Minggu, 09 Januari 2011
Tonsilitis
Read More
TONSILITIS
A. Pengertian
Tonsilitis kronik adalah tonsil yang dapat mengalami peradangan menahun. (M.A. Handerson, Ilmu Bedah untuk Perawat, 1989)
Tonsilitis merupakan inflamasi/ pembengkakan akut pada tonsil/ amandel.
Tonsilitis akut merupakan infeksi tonsil akut yang menimbulkan demam, lemah, nyeri tenggorok, nyeri dan gangguan menelan, dengan gejala dan tanda setempat radang akut.
Tonsilitis kronik merupakan infeksi yang sering ditemukan di antaranya infeksi daerah faring.
B. Gambaran klinis
Gambaran klinis dari tonsilitis yaitu tonsil membesar dengan adanya hipertropi dan jaringan parut. Sebagian kripta tampak stenosis, tapi eksudat yang sering kali purulen.
Gambaran klinis lain yang sering addalah dari tonsil yang kecil biasanya membuat lekukan. Biakan tonsilia dengan penyakit kronis biasanya menunjukkan beberapa organisme yang virulensinya relatif rendah.
Gejala tonsilitis kronik sebagai berikut:
a. keluhan sakit menelan, liur banyak
b. panas, sakit kepala, rasa sakit di telinga
c. tonsil warna merah dan membengkak
d. tonsil tampak bercak kecil dan sumbatan pada kripta (angila lakrimalis) pada tonsilitis folio kuralis bercaknya besar
e. bercak tampak bergabung menjadi satu meluas sampai ke arkus varing
f. oedem pada arkus varing dan mungkin sampai palatum mole
g. sakit tekan pada limforadi
h. bercak dapat meluas ke seluruh jaringan limfe di lingkaran welldeyer.
C. Patofisiologi
Pada tonsilitis kronik terdapat dua bentuk yaitu hipertrofil dan aretonsil karena proses berulang, maka selain epitel mukosa terkikis, jaringan limfoik diganti oleh jaringan parut. Jaringan parut ini sesuai dengan sifatnya akan mengalami pengerutan. Kelompok jaringan limfoid mengerut, sehingga ruang antara kelompok melebar. Ha ini secara klinik tampak sebagai pelebaran kriptus. Kriptus ini diisi oleh defritus. Proses berjalan terus, sehingga menembus kapsul dan akhirnya timbul perlekatan dengan jaringan di sekitar fosa tonsilitis. Pada anak-anak proses ini disertai dengan pembesaran kelenjar limfe sub mandibula.
D. Pathways
Tonsilitis berulang
Epitel mukosa dan jaringan limfoid terkikis
Proses penyembuhan limfoid
Cicatrik
Tonsilitis kronik
Hipertropi & cicatrik mengkerut dan hiperemesis
Pelebaran kripta timbul lekukan
Mengganggu tonsil membesar & tonsil tetap kecil
Nervus pengangkatan jaringan
Glasovaringeus tonsilektomi
Adenopati reginal
Gangguan
Telinga nyeri menelan nyeri luka insisi kesulitan
Tengah bicara
Potensial komplikasi
Resiko resiko
Infeksi perdarahan
Input cairan kurang input nutrisi
Resti perubahan
Volume cairan resti perubahan nutrisi kerusakan
Kurang dari kurang dari kebutuhan komunikasi
Kebutuhan verbal
Daftar Masalah:
1. Resiko terhadap kekurangan volume cairan yang berhubungan dengan peburunan nmasukan cairan sekunder terhadap nyeri saat menelan.
2. Resiko terhadap perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh yang berhubungan dengan penurunan masukan sekunder terhadap nyeri saat menelan.
3. Gangguan rasa nyaman; nyeri berhubungan dengan pembedahan
4. Resiko terhadap komplikasi, infeksi berhubungan dengan faktor pembedahan.
Daftar Pustaka:
E. N. Stafford/ R Youngs, 1993. Atlas bantu THT. Jakarta: Penerbit Hipikrates.
Charlene Reeves J, dkk, 2995. Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: Salemba Medika.
Sjamsuhidajat R, Wim de Jong,.1998. Buku Ajar Ilmu Bedah. Jakarta: EGC.
Tambahan:
Tonsilitis kronik: keluhan dan gejalanya hampir sama dengan tonsilitis akut, dan ini berulang kali. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil membesar dengan banyak kripta disertai tumpukan nanah seperti keju di dalam kripta.
Sabtu, 08 Januari 2011
Arti Logo Obat
Pernahkah agan memperhatikan logo obat yang ada di kemasan obat yang agan konsumsi atau anda beli? Perhatikan dengan seksama pada kemasan obat yang anda beli. Obat dapat dibagi menjadi 4 golongan yaitu :1. Obat Bebas (hijau)
Obat bebas adalah obat yang dijual bebas di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas adalah lingkaran hijau dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : Parasetamol.
2. Obat Bebas Terbatas (biru)
Obat bebas terbatas adalah obat yang sebenarnya termasuk obat keras tetapi masih dapat dijual atau dibeli bebas tanpa resep dokter, dan disertai dengan tanda peringatan. Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas terbatas adalah lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : CTM.
3. Obat Keras dan Psikotropika
Obat keras adalah obat yang hanya dapat dibeli di apotek dengan resep dokter. Tanda khusus pada kemasan dan etiket adalah huruf K dalam lingkaran merah dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : Asam Mefenamat. Obat psikotropika adalah obat keras baik alamiah maupun sintetis bukan narkotik, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Contoh : Diazepam, Phenobarbital.

4. Obat Narkotika
Obat narkotika adalah obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan. Contoh : Morfin, Petidin.
Manfaat Minum Teh
Banyak alasan kenapa orang minum teh. Jika agan punya kebiasaan itu,teruskan saja. Ada sedikitnya 8 manfaat yang terkandung dalam satu cangkir teh. Apa saja ?- Antioksidan dalam teh dapat melindungi tubuh dari efek polusi dan penuaan dini
- Mengandung sedikit kafein. 1/8 cangkir kopi mengandung 135 mg kafein, sementara 1 cangkir teh hanya mengandung 30-40 mg kafein sehingga tidak membuat sakit kepala atau susah tidur
- Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Teh membuat peredaran darah lancar dan bersih. Hasil studi di Belanda memperlihatkan, orang yang minum 2-3 cangkir teh hitam perhari memiliki sedikit resiko serangan jantung daripada yang tidak pernah minum teh.
- Perkuat tulang. Ternyata bukan hanya kalsium susu yang membuat tulang anda kuat, orang yang rutin minum teh memiliki massa tulang lebih padat.
- Putihkan Gigi. Anggapan teh bisa membuat gigi nampak kusam rupanya tidak benar, sebab ternyata teh mengandung fluoride untuk mengusir karang gigi. Lebih bagus lagi jika seusai menggosok gigi, anda berkumur dengan teh tanpa gula.
- Cegah Infeksi. Kandungan teh bisa memperkuat sistem kekebalan dan menangkal serangan infeksi.
- Atasi kanker. Zat antioksidan bernama polyphenols yang ada dalam teh dapat memerangi kanker.
- Bebas kalori. Tanpa tambahan pemanis, gula atau susu, teh tetap bebas kalori.
Flatus (Kentut)
Flatus adalah gas atau udara dalam saluran cerna yang dikeluarkan lewat anus. Gas dapat ditemukan di lambung, usus kecil, maupun usus besar. Kebanyakan gas di lambung akan dikeluarkan lewat sendawa. Jumlah gas yang masuk atau dibentuk di usus besar setiap harinya rata-rata 7 sampai 10 liter. Bayangkan banyak sekali kan? Sedangkan jumlah rata-rata gas yang dikeluarkan biasanya hanya sekitar 0,6 liter. Sisanya diabsorbsi melalui mukosa usus.Jadi Flatus itu Dapat berasal Dari :
- Dari udara yang kita telan. Saat Anda makan ada tuh udara yang ikut tertelan bersama makanan. Apalagi kalau makan Anda tergesa-gesa, biasanya Anda akan sendawa, iya kan?
- Gas yang berdifusi dari darah ke dalam saluran cerna. Ini biasanya terjadi di usus halus. Di usus halus biasanya hanya ada sejumlah kecil gas, dan banyak dari udara ini berjalan dari lambung masuk ke dalam usus kecil (usus halus). Sebagai tambahan, karbon dioksida dalam jumlah cukup juga sering timbul karena reaksi antara cairan lambung yang asam dan bikarbonat dalam cairan pankreas, yang kadang pembebasannya lebih cepat daripada karbondioksida yang diserap.
- Gas yang terbentuk sebagai hasil fermentasi bakteri. Dalam usus besar, bagian terbesar gas terbentuk dari hasil kerja bakteri. Karbohidrat dan makanan lainnya yang tidak diserap di usus halus, akan difermentasi oleh bakteri dan dibusukkan disitu.
Kentut berbau busuk karena mengandung hidrogen sulfida + merkaptan, hal mana termasuk sulfur yang diproduksi oleh bakteri usus. Semakin banyak sulfur dalam makanan, kentut akan semakin bau.
Kenapa Sih Kentut Bunyi ??
Saat gas dari usus besar mau keluar (ekspulsif), otot abdomen (perut) dan spincter ani externus (otot anus bagian luar) berkontraksi. Kontraksi ini membuat tekanan intraabdomen meningkat, sehingga akan mendorong udara keluar. Karena lubang anus kita kecil 1 dan sempit, maka ketika udara yang cepat melewati lubang anus tersebut, akan menimbulkan vibrasi, seperti kalau Anda meniup terompet, dan vibrasi (getaran) tersebut menimbulkan bunyi yang khas, yaitu bunyi kentut.
10 Syndrom Penyakit Aneh di Dunia
Di dunia ini memang menyebar banyak sekali penyakit, sindrom atau kelainan. Beberapa diantaranya, amat tidak lazim dan aneh. Kebanyakan penyakit dan sindrom ini disebabkan karena faktor psikologis. Penyakit, sindrom dan kelainan ini dapat saja diderita oleh kerabat dan teman kita. Dengan mengenal penyakit dan sindrom ini, kita dapat menyarankan kepada mereka untuk melakukan pengobatan atau konsultasi.1. Trichotillomania :
Merupakan kelainan kontrol impuls. Penderita kelainan ini terdorong untuk mencabuti rambut yang tumbuh di tubuhnya sendiri. Misalnya, rambut pada kepala, hidung, ketiak atau kaki . Kelainan ini disebabkan karena kelainan serotonin dan dopamine pada otak. Penderita kelainan ini tidak menyadari apa yang mereka lakukan sehingga, kelainan ini dapat dikurangi dengan melakukan pelatihan perilaku (Habit Reversal Training ).
2. Cotard's Syndrome:
Penderita sindrom ini sering merasa bahwa dirinya telah meninggal dunia atau pada dasarnya tidak tercipta di dunia ini. Penderita sindrom ini juga dapat saja merasakan bahwa ia sedang kehilangan darah atau organ-organ dalam tubuhnya. Cotard's Syndrome adalah salah satu kelainan neuropsychiatric yang langka. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, sindrom ini dapat muncul akibat menderita depresi. Sindrom ini diberi nama sesuai dengan penemunya yaitu, Jules Cotard. Pada tahun 1880, Jules Cotard mengangkat kasus dari salah seorang pasiennya, yang mengingkari sebagian anggota tubuhnya (misalnya, ia mengaku bahwa ia tidak mengenal anggota tubuh yang disebut dengan tanga) dan mengklaim bahwa dirinya tidak butuh makan.
3. Kleptomania:
Kelainan ini cukup populer di Indonesia. Penyakit ini muncul akibat kelainan serotonin pada otak. Penderita penyakit ini umumnya wanita. Penderita penyakit ini sulit mengendalikan diri untuk tidak mengambil barang miliki orang lain atau dari toko. Tetapi penderita penyakit ini bisa dibedakan dari pencuri biasa karena, barang-barang yang diambilnya adalah barang-barang yang tidak berharga seperti, penjepit kertas, tisu, peniti dll (kalo ngambilnya HP sih emang maling, hajar ajahhhhh gan ....). Kelainan ini dapat diobati dengan melakukan Cognitive-behavioral therapy.
4. Stendhal Syndrome:
Penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami sakit kepala, jantung berdebar-debar dan halusinasi saat melihat benda-benda seni (terutama yang bagus dan besar). Nama penyakit ini diambil dari nama seorang penulis Perancis pada abd ke 19. Dalam bukunya yang berjudul "Naples and Florence: A Journey from Milan to Reggio", Stendhal mengungkapkan pengalamannya saat melihat benda-benda seni di Florence. Penyakit ini diteliti pertama kali oleh psikiatris Italia, Graziella Magherini, pada tahun 1979. Ia mengamati 100 orang turis asing yang mengalami gejala yang sama dengan Stendhal saat mengunjungi Florence.
5. Exploding Head Syndrome:
Penderita kelainan ini merasakan munculnya suara keras atau ledakan dari dalam kepalanya. Perasaan ini dapat menimbulkan ketakutan atau membuat penderitanya kehilangan kesadaran. Penyakit ini lebih banyak diderita oleh wanita. Walapun belum diketahui penyebabnya, penyakit ini diduga muncul akibat stress dan kelelahan.
6. Capgras Delusion:
Penyakit ini menyebabkan penderitanya merasa bahwa beberapa anggota keluarganya telah digantikan oleh orang lain yang menyerupai mereka. Gejala ini umum dijumpai pada penderita schizophrenia, pengguna narkoba, mantan penderita stoke atau orang yang pernah mengalami cedera otak. Penyakit ini membuat penderita enggan untuk bergaul dengan anggota keluarga yang dicurigainya. Penyakit ini pertama kali diamati oleh Joseph Capgras dan Reboul-Lachaux pada tahun 1923.
7. Pica:
Penyakit ini mendorong penderitanya untuk memakan barang-barang yang umumnya tidak dianggap makanan misalnya tanah, baru, kapur, kertas, korek api dll. Penderita pica juga terdorong untuk mengkonsumsi bahan-bahan pembuat makanan yang masih mentah misalnya tepung, bawang mentah dll. Sejumlah ahli menduga bahwa, Pica disebabkan karena kekurangan mineral tertentu tetapi, dugaan ini belum dapat dibuktikan secara kuat.
8. Genital Retraction Syndrome:
Sindrom ini menyebabkan penderitanya menjadi panik. Pria penderita penyakit ini merasa bahwa penisnya menyusut hingga akhirnya menghilang karena masuk ke dalam pinggulnya. Wanita penderita sindrom ini akan merasa bahwa payudaranya mengecil dan berangsur-angsur menjadi rata. Beberapa penderita bahkan merasa bahwa dirinya telah menjadi korban guna-guna, atau tenung.
9.Stockholm syndrome:
sindrom ini biasa di derita oleh para korban penyanderaan. Ketimbang dendam terhadap penyandera, si korban malah bersikap loyal terhadap penyandera. Para mengalami ikatan emosional dengan para penyandera dan kerap berusaha melindungi penyandera dari sergapan aparat. Sindrom ini juga kerap diderita oleh para korban pemerkosaan, penculikan atau anak korban kekerasan seksual. Sindrom ini pertama kali di amati pada para koban penyanderaan di sebuah bank di Stockholm, Swedia, pada tahun 1973. Setelah enam hari disandera, para korban malah berbalik membela para penyanderanya.
10.Jerusalem Syndrome:
Sindrom ini adalah salah satu jenis religious psychosis yang muncul setelah mengunjungi Jerussalem. Penderita sindrom ini merasa bahwa dirinya adalah seorang nabi yang diutus oleh tuhan. Akibatnya, mereka berusaha mendakwahkan ajaran-ajaran mereka yang diklaim berasal dari tuhan. Mereka sering menuduh orang lain sebagai pendosa yang harus melakukan pertobatan dengan tuntunan mereka. Sindrom ini biasanya muncul setelah beberapa minggu meninggalkan Jerusalem. Wah, sindrom ini penting nih untuk diketahui sama aparat berwenang karena, bisa saja para penyebar aliran sesat di Indonesia menderita sindrom serupa.
Posisi yang Baik di Depan Kompute
1. Posisi Tubuh
Badan pada posisi tegak didepan komputer dan jarak pandang antara mata dan monitor sekitar 45-70cm.
2. Letak Posisi Komputer
Bagi pengguna komputer desktop, sesuaikan posisi keyboard, monitor, dan mouse agar kita bisa mendapatkan posisi yang cocok untuk tubuh kita (seperti pada no 1).
3. Cara Penggunaan Mouse
Ketika menggunakan mouse usahakan agar pergelangan tangan berada pada posisi tidak menggantung atau lebih rendah dari mouse. Usahakan agar posisinya sejajar antara pergelangan tangan dan mouse. Posisi jari tangan usahakan agar selalu lurus ketika ‘idle’.
4. Penggunaan Keyboard
Seperti pada penggunaan mouse, ketika menggunakan keyboard usahakan agar selalu sejajar seperti terlihat pada gambar.
Jumat, 07 Januari 2011
175 contoh KTI Kebidanan
Berikut ini hanya contoh BAB I KTI d3 Kebidanan yang bisa anda jadikan referensi dalam penyusunan IT anda, silahkan free download gratis. Beberapa KTI Kebidanan 2009, KTI Kebidanan Terbaru bukan dalam bentuk pdf tapi sudah dalam bentuk word (.doc file). Berbagai macam Karya Tulis Ilmiah Kebidanan seperti KTI Kebidanan tentang KB; KTI Kebidanan tentang Imunisasi; KTI Kebidanan tentang Reproduksi; KTI Kebidanan tentang Keputihan. Untuk mendapatkan KTI Kebidanan Lengkap dengan judul yang lain Silahkan KLIK DISINI.
- Alasan ibu melakukan penyapihan anak kurang dari 2 tahun di posyandu
- Determinan ibu hamil tidak melakukan imunisasi tetanus toksoid (TT) lengkap di wilayah kerja puskesmas
- Determinan pemberian konsumsi buah segar pada balita di posyandu (KTI KEBIDANAN)
- Determinan tidak dilakukannya deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) oleh remaja putri kelas II di MAN
- Faktor penyebab rendahnya pengetahuan remaja awal tentang pendidikan seks di SMP
- Faktor penyebab tidak tercapainya target cakupan persalinan oleh bidan di desa
- Faktor-faktor alasan ibu mengganti kontrasepsi PIL dengan kontrasepsi suntik di puskesmas
- Faktor-faktor penyebab gangguan pemberian ASI pada ibu di desa
- Faktor-faktor penyebab ibu hamil tidak melakukan senam hamil di BPS
- Faktor-faktor penyebab petugas kesehatan tidak melakukan pemeriksaan PAP SMEAR di puskesmas
- Faktor-faktor penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif pada bayi usia di bawah 6 bulan di kelurahan
- Faktor-faktor rendahnya cakupan kunjungan ibu hamil yang ke empat (K4) di wilayah kerja puskesmas
- Faktor-faktor rendahnya kunjungan balita di posyandu
- Faktor-faktor rendahnya penggunaan implant di kelurahan
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Tenaga Bidan Desa dalam Pertolongan Persalinan
- Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian makanan pendamping ASI pada bayi kurang dari 6 bulan di wilayah kerja puskesmas
- Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya akseptor IUD di desa
- Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan akseptor baru keluarga berencana alat kontrasepsi dalam rahim di puskesmas
- Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya keikutsertaan suami menjadi akseptor keluarga berencana (KB) di desa
- Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas
- Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pre menstrual syndrom (PMS) pada wanita usia 25-35 tahun di kampung
- Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak teraturnya siklus menstruasi pada mahasiswa tingkat ……. program studi kebidanan
- Faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya akseptor KB kondom di puskesmas
- Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya mastitis pada ibu postpartum di BPS
- Gambaran aktivitas seksual wanita menopause di desa
- Gambaran efek samping KB suntik depo progestin di puskesmas pembantu
- Gambaran faktor penyebab akseptor tidak melanjutkan penggunaan kontrasepsi IUD di RB
- Gambaran faktor-faktor penyebab terjadinya ketuban pecah dini di ruang kebidanan RSUD
- Gambaran faktor-faktor penyebab wanita PUS tidak melakukan pemeriksaan PAP Smear di wilayah kerja puskesmas
- Gambaran faktor-faktor wanita pasangan usia subur tidak menggunakan kontrasepsi tubektomi di kelurahan
- Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan ibu hamil di puskesmas
- Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam memilih alat kontrasepsi suntik depoprovera di desaGambaran faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian kapsul vitamin A di kelurahan
- Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi ibu menyusui dalam memberikan makanan pendamping ASI terlalu dini di Desa
- Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi ibu tidak menimbang balitanya di posyandu
- Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian dismenore pada mahasiswa program studi kebidanan
- Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pneumonia pada balita di puskesmas
- Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tuberkulosis paru pada anak di poli anak RSUD
- Gambaran ibu hamil dengan kekurangan energi kronis di wilayah kerja puskesmas
- Gambaran kadar hemoglobin (Hb) pada akseptor intra uterine devices (IUD) di kelurahan
- Gambaran kadar hemoglobin ibu hamil di puskesmas
- Gambaran karakteristik ibu bersalin dengan ekstraksi vakum di RSUD
- Gambaran karakteristik ibu hamil dengan pre eklampsi dan eklampsi di ruang kebidanan RSUD
- Gambaran kemampuan motorik kasar pada anak di bawah tiga tahun (BATITA) di posyandu
- Gambaran mobilisasi dini pada ibu post partum dengan tindakan operasi seksio sesarea terhadap pengeluaran lochea dan percepatan penyembuhan luka operasi di RSU
- Gambaran pasangan usia subur yang tidak mengikuti keluarga berencana di kelurahan
- Gambaran pelaksanaan teknik menyusui pada ibu menyusui di posyandu
- Gambaran penatalaksanaan 6 jam pertama bayi baru lahir normal oleh bidan di ruang kebidanan RSUD
- Gambaran penatalaksanaan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas
- Gambaran penatalaksanaan kala IV persalinan normal oleh bidan praktek swasta di wilayah puskesmas
- Gambaran penatalaksanaan manajemen aktif kala III oleh bidan di ruang bersalin RSUD
- Gambaran penatalaksanaan pemberian ASI pada ibu seksio sesaria di RSU
- Gambaran penatalaksanaan perawatan bayi prematur oleh tenaga kesehatan di ruang anak RSU
- Gambaran penatalaksanaan perdarahan post partum di rumah bersalin
- Gambaran penatalaksanaan pre-operasi seksio sesarea di ruang bersalin rumah sakit umum daerah
- Gambaran pengetahuan bidan tentang manajemen aktif kala III di RSUD
- Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang kunjungan neonatal di BPS
- Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang melahirkan di bidan di desa
- Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi ibu hamil di desa
- Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang pemberian ASI dini di BPS
- Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang perdarahan antepartum di RSUD
- Gambaran pengetahuan ibu hamil tentnag gizi seimbang pada masa kehamilan di puskesmas
- Gambaran pengetahuan ibu menyusui anak pertama tentang ASI eksklusif di wilayah kerja puskesmas
- Gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang manajemen laktasi pada periode post natal di Rumah sakit ibu dan anak
- Gambaran Pengetahuan ibu multipara tentang kontrasepsi AKDR di wilayah kerja puskesmas
- Gambaran pengetahuan ibu tentang keluarga sadar gizi (KADARZI) di posyandu
- Gambaran pengetahuan ibu tentang pemberian imunisasi pada kunjungan neonatal pertama (KN 1) di wilayah kerja puskesmas
- Gambaran pengetahuan ibu tentang perawatan bayi dengan berat badan lahir rendah di rumah bersalin
- Gambaran pengetahuan klimakterium tentang menopause di dusun
- Gambaran pengetahuan pasangan infertil tentang infertilitas di desa
- Gambaran pengetahuan remaja putri tentang kanker payudara di SMA
- Gambaran pengetahuan remaja wanita kelas II tentang diet seimbang
- Gambaran pengetahuan siswa SMPN ….. tentang perilaku hidup bersih dan sehat tahun
- Gambaran pengetahuan tenaga kesehatan tentang papsmear di puskesmas
- Gambaran peran serta kader dalam kegiatan posyandu di kampung ….. wilayah kerja puskesmas
- Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat dalam rumah tangga di kelurahan
- Gambaran perilaku ibu menyusui tentang pemberian ASI pada satu hari pertama di RB
- Gambaran persyaratan minimal fasilitas pelayanan AKDR diwilayah kerja puskesmas
- Gambaran pertolongan persalinan yang dilakukan oleh dukun tidak terlatih di wilayah puskesmas pembantu
- Gambaran pertumbuhan balita di posyandu desa
- Gambaran pola makan ibu hamil di BPS
- Gambaran proses penyembuhan luka ibu post seksio sesarea di RKB RSU
- Gambaran puskesmas mampu pelayanan obstetri dan neonatal emergensi dasar (PONED) di Puskesmas
- Gambaran sikap dan tindakan akseptor KB dalam mengatasi efek samping alat kontrasepsi suntikan (injectables) di BPS
- Gambaran teknik menyusui minggu pertama pada ibu primipara di BPS
- Gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia di SMA
- Gambaran tingkat pengetahuan ibu-ibu usia 45 – 55 tahun tentang menopause di desa
- Gambaran tingkat pengetahuan wanita pramenopause tentang osteoporosis di desa
- Hubungan antara paritas dan usia ibu dengan plasenta previa di RSUD
- Hubungan antara pengetahuan ibu balita tentang gizi dengan status gizi balita di kelurahan
- Hubungan antara suami perokok dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja puskesmas
- Hubungan faktor lingkungan, tempat tinggal, teman sebaya dan orang tua dengan penyalahgunaan narkotika psikotropika zat aditif lainnya (NAPZA) pada remaja di SMA
- Hubungan kejadian pneumonia pada balita dengan status pemberian vitamin A di poliklinik anak
- Hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat ekonomi keluarga kader dengan peran serta kader posyandu di kampung
- Karakteristik akseptor KB alat kontrasepsi dalam rahim di wilayah kerja puskesmas
- Karakteristik akseptor kontrasepsi MOW di desa
- Karakteristik efek samping alat kontrasepsi suntik di desa
- Karakteristik ibu hamil dengan anamia di puskesmas
- Karakteristik ibu hamil dengan hiperemisis gravidarum di wilayah kerja puskesmas
- Karakteristik ibu yang menyapih bayi di bawah usia 1 tahun di wilayah kerja puskesmas
- Karakteristik kanker serviks di ruang kebidanan RSUD
- Karakteristik kejang demam pada anak di rumah sakit umum
- Karakteristik keluarga dengan balita berat badan di bawah garis merah (BGM) di desa
- Karakteristik neonatus dengan asfiksia di ruang anak RSUD
- Karakteristik perilaku hubungan seks pra nikah pada remaja wanita di desa
- Karakteristik suami dengan ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja puskesmas
- Kecemasan pasangan suami istri dengan infertil primer di rumah bersalin
- Kecemasan terhadap perubahan fisik wanita usia 45-55 tahun dalam menghadapi menopause
- Keterampilan pelaksanaan komunikasi terapeutik mahasiswi tingkat II program studi kebidanan…… di lahan praktek
- Pelaksanaan rawat gabung di rumah bersalin handayani
- Pelaksanaan resusitasi pada bayi baru lahir dengan asfiksia oleh tenaga kesehatan di rumah bersalin
- Pemantauan perkembangan balita di posyandu …..wilayah kerja puskesmas
- Penatalaksanaan manajemen aktif kala III oleh bidan di puskesmas KTI KEBIDANAN
- Penatalaksanaan pencegahan infeksi nifas di ruang kebidanan RSU
- Penatalaksanaan pijat bayi oleh dukun pijat bayi pada bayi usia 3-7 bulan di desa
- Pengetahuan dan keterampilan bidan tentang manajemen aktif kala III di wilayah puskesmas
- Pengetahuan dan sikap bidan dalam penatalaksanaan manajemen rujukan pada ibu bersalin dengan kelainan obstetri di wilayah puskesmas
- Pengetahuan dan sikap dukun terlatih dalam menolong persalinan di wilayah puskesmas
- Pengetahuan dan sikap ibu balita tentang pemberian kapsul vitamin A di puskesmas
- Pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tablet tambah darah (Fe) dalam mencegah anemia kehamilan di BPS
- Pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang teknik prenatal breastcare, postnatal breastcare dan teknik menyusi di RB
- Pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap tanda-tanda bahaya kehamilan di puskesmas
- Pengetahuan dan sikap ibu post seksio sesarea tentang mobilisasi dini di rumah bersalin
- Pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi campak di puskesmas
- Pengetahuan dan sikap ibu tentang pemantauan status gizi pada anak balita di kelurahan
- Pengetahuan dan sikap masyarakat usia 15 – 39 tahun mengenai mitos diskriminasi dan stigmasi terhadap HIV AIDS
- Pengetahuan dan sikap petugas pelaksana penanganan penderita NAPZA tentang penatalaksanaan NAPZA di panti rehabilitasi
- Pengetahuan dan sikap remaja putri tentang dampak kehamilan remaja di SMA
- Pengetahuan dan sikap remaja putri tentang menstruasi pada siswi kelas II SMP
- Pengetahuan dan sikap remaja tentang bahaya seks bebas di SMA
- Pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah di SMU
- Pengetahuan dan sikap siswa kelas 1 SMP tentang pubertas di SMP
- Pengetahuan dan sikap siswa SMU tentang seksualitas pada remaja di SMU
- Pengetahuan dukun terlatih tentang tiga bersih dalam pertolongan persalinan di desa
- Pengetahuan ibu balita tentang status gizi pada balita di kelurahan
- Pengetahuan ibu bersalin tentang rawat gabung di ruang kebidanan rumah sakit umum
- Pengetahuan ibu hamil tentang HIS palsu di BPS
- Pengetahuan ibu hamil tentang kunjungan pemeriksaan kehamilan di BPS
- Pengetahuan ibu mengenai kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) di puskesmas
- Pengetahuan ibu menyusi tentang alat kontrasepsi selama laktasi di kelurahan
- Pengetahuan ibu menyusui tentang usia kurang dari 6 bulan di Desa
- Pengetahuan ibu nifas tentang tanda-tanda bahaya masa nifas di ruang kebidanan rumah sakit umum
- Pengetahuan ibu post partum tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di BPS
- Pengetahuan ibu primigravida tentang tehnik mengejan yang benar saat persalinan di BPS
- Pengetahuan ibu primipara tentang masa nifas di rumah bersalin
- Pengetahuan ibu tentang abortus incompletus di ruang kebidanan rumah sakit umum
- Pengetahuan ibu tentang imunisasi hepatitis B di posyandu kampung … wilayah kerja puskesmas
- Pengetahuan ibu tentang pemberian imunisasi hepatitis B1 segera setelah lahir di rumah bersalin
- Pengetahuan ibu tentang pemberian makanan tambahan pada bayi di bawah umur 6 bulan di desa
- Pengetahuan ibu tentang pengganti air susu ibu di wilayah kerja puskesmas
- Pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik pada balita usia 3-5 tahun di posyandu … wilayah kerja puskesmas ….
- Pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama pada balita demam di puskesmas
- Pengetahuan ibu tentang stimulasi pada bayi usia 0 – 12 bulan di kelurahan
- Pengetahuan pasangan usia subur tentang kontrasepsi vasektomi
- Pengetahuan primigravida tentang anemia pada kehamilan di puskesmas
- Pengetahuan primigravida tentang tanda-tanda persalinan semu di klinik
- Pengetahuan remaja putri tentang keputihan fisiologis dan keputihan patologis di Madrasah ALiyah Negeri
- Pengetahuan remaja tentang aborsi pada siswi kelas II SMA
- Pengetahuan tentang gangguan menstruasi dan penatalaksanaannya pada remaja putri kelas II
- Pengetahuan tentang ISPA pada ibu yang memiliki balita sakit ISPA yang berobat ke puskesmas
- Pengetahuan usia lanjut tentang kebutuhan gizi usia lanjut di posyandu lansia desa
- Pengetahuan wanita pra-menopause tentang gejala-gejala fisik menopause di kelurahan
- Perilaku remaja putri dalam menangani keputihan di sekolah menengah umum negeri
- Sikap ibu hamil terhadap pelayanan antenatal di puskesmas
- Studi tentang motivasi mahasiswi memilih profesi bidan di program studi kebidanan
- Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan KIA oleh bidan di puskesmas
- Tinjauan efek samping alat kontrasepsi pada akseptor KB PIL
- Tinjauan pelaksanaan imunisasi campak di posyandu kelurahan
- Tinjauan pelaksanaan kegiatan pondok sayang ibu (PSI) di desa
- Tinjauan pelaksanaan pencegahan infeksi pada asuhan persalinan normal oleh bidan di ruang kebidanan RSUD
- Tinjauan pemberian air susu ibu (ASI) kolostrum pada ibu post sectio caesarea di ruang kebidanan RSU
- Tinjauan penatalaksanaan gizi buruk pada balita oleh tenaga kesehatan di puskesmas
- Tinjauan penatalaksanaan kejang demam di ruang anak Rumah Sakit Umum
- Tinjauan penatalaksanaan penyakit infeksi saluran pernafasan akut non pnemonia pada balita usia 2 bulan – 5 tahun di puskesmas
- Tinjauan penatalaksanaan perawatan tali pusat pada neonatus di rumah sakit umum
- Tinjauan penyebab dilakukannya curettage di rumah sakit umum
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Blog Archive
-
2015
(10)
- 10/11 - 10/18 (1)
- 09/13 - 09/20 (1)
- 09/06 - 09/13 (1)
- 07/05 - 07/12 (1)
- 05/17 - 05/24 (6)
-
2014
(1)
- 04/13 - 04/20 (1)
-
2012
(770)
- 02/19 - 02/26 (5)
- 02/12 - 02/19 (10)
- 02/05 - 02/12 (4)
- 01/29 - 02/05 (27)
- 01/22 - 01/29 (88)
- 01/15 - 01/22 (101)
- 01/08 - 01/15 (169)
- 01/01 - 01/08 (366)
-
2011
(4477)
- 12/25 - 01/01 (336)
- 12/18 - 12/25 (62)
- 12/11 - 12/18 (70)
- 12/04 - 12/11 (77)
- 11/27 - 12/04 (40)
- 11/20 - 11/27 (67)
- 11/13 - 11/20 (198)
- 11/06 - 11/13 (187)
- 10/30 - 11/06 (340)
- 10/23 - 10/30 (32)
- 10/16 - 10/23 (109)
- 10/09 - 10/16 (80)
- 08/14 - 08/21 (75)
- 08/07 - 08/14 (81)
- 07/31 - 08/07 (82)
- 07/24 - 07/31 (65)
- 07/17 - 07/24 (91)
- 07/10 - 07/17 (47)
- 07/03 - 07/10 (44)
- 06/26 - 07/03 (53)
- 06/19 - 06/26 (59)
- 06/12 - 06/19 (47)
- 06/05 - 06/12 (65)
- 05/29 - 06/05 (63)
- 05/22 - 05/29 (77)
- 05/15 - 05/22 (115)
- 05/08 - 05/15 (65)
- 05/01 - 05/08 (104)
- 04/24 - 05/01 (45)
- 04/17 - 04/24 (70)
- 04/10 - 04/17 (134)
- 04/03 - 04/10 (72)
- 03/27 - 04/03 (18)
- 03/20 - 03/27 (47)
- 03/13 - 03/20 (68)
- 03/06 - 03/13 (40)
- 02/27 - 03/06 (56)
- 02/20 - 02/27 (77)
- 02/13 - 02/20 (76)
- 02/06 - 02/13 (198)
- 01/30 - 02/06 (194)
- 01/23 - 01/30 (132)
- 01/16 - 01/23 (196)
- 01/09 - 01/16 (202)
- 01/02 - 01/09 (121)
-
2010
(2535)
- 12/26 - 01/02 (156)
- 12/19 - 12/26 (65)
- 12/12 - 12/19 (73)
- 12/05 - 12/12 (84)
- 11/28 - 12/05 (80)
- 11/21 - 11/28 (68)
- 11/14 - 11/21 (63)
- 11/07 - 11/14 (50)
- 10/31 - 11/07 (50)
- 10/24 - 10/31 (36)
- 10/17 - 10/24 (58)
- 10/10 - 10/17 (35)
- 10/03 - 10/10 (31)
- 09/26 - 10/03 (21)
- 09/19 - 09/26 (26)
- 09/12 - 09/19 (55)
- 09/05 - 09/12 (65)
- 08/29 - 09/05 (33)
- 08/22 - 08/29 (70)
- 08/15 - 08/22 (45)
- 08/08 - 08/15 (35)
- 08/01 - 08/08 (37)
- 07/25 - 08/01 (27)
- 07/18 - 07/25 (19)
- 07/11 - 07/18 (30)
- 07/04 - 07/11 (56)
- 06/27 - 07/04 (28)
- 06/20 - 06/27 (22)
- 06/13 - 06/20 (30)
- 06/06 - 06/13 (21)
- 05/30 - 06/06 (5)
- 05/16 - 05/23 (6)
- 05/09 - 05/16 (29)
- 05/02 - 05/09 (59)
- 04/25 - 05/02 (28)
- 04/18 - 04/25 (38)
- 04/11 - 04/18 (70)
- 04/04 - 04/11 (59)
- 03/28 - 04/04 (65)
- 03/21 - 03/28 (89)
- 03/14 - 03/21 (218)
- 03/07 - 03/14 (95)
- 02/28 - 03/07 (135)
- 02/21 - 02/28 (102)
- 01/03 - 01/10 (68)
-
2009
(1652)
- 12/27 - 01/03 (36)
- 12/20 - 12/27 (22)
- 12/13 - 12/20 (100)
- 12/06 - 12/13 (45)
- 11/29 - 12/06 (24)
- 11/22 - 11/29 (22)
- 11/15 - 11/22 (19)
- 11/08 - 11/15 (28)
- 11/01 - 11/08 (11)
- 10/25 - 11/01 (17)
- 10/18 - 10/25 (38)
- 10/11 - 10/18 (33)
- 10/04 - 10/11 (15)
- 09/27 - 10/04 (21)
- 09/20 - 09/27 (7)
- 09/13 - 09/20 (84)
- 09/06 - 09/13 (35)
- 08/30 - 09/06 (48)
- 08/23 - 08/30 (118)
- 08/16 - 08/23 (26)
- 08/09 - 08/16 (34)
- 08/02 - 08/09 (35)
- 07/26 - 08/02 (31)
- 07/19 - 07/26 (14)
- 07/12 - 07/19 (16)
- 07/05 - 07/12 (28)
- 06/28 - 07/05 (26)
- 06/21 - 06/28 (76)
- 06/14 - 06/21 (26)
- 06/07 - 06/14 (21)
- 05/31 - 06/07 (43)
- 05/24 - 05/31 (38)
- 05/17 - 05/24 (26)
- 05/10 - 05/17 (52)
- 05/03 - 05/10 (15)
- 04/26 - 05/03 (38)
- 04/19 - 04/26 (32)
- 04/12 - 04/19 (22)
- 04/05 - 04/12 (20)
- 03/29 - 04/05 (40)
- 03/22 - 03/29 (43)
- 03/15 - 03/22 (18)
- 03/08 - 03/15 (14)
- 03/01 - 03/08 (22)
- 02/22 - 03/01 (12)
- 02/15 - 02/22 (9)
- 02/08 - 02/15 (11)
- 02/01 - 02/08 (19)
- 01/25 - 02/01 (37)
- 01/18 - 01/25 (21)
- 01/11 - 01/18 (33)
- 01/04 - 01/11 (31)
-
2008
(700)
- 12/28 - 01/04 (13)
- 12/21 - 12/28 (9)
- 12/14 - 12/21 (57)
- 12/07 - 12/14 (5)
- 11/30 - 12/07 (18)
- 11/23 - 11/30 (33)
- 11/16 - 11/23 (31)
- 11/09 - 11/16 (23)
- 11/02 - 11/09 (18)
- 10/26 - 11/02 (11)
- 10/19 - 10/26 (15)
- 10/12 - 10/19 (13)
- 10/05 - 10/12 (25)
- 09/28 - 10/05 (2)
- 09/21 - 09/28 (14)
- 09/14 - 09/21 (19)
- 09/07 - 09/14 (43)
- 08/31 - 09/07 (3)
- 08/24 - 08/31 (33)
- 08/17 - 08/24 (65)
- 08/10 - 08/17 (4)
- 08/03 - 08/10 (26)
- 07/27 - 08/03 (6)
- 07/20 - 07/27 (19)
- 07/13 - 07/20 (18)
- 07/06 - 07/13 (60)
- 06/29 - 07/06 (53)
- 06/22 - 06/29 (49)
- 06/15 - 06/22 (11)
- 06/08 - 06/15 (4)
Popular Posts
-
Olahraga teratur sangat penting untuk kesehatan tubuh, mencegah dan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit mulai dari osteoporosis hin...
-
Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
-
KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
-
Malu banget kan kalo nafas kita bau alias bau mulut apa lagi kalo kita ngomong dengan orang lain lalu tiba-tiba orang tersebut menjauh wah...
-
Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
-
Ketika, pasangan atau seseorang yang dekat dengan Anda mengalami depresi, ada langkah yang dapat Anda lakukan untuk menolongnya: # Memberi ...
-
Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
-
Menurut Joyce Engel (1999), yang dikatakan anak usia pra sekolah adalah anak-anak yang berusia berkisar 3-6 tahun. Ada beberapa aspek yang...
-
ASUHAN KEPERAWATAN IBU NIFAS DENGAN PERDARAHAN POST PARTUM A. PengertianPost partum / puerperium adalah masa dimana tubuh menyesuaikan, baik...
-
MAKALAH “ MASALAH KURANGNYA MUTU LAYANAN PUSKESMAS DITINJAU DARI SARANA, PETUGAS PEMBERI PELAYANAN, SERTA PROGRAM DINKES MELALUI PUSKESMAS ...
© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates
