Sabtu, 18 Juli 2009
Pengorganisasian masyarakat: implementasi Desa Siaga Sehat Jiwa DSSJ
Pengorganisasian masyarakat: implementasi Desa Siaga Sehat Jiwa DSSJ
Materi seminar CMHN
Materi seminar CMHN
Baca selangkapnya untuk melihat video keterangan file Power point
Download file Power point Clik Disini
Pasang Iklan
Bagi Anda yang berminat untuk memasang iklan diblog Kolom Kesehatan ini cukup dengan biaya Rp. 25.000/bulan.
Iklan dalam bentuk banner 125 x 125 dibuat oleh pemasang iklan, Kolom Kesehatan tidak bertanggung jawab atas isi atau materi iklan. Iklan bisa ditempatkan di sebelah kanan atas atau diatas judul postingan dan tampil pada setiap halaman tanpa diacak.
Read More
Iklan dalam bentuk banner 125 x 125 dibuat oleh pemasang iklan, Kolom Kesehatan tidak bertanggung jawab atas isi atau materi iklan. Iklan bisa ditempatkan di sebelah kanan atas atau diatas judul postingan dan tampil pada setiap halaman tanpa diacak.
PARAMETRITIS (SELLULITIS PELVIKA)
Sellulitis pelvika ringan dapat menyebabkan suhu yangmeninggi dalam nifas. Bila suhu tinggi menetap lebih dari satu minggu disertaidengan rasa nyeri di kiri atau kanan dan nyeri pada pemeriksaan dalam, hal inipatut dicurigai terhadap kemungkinanselulitis pelvika. Pada perkembangan proses peradangan lebih lanjutgejala-gejala sellulitis pelvika menjadi lebih jela. Pada pemeriksaan dalam
Read More
Jumat, 17 Juli 2009
Rokok dan Gigi

Berbagai posting dan artikel mungkin susah banyak yang mengulas tentang rokok dan bahaya yang ditimbulkan. namun disini sayang ingin mengulas efek rokok khusu terhadap kesehatan mulut dan gigi. semuga bermanfaat dan selalu mohon saran dan kesan agar postingan ini makin sempurna.
mengapa rokok sangat erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut? jelas secara gampang bisa dijawab, karena rokok dihisap melalui mulut ( saya rasa ga ada tempat lain untuk menghisap rokok ^^). Secara gampang bisa kita lihat bibir seorang perokok memang terlihat lebih gelap dibandingkan dengan bibir seorang yang bukan perokok, mengapa?
Secara umum kita mengetahui rokok yang ada di Indonesia ada 2 jenis, rokok dengan filter dan tanpa filter ( lebih dikenal dengan rokok kretek). Rokok tanpa filter cenderung lebih cepat merubah warna gigi dari pada rokok dengan filter.
Sekarang mari kita ikuti jejak asap rokok kenapa begitu banyak organ" tubuh yang dirugikan. Saat kita menghisap rokok asap yang keluar dari sebatang rokok menuju rongga mulut, beberapa detik asap rokok dengan jutaan zat" kimia berada dalam rongga mulut dan mempengaruhi jaringan dan organ yang ada dalam rongga mulut termasuk gigi itu sendiri. Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludah. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zat asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok beresiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok.
Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi.
Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering terjadi disebabkan oleh plak bakteri dan factor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari perbedaan penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perokok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukund gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.
Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti.
Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.
Beberapa perawatan memang sangat menganjurkan pada pasien perokok untuk benrhenti merokok untuk sementara waktu, selama dalam proses perawatan. Seperti pasien yang dalam masa pemsangan implan.
Dapat disimpulkan kerugian yang timbul akibat kebiasaan merokok pada kesehatan gigi dan mulut:
1. Perubahan warna gigi, gusi dan bibir.
2. Karies pada gigi akan semakin cepat terbentuk.
3. Kemungkinan kanker pada jaringan mulut sangat besar.
4. Bau nafas jelas beraroma rokok.
5. Berubahnya jaringan" dalam rongga mulut yang menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mulut itu sendiri seperti pemicu terbantuknya karies.
Pembesihan kolon dengan Colon Cleansing: Perlukah?
Meskipun prosedur ini populer dilakukan pada kebanyakan orang untuk tujuan kesehatan dan tujuan tertentu lainnya, akan tetapi colon cleansing tidak perlu dilakukan. Dan ada yang lebih aman, cara-cara yang lebih alami untuk membersihkan colon dengan pola dan kebiasaan diet sehat dengan buah-buahan dan sayuran.
Read More
Apabila anda mengalami masalah kesehatan pada gangguan pencernaan (digestive) seperti konstipasi, diarrhea (diare), gas (kentut-kembung), atau rasa panas dalam perut, anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk dilakukannya prosedur pembersihan kolon (colon cleansing). Tapi pastikan terlebih dahulu untuk memperoleh fakta-fakta sebelum anda menyetujui dilakukannya prosedur ini. Dengan demikian anda dapat memutuskan apakah keuntungannya benar-benar lebih besar dibanding resiko dan komplikasi yang bisa terjadi.
Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa anda tidak harus melakukan colon cleansing untuk meningkatkan atau memperbaiki kesehatan anda.
Colon cleansing; apa saja yang terkait?
Teori di belakang colon cleansing mengarah pada semacam hal berikut ini; “toxin/racun” yang masuk ke dalam tubuh dari makanan yang anda makan, air yang anda minum, dan dari lingkungan tempat anda tinggal dan bekerja. Beberapa orang percaya bahwa mengeluarkan toxin tersebut, demikian juga bakteri normal dan stool (bakal tinja/feces) lewat kolon (bagian dari usus), dapat membantu anda merasa lebih baik dan membuat tubuh anda berfungsi dengan lebih baik.
Colon cleansing juga disebut dengan colonic irrigation atau colonic hydrotherapy, dan terkadang dikenal dengan sebutan “high colonic”. Colon cleansing dilakukan dengan memasukkan sejumlah cairan (beberapa jenis cairan, obat dan bahan tambahan lain) ke dalam kolon melalui pipa atau selang tertentu yang dimasukkan ke dalam rectum.
Banyak orang yang memakai colon cleansing karena mereka berpikir bahwa hal ini bisa mengurangi resiko timbulnya kanker kolon. Akan tetapi, tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa colon cleansing memiliki semua keuntungan seperti yang disebutkan.
Seorang ahli saluran pencernaan (gastroenterologist) bernama Francisco J. Marrero, MD dengan sebuah institut bernama Digestive Disease Institute at the Cleveland Clinic in Cleveland, Ohio, dalam sebuah study Dr. Marroro mencatat bahwa colon cleansing tidaklah benar, pembersihan penuh (complete cleansing) yang banyak orang pikirkan karena prosedurnya hanya membilas kolon, bukan small bowel (calon tinja yang kecil). “ Satu-satunya cara membersihkan small bowel adalah kebiasaan makan dengan diet sehat buah-buahan dan syuran.
Namun, sementara beliau tidak pernah menyarankan colon cleansing pada pasiennya, Dr, marroro mengatakan bahwa ada kesuksesan pada beberapa individu tertentu yang menjalani colon cleansing, dan beliau tidak mencegah prosedur ini dilakukan apabila hal ini membuat pasien merasa lebih baik dengan prosedur ini.
Faktor dan Resiko Colon Cleansing
Dr. Marrero mengatakan bahwa pada prosedur ini dapat terjadi komplikasi ketika menanamkan/menyuling air dalam volume yang berlebihan ke dalam kolon, termasuk diantarnya hemorroid yang sudah ada bisa bertambah berat atau terjadi luka robek hingga perforasi atau bocor pada rektum.
Jumlah cairan yang berlebihan ini bisa berpotensi mengarah pada:
- Mual dan muntah.
- Gangguan keseimbangan elektrolit (garam).
- Cairan di dalam paru-paru.
- Gangguan pada jantung, termasuk tidak normalnya ritme atau irama jantung dan kematian.
- Koma.
Perhatian besar lainnya adalah bahwa banyak praktek colon cleansing tidak memakai aturan dan tidak dalam pengawasan dan tidak semua pelaksana/praktisi colon cleansing berpengetahuan dan terlatih dengan baik, yang tentunya bisa meningkatakan resiko terjadinya komplikasi. Kecuali semua peralatan dalam keadaan bersih dan steril, colonic irrigation dapat memasukkan infeksi baru ke dalam tubuh penerima.
Kecuali dokter mengatakan hal yang sebaliknya, jangan lakukan colon cleansing jika anda mempunyai beberapa kondisi dibawah ini:
- Crohn’s disease (peradangan kronik pada usus (illeum dan colon)
- Hemorroid internal (di dalam) yang berat
- Diverticulitis (Diverticulitis adalah peradangan atau infeksi pada kantung yang terbentuk pada dinding usus besar)
- Peradangan kolon yang sudah ada luka (Ulcerative colitis)
- Tumor pada kolon atau rektal.
- Penyakit jantung
- Penyakit ginjal
Kolon cleansing dan alternatif lain yang lebih sehat.
Makan makanan yang tepat dan mengikuti gaya dan pola hidup sehat mungkin dapat mencapai tujuan yang sama seperti colon cleansing.
Dr. Marrero berpendapat bahwa alasan orang-orang menjalani colon cleansing adalah upaya lebih lanjut detoksifikasi, “akan tetapi apabila ada tidak keracunan (toxify), maka anda tidak perlu detoksifikasi.
Apabila anda mau membersihkan tubuh anda dari diet bertoksin (dietary toxin) dan memulai pembersihan, mungkin akan lebih baik hanya mengganti pola dietary atau kebiasaan makan anda. Tubuh anda secara alami akan menyusun makanan-makanan yang jelek, khususnya dengan pertolongan buah-buahan dan sayur untuk membersihkan bowel pada usus besar anda.
Hanya dengan memastikan bahwa makanan-makanan tersebut adalah pencuci yang baik, sehingga anda terhindar memasukkan jenis toksin lain ke dalam tubuh — bahan-bahan kimia seperti pestisida dan sisa-sisa pupuk. Fokuskan untuk makan makanan sehat yang tidak beresiko dan terbukti membantu pencernaan dan kesehatan anda secara keseluruhan.
Tips Mengatasi Susah Tidur
Insomnia dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang mana seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak dapat tidur dengan nyenyak. Rata rata setiap orang pernah mengalami insomnia sekali dalam hidupnya. Bahkan ada yang lebih ekstrim menyebutkan 30 – 50% populasi mengalami insomnia.Insomnia dapat menyerang semua golongan usia. Meskipun demikian, angka kejadian insomnia akan meningkat
Read More
2 CARA SADAP TELEPON SELULER
Penyadapan terhadap telepon seluler merupakan salah satu penemuan penting. Meningkatnya jumlah pelanggan ponsel di banding pengguna telepon kabel biasa membuat teknologi ini berguna bagi penegak hukum untuk mengusut berbagai kejahatan.Namun di sisi lain, teknologi ini juga menjadi ancaman pelanggaran hak pribadi para pelanggan selular. Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja sebuah penyadap telepon
Read More
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Blog Archive
-
2015
(10)
- 10/11 - 10/18 (1)
- 09/13 - 09/20 (1)
- 09/06 - 09/13 (1)
- 07/05 - 07/12 (1)
- 05/17 - 05/24 (6)
-
2014
(1)
- 04/13 - 04/20 (1)
-
2012
(770)
- 02/19 - 02/26 (5)
- 02/12 - 02/19 (10)
- 02/05 - 02/12 (4)
- 01/29 - 02/05 (27)
- 01/22 - 01/29 (88)
- 01/15 - 01/22 (101)
- 01/08 - 01/15 (169)
- 01/01 - 01/08 (366)
-
2011
(4477)
- 12/25 - 01/01 (336)
- 12/18 - 12/25 (62)
- 12/11 - 12/18 (70)
- 12/04 - 12/11 (77)
- 11/27 - 12/04 (40)
- 11/20 - 11/27 (67)
- 11/13 - 11/20 (198)
- 11/06 - 11/13 (187)
- 10/30 - 11/06 (340)
- 10/23 - 10/30 (32)
- 10/16 - 10/23 (109)
- 10/09 - 10/16 (80)
- 08/14 - 08/21 (75)
- 08/07 - 08/14 (81)
- 07/31 - 08/07 (82)
- 07/24 - 07/31 (65)
- 07/17 - 07/24 (91)
- 07/10 - 07/17 (47)
- 07/03 - 07/10 (44)
- 06/26 - 07/03 (53)
- 06/19 - 06/26 (59)
- 06/12 - 06/19 (47)
- 06/05 - 06/12 (65)
- 05/29 - 06/05 (63)
- 05/22 - 05/29 (77)
- 05/15 - 05/22 (115)
- 05/08 - 05/15 (65)
- 05/01 - 05/08 (104)
- 04/24 - 05/01 (45)
- 04/17 - 04/24 (70)
- 04/10 - 04/17 (134)
- 04/03 - 04/10 (72)
- 03/27 - 04/03 (18)
- 03/20 - 03/27 (47)
- 03/13 - 03/20 (68)
- 03/06 - 03/13 (40)
- 02/27 - 03/06 (56)
- 02/20 - 02/27 (77)
- 02/13 - 02/20 (76)
- 02/06 - 02/13 (198)
- 01/30 - 02/06 (194)
- 01/23 - 01/30 (132)
- 01/16 - 01/23 (196)
- 01/09 - 01/16 (202)
- 01/02 - 01/09 (121)
-
2010
(2535)
- 12/26 - 01/02 (156)
- 12/19 - 12/26 (65)
- 12/12 - 12/19 (73)
- 12/05 - 12/12 (84)
- 11/28 - 12/05 (80)
- 11/21 - 11/28 (68)
- 11/14 - 11/21 (63)
- 11/07 - 11/14 (50)
- 10/31 - 11/07 (50)
- 10/24 - 10/31 (36)
- 10/17 - 10/24 (58)
- 10/10 - 10/17 (35)
- 10/03 - 10/10 (31)
- 09/26 - 10/03 (21)
- 09/19 - 09/26 (26)
- 09/12 - 09/19 (55)
- 09/05 - 09/12 (65)
- 08/29 - 09/05 (33)
- 08/22 - 08/29 (70)
- 08/15 - 08/22 (45)
- 08/08 - 08/15 (35)
- 08/01 - 08/08 (37)
- 07/25 - 08/01 (27)
- 07/18 - 07/25 (19)
- 07/11 - 07/18 (30)
- 07/04 - 07/11 (56)
- 06/27 - 07/04 (28)
- 06/20 - 06/27 (22)
- 06/13 - 06/20 (30)
- 06/06 - 06/13 (21)
- 05/30 - 06/06 (5)
- 05/16 - 05/23 (6)
- 05/09 - 05/16 (29)
- 05/02 - 05/09 (59)
- 04/25 - 05/02 (28)
- 04/18 - 04/25 (38)
- 04/11 - 04/18 (70)
- 04/04 - 04/11 (59)
- 03/28 - 04/04 (65)
- 03/21 - 03/28 (89)
- 03/14 - 03/21 (218)
- 03/07 - 03/14 (95)
- 02/28 - 03/07 (135)
- 02/21 - 02/28 (102)
- 01/03 - 01/10 (68)
-
2009
(1652)
- 12/27 - 01/03 (36)
- 12/20 - 12/27 (22)
- 12/13 - 12/20 (100)
- 12/06 - 12/13 (45)
- 11/29 - 12/06 (24)
- 11/22 - 11/29 (22)
- 11/15 - 11/22 (19)
- 11/08 - 11/15 (28)
- 11/01 - 11/08 (11)
- 10/25 - 11/01 (17)
- 10/18 - 10/25 (38)
- 10/11 - 10/18 (33)
- 10/04 - 10/11 (15)
- 09/27 - 10/04 (21)
- 09/20 - 09/27 (7)
- 09/13 - 09/20 (84)
- 09/06 - 09/13 (35)
- 08/30 - 09/06 (48)
- 08/23 - 08/30 (118)
- 08/16 - 08/23 (26)
- 08/09 - 08/16 (34)
- 08/02 - 08/09 (35)
- 07/26 - 08/02 (31)
- 07/19 - 07/26 (14)
- 07/12 - 07/19 (16)
- 07/05 - 07/12 (28)
- 06/28 - 07/05 (26)
- 06/21 - 06/28 (76)
- 06/14 - 06/21 (26)
- 06/07 - 06/14 (21)
- 05/31 - 06/07 (43)
- 05/24 - 05/31 (38)
- 05/17 - 05/24 (26)
- 05/10 - 05/17 (52)
- 05/03 - 05/10 (15)
- 04/26 - 05/03 (38)
- 04/19 - 04/26 (32)
- 04/12 - 04/19 (22)
- 04/05 - 04/12 (20)
- 03/29 - 04/05 (40)
- 03/22 - 03/29 (43)
- 03/15 - 03/22 (18)
- 03/08 - 03/15 (14)
- 03/01 - 03/08 (22)
- 02/22 - 03/01 (12)
- 02/15 - 02/22 (9)
- 02/08 - 02/15 (11)
- 02/01 - 02/08 (19)
- 01/25 - 02/01 (37)
- 01/18 - 01/25 (21)
- 01/11 - 01/18 (33)
- 01/04 - 01/11 (31)
-
2008
(700)
- 12/28 - 01/04 (13)
- 12/21 - 12/28 (9)
- 12/14 - 12/21 (57)
- 12/07 - 12/14 (5)
- 11/30 - 12/07 (18)
- 11/23 - 11/30 (33)
- 11/16 - 11/23 (31)
- 11/09 - 11/16 (23)
- 11/02 - 11/09 (18)
- 10/26 - 11/02 (11)
- 10/19 - 10/26 (15)
- 10/12 - 10/19 (13)
- 10/05 - 10/12 (25)
- 09/28 - 10/05 (2)
- 09/21 - 09/28 (14)
- 09/14 - 09/21 (19)
- 09/07 - 09/14 (43)
- 08/31 - 09/07 (3)
- 08/24 - 08/31 (33)
- 08/17 - 08/24 (65)
- 08/10 - 08/17 (4)
- 08/03 - 08/10 (26)
- 07/27 - 08/03 (6)
- 07/20 - 07/27 (19)
- 07/13 - 07/20 (18)
- 07/06 - 07/13 (60)
- 06/29 - 07/06 (53)
- 06/22 - 06/29 (49)
- 06/15 - 06/22 (11)
- 06/08 - 06/15 (4)
Popular Posts
-
Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
-
KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
-
Setelah beberapa minggu ini cari materi buat postingan baru, mendadak dapat inspirasi setelah rekan Anton Wijaya menulis di buku tamu Keper...
-
Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
-
PATHWAY ASFIKSIA NEONATORUM Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Asfiksia Neonatorum Via Ziddu Download Askep Asfiksia N...
-
PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian - Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau tindakan untuk menetapkan, merencana...
-
DEFINISI Ikterus ialah suatu gejala yang perlu mendapat perhatian sungguh-sungguh pada neonatus. Ikterus ialah suatu diskolorasi kuning pa...
-
Pathway Hematemesis Melena Klik pada gambar untuk melihat pathway Download Pathway Hematemesis Melena Via Ziddu
-
Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
-
ASUHAN KEPERAWATAN IBU NIFAS DENGAN PERDARAHAN POST PARTUM A. PengertianPost partum / puerperium adalah masa dimana tubuh menyesuaikan, baik...
© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates
