• home

ASUHAN KEPERAWATAN

  • HOME
  • DOWNLOAD ASUHAN KEPERAWATAN
  • Cara Mendapatkan Password
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 April 2009

Tips Sehat Mengembangkan Kebiasaan, Perilaku dan Gaya Hidup Sehat Pada Anak-anak

di 17.41 Label: Hidup Sehat , Kesehatan Anak
Kebiasaan dan pola hidup sehat sebagai latihan yang teratur dan selalu dilakukan serta diet sehat dimulai dari dalam rumah, dan siapapun sebaiknya memulainya dari usia masih muda. Assosiasi jantung amerika serikat (American Heart Association) memberikan saran-saran yang bisa membantu anak anda dalam mengembangkan dan menciptkan perilaku, gaya dan pola hidup sehat agar tetap sehat dalam hidupnya. Berikut ini adalah beberapa tips tersebut yang dapat membantu anak dalam mengembangkan dan menciptakan kebiasaan hidup sehat:
  1. Berikan contoh yang baik mengenai hidup dengan gaya dan pola hidup sehat dalam diri anda sendiri.
  2. Menciptakan aktifitas olahraga keluarga yang mengikutsertakan semua angota keluarga. Buat waktu keluarga untuk olahraga setiap hari, pilihlah olahraga dan permainan yang bisa membuat semua anggota keluarga merasa senang dan menikmati olahraga serta permainan tersebut.
  3. Batasi jumlah waktu bagi anak anda dalam menonton televisi, bermain video game atau komputer.
  4. Ciptakan sebuah goal/sasaran pencapaian untuk anak anda, seperti jumlah waktu yang ditentukan dalam aktifitas fisik atau olahraga setiap hari atau batasan-batasan jumlah makanan yang tidak sehat yang diperbolehkan dimakan oleh anak-anak.
  5. Dukung dan berikan hadiah atau reward atas perilaku, kebiasaan, pola, gaya hidup sehat yang dilakukan anak, tapi jangan dalam bentuk makanan.
  6. Membuat makan malam denagn diet sehat dalam keluarga yang diikuti semua anggota keluarga setiap malam.
  7. Ajarkan anak-anak anda untuk membaca label makanan yang berisi komposisi makanan, dan untuk mengenal dan memahami makanan mana saja yang sehat dan makanan yang mana saja yang tidak sehat.
Read More

Senin, 12 Januari 2009

Tidur Sambil Berjalan Pada Anak, Gejala, Penyebab, Apa Yang Sebaiknya Anda Lakukan, Perlukan Dicemaskan, Bagaimana Pengobatannya?

di 16.46 Label: Kesehatan Anak , Kesehatan Mental
Apa itu Tidur Berjalan?. Tidur berjalan adalah suatu kelaianan atau kekacauan dalam bagian diri anak, tapi tidak sepenuhnya, dimana anak terjaga/bangun pada waktu malam hari. Sang anak mungkin bejalan atau melakukan hal-hal lain tanpa ingatan apapun dalam melakukannya.

Apa gejala-gejala tidur berjalan?

Anak mungkin duduk di tempat tidur dan mengulang gerakan-gerakan tertentu, seperti menggosok-gosok matanya atau meraba-raba pakaian. Anak mungkin keluar dari tempat tidurnya dan berjalan-jalan di sekitar ruangan tempat tidur. Anak mungkin akan terlihat kebingungan, dan gerakan-gerakan dan bicaranya kaku, canggung, kikuk atau janggal. Saat anda berbicara dengan anak anda, dia biasanya tidak menjawab pertanyaan anda.

Apa yang sebaiknya anda lakukan jika anak anda tidur berjalan?

Hal terpenting yang dapat anda lakukan adalah mencegah terjadinya cedera dengan menghilangkan benda-benda berbahaya di daerah dimana anak dapat meraihnya pada saat tidur sambil berjalan. Anda sebaiknya menjaga agar pintu dan jendela tetap tertutup dan terkunci. Hal ini sangat penting khususnya jika anda tinggal di sebuah apartemen. Apabila diperlukan, anak anda harus dan wajib untuk tidur di lantai dasar dari rumah atau apartemen yang anda tempati.

Anda sebaiknya tidak berteriak atau menimbulkan bunyi keras untuk membangunkan anak anda. Anda sebaiknya tidak menggocang-goncang, menggoyang-goyang anak anda untuk membangunkannya. Pada saat anda menemukan anak anda tidur sambil berjalan, anda sebaiknya dengan pelan-pelan mengarahkan anak anda kembali ke tempat tidurnya. Yang terakhir, anda jangan pernah membuat mereka merasa malu tentang apa yang dia alami mengenai tidur sambil berjalan.

Perlukah anda cemas?

Anda tidak perlu cemas, kawatir, gelisah apabila anak anda tidur sambil berjalan. Kebanyakan anak yang tidur sambil berjalan tidak mempunyai masalah atau gangguan emosional.

Bagaimana Pengobatannya?

Pada umumnya tidak diperlukan pengobatan spesifik untuk mengobati kelainan tidur sambil berjalan. Kebanyakan anak akan meninggalkan kebiasaan tidur sambil berjalan tersebut. Jika kebiasaan tidur sambil berjalan berlangsung dalam waktu yang lama, konsultasikan hal ini dengan dokter. Dokter mungkin ingin melihat masalah tersebut dengan lebih dekat dan detail.

Beberapa obat dapat digunakan untuk mengobati tidur sambil berjalan. Dokter mungkin akan menyarankan anda untuk mencatat dalam sebuah buku diary tidur/sleep diary catatan tentang waktu-waktu pada saat anak anda tidur sambil berjalan. Membangunkan anak sekitar 15 menit sebelum dia biasanya tidur sambil berjalan terkadang dapat menyelesaikan masalah. Bicarakan dan konsultasikan dengan dokter ahli sebelum anda menjalankan metode ini sebagai pengobatan.
Read More

Sabtu, 10 Januari 2009

Autisme dan Anak Anda; Tanda, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan, Dapatkah Dikarenakan Vaksinasi?, Potensi Terulang Pada Anak yang lain

di 19.30 Label: Kesehatan Anak , Kesehatan Mental
Autisme adalah suatu kelainan otak yang berpengaruh pada perkembangan seseorang. Orang-orang yang mengalami autisme mempunyai gangguan atau masalah dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Seorang anak autisme mungkin akan terlihat sangat linglung, terkucil atau terasing, mungkin mereka tidak ingin melakukan kontak mata dengan orang lain, mungkin juga tidak berbicara atau bermain seperti yang anak lain lakukan atau mungkin mereka mengulang-ulang gerakan dan tingkah laku tertentu secara terus menerus dan berlebihan, lagi lagi dan lagi.

Tanda-tanda autisme dapat bervariasi dari orang ke orang. Tanda-tanda tersebut dapat memburuk pada beberapa orang dan pada yang lainnya tidak. Dua kategori austisme yaitu low functioning autism dan high functioning autism. Orang-orang dapat mengatakan bahwa seseorang mengalami low functioning autism atau high functioning autism tergantung atas beratnya gejala-gejala dan hasil pemeriksaan IQ/ intelligence atau tingkat kecerdasan seseorang. High functioning autism menggambarkan jenis autisme dengan sedikit gejala berat, sementara itu low functioning autism menggambarkan jenis autisme dengan adanya banyak gejala-gejala berat.

Tanda-tanda umum autisme:
  1. Menghindari kontak langsung seperti pelukan atau kontak mata.
  2. Tidak menjawab panggilan atau suara lainnya.
  3. Tidak menjawab jika ditanya tentang namanya.
  4. Tidak berbicara atau menggunakan bahasa dengan benar.
  5. Menggelengkan/mengombang-ambingkan bolak-balik, memutar atau membenturkan kepalanya.
  6. Tatapan atau pandangan mata hanya pada sebagian objek, seperti pandangan pada bagian roda dari sebuah mainan mobil.
  7. Tidak memahami gerak isyarat tangan atau bahasa tubuh.
  8. Tidak berpura-pura atau bermain dengan permainan-permainan yang membuat percaya.
  9. Sangat perhatian dengan urutan, rutinitas/kebiasaan sehari-hari atau ritual dan menjadi gelisah, cemas jika rutinitas tersebut berubah atau terganggu.
  10. Mempunyai ekspresi wajah datar atau penggunaan suara yang monoton.
  11. Melukai dirinya sendiri atau tidak takut akan bahaya.
Apa saja penyebab Autisme?

Dokter tidak tahu pasti apa penyebab autisme. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyebab autisme adalah genetik atau keturunan. Beberapa masalah kesehatan tertentu atau lingkungan anak mungkin juga ikut berperan menjadi sebab autisme. Dalam banyak kasus autisme, penyebab dari autisme anak tidak pernah diketahui dengan jelas. Laki-laki sepertinya lebih mungkin menderita autisme ketimbang anak perempuan. Study dan pembelajaran tentang autisme masih terus dilakukan untuk mengetahui apa penyebab autisme.

Dapatkah vaksin atau imunisasi/vaksinasi menyebabkan autisme?

Tidak bisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara autisme dan vaksinasi atau imunisasi anak seperti imunisasi measles/campak, mump/gondok dan vaksin rubella.

Vaksin, vaksinasi atau imunisasi merupakan bagian penting dari kesehatan anak, Jika anda masih bingung tentang keamanan vaksin, konsultasikan dengan dokter untuk lebih jelasnya.

Bagaimana mendiagnosa autisme?

Tidak ada pemeriksaan laboratorium yang dapat mendeteksi autisme. Autisme seringkali didiagnosa pada saat seorang bayi atau anak-anak yang baru belajar berjalan tidak bertingkah laku sesuai dengan harapan berdasarkan usianya. Jika dokter berpendapat bahwa anak anda adalah penderita autisme, dokter mungkin akan menyarankan kepada anda untuk membawa anak anda ke ahli psikiater anak atau seorang ahli spesialis dalam bidang tersebut. Mereka mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan dan test kepada anak anda untuk melihat apabila anak menunjukkan gejala-gejala autisme.

Apabila anak anda autisme, apakah itu berarti dia mengalami retardasi mental?

Banyak anak dengan autisme juga mengalami retardasi mental, tapi ada juga yang tidak. Sangat sulit untuk melakukan pemeriksaan pada anak autisme. Hal tersebut dikarenakan mereka tidak memberikan respon terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Seorang ahli autisme dapat memberikan test atau pemeriksaan khusus kepada anak anda yang akan dapat memberitahukan kepada anda banyak informasi tentang kondisi anak secara detail.

Beberapa anak autisme memiliki kemampuan khusus, seperti kemampuan untuk mengerjakan soal matematika yang rumit dalam pikiran mereka. Akan tetapi, kemampuan khusus seperti itu sangat jarang dijumpai pada anak autistik.

Pada masa bayi, anak terlihat baik-baik saja, mengapa sekarang anak anda terlihat seperti autisme?

Kita tidak mengetahui mengapa hal itu terjadi, tapi sekitar 20 % anak dengan autisme memperlihatkan perkembangan yang normal pada 1-2 tahun pertama. Kemudian, bayi tersebut mengalami apa yang disebut dokter dengan regresi. Hal ini berarti bahwa mereka kehilangan kemampuan yang mereka punyai sebelumnya, seperti kemampuan berbicara.

Bagaimana autisme diobati?

Beberapa pengobatan untuk autisme telah tersedia. Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang sangat intensif dan terapi bahasa dapat membantu pada beberapa anak. Tidak ada obat yang bisa mengobati autisme itu sendiri, tapi obat-obatan bisa membantu mengatasi beberapa gejala autisme, seperti tingkah laku agresif anak atau gejala tidak bisa tidur. Konsultasikan dengan dokter tentang jenis-jenis pengobatan yang terbaik pada autisme untuk buah hati anda.

Dengan terapi beberapa anak bisa meningkatkan atau memperbaiki kondisinya pada saat mereka dewasa. Kemampuan bahasa secara individual pada anak dan tingkat klecerdasannya secara umum mungkin membantu memperkirakan apa yang akan terjadi dalam kasus autisme pada dirinya.

Jika anda mempunyai seorang anak autisme, apakah anda lebih mungkin mempunyai anak dengan autisme pada anak anda yang lain?

Saudara laki-laki dan perempuan dari anak autisme mempunyai kesempatan sekitar 5 % untuk berkembangnya autisme pada diri mereka. Sepertinya ada resiko lain yang lebih tinggi bagi saudara kandung dari anak autisme yaitu terjadinya cacat atau ketidakmampuan lain dengan proporsi sekitar 10-40 %, seperti ketidakmampuan dalam belajar.

Jika anda berpikir untuk memiliki anak lagi, konsultasikan dengan dokter tentang apakah itu akan membantu anda untuk membicarakannya dengan seorang konsultan ahli genetika.

Sindroma Asperger

Sindrom asperger adalah suatu kondisi yang sangat mirip dengan high functioning autism. Secara khusus, orang-orang dengan sindroma asperger mempunyai IQ yang normal dan beberapa diantaranya memperlihatkan ketrampilan luar biasa atau ketertarikan dalam suatu area atau tempat tertentu. Sementara itu perkembangan bahasa verbal dianggap normal, orang-orang dengan sindrome asperger dapat mempunyai masalah menggunakan bahasa verbal dengan benar dalam situasi sosial. Mereka mungkin juga mengalami kesulitan berkomunikasi dengan cara-cara non verbal seperti kontak mata, memahami dan mengerti ekspresi wajah dan penggunaan isyarat atau bahasa tubuh. Kemampuan sosial umum seperti membangun hubungan dan menyesuaikan situasi dan kondisi baru dapat juga di pengaruhi dengan terapi. Bahkan, orang-orang dengan sindrome asperger dapat selalu belajar bagaimana berhadapan dengan kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi melalui terapi komunikasi dan perilaku.
Read More

Selasa, 02 Desember 2008

Tips untuk Kesehatan anak dan Keluarga

di 16.49 Label: Hidup Sehat , Kesehatan Anak
Informasi dibawah ini dipublikasikan sebagai bagian dari prakarsa gerakan rakyat amerika dari AAFP (American Academy of Family Physicians).

Kebiasaan Makan Sehat.

Bagi anak-anak dan orang tua:
  1. Mulailah hari anda dengan sarapan pagi yang sehat. Dengan sarapan pagi akan mengisi kembali tubuh anda dan memberikan tenaga untuk aktifitas harian anda.
  2. Biarkan anak-anak terbantu dalam merencanakan makanan setiap minggu dan makan bersama sesering mungkin.
  3. Makanlan dengan pelan-pelan. Perlu waktu 20 menit bagi otak untuk menyatakan bahwa anda sudah penuh.
  4. Makanlah lebih banyak sayuran dan buah segar. Dengan sasaran atau target total konsumsi buah dan sayuran sebanyak 2 mangkuk buah dan 2.5 mangkuk sayuran setiap hari.
  5. Makanlah lebih banyak biji-bijian murni (seperti, gandum, beras merah, gandum hitam, biskuit, tepung gandum). Cobalah untuk makan sedikitnya 3 ons setiap hari.
  6. Minum cukup banyak cairan. Pilihlah air, rendah lemak atau susu tanpa lemak dan rendah kalori.
  7. Sediakan makanan yang bervariasi.
Untuk orang tua:
  1. Berikan semacam imbalan atau reward pada anak dengan hadiah bukan dengan makanan.
  2. Sediakan makanan dalam porsi kecil. Jangan tuntut atau beri hadiah untuk makanan yang habis. Biarkan anak anda meminta tambah sendiri jika mereka masih merasa lapar.
  3. Bacalah label makanan yang berisi kandungan zat gizi, ukuran dan informasi kalori dalam makanan. Informasi pada label makanan dapat membantu anda dalam memilih makanan-makanan yang terbaik untuk hidangan dalam keluarga anda dan guna perencanaan makanan ringan/snack.
  4. Kurangi pemakaian minyak dan panggang, sate atau bakar makanan untuk mengurangi lemak. Jika dibandingkan dengan mentega atau minyak sayur, cobalah gunakan jenis yang lebih menyehatkan seperti minyak zaitun, canola atau minyak bunga matahari.
  5. Makanan ringan yang disajikan sebaiknya mengandung zat-zat gizi dan juga energi, yang penting untuk kegiatan anak dan pertumbuhannya.
  6. Tetap sediakan di dalam rumah anda berbagai variasi makanan ringan, seperti buah segar, sayur-sayuran, kraker dan makanan dari tanaman biji-bijian. Cobalah makanan berkalori rendah atau berlemak rendah, seperti keripik panggang, kurangi makanan sereal yang manis atau makanan dengan sedikit campuran minyak.
Menjadi Lebih Aktif

Bagi anak dan Anggota keluarga:
  1. Banyak bergerak, Cobalah untuk berolahraga atau beraktifitas fisik antara 30-60 menit setiap hari.(baca juga artikel langkah memulai berolahrga)
  2. Lakukanlah aktifitas fisik yang teratur sebagai bagian dari rutinitas harian anda yang menyenangkan. Misalnya mengajak serta anggota keluarga untuk jalan santai bersama sebelum atau sesudah makan.
  3. Batasi waktu menonton TeleVisi, Komputer dan video game sampai jumlah total satu sampai 2 jam setiap harinya.
  4. Seimbangkan antara kalori energi dengan kalori aktifitas. Jumlah energi yang anda dapat dari makanan dan minuman sebaiknya sama dengan kalori yang anda bakar dalam aktifitas sehari-hari. Jumlah kebutuhan energi kalori tiap orang berbeda-beda berdasarkan usia dan aktifitas seseorang.
  5. Tingkatkan aktifitas rumah tangga. Sebagai contoh jalan santai, menyapu, berkebun, membersihkan debu dengan alat penyedot debu dan aktifitas rumah tangga lainnya. Aktifitas-aktifitas tersebut merupakan cara-cara yang baik untuk membakar kalori.
  6. Sertakan aktifitas seperti hiking atau naik sepeda saat anda berlibur.
  7. Buatlah waktu bermain dengan keluarga agar dapat menjadi lebih aktif dengan bermain bola basket atau berjalan-jalan di taman.
Bagi orang tua:
  1. Banyak bergerak/beraktifitas. Jalan santai adalah suatu cara mudah untuk menjadi lebih aktif setiap hari.
  2. Parkirlah kendaraan (mobil, motor) lebih jauh dari kantor anda atau dari mall saat anda belanja dan lanjutkan dengan jalan kaki.
  3. Gunakan tangga manual sebagai ganti elevator.
  4. Jika anda naik kendaraan umum, berhentilah sebelum tempat pemberhentian anda dan lanjutkan dengan berjalan kaki.
  5. Gunakan mesin/alat olahraga atau angkat beban sambil anda nonton televisi.
  6. Apabila anda bepergian dalam jarak dekat, lakukanlah dengan jalan kaki.
  7. Jadilah contoh bagi anak-anak anda. Lakukan seseuatu dengan aktif setiap hari.
Kebiasaan-kebiasaan sehat untuk kehidupan anda:
  1. Catatlah apa yang anda makan: berapa banyak, kapan dan mengapa. Sebagai contoh, apa yang anda makan pada saat anda stress/tertekan?
  2. Buat catatan aktifitas fisik yang anda lakukan: berapa lama, seberapa sering dan seberapa giat/keras anda mengerjakannya.
  3. Makan hanya dimeja dapur. Sementara anda makan, jangan lakukan kegiatan seperti menyetir, melihat televisi atau berbicara di telpon. Hal ini membantu anda untuk fokus pada berapa banyak yang anda makan, yang dapat mencegah terjadinya makan makanan secara berlebihan.
  4. Keluarkan pakaian olahraga anda malam harinya sebagai peringatan untuk berolahraga atau beraktifitas seperti jalan santai atau berolahraga di pagi harinya.
  5. Tentukan sasaran atau rencana tujuan yang ingin anda capai. Sebagai contoh, sasaran atau berapa banyak anda makan sayuran dan berapa banyak makanan yang mengandung sedikit kalori yang sebaiknya akan dan ingin anda konsumsi.
  6. Jangan minum minuman keras diatas ukuran yang ditentukan-32 ons dari aturan soda diatas 400 kalori.
  7. Makanlah hanya sampai anda tidak merasa lapar dan kemudian sudahi makan. Jangan makan sekenyang-kenyangnya.
  8. Makanlah hanya karena anda lapar, bukan karena anda bosan, lelah atau stress. Gunakan cara-cara lain sebagai ganti makan saat anda tidak lapar misalnya jalan santai, bermain game, membaca buku atau menelpon teman atau ngobrol-ngobrol langsung dengan teman.
Read More

Selasa, 23 September 2008

Mimpi Buruk dan Teror Dimalam Hari Pada Anak Serta Apa Yang Sebaiknya Anda Lakukan

di 08.51 Label: Kesehatan Anak
Mimpi buruk adalah mimpi yang menakutkan. Kebanyakan anak sringkali mengalami mimpi buruk dalam mimpinya. Satu dari tiap 4 anak mengalami mimpi buruk lebih dari satu kali tiap minggunya. Rata-rata mimpi buruk itu terjadi sangat lambat pada waktu tidurnya, biasanya terjadi antar pukul 4 dan 6 pagi. Anak anda mungkin akan terbangun karena mimpi buruk tersebut dan menemui anda agar merasa aman dan nyaman di dekat anda. Biasanya anak dapat menceritakan tentang apa yang terjadi dalam mimpinya dan mengapa dia merasa ketakutan. Anak mungkin akan mengalami gangguan untuk tidur kembali. Dan mungkin anak anda akan menglami mimpi yang sama pada malam-malam lainnya.

Apa yang disebut dengan Teror Malam

Pada beberapa anak menglami suatu jenis bebeda dari mimpi yang menakutkan yang disebut dengan "teror malam". Teror malam terjadi pada saat atau selama tidur pulas yang biasanya antara pukul 1 dan 3 pagi. Seorang anak yang mengalami atau mepunyai mimpi yang disebut dengan teror malam sering terbangun ketakutan. Dia mungkin akan berkeringat dan nafas terengah-engah. Tanda lainnya seperti pada pupilnya mungkin terlihat lebih besar dari normalnya. Pada titik ini, anak mungkin masih dalam kondisi tertidur dengan mata terbuka. Anak akan menjadi bingung dan mungkin tidak dapat menjawab pertanyaan saat anda menanyakan apa yang terjadi dan apa yang salah dengannya. Anak mungkin akan menjadi sulit untuk terbangun. Dan pada saat anak terbangun, anak biasanya tidak ingin mengingat apa yang telah terjadi.

Akankah anak anda tetap akan mengalami mimpi buruk dan teror malam?

Mimpi buruk dan mimpi teror malam tidak terjadi sampai anak beranjak menjadi lebih tua dari usianya. Hal yang Sering terjadi, mimpi buruk dan mimpi teror malam berhenti dengan sempurna saat anak berusia remaja atau usia belasan tahun. Pada beberapa orang khususnya orang-orang yang mempunyai iamjinasi yang aktif dan kreatif, mungkin akan tetap mengalami mimpi buruk saat mereka dewasa.

Kapan sebaiknya anda cemas tentang mimpi buruk dan mimpi teror malam pada anak?

Mimpi buruk dan mimpi teror malam pada anak biasanya tidak disebabkan karena faktor kesehatan fisik dan atau kesehatan mental. Mimpi buruk sering terjadi setelah mengalami suatu tekanan atau stress fisik atau kejadian serta peristiwa yang berhubungan dengan emosional anak. Pada 6 bulan pertama setelah peristiwa atau kejadian tersebut, seorang anak meungkin akan mengalami mimpi buruk. Jika mimpi-mimpi buruk tetap terjadi dan mengganggu tidur anak, hal tersebut dapat mempengaruhi kemapuan anak dalam berfungsi dan berperan dikehidupannya sehari-hari. Konsultasikan dan bicarakan dengan dokter tentang apakah pengobatan akan bisa membantu anak anda.

Apa yang sebaiknya anda lakukan?

Mimpi teror malam dan tidur sambil berjalan mebutuhkan perhatian ekstra bahwa anda sebaiknya memberikan perlindungan pada anak sewaktu tidur. Pastikan rumah anda aman dan tidak berbahaya (cobalah gunakan pagar pembatas pada tempat tidur jika anak anda masih dalam tahap belajar berjalan dan jangan gunakan tempat tidur tingkat untuk anak yang sering mengalami mimpi buruk atau mimpi teror malam). Konsultasikan dengan dokter jika anak anda merasa terganggu dan tidak nyaman selama tidurnya. Dokter mungkin ingin mempelajari kondisi-kondisi anak anda selama tidur dan memberikan suatu rekomendasi dan saran serta pengobatan yang tepat.
Read More

Kamis, 18 September 2008

Terapi dan Pengobatan Obesitas Pada Anak dengan cara Medis (RESEP OBAT)

di 20.46 Label: Kesehatan Anak , Obesitas Pada Anak
Seperti pada artikel sebelumnya bahwa dalam therapi atau pengobatan obesitas atau kegemukan pada anak dua hal yang paling utama adalah perubahan dalam diet anak dengan diet sehat dan Cara meningkatan aktifitas fisik dari sang anak. Kedua hal tersebut sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Berikut adalah salah satu cara dari pengobatan kegemukan pada anak atau masa kecil secara medis atau medication.

Dua jenis obat dengan resep dokter yang biasanya dipakai dalam usaha menurunkan berat badan bagi pada remaja yaitu sibutramine (Meridia) dan Orlistat (Xenical). Sibutramine dianjurkan dan diperbolehkan bagi remaja dengan usia lebih dari 16 tahun, bekerja dengan cara mengubah unsur kimia otak sehingga membuat tubuh anak merasa lebih kenyang dengan lebih cepat. Orlistat dianjurkan dan diperbolehkan untuk remaja dengan usia lebih dari 12 tahun, bekerja dengan cara mencegah penyerapan lemak ke dalam usus.

Kedua obat jenis diatas tidak diperjualbelikan secara bebas atau jumlahnya terbatas pada toko-toko obat. Kedua obat tersebut harus dengan resep dokter dan tersedia ketersediaannya pada apotik-apotik dan instalasi farmasi. Meskipun obat tersebut dapat mudah dijumpai pada apotik-apotik dapat dibeli tanpa melaui resep dokter (Orlistat) , Obat tipe Orlistat sebaiknya digunakan bagi anak dengan usia belasan tahun atau dibawah usia 18 tahun.

Pengobatan obesitas pada anak dengan obat-obatan sebaiknya jangan sering diberikan. Karena resiko mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama masih belum diketahui, dan pengaruhnya pada penurunan dan pemeliharaan berat badan bagi para remaja masih dipertanyakan. Sekali lagi, obat-obatan penurun berat badan bukan meruipakan pengganti dari suatu kebutuhan akan cara diet sehat dan olahraga bagi pengobatan kegemukan pada anak.
Read More

Rabu, 17 September 2008

Pengobatan dan Terapi Obesitas pada Anak dengan Meningkatkan Aktifitas Fisik Anak

di 19.47 Label: Kesehatan Anak , Obesitas Pada Anak
Bagian yang kritis dari penurunan berat badan khususnya pada anak-anak adalah aktivitas fisik. Tidak hanya membakar kalori tubuh akan tetapi juga membangun kekuatan tulang dan otot serta membantu anak agar tidur dengan nyenyak di malam hari dan tetap selalu siap setiap hari. Kebiasaan yang sudah diajarkan dari kecil pada masa anak-anak akan bisa membantu pada masa remaja dalam mempertahankan berat badannya agar tetap normal dan sehat meskipun terjadi perubahan-perubahan hormonal, pertumbuhan yang cepat dan pengaruh-pengaruh sosial yang sering menyebabkan anak makan dengan berlebihan. Dan anak yang aktif lebih mungkin menjadi remaja dewasa yagn fit atau sehat.

Berikut beberapa Tips untuk meningkatkan aktifitas anak:

Batasi waktu rekreasi anak sampai kurang dari dua jam sehari.
Batasi jumlah jam anak untuk menonton televisi tiap harinya. Kegiatan lain yang tidak terlalu banyak bergerak seperti bermain video game atau game dalam komputer, menelpon juga sebaiknya dibatasi.

Penekanan lebih kepada peningkatan aktivitas, bukan berolahraga.
Aktivitas anak tidak harus dipaksakan ke dalam program olahraga, tujuan peningkatan aktifitas adalah hanya agar anak lebih banyak bergerak. Aktifitas bermain bebas seperti bermain sembunyi dan mencari (petak umpet), permainan lompat tali dapat menjadi suatu aktifitas yang baik untuk membakar kalori dan meningkatkan kebugarannya.

Temukan aktivitas-aktifitas yang digemari dan senang dilakukan oleh anak.
Sebagai contoh misalnya, jika anak anda secara artistik pendaki gunung, lakukanlah perjalanan alam seperti hiking untuk mengumpulkan dedaunan dan batu yang dapat digunakan untuk membuat suatu benda dari bahan-bahan tersebut. Jika si anak menyukai climbing atau panjat tebing, ajak mereka untuk pergi ke lingkungan seperti hutan yang paling dekat dengan rumah atau ajak anak untuk menaiki tembok dan lain sebagainya. Jika anak anda gemar membaca, kemudian arahkan untuk berjalan atau bersepeda untuk pergi ke perpustakaan sekitar lingkungan rumah untuk mendapatkan buku yang ingin dibaca.

Jika anda ingin anak lebih aktif beraktifitas
Berikan contoh kepada anak melalui diri sendiri (orang tua) dengan aktif beraktifitas. Temukan aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan oleh keluarga secara bersama-sama. Jangan pernah menjadikan olahraga atau aktifitas terlihat sebagai suatu hal yang dipaksakan, hukuman atau suatu tugas atau pekerjaan sehari-hari. Buat aktifitas itu menjadi suatu hal yang menyenangkan dan menjadi rutinitas dan bagian dari kehidupan dalam keluarga anda.

Buatlah dan temukan berbagai macam aktifitas
Dengan berbagai macam pilihan aktifitas tersebut, biarkan tiap anak memilih aktifitas secara bergantian dari berbagia macam aktifitas tiap hari atau minggunya agar tidak bosan. Pastikan bahwa tiap aktifitas yang dilakukan mempunyai nilai dalam meningkatkan aktifitas fisiknya.
Read More

Diet Sehat Dalam Makanan Anak Dalam Pengobatan Obesitas

di 17.25 Label: Kesehatan Anak , Obesitas Pada Anak
Orang tua adalah orang yang membeli makanan, memasak makanan dan mengambil keputusan yang mana makanan yang akan dimakan untuk anak. Bahkan hanya dengan perubahan-perubahan kecil saja dapat membuat perbedaan yang besar bagi kesehatan anak.

Pada saat membeli bahan makanan, pilihlah buah-buahan dan sayuran lebih banyak dari makanan yang tinggi kandungan gula dan lemak. Selalu sediakan makanan kecil atau snack yang sehat. Dan jangan pernah menggunakan makanan sebagai suatu hadiah atau hukuman.

Batasi minuman yang manis-manis, termasuk yang berisi jus buah-buahan. Minuman jenis ini minim atau kurang akan kandungan nutrisi dan malahan mengandung tinggi kalori. Minuman seperti itu juga bisa membuat anak merasa kenyang dan tidak bernafsu untuk makan makanan yang lebih sehat.

Duduk bersama dalam acara makan keluarga. Jadikan itu sebagai suatu event atau waktu untuk berbagi kabar dan berita diantara anggota keluarga. Hindari menonton televisi, komputer, atau bermain video game saat makan. Hal ini menyebabkan saat makan tidak ada perhatian seberapa banyak jumlah makanan yang sudah dikonsumsi.

Batasi jumlah jam atau waktu anak saat mereka makan diluar rumah, khususnya pada restaurant makanan cepat saji. Kebanyakan menu pilihan yang disediakan restauran adalah tinggi kandungan kalori dan lemak.
Read More

Senin, 01 September 2008

Apakah Aman Perjalanan Udara Dengan Pesawat Untuk Seorang Bayi?

di 18.15 Label: Kesehatan Anak
Perjalanan udara menggunakan pesawat terbang dengan bayi pada khususnya adalah aman. Akan tetapi, ada isu-isu keselamatan dan isu medis yang perlu dipertimbangkan. Seorang dokter mungkin memberikan suatu saran larangan melakukan perjalanan udara yang tidak penting dengan bayi pada masa 2 minggu pertama kehidupan sang bayi. Pada saat baru lahir tubuh bayi masih dalam masa penyesuaian dengan lingkungan di luar uterus dan tubuh bayi masih peka terhadap bakteri-bakteri yang terdapat pada sirkulasi daur ulang udara yang ada di pesawat

Orang tua mmungkin hawatir bahwa perjalanan udara akan melukai atau menyakiti telinga sang bayi karena perubahan tekanan udara yang tinggi. Tapi, pengaruh penerbangan pada telinga bayi juga terjadi pada telinga orang dewasa. Perubahan tekanan kabin menyebabkan perubahan sementara pada tekanan di dalam telinga tengah yang dapat menghasilkan rasa nyeri. Suatu tindakan menghisap seperti memakan permen akan membantu anda dalam menyamakan tekanan didalam telinga. Untuk alasan inilah, menyusui bayi selama dalam penerbangan hingga pendaratan mungkin sangat membantu mengatasi masalah ini. jika bayi anda tidak lapar, sebagai gantinya gunakanlah sebuah dot.

Seorang bayi yang sedang mengalami infeksi telinga mungkin akan sangat tidak nyaman pada saat penerbangan. Maka Periksakanlah ke dokter sebelum bepergian. Dokter mungkin akan memberikan resep berupa obat tetes telinga untuk mengurangi rasa sakit pada kasus-kasus dimana bayi mengalami rasa sakit pada telinganya.

Ada beberapa orang tua yang khawatir bahwa perjalanan udara atau menggunakan pesawat akan meningkatkan resiko terjadinya sindrome kematian bayi mendadak (sudden infant death syndrome/SIDN). Pandangan ini mungkin berasal dari sebuah laporan jurnal kedokteran kuno tahun 1998 yang mana para peneliti melakukan test pengaruh rendahnya oksigen seperti tekanan udara didalam kabin pesawat terbang terhadap bayi. Dan hasilnya bahwa pernafasan bayi sering tidak teratur. Akan tetapi, tidak ada bukti atau fakta-fakta yang menunjukkan bahwa perjalanan udara menyebabkan SIDS.

Jika anda dalam perjalanan menggunakan pesawat terbang dengan seorang bayi, sebuah organisasi akademi pediatrik dari amerika menyaranakan untuk menempatkan bayi pada tempat duduk keselamatan yang sudah terpasang dan disediakan dengan baik pada pesawat dan menghadap kebelakang dan terjamin keamanannya disamping tempat duduk anda. Kursi keselamatan untuk anak kebanyakan sudah mendapatkan sertifikat untuk perjalanan udara. Jika anda tidak yakin periksalah label sertifikat yang ada untuk memastikannya.

Berdasarkan pada administrasi penerbangan pemerintah pusat, kursi atau tempat duduk keselamatan anak sebaiknya panjangnya tidak melebihi 16 inchi untuk kelayakan terbaik dari tempat duduk pesawat udara khususnya pada pesawat udara yang lebih kecil untuk kepentingan angkutan umum. Jika bisa, pilihlah tempat duduk dengan sekat pemisah dan hindari tempat duduk dimana pintu darurat berada.

Untuk membuat perjalanan udara anda lebih mudah bersama sang bayi, siapkan perlengkapan bayi sebelum pemberangkatan seperti dot, selimut khusus, boneka, mainan bayi lainnya seperti cincin plastik, ular-ularan dan beberapa buku. Jika dalam perjalanan bayi anda rewel, cobalah ajak untuk berjalan-jalan santai yang mungkin bisa membantu.
Read More
Postingan Lama Beranda
Lihat versi seluler
Langganan: Postingan ( Atom )
 photo banner300x250-biru.gif

Blog Archive

  • 2016 (1)
    • 09/18 - 09/25 (1)
      • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0...
  • 2015 (10)
    • 10/11 - 10/18 (1)
    • 09/13 - 09/20 (1)
    • 09/06 - 09/13 (1)
    • 07/05 - 07/12 (1)
    • 05/17 - 05/24 (6)
  • 2014 (1)
    • 04/13 - 04/20 (1)
  • 2012 (770)
    • 02/19 - 02/26 (5)
    • 02/12 - 02/19 (10)
    • 02/05 - 02/12 (4)
    • 01/29 - 02/05 (27)
    • 01/22 - 01/29 (88)
    • 01/15 - 01/22 (101)
    • 01/08 - 01/15 (169)
    • 01/01 - 01/08 (366)
  • 2011 (4477)
    • 12/25 - 01/01 (336)
    • 12/18 - 12/25 (62)
    • 12/11 - 12/18 (70)
    • 12/04 - 12/11 (77)
    • 11/27 - 12/04 (40)
    • 11/20 - 11/27 (67)
    • 11/13 - 11/20 (198)
    • 11/06 - 11/13 (187)
    • 10/30 - 11/06 (340)
    • 10/23 - 10/30 (32)
    • 10/16 - 10/23 (109)
    • 10/09 - 10/16 (80)
    • 08/14 - 08/21 (75)
    • 08/07 - 08/14 (81)
    • 07/31 - 08/07 (82)
    • 07/24 - 07/31 (65)
    • 07/17 - 07/24 (91)
    • 07/10 - 07/17 (47)
    • 07/03 - 07/10 (44)
    • 06/26 - 07/03 (53)
    • 06/19 - 06/26 (59)
    • 06/12 - 06/19 (47)
    • 06/05 - 06/12 (65)
    • 05/29 - 06/05 (63)
    • 05/22 - 05/29 (77)
    • 05/15 - 05/22 (115)
    • 05/08 - 05/15 (65)
    • 05/01 - 05/08 (104)
    • 04/24 - 05/01 (45)
    • 04/17 - 04/24 (70)
    • 04/10 - 04/17 (134)
    • 04/03 - 04/10 (72)
    • 03/27 - 04/03 (18)
    • 03/20 - 03/27 (47)
    • 03/13 - 03/20 (68)
    • 03/06 - 03/13 (40)
    • 02/27 - 03/06 (56)
    • 02/20 - 02/27 (77)
    • 02/13 - 02/20 (76)
    • 02/06 - 02/13 (198)
    • 01/30 - 02/06 (194)
    • 01/23 - 01/30 (132)
    • 01/16 - 01/23 (196)
    • 01/09 - 01/16 (202)
    • 01/02 - 01/09 (121)
  • 2010 (2535)
    • 12/26 - 01/02 (156)
    • 12/19 - 12/26 (65)
    • 12/12 - 12/19 (73)
    • 12/05 - 12/12 (84)
    • 11/28 - 12/05 (80)
    • 11/21 - 11/28 (68)
    • 11/14 - 11/21 (63)
    • 11/07 - 11/14 (50)
    • 10/31 - 11/07 (50)
    • 10/24 - 10/31 (36)
    • 10/17 - 10/24 (58)
    • 10/10 - 10/17 (35)
    • 10/03 - 10/10 (31)
    • 09/26 - 10/03 (21)
    • 09/19 - 09/26 (26)
    • 09/12 - 09/19 (55)
    • 09/05 - 09/12 (65)
    • 08/29 - 09/05 (33)
    • 08/22 - 08/29 (70)
    • 08/15 - 08/22 (45)
    • 08/08 - 08/15 (35)
    • 08/01 - 08/08 (37)
    • 07/25 - 08/01 (27)
    • 07/18 - 07/25 (19)
    • 07/11 - 07/18 (30)
    • 07/04 - 07/11 (56)
    • 06/27 - 07/04 (28)
    • 06/20 - 06/27 (22)
    • 06/13 - 06/20 (30)
    • 06/06 - 06/13 (21)
    • 05/30 - 06/06 (5)
    • 05/16 - 05/23 (6)
    • 05/09 - 05/16 (29)
    • 05/02 - 05/09 (59)
    • 04/25 - 05/02 (28)
    • 04/18 - 04/25 (38)
    • 04/11 - 04/18 (70)
    • 04/04 - 04/11 (59)
    • 03/28 - 04/04 (65)
    • 03/21 - 03/28 (89)
    • 03/14 - 03/21 (218)
    • 03/07 - 03/14 (95)
    • 02/28 - 03/07 (135)
    • 02/21 - 02/28 (102)
    • 01/03 - 01/10 (68)
  • 2009 (1652)
    • 12/27 - 01/03 (36)
    • 12/20 - 12/27 (22)
    • 12/13 - 12/20 (100)
    • 12/06 - 12/13 (45)
    • 11/29 - 12/06 (24)
    • 11/22 - 11/29 (22)
    • 11/15 - 11/22 (19)
    • 11/08 - 11/15 (28)
    • 11/01 - 11/08 (11)
    • 10/25 - 11/01 (17)
    • 10/18 - 10/25 (38)
    • 10/11 - 10/18 (33)
    • 10/04 - 10/11 (15)
    • 09/27 - 10/04 (21)
    • 09/20 - 09/27 (7)
    • 09/13 - 09/20 (84)
    • 09/06 - 09/13 (35)
    • 08/30 - 09/06 (48)
    • 08/23 - 08/30 (118)
    • 08/16 - 08/23 (26)
    • 08/09 - 08/16 (34)
    • 08/02 - 08/09 (35)
    • 07/26 - 08/02 (31)
    • 07/19 - 07/26 (14)
    • 07/12 - 07/19 (16)
    • 07/05 - 07/12 (28)
    • 06/28 - 07/05 (26)
    • 06/21 - 06/28 (76)
    • 06/14 - 06/21 (26)
    • 06/07 - 06/14 (21)
    • 05/31 - 06/07 (43)
    • 05/24 - 05/31 (38)
    • 05/17 - 05/24 (26)
    • 05/10 - 05/17 (52)
    • 05/03 - 05/10 (15)
    • 04/26 - 05/03 (38)
    • 04/19 - 04/26 (32)
    • 04/12 - 04/19 (22)
    • 04/05 - 04/12 (20)
    • 03/29 - 04/05 (40)
    • 03/22 - 03/29 (43)
    • 03/15 - 03/22 (18)
    • 03/08 - 03/15 (14)
    • 03/01 - 03/08 (22)
    • 02/22 - 03/01 (12)
    • 02/15 - 02/22 (9)
    • 02/08 - 02/15 (11)
    • 02/01 - 02/08 (19)
    • 01/25 - 02/01 (37)
    • 01/18 - 01/25 (21)
    • 01/11 - 01/18 (33)
    • 01/04 - 01/11 (31)
  • 2008 (700)
    • 12/28 - 01/04 (13)
    • 12/21 - 12/28 (9)
    • 12/14 - 12/21 (57)
    • 12/07 - 12/14 (5)
    • 11/30 - 12/07 (18)
    • 11/23 - 11/30 (33)
    • 11/16 - 11/23 (31)
    • 11/09 - 11/16 (23)
    • 11/02 - 11/09 (18)
    • 10/26 - 11/02 (11)
    • 10/19 - 10/26 (15)
    • 10/12 - 10/19 (13)
    • 10/05 - 10/12 (25)
    • 09/28 - 10/05 (2)
    • 09/21 - 09/28 (14)
    • 09/14 - 09/21 (19)
    • 09/07 - 09/14 (43)
    • 08/31 - 09/07 (3)
    • 08/24 - 08/31 (33)
    • 08/17 - 08/24 (65)
    • 08/10 - 08/17 (4)
    • 08/03 - 08/10 (26)
    • 07/27 - 08/03 (6)
    • 07/20 - 07/27 (19)
    • 07/13 - 07/20 (18)
    • 07/06 - 07/13 (60)
    • 06/29 - 07/06 (53)
    • 06/22 - 06/29 (49)
    • 06/15 - 06/22 (11)
    • 06/08 - 06/15 (4)

Popular Posts

  • Transkultural dalam Keperawatan
    Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
  • Review Blog Keperawatan
    Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
  • Hubungan Usia Terhadap Perdarahan Post Partum Di RSUD
    KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
  • PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM
    PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
  • PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS
    PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
  • Diagnosa Keperawatan Aktual
    Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
  • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0-1 TAHUN DI BPS XXXX
    Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
  • PATHWAY HEMATEMESIS MELENA
    Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
  • Ikterus
    DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
  • Gangguan Masalah Eliminasi ALVI
    Gangguan Masalah Eliminasi ALVI Konstipasi Konstipasi merupakan keadaan individu yang mengalami atau berisiko tinggi mengalami stasis usus b...

Statistik

© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates