10 - 07/17 (47)
- 07/03 - 07/10 (44)
- 06/26 - 07/03 (53)
- 06/19 - 06/26 (59)
- 06/12 - 06/19 (47)
- 06/05 - 06/12 (65)
- 05/29 - 06/05 (63)
- 05/22 - 05/29 (77)
- 05/15 - 05/22 (115)
- 05/08 - 05/15 (65)
- 05/01 - 05/08 (104)
- 04/24 - 05/01 (45)
- 04/17 - 04/24 (70)
- 04/10 - 04/17 (134)
- 04/03 - 04/10 (72)
- 03/27 - 04/03 (18)
- 03/20 - 03/27 (47)
- 03/13 - 03/20 (68)
- 03/06 - 03/13 (40)
- 02/27 - 03/06 (56)
- 02/20 - 02/27 (77)
- 02/13 - 02/20 (76)
- 02/06 - 02/13 (198)
- 01/30 - 02/06 (194)
- 01/23 - 01/30 (132)
- 01/16 - 01/23 (196)
- 01/09 - 01/16 (202)
- 01/02 - 01/09 (121)
-
2010
(2535)
- 12/26 - 01/02 (156)
- 12/19 - 12/26 (65)
- 12/12 - 12/19 (73)
- 12/05 - 12/12 (84)
- 11/28 - 12/05 (80)
- 11/21 - 11/28 (68)
- 11/14 - 11/21 (63)
- 11/07 - 11/14 (50)
- 10/31 - 11/07 (50)
- 10/24 - 10/31 (36)
- 10/17 - 10/24 (58)
- 10/10 - 10/17 (35)
- 10/03 - 10/10 (31)
- 09/26 - 10/03 (21)
- 09/19 - 09/26 (26)
- 09/12 - 09/19 (55)
- 09/05 - 09/12 (65)
- 08/29 - 09/05 (33)
- 08/22 - 08/29 (70)
- 08/15 - 08/22 (45)
- 08/08 - 08/15 (35)
- 08/01 - 08/08 (37)
- 07/25 - 08/01 (27)
- 07/18 - 07/25 (19)
- 07/11 - 07/18 (30)
- 07/04 - 07/11 (56)
- 06/27 - 07/04 (28)
- 06/20 - 06/27 (22)
- 06/13 - 06/20 (30)
- 06/06 - 06/13 (21)
- 05/30 - 06/06 (5)
- 05/16 - 05/23 (6)
- 05/09 - 05/16 (29)
- 05/02 - 05/09 (59)
- 04/25 - 05/02 (28)
- 04/18 - 04/25 (38)
- 04/11 - 04/18 (70)
- 04/04 - 04/11 (59)
- 03/28 - 04/04 (65)
- 03/21 - 03/28 (89)
- 03/14 - 03/21 (218)
- 03/07 - 03/14 (95)
- 02/28 - 03/07 (135)
- 02/21 - 02/28 (102)
- 01/03 - 01/10 (68)
-
2009
(1652)
- 12/27 - 01/03 (36)
- 12/20 - 12/27 (22)
- 12/13 - 12/20 (100)
- 12/06 - 12/13 (45)
- 11/29 - 12/06 (24)
- 11/22 - 11/29 (22)
- 11/15 - 11/22 (19)
- 11/08 - 11/15 (28)
- 11/01 - 11/08 (11)
- 10/25 - 11/01 (17)
- 10/18 - 10/25 (38)
- 10/11 - 10/18 (33)
- 10/04 - 10/11 (15)
- 09/27 - 10/04 (21)
- 09/20 - 09/27 (7)
- 09/13 - 09/20 (84)
- 09/06 - 09/13 (35)
- 08/30 - 09/06 (48)
- 08/23 - 08/30 (118)
- 08/16 - 08/23 (26)
- 08/09 - 08/16 (34)
- 08/02 - 08/09 (35)
- 07/26 - 08/02 (31)
- 07/19 - 07/26 (14)
- 07/12 - 07/19 (16)
- 07/05 - 07/12 (28)
- 06/28 - 07/05 (26)
- 06/21 - 06/28 (76)
- 06/14 - 06/21 (26)
- 06/07 - 06/14 (21)
- 05/31 - 06/07 (43)
- 05/24 - 05/31 (38)
- 05/17 - 05/24 (26)
- 05/10 - 05/17 (52)
- 05/03 - 05/10 (15)
- 04/26 - 05/03 (38)
- 04/19 - 04/26 (32)
- 04/12 - 04/19 (22)
- 04/05 - 04/12 (20)
- 03/29 - 04/05 (40)
- 03/22 - 03/29 (43)
- 03/15 - 03/22 (18)
- 03/08 - 03/15 (14)
- 03/01 - 03/08 (22)
- 02/22 - 03/01 (12)
- 02/15 - 02/22 (9)
- 02/08 - 02/15 (11)
- 02/01 - 02/08 (19)
- 01/25 - 02/01 (37)
- 01/18 - 01/25 (21)
- 01/11 - 01/18 (33)
- 01/04 - 01/11 (31)
-
2008
(700)
- 12/28 - 01/04 (13)
- 12/21 - 12/28 (9)
- 12/14 - 12/21 (57)
- 12/07 - 12/14 (5)
- 11/30 - 12/07 (18)
- 11/23 - 11/30 (33)
- 11/16 - 11/23 (31)
- 11/09 - 11/16 (23)
- 11/02 - 11/09 (18)
- 10/26 - 11/02 (11)
- 10/19 - 10/26 (15)
- 10/12 - 10/19 (13)
- 10/05 - 10/12 (25)
- 09/28 - 10/05 (2)
- 09/21 - 09/28 (14)
- 09/14 - 09/21 (19)
- 09/07 - 09/14 (43)
- 08/31 - 09/07 (3)
- 08/24 - 08/31 (33)
- 08/17 - 08/24 (65)
- 08/10 - 08/17 (4)
- 08/03 - 08/10 (26)
- 07/27 - 08/03 (6)
- 07/20 - 07/27 (19)
- 07/13 - 07/20 (18)
- 07/06 - 07/13 (60)
- 06/29 - 07/06 (53)
- 06/22 - 06/29 (49)
- 06/15 - 06/22 (11)
- 06/08 - 06/15 (4)
Popular Posts
-
Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
-
Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
-
KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
-
PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
-
PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
-
Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
-
Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
-
Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
-
DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
-
Gangguan Masalah Eliminasi ALVI Konstipasi Konstipasi merupakan keadaan individu yang mengalami atau berisiko tinggi mengalami stasis usus b...
© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates
