• home

ASUHAN KEPERAWATAN

  • HOME
  • DOWNLOAD ASUHAN KEPERAWATAN
  • Cara Mendapatkan Password

Sabtu, 15 Oktober 2011

Kurang Tidur Bikin Pasangan Tak Lagi Harmonis?

di 16.33
KOMPASfemale
KOMPASfemale
Kurang Tidur Bikin Pasangan Tak Lagi Harmonis?
Oct 15th 2011, 09:33

KOMPAS.com - Sebuah studi terbaru menemukan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan perempuan menjadi pemarah. Pasangan pun menjadi korbannya. Hal ini sering dialami oleh para perempuan yang baru saja melahirkan. Apalagi, sebagai ibu baru banyak peran baru yang membuat Anda mudah uring-uringan.

Studi yang dilakukan oleh American Academy of Sleep Medicine menemukan bahwa perempuan yang mengalami kesulitan tidur di malam hari menyebabkan interaksi dengan pasangan yang lebih sedikit dan lebih negatif. Hal ini disebabkan karena rasa lelah dan yang Anda rasakan karena kurang tidur.

Penelitian ini dilakukan selama 10 hari terhadap pasangan suami istri dengan menggunakan buku harian elektronik. Buku elektronik ini digunakan untuk mengevaluasi interaksi positif (perasaan didukung dan dihargai), atau interaksi negatif (perasaan diabaikan, dan dikritik).

Hasilnya, para pria cenderung merasakan peningkatan interaksi negatif yang terjadi karena pasangannya kurang tidur atau insomnia. Hal ini menyimpulkan bahwa sebenarnya kurang tidur ataupun insomnia bisa memiliki dampak yang buruk pada pernikahan.

Rasa kelelahan akibat kurang tidur bisa menyebabkan perempuan menjadi lebih cepat marah dan bahkan enggan berhubungan seks dengan pasangannya.

Namun, ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk mengatasi insomnia dan mendapatkan waktu tidur yang berkualitas. The National Sleep Foundation menyarakan untuk melakukan kebiasaan 'tidur yang bersih'.

Caranya, bangunlah setiap hari pada jam yang sama, dan kalahkan godaan untuk tidur di siang hari. Hindari berbagai minuman stimulan seperti kopi, teh dan praktek rutinitas tidur terlalu lama. Terakhir, ciptakan lingkungan tidur yang aman dan nyaman bagi Anda. Dengan demikian, Anda tidak akan mengalami kurang tidur ataupun insomnia lagi di malam hari.

Sumber: GalTime.com

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Read More

Berburu Aksesori Khas Thailand di Jakarta

di 16.33
KOMPASfemale
KOMPASfemale
Berburu Aksesori Khas Thailand di Jakarta
Oct 15th 2011, 09:33

KOMPAS.com - Bagi Anda penggemar aksesori, seperti cincin, kalung, gelang dengan gaya etnik maupun modern, segera kunjungi area LG Central Park Mall. Mal di kawasan Jakarta Barat ini menggelar pameran produk Thailand, hingga Minggu (16/10/2011). Sejumlah gerai aksesori mencuri perhatian pengunjung mal ini.

Ragam jenis, desain, model aksesori buatan tangan dari Thailand tersedia. Sebagian besar aksesori ini bahkan merupakan produk ekspor yang bisa dijumpai di Eropa, Amerika, termasuk Asia.

Karenanya, aksesori ini tersedia untuk memenuhi semua selera. Pasalnya, selera Eropa dan Asia terhadap aksesori punya perbedaan. Baik dari segi desain, ukuran, juga warna.

Aksesori lukis

Aksesori berlabel Pita Ceramic Jewelry menghadirkan kalung dan anting keramik ragam motif yang dilukis dengan tangan. Athasit Buranahet, Chief Marketing Officer Pita mengatakan dengan harga ritel tertinggi 215 baht (mulai Rp 40.000-180.000), kalung dan anting keramik lukis ini digemari di di Jepang, Spanyol, Amerika, Perancis, Italia, Malaysia, India, China, juga Indonesia.

Jika Anda mengunjungi Thailand, aksesori yang populer sejak empat tahun silam ini bisa Anda dapatkan di bandara, selain juga di pabriknya di Muang Lampang.

Aksesori bebatuan
Thailand dan Indonesia memang punya banyak kesamaan. Inilah sebabnya, Central Park memilih bekerjasama dengan pemerintah Thailand di Jakarta untuk mendatangkan produk fashion dan aksesori.

Salah satunya aksesori bebatuan dari Bangkok, Thailand ini. Jika Indonesia punya ragam aksesori unik dan etnik dari bebatuan Kalimantan, Thailand juga punya ragam aksesori serupa.

Komkrit Kosiyasthit atau akrab disapa Mac, biasanya memasarkan cincin, kalung, gelang batu di JJ Mall, 200 meter dari kawasan belanja fashion ternama di Thailand, Chatuhar Market.

"Pasar utama saya di Spanyol dan Jepang," aku Mac yang memproduksi cincin, kalung, gelang dari bebatuan, mutiara, dan metal.

Mac memberikan banyak pilihan model desain aksesorinya. Aksesori gaya modern dengan desain sederhana dan berukuran panjang, juga gaya etnik. Lantaran menyasar pasar Eropa, Mac mendesain aksesori menyesuaikan empat musim. Soal harga, Mac menjualnya di pameran antara 150-250 baht (mulai Rp 90.000).

Harga aksesori di pameran Thailand di Central Park sama dengan harga di Thailand. Namun beberapa gerai memberikan potongan harga, untuk peminatnya di Indonesia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Read More

Bantu Perempuan untuk Berani Wirausaha Quilt

di 16.33
KOMPASfemale
KOMPASfemale
Bantu Perempuan untuk Berani Wirausaha Quilt
Oct 15th 2011, 09:33

KOMPAS.com - Tak ada batasan seseorang untuk menjadi kreatif termasuk para perempuan dan ibu rumah tangga. Bertempat di Balai Sarwono, Cipete, Jakarta Selatan, Cipete Quilting Community mengadakan End of Year Gathering Cipete Quilting Community.

Quilting adalah seni menggabungkan kain perca dengan ukuran dan potongan tertentu untuk membentuk motif-motif yang unik. Potongan-potongan kain tersebut lalu ditindas dengan jahitan model jelujur yang ukurannya harus sama jika dilihat dari sisi atas maupun bawah kain.

"Acara tahunan ini bertujuan untuk mengakrabkan sesama anggota, sharing informasi sekaligus untuk membantu ibu-ibu untuk berani mulai berwirausaha," tukas Nisa Hariadi, pemilik Cipete Quilting Community ini kepada Kompas Female dalam acara End of Year Gathering Cipete Quilting Community di Balai Sarwono, Cipete, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10/2011).

Awalnya gathering ini hanya diperuntukan bagi para anggota saja, namun mulai tahun ini acara gathering ini mulai dibuka untuk umum. Tak hanya itu, dalam acara ini para peserta juga bisa mendaftar menjadi anggota Cipete Quilling Community.

Acara yang digelar kali ketiga ini merupakan ajang komunikasi dan berbagi ilmu kepada sesama pecinta quilting. Selain diajarkan teknik terbaru untuk quilting, ibu-ibu ini akan dimotivasi untuk berani memasarkan berbagai produk yang sudah dibuatnya.

"Di sini kita juga bekerja sama dengan bank untuk memberikan berbagai program bantuan modal bagi yang ingin berwirausaha," bebernya.

Tak hanya memberikan dorongan berupa menghadirkan bantuan permodalan dari bank, dengan dukungan ASEPHI (Asosiasi Ekportir dan Produsen Handicraft Indonesia ), maka Nisa juga semakin bersemangat untuk membantu komunitas ini untuk berkarya dan berkreasi dengan quilting.

Selain itu, dalam acara ini juga dipamerkan beberapa produk quilting para member seperti selimut, bantal, tas, sampai pajangan dinding yang indah. Produk quilting ini bisa Anda peroleh dengan kisaran harga mulai dari Rp 250.000 sampai jutaan rupiah. Jika tertarik untuk belajar lebih lanjut tentang quilting dan menjadi anggota Cipete Quilting Community.

Info Cipete Quilting Community:

Jl. Cipete Raya no.9/B5, telp. (021) 7696644, atau melalui website www.nisasquilt.com

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Read More

Anak Perlu Memiliki Kebiasaan Hidup Bersih

di 15.33
KOMPASfemale
KOMPASfemale
Anak Perlu Memiliki Kebiasaan Hidup Bersih
Oct 15th 2011, 08:33

KOMPAS.com - Di luar profesinya sebagai artis, Sophie Navita adalah seorang istri dan ibu dua putra Rangga Namora Putra Barata dan Radya Tuaro Putra Barata. Peran ini membuatnya harus ekstra hati-hati dalam mendidik putranya. Sophie mengaku bahwa tak mudah mendidik kedua buah hatinya yang mulai beranjak besar, terutama dalam membangun kebiasaan hidup bersih.

"Salah satunya adalah sifat pria yang kadang kurang memperhatikan kebersihan dirinya," ungkap Sophie kepada Kompas Female, dalam acara Lifebuoy Journalist Class di FX, Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2011) lalu.

Sebagai pecinta kebersihan, Sophie sudah mengantisipasi masalah tersebut. "Aku memang orang yang suka banget jaga kebersihan. Jadi aku mau anak-anakku juga sadar akan pentingnya jaga kebersihan biar terhindar dari penyakit," tukasnya.

Sejak anak-anaknya masih kecil, istri musisi Ponky Barata ini sudah memperkenalkan 'aturan' untuk menjaga kebersihan dimulai dari hal-hal kecil seperti mencuci tangan.

"Saya mulai mengajarkan pentingnya cuci tangan sejak mereka baru bisa memegang berbagai benda dengan tangannya sendiri. Anak kecil kan suka banget masukin benda ke dalam mulut," tukasnya.

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membiasakan anak-anak hidup bersih. Sophie selalu mengajarkan anaknya untuk hidup bersih dengan cara yang asyik dan menyenangkan, bukan menggurui atau marah-marah.

"Misalnya, aku selalu ngajarin anak-anak untuk cuci tangan yang bersih. Aku ajarin anak-anak untuk cuci tangan sambil nyanyi lagu happy birthday dua kali. Setelah itu baru dibilas dan dikeringkan. Cara ini bikin anak-anak senang dan tidak ada rasa keterpaksaan untuk melakukannya," tukasnya.

Kebiasaan yang sering dilakukannya ini, ternyata juga membuat anak-anaknya memiliki kesadaran sendiri untuk menjaga kebersihan dirinya sendiri dan bukan menjaga kebersihan karena takut atas kemarahan orang tuanya.

Dengan adanya kesadaran pada pentingnya kesehatan sejak dini, perilaku hidup sehat bisa menjadi kebiasaan dalam hidup sehari-hari. "Karena sudah jadi kebiasaan, anak-anak kini sudah tidak perlu disuruh lagi untuk hidup sehat sehari-hari. Dan justru sekarang mereka merasa risih kalau kotor. Jadi nggak perlu ngomel-ngomel," bebernya.

Tak hanya itu, pengalaman adalah guru terbaik, pengalaman yang pernah dirasakan putra pertamanya, Rangga dirawat di rumah sakit karena diare juga menjadi pemicu semangat anak-anaknya untuk menjaga kesehatan.

"Dulu dia sering banget ngemut jari, akhirnya dia kena diare dan dirawat. Akhirnya dia sendiri merasakan akibatnya kalau jorok. Yang paling penting menanamkan kesadaran untuk hidup bersih," ungkap Sophie.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Read More

Selingkuh, Cara Pria Merasa Aman dari Krisis

di 14.45
VIVAnews - KOSMO
VIVAnews - KOSMO
Selingkuh, Cara Pria Merasa Aman dari Krisis
Oct 15th 2011, 07:27

Sabtu, 15 Oktober 2011, 14:27 WIB

Anda Nurlaila

Ilustrasi pria selingkuh (inmagine)

BERITA TERKAIT

  • Seks di Usia 20an: Liar dan Nakal
  • Menikah Kurangi Risiko Kematian Akibat Kanker
  • Kontroversi Terapi Pasangan Pengganti Seks
  • Ada Cincin Kawin, Ada Cincin Cerai
  • Pria Maskulin Lebih Dahsyat di Tempat Tidur

VIVAnews - Pria yang merasa tertekan saat berhadapan dengan situasi yang mengancam kelangsungan hidupnya lebih rentan berselingkuh. Berbuat curang kepada pasangan merupakan cara mereka memperoleh percaya diri menghadapi krisis.

Peneliti dari Universitas Arkansas, dalam studinya meminta pria berpikir mengenai kematian, simbol peluang kehidupan terendah yang kerap terjadi selama krisis ekonomi. Sedangkan kelompok lainnya diminta berpikir tentang rasa takut yang umum seperti sakit gigi. Setelahnya, kedua kelompok ditunjukkan gambar-gambar porno.

Hasil penelitian yang dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology menunjukkan, pria yang berpikir kematian lebih bergairah dengan detak jantung yang lebih cepat daripada mereka yang memikirkan sakit gigi.

Tim peneliti menyebut, hal ini dikarenakan karena pria lebih cepat merespon potensi bahaya dari krisis, misalnya kekacauan dalam ekonomi. Bagi pria, kehilangan pekerjaan membuat mereka sulit menghidupi keluarga.

Penulis studi Profesor Omri Gillath, mengatakan 'Pria secara biologis diciptakan untuk bereproduksi. Dan, lingkungan memberitahu strategi terbaik guna memastikan gen dapat diteruskan."

Saat lingkungan aman, pria akan cenderung berinvestasi pada anak-anak dan pasangan. Namun, "Jika berpikir segera meninggal, sangat besar kemungkinannya seorang pria menggunakan strategi jangka pendek dengan berhubungan intim dengan lebih banyak pasangan," katanya.

Ini untuk memastikan agar lebih banyak keturunan mereka yang akan bertahan hidup. "Itulah sebabnya saat terancam, pria lebih tertarik kepada seks dan cenderung berselingkuh," paparnya seperti dikutip dari Daily Mail.

Berbeda dari pria, wanita tak dapat melakukan strategi pembuahan instan tersebut untuk mengatasi ancaman terhadap kelangsungan hidup. (sj)

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

' ); $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/load/", data: "valIndex=" + a + "&articleId=" + b + "&defaultValue=" + c, success: function(msg){ $("#loadkomen").html(msg); //$(".balasan").hide(); } }) }

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Read More

Gerakan 21 Hari Cuci Tangan Untuk Hidup Sehat

di 14.33
KOMPASfemale
KOMPASfemale
Gerakan 21 Hari Cuci Tangan Untuk Hidup Sehat
Oct 15th 2011, 07:33

KOMPAS.com - Minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya cuci tangan membuat PT Unilever Indonesia, melalui brand Lifebuoy, mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Untuk itu, Lifebouy mengadakan Gerakan 21 Hari (G21H) untuk membentuk kebiasaan sehat cuci tangan pakai sabun (CTPS). Sebagai langkah awal, gerakan 21 hari cuci tangan pakai sabun ini dilaksanakan serempak oleh 1000 anak sekolah di Senayan, pada hari Sabtu (15/10/2011). Gerakan ini diikuti oleh 1000 anak sekolah dasar dari seluruh Jakarta.

"Sasaran awalnya adalah anak sekolah dasar karena, sekitar 30 persen penduduk Indonesia adalah pelajar sekolah dasar. Selain itu karena mereka yang paling membutuhkan pengetahuan sejak dini. Namun, ke depannya akan ada juga untuk orang tua dan pekerja kantoran," jelas Amalia Sarah Santi, Senior Brand Manager Lifebuoy, PT Unilever Tbk dalam acara Lifebuoy Journalist Class di FX, Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2011) lalu.

Lifebouy mencanangkan gerakan 21 hari ini karena menurut Sarah paling tidak membutuhkan minimal 21 hari untuk menanamkan suatu kebiasaan menjadi sebuah gaya hidup sehat.

"Tapi seharusnya, seseorang harus menyadari terlebih dulu pentingnya CTPS, kemudian membuat komitmen untuk CTPS di saat penting, dan diperkuat dengan melakukannya selama 21 hari berturut-turut sehingga menjadi kebiasaan," tukasnya.

Dalam acara Lifebuoy Journalist Class di Jakarta, PT Unilever Indonesia juga menghadirkan Katie Greenland, peneliti dari London School of Hygiene & Tropical Medicine, dan Yunita Wahyuningrum, peneliti komunikasi kesehatan dari John Hopkins Bloomberg School of Public Health Center for Comunnication Program. 

Lifebouy membeberkan sejumlah fakta tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun. Terutama manfaat cuci tangan pakai sabun untuk mencegah semua kuman-kuman penyakit masuk ke dalam tubuh melalui tangan.

Sarah mengungkapkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia hanya mencuci tangan ketika tangannya dirasa kotor, dan bukan untuk membersihkan berbagai bakteri ditangan ketika tangan dianggap bersih. 

"Menurut penelitian, mencuci tangan setelah melakukan berbagai kegiatan bisa mengurangi 47 persen kemungkinan terserang penyakit. Sabun Lifebuoy bisa membunuh bakteri di tangan sampai dengan 99 persen," tukas Sarah.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Read More

Perceraian Memicu Kerontokan Rambut Perempuan

di 14.33
KOMPASfemale
KOMPASfemale
Perceraian Memicu Kerontokan Rambut Perempuan
Oct 15th 2011, 07:33

KOMPAS.com - Tak ada seorang pun yang menginginkan perceraian. Tak hanya cinta yang hilang karena perceraian, tapi menurut sebuah riset terbaru yang dilakukan oleh Dr Bahman Guyuron dari Case Western Reserve School of Medicine, perceraian juga bisa membuat perempuan mengalami kerontokan rambut.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa perempuan yang kehilangan pasangannya akibat perceraian ataupun kematian, berpeluang lebih besar untuk mengalami kerontokan rambut dibanding dengan perempuan yang bahagia dengan pernikahannya ataupun perempuan lajang.

"Sebagian besar penyebab kerontokan rambut ini disebabkan oleh tingkat stres seseorang. Stres yang dialami ini sebagai akibat dari permasalahan perceraian yang dihadapi," ungkap Dr Bahman Guyuron, ketua penelitian ini.  Ia juga menambahkan bahwa situasi stres lainnya seperti faktor anak bisa memacu kerontokan rambut.

Namun, meski demikian, ketenangan juga bukanlah satu-satunya jalan untuk mencegah kerontokan rambut pada perempuan.  Selain dari faktor genetik dan stres, konsumsi minuman beralkohol dan merokok bisa berpengaruh pada kerontokan rambut.

Penelitian ini melibatkan 84 perempuan kembar identik yang diberikan kuesioner gaya hidup, dan melakukan pengujian tentang hormon dalam darah serta foto ekstensif rambut mereka. Penelitian ini menunjukkan hasil, faktor genetik tak terlalu berpengaruh pada kerontokan rambut dibandingkan dengan tingkat stres dan gaya hidup.

"Penelitian terhadap perempuan kembar identik ini dilakukan karena mereka memiliki gen yang nyaris sama satu sama lainnya, sehingga bisa digunakan sebagai perbandingan yang setara," tukasnya.

Dr Doris Day, dokter ahli dermatologi di Lenox Hill Hospital di New York mengatakan bahwa ia tak terkejut dengan hubungan antara perceraian dengan adanya kerontokan rambut pada perempuan.

"Kedua hal ini memang sangat berhubungan. Berbagai jenis stres dapat menyebabkan rambut rontok. Stres yang dialami pria dan perempuan memang tidak bekerja dengan cara yang sama sehingga menyebabkan adanya perbedaan pola kerontokan rambut yang berbeda," ungkapnya.

Untuk mengatasi kerontokan rambut akibat stres ini tergantung dari bagaimana cara Anda menangani stres yang dihadapi. "Pikiran dan tubuh memiliki hubungan yangs angat. Ini membantu untuk mencoba menjaga perspektif, serta mengatur tingkat stresnya agar mereka bisa tenang dan berpikiran jernih," bebernya.

Namun, pada pria, kerontokan rambut disebabkan karena hal-hal yang berbeda dengan perempuan. Tingkat stres, rokok, alkohol dan sinar matahari tidak mempengaruhi kerontokan rambutnya. Tingkat kerontokan rambut pria ini lebih disebabkan karena jarang berolahraga teratur, memiliki tekanan darah tinggi, dan berketombe.

Sumber: dailymail.co.uk

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Read More
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan ( Atom )
 photo banner300x250-biru.gif

Blog Archive

  • 2016 (1)
    • 09/18 - 09/25 (1)
      • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0...
  • 2015 (10)
    • 10/11 - 10/18 (1)
    • 09/13 - 09/20 (1)
    • 09/06 - 09/13 (1)
    • 07/05 - 07/12 (1)
    • 05/17 - 05/24 (6)
  • 2014 (1)
    • 04/13 - 04/20 (1)
  • 2012 (770)
    • 02/19 - 02/26 (5)
    • 02/12 - 02/19 (10)
    • 02/05 - 02/12 (4)
    • 01/29 - 02/05 (27)
    • 01/22 - 01/29 (88)
    • 01/15 - 01/22 (101)
    • 01/08 - 01/15 (169)
    • 01/01 - 01/08 (366)
  • 2011 (4477)
    • 12/25 - 01/01 (336)
    • 12/18 - 12/25 (62)
    • 12/11 - 12/18 (70)
    • 12/04 - 12/11 (77)
    • 11/27 - 12/04 (40)
    • 11/20 - 11/27 (67)
    • 11/13 - 11/20 (198)
    • 11/06 - 11/13 (187)
    • 10/30 - 11/06 (340)
    • 10/23 - 10/30 (32)
    • 10/16 - 10/23 (109)
    • 10/09 - 10/16 (80)
    • 08/14 - 08/21 (75)
    • 08/07 - 08/14 (81)
    • 07/31 - 08/07 (82)
    • 07/24 - 07/31 (65)
    • 07/17 - 07/24 (91)
    • 07/10 - 07/17 (47)
    • 07/03 - 07/10 (44)
    • 06/26 - 07/03 (53)
    • 06/19 - 06/26 (59)
    • 06/12 - 06/19 (47)
    • 06/05 - 06/12 (65)
    • 05/29 - 06/05 (63)
    • 05/22 - 05/29 (77)
    • 05/15 - 05/22 (115)
    • 05/08 - 05/15 (65)
    • 05/01 - 05/08 (104)
    • 04/24 - 05/01 (45)
    • 04/17 - 04/24 (70)
    • 04/10 - 04/17 (134)
    • 04/03 - 04/10 (72)
    • 03/27 - 04/03 (18)
    • 03/20 - 03/27 (47)
    • 03/13 - 03/20 (68)
    • 03/06 - 03/13 (40)
    • 02/27 - 03/06 (56)
    • 02/20 - 02/27 (77)
    • 02/13 - 02/20 (76)
    • 02/06 - 02/13 (198)
    • 01/30 - 02/06 (194)
    • 01/23 - 01/30 (132)
    • 01/16 - 01/23 (196)
    • 01/09 - 01/16 (202)
    • 01/02 - 01/09 (121)
  • 2010 (2535)
    • 12/26 - 01/02 (156)
    • 12/19 - 12/26 (65)
    • 12/12 - 12/19 (73)
    • 12/05 - 12/12 (84)
    • 11/28 - 12/05 (80)
    • 11/21 - 11/28 (68)
    • 11/14 - 11/21 (63)
    • 11/07 - 11/14 (50)
    • 10/31 - 11/07 (50)
    • 10/24 - 10/31 (36)
    • 10/17 - 10/24 (58)
    • 10/10 - 10/17 (35)
    • 10/03 - 10/10 (31)
    • 09/26 - 10/03 (21)
    • 09/19 - 09/26 (26)
    • 09/12 - 09/19 (55)
    • 09/05 - 09/12 (65)
    • 08/29 - 09/05 (33)
    • 08/22 - 08/29 (70)
    • 08/15 - 08/22 (45)
    • 08/08 - 08/15 (35)
    • 08/01 - 08/08 (37)
    • 07/25 - 08/01 (27)
    • 07/18 - 07/25 (19)
    • 07/11 - 07/18 (30)
    • 07/04 - 07/11 (56)
    • 06/27 - 07/04 (28)
    • 06/20 - 06/27 (22)
    • 06/13 - 06/20 (30)
    • 06/06 - 06/13 (21)
    • 05/30 - 06/06 (5)
    • 05/16 - 05/23 (6)
    • 05/09 - 05/16 (29)
    • 05/02 - 05/09 (59)
    • 04/25 - 05/02 (28)
    • 04/18 - 04/25 (38)
    • 04/11 - 04/18 (70)
    • 04/04 - 04/11 (59)
    • 03/28 - 04/04 (65)
    • 03/21 - 03/28 (89)
    • 03/14 - 03/21 (218)
    • 03/07 - 03/14 (95)
    • 02/28 - 03/07 (135)
    • 02/21 - 02/28 (102)
    • 01/03 - 01/10 (68)
  • 2009 (1652)
    • 12/27 - 01/03 (36)
    • 12/20 - 12/27 (22)
    • 12/13 - 12/20 (100)
    • 12/06 - 12/13 (45)
    • 11/29 - 12/06 (24)
    • 11/22 - 11/29 (22)
    • 11/15 - 11/22 (19)
    • 11/08 - 11/15 (28)
    • 11/01 - 11/08 (11)
    • 10/25 - 11/01 (17)
    • 10/18 - 10/25 (38)
    • 10/11 - 10/18 (33)
    • 10/04 - 10/11 (15)
    • 09/27 - 10/04 (21)
    • 09/20 - 09/27 (7)
    • 09/13 - 09/20 (84)
    • 09/06 - 09/13 (35)
    • 08/30 - 09/06 (48)
    • 08/23 - 08/30 (118)
    • 08/16 - 08/23 (26)
    • 08/09 - 08/16 (34)
    • 08/02 - 08/09 (35)
    • 07/26 - 08/02 (31)
    • 07/19 - 07/26 (14)
    • 07/12 - 07/19 (16)
    • 07/05 - 07/12 (28)
    • 06/28 - 07/05 (26)
    • 06/21 - 06/28 (76)
    • 06/14 - 06/21 (26)
    • 06/07 - 06/14 (21)
    • 05/31 - 06/07 (43)
    • 05/24 - 05/31 (38)
    • 05/17 - 05/24 (26)
    • 05/10 - 05/17 (52)
    • 05/03 - 05/10 (15)
    • 04/26 - 05/03 (38)
    • 04/19 - 04/26 (32)
    • 04/12 - 04/19 (22)
    • 04/05 - 04/12 (20)
    • 03/29 - 04/05 (40)
    • 03/22 - 03/29 (43)
    • 03/15 - 03/22 (18)
    • 03/08 - 03/15 (14)
    • 03/01 - 03/08 (22)
    • 02/22 - 03/01 (12)
    • 02/15 - 02/22 (9)
    • 02/08 - 02/15 (11)
    • 02/01 - 02/08 (19)
    • 01/25 - 02/01 (37)
    • 01/18 - 01/25 (21)
    • 01/11 - 01/18 (33)
    • 01/04 - 01/11 (31)
  • 2008 (700)
    • 12/28 - 01/04 (13)
    • 12/21 - 12/28 (9)
    • 12/14 - 12/21 (57)
    • 12/07 - 12/14 (5)
    • 11/30 - 12/07 (18)
    • 11/23 - 11/30 (33)
    • 11/16 - 11/23 (31)
    • 11/09 - 11/16 (23)
    • 11/02 - 11/09 (18)
    • 10/26 - 11/02 (11)
    • 10/19 - 10/26 (15)
    • 10/12 - 10/19 (13)
    • 10/05 - 10/12 (25)
    • 09/28 - 10/05 (2)
    • 09/21 - 09/28 (14)
    • 09/14 - 09/21 (19)
    • 09/07 - 09/14 (43)
    • 08/31 - 09/07 (3)
    • 08/24 - 08/31 (33)
    • 08/17 - 08/24 (65)
    • 08/10 - 08/17 (4)
    • 08/03 - 08/10 (26)
    • 07/27 - 08/03 (6)
    • 07/20 - 07/27 (19)
    • 07/13 - 07/20 (18)
    • 07/06 - 07/13 (60)
    • 06/29 - 07/06 (53)
    • 06/22 - 06/29 (49)
    • 06/15 - 06/22 (11)
    • 06/08 - 06/15 (4)

Popular Posts

  • Olahraga dan Resiko Kanker Payu Dara: Belum Terlambat.
    Olahraga teratur sangat penting untuk kesehatan tubuh, mencegah dan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit mulai dari osteoporosis hin...
  • Transkultural dalam Keperawatan
    Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
  • Hubungan Usia Terhadap Perdarahan Post Partum Di RSUD
    KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
  • Bau Mulut
    Malu banget kan kalo nafas kita bau alias bau mulut apa lagi kalo kita ngomong dengan orang lain lalu tiba-tiba orang tersebut menjauh wah...
  • Diagnosa Keperawatan Aktual
    Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
  • Ketika Pasangan Anda Depresi
    Ketika, pasangan atau seseorang yang dekat dengan Anda mengalami depresi, ada langkah yang dapat Anda lakukan untuk menolongnya: # Memberi ...
  • Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan
    Menurut Joyce Engel (1999), yang dikatakan anak usia pra sekolah adalah anak-anak yang berusia berkisar 3-6 tahun. Ada beberapa aspek yang...
  • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0-1 TAHUN DI BPS XXXX
    Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
  • Pola Makan Bayi 6 Bulan
    Bayi saya saat ini berusia 6 bulan lebih. Dia sudah saya beri makanan padat seperti sereal dan bubur instan encer sejak berusia 4 bulan. M...
  • Tanda-tanda Sistem Imun Tubuh Buruk
    Tiap orang memiliki sistem imun atau kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Semuanya tergantung dari genetik, pola hidup maupun lingkung...

Statistik

© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates