• home

ASUHAN KEPERAWATAN

  • HOME
  • DOWNLOAD ASUHAN KEPERAWATAN
  • Cara Mendapatkan Password

Selasa, 26 Agustus 2008

Wahai Gadis, Waspada Kanker Payudara!
di 10.51 Label: Ibu dan Anak
KANKER payudara tidak lagi hanya menjadi momok bagi kaum perempuan berusia di atas 40 tahun. Mereka yang berusia di bawah 30 tahun pun kini menjadi kalangan yang berisiko.

Hal itu dikemukakan ahli kanker, DR Sutjipto Sp.B (K) Onk kepada wartawan, di sela acara talk show "Think Smart, Prevent Early - always Care for Breast Cancer", yang digelar Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Minggu (24/8).

"Sekarang ini banyak penderita kanker payudara berusia muda, bahkan tidak sedikit yang baru berusia 14 tahun," katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization - WHO), pada 2005 jumlah perempuan penderita kanker payudara mencapai 1.150.000 orang, 700.000 di antaranya tinggal di negara berkembang termasuk Indonesia.

"Yang membuat saya kaget, penyakit ini juga menyerang mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Dulu jarang sekali," katanya.

Sehubungan itu, remaja puteri harus mewaspadai penyakit tersebut, apalagi sampai sekarang penyebabnya tidak diketahui secara pasti, kecuali faktor-faktor risikonya.

Menurut Sutjipto, beberapa faktor itu antara lain kebiasaan merokok, termasuk perokok pasif, minuman beralkohol, dan makanan tinggi lemak, juga melahirkan di atas usia 30 tahun. Gejalanya 80 persen ditandai timbulnya benjolan di payudara yang mengeluarkan cairan tidak normal berwarna kemerahan, eksim yang tidak sembuh-sembuh di sekitar puting susu.

Istilah inkubasi tidak dikenal dalam kasus kanker payudara. Sutjipto menjelaskan, kanker payudara terjadi karena adanya perubahan sel normal menjadi tidak normal, dan ini berlangsung selama bertahun-tahun yang disebut biomoleuler.

"Biomolekuler adalah perubahan inti sel menjadi tidak normal yang disebabkan zat radikal bebas. Bila molekul kehilangan elektron, ia akan mencarinya dari sel normal dan akhirnya merusak sel normal tersebut dan membuatnya menjadi sel kanker," paparnya.

Haid lebih cepat
Masa haid yang lebih cepat juga harus diwaspadai sebagai gejala kanker payudara. Paling tidak hal itu dikemukakan oleh bintang film Rima Melati, yang hadir dalam talk show sebagai nara sumber.

"Menstruasi yang terlambat juga merupakan salah satu gejala," kata aktris bernama asli Lintje Tambayong ini.

Ia mengatakan faktor makanan cepat saji (instan) pun merupakan faktor paling tinggi. Mengaku terserang kanker payudara saat berusia 50 tahun, Rima Melati mengatakan dirinya terlambat memeriksakan diri ke dokter dan harus menjalani operasi pengangkatan pada 1990.

Saya diperiksa ketika sudah sampai stadium tinggi, 3B. Tapi dulu kan memang tidak ada informasi sama sekali tentang penyakit ini," katanya.

Karena itu, ia sangat menyarankan kaum remaja puteri saat ini harus meninggalkan gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok. mengonsumsi minuman keras dan makanan lemak tinggi.

"Jadi, segeralah periksakan diri ke dokter bila timbul gejala. Lebih dari itu, jangan menikah di atas usia 30 tahun deh. Udah rugi, berisiko pula," katanya.
Read More
Aspirin, Selamatkan Lansia Dari Serangan Jantung
di 10.50 Label: Pengobatan

PARA pria dan wanita berusia tertentu seharusnya mengonsumsi aspirin setiap hari untuk mencegah timbulnya serangan jantung. Demikian Jurnal Kesehatan yang terbit di Inggris mengungkap.

Para ilmuwan dari Universitas Nottingham dan Sheffield yang menganalisis hampir dari 12000 pasien pria dan wanita usia antara 48 hingga 57 tahun mendapatkan manfaat dari konsumsi aspirin.

Serangan jangtung terjadi saat pembuluh darah tersumbat oleh plak. Aspirin inilah yang membuat plak menjadi encer dan membuka jalur pembuluh darah. The British Heart Foundation mengatakan bahwa penelitian lanjut perlu dilakukan sebelum 'paket resep' diberikan.

Sebelumnya hingga saat ini, aspirin telah diresepkan untuk membantu mengobati mereka yag pernah terserang stroke dan jantung. Juga diresepkan jika faktor-faktor seperti tekanan darah tinggi membuat seorang pasien berisiko tinggi terkena serangan jantung.

Namun sayang, tak banyak orang menjalani perawatan dengan pengobatan seperti ini, kata para peneliti. Banyak orang menyelepekan bahwa merawat orang berusia 50-tahun adalah persoalan mudah. Jadi, tak perlu repot-repot memberi mereka obat.

Sebuah analisa atas 12000 pasien usia antara 30 hinga 75 tahun menunjukkkan bahwa saat usia 47 tahun seorang pria dan saat usia 58 tahun seorang wanita dalam sepuluh tahun risiko terserang jantung mencapai 10 persen. Karena itu mereka layak dirawat dengan pengobatan ini.

Meski beberapa orang mengalami efek samping seperti misalnya gangguan pada lambung keuntungan obat ini lebih besar dibanding efek sampingnya. Karena itu, obat ini tidak cocok untuk mereka yang menderita diabetes atau berisiko tinggi mudah mengalami perdarahan.

Meski pengobatan aspirin terhadap diabetesi (penderita diabetes) tampaknya juga bermanfaat untuk mencegah serangan jantung, penelitian lanjut perlu dilakukan. Dan untuk mereka yang berusia lebih dari 75 tahun, keputusan konsumsi obat ini haruslah individual. Ini karena di usia seperti ini, kejadian perdarahan kerap terjadi.

Dr. Iskandar Idris, pemimpin peneliti yang juga dosen senior di Universitas Sheffield mengatakan bahwa konsumsi aspirin secara rutin pada kelompok usia ini (75 ke atas) menjadi pilihan yang dimungkinkan.

Namun dia menambahkan " Keputusan final penggunaan aspirin harus berdasar diskusi dengan dokter ahli."

Dr. Mike Knapton, Direktur Pencegahan dan Perawatan di British Heart Founation mengatakan "Saat ini aspirin direkomendasikan untuk diberikan kepada mereka yang nyata-nyata menderita penyakit kardiovaskular dengan pengawasan medis setelah penilaian risiko dilakukan."

Read More
Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus Butuh Kerjasama
di 10.50 Label: Ibu dan Anak
Anak-anak berkebutuhan khusus, salah satunya anak-anak cacat, membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Seluruh lembaga, baik pemerintah maupun non pemerintah, harus ikut memperhatikan keberlangsungan hidup anak-anak tersebut. Pemerintah harus terus memberikan dorongan kepada pihak swasta ataupun perseorangan untuk ambil bagian dalam pembentukan mental anak-anak tersebut menjadi manusia.

Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam Peresmian Renovasi Gedung Sekolah Luar Biasa Tunadaksa Yayasan Pembinaan Anak Cacat Jakarta, Senin (25/8). Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta tersebut mengundang Gubernur Fauzi Bowo untuk menandatangani prasasti peresmian bangunan baru sekolah YPAC.

Menurut Fauzi, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak untuk membangun masa depan anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. "Pemerintah telah banyak mengeluarkan undang-undang yang mengatur pembinaan anak-anak berkebutuhan khusus. Namun, itu semua akan menjadi sia-sia jika tidak ada kontribusi dari pihak non pemerintah," ujar Fauzi Bowo.

Fauzi menyatakan, pihaknya telah menyediakan sejumlah anggaran bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Dalam APBD, dana sejumlah Rp 125.000,- diperuntukkan bagi satu orang anak berkebutuhan khusus tiap bulannya. Pemerintah juga menyediakan beasiswa sebesar Rp 600.000,- per anak. "Meskipun demikian, harus diakui bahwa ini tidaklah cukup untuk menyantuni semu anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di Jakarta," tambah Fauzi.

Sementara itu, Ketua Pembina YPAC Jakarta Muki Reksoprodjo menyatakan, anak-anak berkebutuhan khusus harus bisa memperoleh masa depan yang cerah seperti anak-anak pada umumnya. Menurutnya, dibutuhkan banyak bantuan dan dukungan untuk mencapai tujuan terse but. "Kami berusaha memberi kesempatan kepada pihak lain, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk menjadi donatur sebagai upaya menolong anak-anak cacat, khususnya penderita cerebral palsy. Ini penting sebab masa depan anak-anak tersebut cenderung dilupakan dalam masyarakat," ucap Muki.

Sejauh ini, lanjut Muki, lembaga non pemerintah yang telah membantu YPAC Jakarta berasal dari perusahaan swasta dan pihak luar negeri. Menurutnya, sebagian perusahaan donatur telah menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan dengan menyisihkan sebagian keuntungan untuk membantu anak-anak YPAC Jakarta. "Pihak internasional yang juga ikut membantu adalah kedutaan besar Jepang. Ini dibuktikan dengan bantuan sebesar 10 juta yen yang diberikan oleh Duta Besar Yutaka Limura tahun 2005," ucap Muki.

Saat ini, menurut Muki, pihak Jepang kembali membantu YPAC Jakarta dalam upaya renovasi gedung sekolah luar biasa tersebut. "Duta Besar Jepang dan masyarakat Jepang telah membantu percepatan renovasi gedung sekolah. Kami sangat menghargai usaha yang mence rminkan peningkatan sarana pendidikan warga Jakarta yang berkebutuhan khusus ini," tambah Muki.

Dalam kesempatan yang sama, Fauzi Bowo mengemukakan beberapa alternatif untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus. "Pemerintah terus mendukung dan melakukan lobby kepada lembaga non pemerintah. Untuk itu, meski jauh dari lahan usahanya, perusahaan diha rapkan menunjukkan tanggung jawab sosialnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus," ucap Fauzi.

Alternatif bantuan lain yang dihimbau oleh Fauzi Bowo adalah pengangkatan anak berkebutuhan khusus sebagai anak asuh. Menurutnya, banyak anak berkebutuhan khusus yang berasal dari keluarga tidak mampu. Para donatur diharapkan dapat berperan menjadi orangt ua asuh. "Saya telah menjadi orang pertama yang telah menempuh langkah tersebut. Saya yakin bahwa saya bukanlah satu-satunya orang yang mampu untuk melakukannya," kata Fauzi.

Read More
TB Resisten Ternyata Dapat Diobati
di 10.49 Label: Berita

TUBERKULOSIS atau TB yang sudah resisten dengan berbagai perawatan dan pengobatan ternyata dapat diatasi dengan terapi agresif. Resistensi obat yang dialami para penderita TB terkait erat dengan meningkatnya angka kematian. Setidaknya 7 persen kasus infeksi meninggi di seluruh dunia gara-gara resistensi ini.

Kekhawatiran ini sekarang berkurang karena ternyata para ilmuwan menemukan cara baru untuk mengobati TB, yakni dengan terapi kombinasi, sekurangnya lima obat. Demikian laporan dari Jurnal LANCET menyebut.

Para ahli di Inggris sendiri mengatakan bahwa ini merupakan kabar baik. Namun tentu saja, sumber daya perlu dikerahkan untuk penelitian lanjut. Multi Drug Resisten (MDR) pada TB di Inggris sendiri mencapai 50 hingga 70 persen setiap tahun, terutama untuk mereka yang menggunakan obat isoniazid dan rifampin.

Namun dalam kasus TB yang mengalami resisten secara ektensif atau extensively resistant (XDR), sekurangnya dua dari tahap kedua perawatan tidak terlalu bermanfaat untuk dijalankan. Beberapa ahli berspekulasi bahwa XDR TB efektif bila tak diobati. Namun, fakta menunjukkan 52 orang mati dalam 16 hari di Afrika Selatan setelah penyakit ini mewabah di antara para pasien HIV.

Dalam penelitian terakhir yang dilakukan pada 600 pasien yang mengalami resistensi TB di Rusia, para peneliti menemukan bahwa nyaris 5 persen dari mereka mengalami XDR-TB. Setiap pasien dirawat berdasar strain penyakitnya. Tujuannya untuk menyediakan sekurangnya lima obat berdasar strain khusus yang diidap sehingga pengobatannya bisa diterima atau tepat sasaran.

Hampir setengah dari pasien TB jenis XDR dan 67 persen pasien TB MDR teratasi dengan baik. Ketua peneliti, Dr. Salmaan Keshavjee dari Sekolah Kedokteran Harvard, Amerika Serikat mengatakan," Managemen yang agresif atas infeksi yang terjadi sangat mungkin dilakukan dan dapat mencegah meningkatnya kematian dan transmisi yang lebih jauh lagi strain bakteri yang resisten terhadap obat."

Dr. John Moore-Gillon, juru bicara British Lung Foundation mengatakan, kabar buruknya adalah TB jenis XRD sudah muncul dan menyebar. "Masalah yang kita punya adalah kontrol yang tidak memadai atas penyakit ini. Perlu adanya upaya keras untuk mengatasi persoalan ini dengan program yang terstruktur dan menyeluruh."

John mengungkapkan bahwa yang paling penting dari laporan di jurnal ini adalah bahwa TB jenis XDR dapat diselesaikan meski dengan biaya yang sangat mahal. TB- MDR, kata John butuh biaya puluhan ribu. Tapi TB XDR butuh lebih dari itu.

Read More
Rangsangan Listrik Perbaiki Memori Penderita Alzheimer
di 10.48 Label: Pengobatan

PERANGSANGAN otak dengan listrik dapat memperbaiki memori dan kemampuan otak dalam mengenali sesuatu pada lansia (orang lanjut usia) yang menderita penyakit Alzheimer.

"Data awal kami atas pasien Alzheimer cukup menjanjikan karena efeknya yang langsung kelihatan setelah sebuah sesi tunggal rangsangan pada transkranial dilakukan secara langsung," ujar Dr. Alberto Priori dari Universitas Milan. "Bisa jadi bila dilakukan setiap hari dapat memberi kemajuan yang luar biasa."

Penelitian ini , menurut Priori menggunakan protokol stimulasi yang beragam dan berbeda satu sama lain dan untuk memperjelas kembali dilakukan uji kilinis ulang atas terapi ini sehingga dapat teryakinkan bahwa terapi ini berfungsi dengan baik.

Priori dan koleganya menyelidiki apakah rangsangan listrik atas area otak yang disebut temporoparietal cortex dapat memperbaiki kemampuan otak dalam mengenali sesuatu di 10 pasien penderita Alzheimer.

Dan memang, perawatan ini dapat meningkatkan kemampuan otak mengenali huruf secara tepat. Sementara perawatan pura-pura dengan terapi rangsangan ini memang tidak mengubah apa-apa.

"Yang menarik," kata para peneliti, rangsangan otak dengan listrik ini dapat memperbaiki fungsi otak dalam mengenali huruf pada pasien Alzheimer. Ini sama dengan pengobatan dengan inhibitor cholinesterase (obat yang biasa dipakai untuk penderita demensia/ pikun) dalam jangka waktu lama, yang hanya meningkatkan kemampuan sekitar 16 persen.

"Kami sedang menilai penggunaan terapi listrik ini dalam jangka lama dan berulang-ulang pada pasien Alzheimer," ujar Priori. Para peneliti yakin bahwa hasil terabik, khususnya pada pseien Alzheimer dapat diperoleh dengan mengkombinasi rangsangan langsung pada transkranial dengan rehabilitasi kognisi.

Read More
Bau Mulut, Bagaimana Bisa Terjadi?
di 10.47 Label: Gaya Hidup

BAU mulut, yang secara medis disebut halitosis, dapat muncul akibat tidak teraturnya kegiatan membersihkan gigi. Bisa juga merupakan pertanda adanya masalah kesehatan serius. Bau mulut juga bisa muncul gara-gara makanan yang Anda konsumsi dan kebiasaan tidak sehat lain.

Bagaimana makanan dapat pengaruhi bau mulut?
Pada dasarnya, semua makanan diolah pertama kali dalam mulut. Karena makanan juga dicerna dan diserap ke aliran darah dan dibawa ke paru-paru, akhirnya napas pun bakal kena imbasnya. Bila Anda mengonsumsi bahan makan yang kuat sekali baunya seperti bawang atau bawang bombai, sikat gigi, flosing juga kumur dapat mengurangi bau untuk sementara waktu. Bau ini tidak akan hilang sepenuhnya sampai makanan melewati tubuh.

Mengapa kebiasaan buruk pengaruhi bau mulut?
Jika Anda tidak menyikat dan flos gigi Anda setiap hari dengan rutin, partikel makanan akan tinggal dalam mulut, membuat bakteri akan tumbuh dengan mudah dalam mulut, di sekitar gusi dan lidah. Inilah yang menyebabkan bau mulut. Bakteri yang tinggal dan partikel makanan yang tinggal dapat menyebabkan bau mulut bila tak dibersihkan. Merokok, kunyah tembakau juga dapat sebabkan bau mulut, membuat gigi tak putih lagi, mengurangi kemampuan mencecap makanan dan mengiritasi jaringan gusi.

Masalah kesehatan apa yang terkait dengan bau mulut?
Bau mulut yang terus menerus terjadi bisa jadi merupakan tanda adanya penyakit gusi. Ini akibat adanya plak pada gigi. Bakteri adlam gigi dapat mengeluarkan toksin atau racun yang mengiritasi gusi. Jika penyakit ini tidak diselesaikan akan merusak gusi dan rahang Anda. Tidak pasnya kawat penyangga gigi, infeksi jamur dan karies juga sebabkan bau mulut.

Mulut kering atau xerostomia juga dapat menyebabkan bau mulut. Ludah diperlukan untuk melembabkan dan menetralkan asam yang diproduksi plak, juga mencuci sel-sel yang mati yang terkumpul di lidah, gusi, dan dagu. Jika tidak dikeluarkan, sel-sel ini akan menyebabkan bau mulut. Mulut kering bisa jadi disebabkan oleh pengobatan tertentu, masalah pada kelenjar ludah atau pengobatan saluran napas yang dilakukan lewat mulut.

Beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkanbau mulut. Berikut ini yang perlu diwaspadai seperti infeksi saluran napas (pneumonia atau bronkitis), infeksi sinus kronis, diabetes, masalah ginjal, lever, asam refluks kronis, dan gangguan postnasal.

Apa yang diperlukan agar mulut tak bau lagi?
1. Periksa ke dokter gigi secara teratur. Setidaknya enam bulan sekali.
2. Banyak minum air putih dapat menggelontor partikel makanan dan bakteri juga merangsang produksi ludah.
3. Jaga makan Anda. Rajinlah sikat gigi, dua kali sehari dengan pasta gigi untuk hilangkan plak. Jangan lupa sikat juga lidah Anda. Ganti sikat gigi setiap 2-3 bulan sekali. Gunakan flos dan kumurlah dengan antiseptik.

Read More
Libido Terganggu Gara-gara Obat Hipertensi?
di 10.46 Label: Tanya Jawab

T. Saya menderita tekanan darah tinggi dan obat yang diberikan oleh dokter mempengaruhi libido saya. Kata dokter itu adalah efek samping yang biasa terjadi, dan saya harus tetap meminum obat tersebut. Apa yang harus saya lakukan?

J. Hipertensi dan obatnya memang terbukti dapat mempengaruhi fungsi seksual seseorang. Obat anti hipertensi dapat mempengaruhi berbagai area fungsi seksual termasuk libido, ereksi, lama ereksi dan ejakulasi. Obat yang berbeda akan membawa hasil yang berbeda pula pada fungsi seksual. Karena Anda tidak menyebutkan jenis obat anti hipertensinya, agak sulit bagi saya untuk membantu memberitahu bagaimana mengatasi efek dari obat tersebut. Anda bisa coba meminta pada dokter yang memerikas Anda untuk memberikan obat anti hipertensi yang dapat mengontrol tekanan darah namun memiliki efek sangat minimal terhadap fungsi-fungsi seksual. Supaya Anda dapat tetap minum obat dan menjaga kualitas seksual.

Read More
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan ( Atom )
 photo banner300x250-biru.gif

Blog Archive

  • 2016 (1)
    • 09/18 - 09/25 (1)
      • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0...
  • 2015 (10)
    • 10/11 - 10/18 (1)
    • 09/13 - 09/20 (1)
    • 09/06 - 09/13 (1)
    • 07/05 - 07/12 (1)
    • 05/17 - 05/24 (6)
  • 2014 (1)
    • 04/13 - 04/20 (1)
  • 2012 (770)
    • 02/19 - 02/26 (5)
    • 02/12 - 02/19 (10)
    • 02/05 - 02/12 (4)
    • 01/29 - 02/05 (27)
    • 01/22 - 01/29 (88)
    • 01/15 - 01/22 (101)
    • 01/08 - 01/15 (169)
    • 01/01 - 01/08 (366)
  • 2011 (4477)
    • 12/25 - 01/01 (336)
    • 12/18 - 12/25 (62)
    • 12/11 - 12/18 (70)
    • 12/04 - 12/11 (77)
    • 11/27 - 12/04 (40)
    • 11/20 - 11/27 (67)
    • 11/13 - 11/20 (198)
    • 11/06 - 11/13 (187)
    • 10/30 - 11/06 (340)
    • 10/23 - 10/30 (32)
    • 10/16 - 10/23 (109)
    • 10/09 - 10/16 (80)
    • 08/14 - 08/21 (75)
    • 08/07 - 08/14 (81)
    • 07/31 - 08/07 (82)
    • 07/24 - 07/31 (65)
    • 07/17 - 07/24 (91)
    • 07/10 - 07/17 (47)
    • 07/03 - 07/10 (44)
    • 06/26 - 07/03 (53)
    • 06/19 - 06/26 (59)
    • 06/12 - 06/19 (47)
    • 06/05 - 06/12 (65)
    • 05/29 - 06/05 (63)
    • 05/22 - 05/29 (77)
    • 05/15 - 05/22 (115)
    • 05/08 - 05/15 (65)
    • 05/01 - 05/08 (104)
    • 04/24 - 05/01 (45)
    • 04/17 - 04/24 (70)
    • 04/10 - 04/17 (134)
    • 04/03 - 04/10 (72)
    • 03/27 - 04/03 (18)
    • 03/20 - 03/27 (47)
    • 03/13 - 03/20 (68)
    • 03/06 - 03/13 (40)
    • 02/27 - 03/06 (56)
    • 02/20 - 02/27 (77)
    • 02/13 - 02/20 (76)
    • 02/06 - 02/13 (198)
    • 01/30 - 02/06 (194)
    • 01/23 - 01/30 (132)
    • 01/16 - 01/23 (196)
    • 01/09 - 01/16 (202)
    • 01/02 - 01/09 (121)
  • 2010 (2535)
    • 12/26 - 01/02 (156)
    • 12/19 - 12/26 (65)
    • 12/12 - 12/19 (73)
    • 12/05 - 12/12 (84)
    • 11/28 - 12/05 (80)
    • 11/21 - 11/28 (68)
    • 11/14 - 11/21 (63)
    • 11/07 - 11/14 (50)
    • 10/31 - 11/07 (50)
    • 10/24 - 10/31 (36)
    • 10/17 - 10/24 (58)
    • 10/10 - 10/17 (35)
    • 10/03 - 10/10 (31)
    • 09/26 - 10/03 (21)
    • 09/19 - 09/26 (26)
    • 09/12 - 09/19 (55)
    • 09/05 - 09/12 (65)
    • 08/29 - 09/05 (33)
    • 08/22 - 08/29 (70)
    • 08/15 - 08/22 (45)
    • 08/08 - 08/15 (35)
    • 08/01 - 08/08 (37)
    • 07/25 - 08/01 (27)
    • 07/18 - 07/25 (19)
    • 07/11 - 07/18 (30)
    • 07/04 - 07/11 (56)
    • 06/27 - 07/04 (28)
    • 06/20 - 06/27 (22)
    • 06/13 - 06/20 (30)
    • 06/06 - 06/13 (21)
    • 05/30 - 06/06 (5)
    • 05/16 - 05/23 (6)
    • 05/09 - 05/16 (29)
    • 05/02 - 05/09 (59)
    • 04/25 - 05/02 (28)
    • 04/18 - 04/25 (38)
    • 04/11 - 04/18 (70)
    • 04/04 - 04/11 (59)
    • 03/28 - 04/04 (65)
    • 03/21 - 03/28 (89)
    • 03/14 - 03/21 (218)
    • 03/07 - 03/14 (95)
    • 02/28 - 03/07 (135)
    • 02/21 - 02/28 (102)
    • 01/03 - 01/10 (68)
  • 2009 (1652)
    • 12/27 - 01/03 (36)
    • 12/20 - 12/27 (22)
    • 12/13 - 12/20 (100)
    • 12/06 - 12/13 (45)
    • 11/29 - 12/06 (24)
    • 11/22 - 11/29 (22)
    • 11/15 - 11/22 (19)
    • 11/08 - 11/15 (28)
    • 11/01 - 11/08 (11)
    • 10/25 - 11/01 (17)
    • 10/18 - 10/25 (38)
    • 10/11 - 10/18 (33)
    • 10/04 - 10/11 (15)
    • 09/27 - 10/04 (21)
    • 09/20 - 09/27 (7)
    • 09/13 - 09/20 (84)
    • 09/06 - 09/13 (35)
    • 08/30 - 09/06 (48)
    • 08/23 - 08/30 (118)
    • 08/16 - 08/23 (26)
    • 08/09 - 08/16 (34)
    • 08/02 - 08/09 (35)
    • 07/26 - 08/02 (31)
    • 07/19 - 07/26 (14)
    • 07/12 - 07/19 (16)
    • 07/05 - 07/12 (28)
    • 06/28 - 07/05 (26)
    • 06/21 - 06/28 (76)
    • 06/14 - 06/21 (26)
    • 06/07 - 06/14 (21)
    • 05/31 - 06/07 (43)
    • 05/24 - 05/31 (38)
    • 05/17 - 05/24 (26)
    • 05/10 - 05/17 (52)
    • 05/03 - 05/10 (15)
    • 04/26 - 05/03 (38)
    • 04/19 - 04/26 (32)
    • 04/12 - 04/19 (22)
    • 04/05 - 04/12 (20)
    • 03/29 - 04/05 (40)
    • 03/22 - 03/29 (43)
    • 03/15 - 03/22 (18)
    • 03/08 - 03/15 (14)
    • 03/01 - 03/08 (22)
    • 02/22 - 03/01 (12)
    • 02/15 - 02/22 (9)
    • 02/08 - 02/15 (11)
    • 02/01 - 02/08 (19)
    • 01/25 - 02/01 (37)
    • 01/18 - 01/25 (21)
    • 01/11 - 01/18 (33)
    • 01/04 - 01/11 (31)
  • 2008 (700)
    • 12/28 - 01/04 (13)
    • 12/21 - 12/28 (9)
    • 12/14 - 12/21 (57)
    • 12/07 - 12/14 (5)
    • 11/30 - 12/07 (18)
    • 11/23 - 11/30 (33)
    • 11/16 - 11/23 (31)
    • 11/09 - 11/16 (23)
    • 11/02 - 11/09 (18)
    • 10/26 - 11/02 (11)
    • 10/19 - 10/26 (15)
    • 10/12 - 10/19 (13)
    • 10/05 - 10/12 (25)
    • 09/28 - 10/05 (2)
    • 09/21 - 09/28 (14)
    • 09/14 - 09/21 (19)
    • 09/07 - 09/14 (43)
    • 08/31 - 09/07 (3)
    • 08/24 - 08/31 (33)
    • 08/17 - 08/24 (65)
    • 08/10 - 08/17 (4)
    • 08/03 - 08/10 (26)
    • 07/27 - 08/03 (6)
    • 07/20 - 07/27 (19)
    • 07/13 - 07/20 (18)
    • 07/06 - 07/13 (60)
    • 06/29 - 07/06 (53)
    • 06/22 - 06/29 (49)
    • 06/15 - 06/22 (11)
    • 06/08 - 06/15 (4)

Popular Posts

  • Transkultural dalam Keperawatan
    Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
  • Hubungan Usia Terhadap Perdarahan Post Partum Di RSUD
    KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
  • Review Blog Keperawatan
    Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
  • Diagnosa Keperawatan Aktual
    Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
  • PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM
    PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
  • PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS
    PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
  • Ikterus
    DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
  • PATHWAY HEMATEMESIS MELENA
    Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
  • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0-1 TAHUN DI BPS XXXX
    Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
  • ASKEP NIFAS DENGAN PERDARAHAN POST PARTUM
    ASUHAN KEPERAWATAN IBU NIFAS DENGAN PERDARAHAN POST PARTUM A. PengertianPost partum / puerperium adalah masa dimana tubuh menyesuaikan, baik...

Statistik

© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates