• home

ASUHAN KEPERAWATAN

  • HOME
  • DOWNLOAD ASUHAN KEPERAWATAN
  • Cara Mendapatkan Password

Sabtu, 25 Oktober 2008

Spiritual Quotient

di 05.49 Label: Life Experience
Oleh: Wastu Adi Mulyono

Kecerdasan spiritual atau yang sering disebut-sebut orang dengan Spiritual Quotient (SQ) --meskipun saya juga tidak mengerti mengapa quotient diartikan sebagai kecerdasan, padahal arti di kamus adalah hasil bagi-- mengarahkan hidup kita menjadi lebih bijak dan bahagia. Kecerdasan spiritual tidak didapatkan serta merta, tetapi melalui suatu proses pemahaman yang berlangsung terus menerus sepanjang kehidupan.

Memiliki kecerdasan spiritual ibarat suatu anugrah dalam kehidupan serba materialis ini. Perjalanan untuk memperolehnya bagaikan kuliah ribuan sks, dengan jenis P atau L (praktikkum atau lapangan). Setiap topik pun ada yang lulus ada juga yang harus ujian her (ulang). Yang jelas seluruh sks harus ditempuh, dan sks nya juga tidak dapat dipastikan jumlahnya.

Itu pemahaman juadul (jaman dulu). Jaman sekarang kecerdasan spiritual dapat dicapai secara instant. Baik cara manual maupun cara teknologi tinggi, semua menawarkan kemudahan untuk mencapai kecerdasan spiritual. Cara teknologi tinggi dapat dilakukan dengan mendengarkan musik-musik generator gelombang alfa otak. Cara ini di Indonesia dikembangkan oleh Erbe Sentanu. Kunjungi saja situsnya http://katahatiinstitute.com, atau http://digitalprayers.com. Kalau ingin lebih serius ikuti saja pelatihannya, luar biasa.

Cara manual untuk memperoleh kecerdasan spiritual adalah dengan cara mengikuti ajaran-ajaran agama. Ritus tertentu dalam setiap aliran agama selalu berimbas pada terbitnya kecerdasan spiritual. Meditasi, sembahyang, salat, yoga, dzikir semuanya membantu seseorang terarah ke pencapaian kecerdasan spiritual.

Kemudahan cara manual ternyata terletak pada mind-set. Selama ini kita sering mengatakan rileks itu sulit, atau kalau orang bergama islam mengatakan shalat khusu' itu susah. Padahal jika kita dapat mengubah mind set bahwa khusu' itu mudah, semua juga mudah. Persepsi tentang sulitnya shalat khusu' ini berakibat, ritual keagamaan menjadi semacam ritual tanpa makna apapun. Kalau kata ustadz, sekedar menggugurkan kewajiban.

Untuk yang beragama Islam silakan download petunjuk shalat khusu' yang mudah di link ini . Garansi 100 %, jika dibaca dan dipraktikkan pasti bisa. Kalau sudah bisa tinggal tunggu kuliah berikutnya di perjalanan spiritual yang lain.

Para manajer atau calon manajer seharusnya memiliki kecerdasan spiritual ini. Pengambilan keputusan penting pasti menimbulkan beban tersendiri, apalagi jika merugikan orang lain. Padahal pengambilan keputusan itu wajib. Jika tidak ada pengambilan keputusan, bisnis tidak berjalan. Apapun hasil keputusan yang kita buat jangan sampai merugikan orang lain dan paling tidak jangan sampai membuat kita tidak dapat tidur berhari-hari karenanya.

Selamat mencoba. Kelas kecerdasan spiritual sudah dibuka. Tinggal kita mau registrasi atau tidak, itu urusan kita sendiri. Jika ingin ikut kuliah ya silakan registrasi dan isi kartu rencana studinya ya.
Read More

Kamis, 23 Oktober 2008

Fobia Sosial dan Pengobatannya

di 20.29 Label: Kesehatan Mental
Kebanyakan orang merasa nervus atau tegang pada situasi-situasi atau keadaan sosial tertentu, seperti pada saat wawancara pekerjaan, menghadiri reuni dengan teman-teman kuliah atau pada saat berpidato didepan umum. Kebanyakan dari mereka merasa cemas pada hal-hal seperti apa topik yang akan mereka bicarakan, perbincangkan atau pidatokan didepan publik, apa yang akan mereka lakukan bahkan cemas dan kuatir mengenai busana yang mereka kenakan pada situasi tersebut. Kejadian atau hal-hal tersebut akan jauh menjadi lebih mudah dengan adanya suatu pengalaman sebelumnya. Akan Tetapi, bagi orang dengan fobia sosial atau juga disebut dengan gangguan kecemasan sosial, peristiwa dan kejadian atau situasi-situasi sosial diatas bisa sangat menakutkan dan mematikan.

Orang-orang dengan gangguan fobia sosial biasanya mulai terlihat ketika awal-awal menginjak usia belasan tahun, meskipun ada beberapa orang sudah mempunyainya selama mereka bisa mengingat. Pada orang lain, fobia sosial akan berkembang belakangan, sebagai suatu tuntutan peningkatan kebutuhan sosial seseorang yang bertambah. Fobia Sosial sering terdapat dalam keluarga. terkadang fobia sosial menyebabkan masalah lain, seperti penyalahgunaan bahan dan obat atau depresi.

Kebanyakan orang dengan gangguan fobia sosial memiliki ketakutan kuat berupa malu didepan banyak orang. Orang-orang dengan fobia sosial merasa seolah-olah setiap orang memperhatikan dan melihat kepada mereka serta melihat mereka terlihat memalukan, berkeringat atau memperlihatkan ketakutan dan kegelisahan. Mereka dengan gangguan fobia sosial sering mempercayai bahwa memperlihatkan kegelisahan itu adalah tanda kelemahan atau rendah diri. Mereka juga percaya bahwa orang lain disekitarnya lebih percaya diri dan kompeten daripada mereka.

Orang yang mempunyai fobia sosial biasanya mengetahui bahwa ketakutan yang mereka alami tidak betul-betul rasional, tetapi mereka tetap merasa bahwa jati diri mereka takut akan situasi sosial. Mereka mungkin akan pergi menghindar dari peristiwa-peristiwa atau situasi sosial yang membuat mereka merasa takut dan akan mengalami ketakutan sosial atau fobia sosial. Jika orang dengan fobia sosial pergi atau mengikuti situasi/kejadian sosial, mereka biasanya merasa sangat gugup sebelum peristiwa itu berlangsung dan merasa sangat tidak nyaman selama kejadian/peristiwa itu berlangsung.

Gejala-gejala fisik yang terjadi meliputi:
  • Malu seperti muka berubah kemerah-merahan
  • Berkeringat
  • Rasa mual, rasa tidak menyenangkan pada perut
  • Gemetaran
  • Sulit berbicara atau melakukan kontak mata dengan audience atau orang lain.
Setelah itu, perasaan yang tidak menyenangkan mungkin akan terus berlangsung sebagaimana mereka cemas tentang apakah orang-orang pada peritiwa itu berpikir tentang mereka. Fobia sosial dapat mengganggu mereka dalam hal pergi ke tempat mereka bekerja, sekolah atau untuk melakukan aktivitas harian lainnya.

Kapan dan Seberapa seringkah?

Beberapa orang dengan fobia sosial hanya terjadi pada situasi-situasi kecil dan hanya beberapa situasi saja. Pada Orang lain fobia sosial dapat terjadi dalam banyak situasi, misalnya mengguanakan kamar mandi umum, makan di restaurant, bicara di telepon atau tanda tangan diatas kertas seperti menulis dan menandatangani check atau surat tertentu.

Pengobatan dan hal yagn bisa membantu

Hubungi dokter

Fobia sosial adalah gangguan yang terjadi secara terus-menerus yang biasanya harus diobati dengan cara pengobatan medis. Tidak hanya perasaan malu saja dan biasanya tidak dapat menghilang pada diri mereka. Konsultasikan dengan Dokter, dokter akan membantu anda dalam menemukan cara-cara untuk mengendalikan ketakutan yang anda alami.

Therapi pengetahuan dan tingkah laku (Cognitive behavioral therapy)

Therapi diatas membantu seseorang melihat situasi-situasi sosial secara berbeda sehingga mereka tidak takut atau cemas akan situasi/kejadian tersebut. Therapi itu juga mengikutsertakan pembelajaran bagaimana cara mengurangi kecemasan/kegelisahan, meningkatkan ketrampilan-ketrampilan sosial dan percakapan dengan sebaik-baiknya.

Obat Anti depresi

Obat-obatan yang sering disebut dengan anti depresant dan benzodiazepine dapat juga membantu orang-orang dengan fobia sosial. Orang-orang dengan gejala fobia sosial tertentu yang disebut dengan performance anxiety atau kegelisahan dalam penampilan/perbuatan dapat dibantu dengan obat-obatan yang disebut dengan beta blocker. Gunakan obat ini sebelum tampil untuk mengurangi tingkat kegelisahan mereka.

Therapi kombinasi

Terkadang suatu kombinasi pengobatan dari therapi dan obat dapat bekerja dengan lebih baik dan mungkin memberikan hasil terbaik. Konsultasikan dengan dokter yang kompeten, dokter akan mengetahui bagaimana melakukan pengobatan terbaik pada kasus fobia sosial yang anda derita.
Read More

Digital Learning

di 05.42 Label: Teknologi Informasi
Oleh: Wastu Adi Mulyono

Kuliah di jaman serba digital dan berwacana global menuntut kita untuk beradaptasi secara khusus, terutama untuk orang-orang yang terlanjur melabel dirinya gaptek (gagap teknologi). Harus ada (beli) laptop, padahal tidak mengerti sama sekali apa itu spec. Materi kuliah harus di download dari situs/blog dosen padahal tahunya cuma www.google.com., itupun dari tulisan di perut bus kota. Presentasi selalu menggunakan lcd proyektor. Belum lagi dengan pendekatan student centered learning, semua harus dicari oleh mahasiswa sendiri termasuk bahan-bahan kuliah.

Perjalanan beradaptasi juga tidak lepas dari godaan syetan. Bagaimana tidak tergoda, jika sudah bersemangat ingin menjelajah internet, eh... sinyal hotspot down, atau kalau tidak jaringan sedang down, atau kadang masalah ada pada laptop sendiri, setting prokxy diutak atik anak, macet dah!! Mau minta tolong Mr. IT lagi sibuk. Waduh bagaimana nih. Eh... memang setan diturunkan untuk menggoda manusia, salah seorang teman mendapatkan warisan dari senior. Nah... momentum yang sangat tepat dan menggiurkan. Kalau tidak banyak berdzikir dan sudah putus asa (tahap depresi) pasti lah akan diikuti jalan syetan.

Berkaitan dengan hal tersebut ada baiknya saya berbagi pengalaman. Bukan berarti pengalaman saya sangat banyak tetapi ada sedikit yang perlu untuk dibagi-bagi. Terutama kalau ingin mencari file-file pdf atau e book yang bermanfaat.

Kalau kita coba ketik di mesin pencari google frasa "pdf search engine" akan kita dapatkan banyak sekali yang tersedia. Cobalah untuk memilih salah satu. Saya coba yang paling atas yaitu www.pdf-search-engine.com. Jika sudah masuk ke situs tersebut ketikkan saja keyword yang diinginkan, pasti akan tersedia banyak sekali link. Tinggal klik saja salah satu.

Untuk mahasiswa UI sebaiknya sering-seringlah kunjungi http://lib.ui.ac.id. Ikuti terus perkembangannya setiap saat terutama saat sinyal hotspot penuh. Jika Anda beruntung akan dapatkan artikel-artikel up to date yang free.Simpan dengan baik, termasuk sumbernya. Ingat prinsip KAIZEN ya.

Selain itu saya juga mencoba menyimpan slide-slide yang digunakan dosen atas ijin beliau. Jika ingin download silakan saja kunjungi http://nurseconsultant.blogspot.com klik link koleksi slide. Atau langsung http://www.esnips.com/web/NursingEd . Jika Ada yang memiliki soft kopi slide juga dapat melakukan hal yang sama, atau dapat juga saya bantu upload nya.

Selamat belajar. Cepatlah sampai pada fase Resolusi, jangan fase depresinya diperpanjang.

Read More

Rabu, 22 Oktober 2008

TIPS MENGHALUSKAN TELAPAK TANGAN

di 12.06 Label: Kesehatan
Memiliki tangan yang kasar kadang membuat kiita menjadi tidak percaya diri. Tapi jangan khawatir, kali ini saya posting tips buat menghaluskan telapak tangan. Bisa anda pilih mana yang paling mudah menurut anda1 Mau??

Tangan Halus Dengan Ampas Kopi


Mungkin tak pernah anda kira sebelumnya kalau sisa ampas kopi bisa kita manfaatkan, apalagi buat obat. Gak percaya?? Mau tahu?? Caranya>>> Ambil sisa ampas kopi yang baru anda minum, kemudian gosokan ampas kopi tersebut pada telapak tangan anda beberapa saat, terakhir cucilah tangan anda dengan air. Lakukan hal ini setelah anda melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar yang melibatkan telapak tangan anda.



Tangan Halus Dengan Daun Pepaya



Lagi-lagi daun pepaya bisa buat obat. Kali ini kita gunakan sebagi obat untuk menghalusakan telapak tangan. Caranya>>> Ambil beberapa tangkai daun pepaya yang masih muda, cuci bersih, kemudian gosokan daun tersebut pada telapak tangan sampai daun tersebut hancur, diamkan selama kurang lebih 5 menit, lalu cuci telapak tangan sampai bersih.



Tangan Halus Dengan Teh Sisa


Ternyata makanan sisa itu masih bisa kita manfaatkan yach.. Contohnya teh! Setelah kita celup, teh tersebut bisa kita gunakan untuk obat penghalus telapak tangan. Mau?? Caranya>>> Ambil teh yang akan dibuang (yang baru juga bisa sich), lalu rendam dengan sisa teh tersebut kedalam air, terakhir remas-remas telapak tangan anda kedalam rendaman air teh tersebut. Lakukan hal ini setiap pagi hari.
“Tak kenal maka tak sayang”. Maka dari itu kasih comment yach biar kita kenal!!!






















































Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):


Read More

Selasa, 21 Oktober 2008

Being Healthy With Help Of Wii Fit.

di 15.10 Label: review
I have been online with the Internet for a long time, I do many activities when online, including blogs, check my email, chat with my friends and also buy goods through Internet (online shopping), there are many addresses on the Internet that offer various goods and send them to buyers. My family was the lover of the video games, so I always buy the latest video games for me and for my family. Last day I have bought Playstation 3. I buy this equipment online via a wiki shop, a place that provides video games most complete. In this online shop offer hundreds until thousands things of your needs, you only just search and there are something’s about you type.

For you Nintendo Wii fans can buy a Wii Fit here, more over here also was gotten various things games. You can search and select various games with cheaper prices than online stores other.

Besides that, to improve your health, you can buy a Wii Fit With Fitness Board, with these games you can monitor your health because these games are equipped with a fitness board, and with this board you can measure your BMI (Body Mass Index). So other than the joy you also can be a healthy while play with this games.




Read More

Sindrom Kembali Sekolah

di 13.51 Label: Learning
Oleh: Wastu Adi Mulyono

Belajar seumur hidup adalah tuntutan suatu profesi. Artinya tidak ada kata "mandheg" dalam dunia profesi. Demikian juga profesi perawat. Sekali memilih perawat sebagai jalan hidup, mestinya tidak ada lagi pilihan kata berhenti belajar. Belajar yang dimaksud dapat melalui pelatihan, kursus, termasuk juga sekolah. Yang akan saya sampaikan pada posting ini adalah belajar lagi di bangku sekolah.

Hal terpenting untuk perawat berkerja yang sekolah lagi adalah menyadari adanya sindrom kembali sekolah "Shane's Returning to School Syndrom". Sindrom ini kurang lebih terdiri dari 3 tahap. Tahap pertama tahap bulan madu kemudian tahap konflik dan terakhir tahap reintegrasi. Setiap orang pasti mengalami tahapan ini baik disadari maupun tanpa disadari.

Tahap bulan madu dimulai ketika seorang diterima di sekolah yang diinginkan. Maka senyum pun mengembang. Pamer ke sejawat, membusungkan dada, seolah-olah berkata " ini lho saya masih mampu sekolah." Rasa bangga, lega dan senang bercampur aduk menjadi satu pada tahap ini.

Tahap kedua adalah tahap depresi. Terjadi ketika seorang yang sekolah mulai kewalahan antara tugas pekerjaan dan tugas sekolah. Konflik dengan teman sekelas, sejawat di kantor, keluarga bahkan atasan memenuhi tahapan ini. Tekanan yang terus menerus menuntuk penggunaan energi yang berlebihan. Semua sumber daya seolah-oleh terkuras habis. Hal ini akhirnya membawa seseorang menjadi apatis atau sebaliknya menjadi lebih dewasa dan maju.

Tahap ketiga adalah tahap resolusi. Pilihan adaptasi yang selama tahap ketiga digunakan semakin mantap dipakai. Yang apatis kuliah asal-asal saja, mengerjakan yang dibutuhkan. Yang lain menjadi lebih tertantang, berpikir positif dan mengambil setiap peristiwa seb agai proses pematangan. Atau malah gagal tidak melanjutkan pendidikan, kembali ke lapangan dan menjadi penghambat perkembangan serta troubel maker.

Setiap orang bertanggungjawab atas dirinya sendiri. Pilihan resolusi mana yang akan digunakan adalah merdeka untuk dipilih. Sarang saya meskipun kita gagal dalam beradaptasi pada saat ini, segeralah melakukan restrukturisasi cara berpikir agar kita tidak menjadi penghambat perkembangan di institusi kita atau menjadi kelompok laggard dalam distribusi perawat indonesia.

Tertarik untuk membaca lebih banyak, baca buku Conceptual Bases of Profesional Nursing karya Susan Leddy dan J Mae Pepper tahun 1993.
Read More

TIPS-TIPS SEPUTAR KULIT

di 12.02 Label: Kesehatan
Berbagai tips seputar kulit ada disini, ada cara buat menghaluskan kulit, melembutkan kulit, mengencangkan kulit, dan cara mengobati tumit pecah-pecah. Dan tentu yang paling penting semua ramuan ini Alami!! Mau??

Menghaluskan Kulit Dengan Daun Petai Cina

Kadang petai cina hanya sebagai pohon liar yang ada dikebun atau hutan, namun siapa yang nyangka kalau daunnya bisa dijadiin obat buat menghaluskan kulit. Mau?? Caranya>>> Ambil 5-6 tangkai daun petai cina yang masih muda, lalu diremas-remas hingga mengeluarkan air. Gosok pada seluruh tubuh ketika mandi. Biarkan selama beberapa menit, lalu bersihkan badan anda dengan sabun. Lakukan hal tersebut selama 2 kali seminggu pada pagi dan sore hari.

Melembutkan Kulit Dengan Beras Sangrai

Selain sebagai bahan makanan pokok, beras juga bermanfaat sebagai obat kesehatan, sebagai contoh bisa igunakan sebagai obat untuk menghaluskan kulit. Mau?? Caranya>>> Cuci bersih beras, kemudian goreng tanpa menggunakan minyak (sangrai) sampai kekuning-kuningan, lalu tumbuk hingga halus. Bila ramuan ini akan digunakan, campurkan dengan air jeruk nipis dan sedikit air. Aduk sampai kental dan gosokan ke se

Read More
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Lihat versi seluler
Langganan: Postingan ( Atom )
 photo banner300x250-biru.gif

Blog Archive

  • 2016 (1)
    • 09/18 - 09/25 (1)
      • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0...
  • 2015 (10)
    • 10/11 - 10/18 (1)
    • 09/13 - 09/20 (1)
    • 09/06 - 09/13 (1)
    • 07/05 - 07/12 (1)
    • 05/17 - 05/24 (6)
  • 2014 (1)
    • 04/13 - 04/20 (1)
  • 2012 (770)
    • 02/19 - 02/26 (5)
    • 02/12 - 02/19 (10)
    • 02/05 - 02/12 (4)
    • 01/29 - 02/05 (27)
    • 01/22 - 01/29 (88)
    • 01/15 - 01/22 (101)
    • 01/08 - 01/15 (169)
    • 01/01 - 01/08 (366)
  • 2011 (4477)
    • 12/25 - 01/01 (336)
    • 12/18 - 12/25 (62)
    • 12/11 - 12/18 (70)
    • 12/04 - 12/11 (77)
    • 11/27 - 12/04 (40)
    • 11/20 - 11/27 (67)
    • 11/13 - 11/20 (198)
    • 11/06 - 11/13 (187)
    • 10/30 - 11/06 (340)
    • 10/23 - 10/30 (32)
    • 10/16 - 10/23 (109)
    • 10/09 - 10/16 (80)
    • 08/14 - 08/21 (75)
    • 08/07 - 08/14 (81)
    • 07/31 - 08/07 (82)
    • 07/24 - 07/31 (65)
    • 07/17 - 07/24 (91)
    • 07/10 - 07/17 (47)
    • 07/03 - 07/10 (44)
    • 06/26 - 07/03 (53)
    • 06/19 - 06/26 (59)
    • 06/12 - 06/19 (47)
    • 06/05 - 06/12 (65)
    • 05/29 - 06/05 (63)
    • 05/22 - 05/29 (77)
    • 05/15 - 05/22 (115)
    • 05/08 - 05/15 (65)
    • 05/01 - 05/08 (104)
    • 04/24 - 05/01 (45)
    • 04/17 - 04/24 (70)
    • 04/10 - 04/17 (134)
    • 04/03 - 04/10 (72)
    • 03/27 - 04/03 (18)
    • 03/20 - 03/27 (47)
    • 03/13 - 03/20 (68)
    • 03/06 - 03/13 (40)
    • 02/27 - 03/06 (56)
    • 02/20 - 02/27 (77)
    • 02/13 - 02/20 (76)
    • 02/06 - 02/13 (198)
    • 01/30 - 02/06 (194)
    • 01/23 - 01/30 (132)
    • 01/16 - 01/23 (196)
    • 01/09 - 01/16 (202)
    • 01/02 - 01/09 (121)
  • 2010 (2535)
    • 12/26 - 01/02 (156)
    • 12/19 - 12/26 (65)
    • 12/12 - 12/19 (73)
    • 12/05 - 12/12 (84)
    • 11/28 - 12/05 (80)
    • 11/21 - 11/28 (68)
    • 11/14 - 11/21 (63)
    • 11/07 - 11/14 (50)
    • 10/31 - 11/07 (50)
    • 10/24 - 10/31 (36)
    • 10/17 - 10/24 (58)
    • 10/10 - 10/17 (35)
    • 10/03 - 10/10 (31)
    • 09/26 - 10/03 (21)
    • 09/19 - 09/26 (26)
    • 09/12 - 09/19 (55)
    • 09/05 - 09/12 (65)
    • 08/29 - 09/05 (33)
    • 08/22 - 08/29 (70)
    • 08/15 - 08/22 (45)
    • 08/08 - 08/15 (35)
    • 08/01 - 08/08 (37)
    • 07/25 - 08/01 (27)
    • 07/18 - 07/25 (19)
    • 07/11 - 07/18 (30)
    • 07/04 - 07/11 (56)
    • 06/27 - 07/04 (28)
    • 06/20 - 06/27 (22)
    • 06/13 - 06/20 (30)
    • 06/06 - 06/13 (21)
    • 05/30 - 06/06 (5)
    • 05/16 - 05/23 (6)
    • 05/09 - 05/16 (29)
    • 05/02 - 05/09 (59)
    • 04/25 - 05/02 (28)
    • 04/18 - 04/25 (38)
    • 04/11 - 04/18 (70)
    • 04/04 - 04/11 (59)
    • 03/28 - 04/04 (65)
    • 03/21 - 03/28 (89)
    • 03/14 - 03/21 (218)
    • 03/07 - 03/14 (95)
    • 02/28 - 03/07 (135)
    • 02/21 - 02/28 (102)
    • 01/03 - 01/10 (68)
  • 2009 (1652)
    • 12/27 - 01/03 (36)
    • 12/20 - 12/27 (22)
    • 12/13 - 12/20 (100)
    • 12/06 - 12/13 (45)
    • 11/29 - 12/06 (24)
    • 11/22 - 11/29 (22)
    • 11/15 - 11/22 (19)
    • 11/08 - 11/15 (28)
    • 11/01 - 11/08 (11)
    • 10/25 - 11/01 (17)
    • 10/18 - 10/25 (38)
    • 10/11 - 10/18 (33)
    • 10/04 - 10/11 (15)
    • 09/27 - 10/04 (21)
    • 09/20 - 09/27 (7)
    • 09/13 - 09/20 (84)
    • 09/06 - 09/13 (35)
    • 08/30 - 09/06 (48)
    • 08/23 - 08/30 (118)
    • 08/16 - 08/23 (26)
    • 08/09 - 08/16 (34)
    • 08/02 - 08/09 (35)
    • 07/26 - 08/02 (31)
    • 07/19 - 07/26 (14)
    • 07/12 - 07/19 (16)
    • 07/05 - 07/12 (28)
    • 06/28 - 07/05 (26)
    • 06/21 - 06/28 (76)
    • 06/14 - 06/21 (26)
    • 06/07 - 06/14 (21)
    • 05/31 - 06/07 (43)
    • 05/24 - 05/31 (38)
    • 05/17 - 05/24 (26)
    • 05/10 - 05/17 (52)
    • 05/03 - 05/10 (15)
    • 04/26 - 05/03 (38)
    • 04/19 - 04/26 (32)
    • 04/12 - 04/19 (22)
    • 04/05 - 04/12 (20)
    • 03/29 - 04/05 (40)
    • 03/22 - 03/29 (43)
    • 03/15 - 03/22 (18)
    • 03/08 - 03/15 (14)
    • 03/01 - 03/08 (22)
    • 02/22 - 03/01 (12)
    • 02/15 - 02/22 (9)
    • 02/08 - 02/15 (11)
    • 02/01 - 02/08 (19)
    • 01/25 - 02/01 (37)
    • 01/18 - 01/25 (21)
    • 01/11 - 01/18 (33)
    • 01/04 - 01/11 (31)
  • 2008 (700)
    • 12/28 - 01/04 (13)
    • 12/21 - 12/28 (9)
    • 12/14 - 12/21 (57)
    • 12/07 - 12/14 (5)
    • 11/30 - 12/07 (18)
    • 11/23 - 11/30 (33)
    • 11/16 - 11/23 (31)
    • 11/09 - 11/16 (23)
    • 11/02 - 11/09 (18)
    • 10/26 - 11/02 (11)
    • 10/19 - 10/26 (15)
    • 10/12 - 10/19 (13)
    • 10/05 - 10/12 (25)
    • 09/28 - 10/05 (2)
    • 09/21 - 09/28 (14)
    • 09/14 - 09/21 (19)
    • 09/07 - 09/14 (43)
    • 08/31 - 09/07 (3)
    • 08/24 - 08/31 (33)
    • 08/17 - 08/24 (65)
    • 08/10 - 08/17 (4)
    • 08/03 - 08/10 (26)
    • 07/27 - 08/03 (6)
    • 07/20 - 07/27 (19)
    • 07/13 - 07/20 (18)
    • 07/06 - 07/13 (60)
    • 06/29 - 07/06 (53)
    • 06/22 - 06/29 (49)
    • 06/15 - 06/22 (11)
    • 06/08 - 06/15 (4)

Popular Posts

  • Transkultural dalam Keperawatan
    Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
  • Review Blog Keperawatan
    Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
  • Hubungan Usia Terhadap Perdarahan Post Partum Di RSUD
    KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
  • PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM
    PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
  • PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS
    PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
  • Diagnosa Keperawatan Aktual
    Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
  • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0-1 TAHUN DI BPS XXXX
    Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
  • PATHWAY HEMATEMESIS MELENA
    Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
  • Ikterus
    DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
  • Gangguan Masalah Eliminasi ALVI
    Gangguan Masalah Eliminasi ALVI Konstipasi Konstipasi merupakan keadaan individu yang mengalami atau berisiko tinggi mengalami stasis usus b...

Statistik

© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates