• home

ASUHAN KEPERAWATAN

  • HOME
  • DOWNLOAD ASUHAN KEPERAWATAN
  • Cara Mendapatkan Password

Minggu, 01 Agustus 2010

Fokus Intervensi ISPA

di 11.06 Label: ASUHAN KEPERAWATAN
358 photo banner300x250-biru.gif
Fokus Intervensi ISPA


Fokus Intervensi
1. Hipertermi b.d proses infeksi ( hidung dan tenggorokan )
Tujuan : Suhu tubuh normal berkisar antara 36 ○C – 37 ○C
KH : Suhu tubuh dalam rentan normal, nadi ( 70 – 110 x / menit ) dan RR ( 15 – 30 x / menit ) dalam rentan normal, tidak ada perubahan warna kulit dan tidak ada pusing serta merasa nyaman.
Intervensi :
a. Observasi tanda – tanda vital
Rasional : pemantauan tanda vital yang teratur dapat menentukan perkembangan perawatan selanjutnya.
b. Anjurkan pada klien ( keluarga untuk melakuakan kompres dingin air biasa / air keran pada kepala / axial.
Rasional : dengan memberikan kompres maka akan terjadi proses kondisi / perpindahan panas dengan bahan perantara.
c. Anjurkan pada klien untuk menggunakan pakaian yang tipis dan yang dapat menyerap keringat seperti terbuat dari katun.
Rasional : proses hilangnya panas akan terhilangi untuk pakaian yang tebal dan tidak akan menyerap keringat.
d. Atur sirkulasi udara.
Rasional : penyediaan udara bersih.
e. Anjurkan klien untuk minum banyak ± 2000 – 2500 ml / hari.
Rasional : kebutuhan cairan meningkat karena penguapan tubuh meningkat.
f. Anjurkan klien untuk istirahat di tempat tidur selama fase febris penyakit.
Rasional : tirah baring untuk mengurangi metaboloisme dan panas.
g. Kolaborasi dengan dokter dalam memberikan therapy obat antinicrobial antipiresika.
Rasional : untuk mengontrol infeksi pernafasan, penurunan panas.
h. Monitor input dan output.
Rasional : mengetahui keseimbangan antara input dan output.
i. Monitor IWL.
Rasional : mengetahui jumlah cairan yang hilang.
j. Monitor penurunan kesadaran.
Rasional : mengetahui tingkat kesadaran klien.
( Nanda, 2007 : 180 )
2. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d anoreksia.
Tujuan : tidak terjadi ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
KH : a. Klien dapat mencapai BB yang direncanakan mengarah kepada BB normal.
b. klien dapat mentoleransi diet yang dianjurkan.
c. tidak menunjukan tanda malnutrisi.
Intevensi :
a. Kaji kebiasaan diet, input – output dan timbang BB tiap hari.
Rasional : berguna untuk menentukan kebutuhan kalori, menyusun kebutuhan BB dan evaluasi keadekuatan rencana nutrisi.
b. Berikan makan porsi kecil tapi sering dan dalam keadaan hangat.
Rasional : untuk menjamin nutrisi adekuat / meningkatkan kalori total.
c. Tingkat tirah baring.
Rasional : untuk mengurangi kebutuhan metabolic.
d. Kolaborasi konsultasi ahli gizi untuk memberikan diet sesuai kebutuhan klien.
Rasional : metode makan dan kebutuhan kalori didasarkan pada situasi / kebutuhan individu untuk memberikan nutrisi maksimal.
e. Anjurkan klien untuk meningkatkan protein dan vitamin C.
Rasional : memenuhi kebutuhan nutrient pada klien.
f. Motivasi klien untuk makan demi kesembuhan dan penyakitnya.
Rasional : memotivasi kliennya agar mau makan.
g. Anjurkan pada klien untuk meningkatkan intake Fe
Rasional : memenuhi kebutuhan zat besi pada klien.
h. Monitor jumlah nutrisi dan kandungan kalori.
Rasional : mengetahhui jumlah nutrisi yang dikonsumsi oleh klien.
i. Menganjurkan menjaga kebersihan mulut ( dengan gosok gigi ).
Rasional : memberikan rasa nyaman pada klien dan mengurangi bau mulut.
( Nanda, 2007 : 182 )
3. Nyeri akut b.d inflamasi pada membran mukosa faring dan tonsil.
Tujuan : nyeri berkurang / terkontrol.
KH : mampu mengontrol nyeri, melaporkan bahwa nyeri berkurang, klien mampu mengenali nyeri, klien merasa nyaman.
a. Kaji keluhan nyeri, catat intensitasnya ( adanya skala 0 – 10 ) faktor pemburuk atau meredakan lokasinya, lamanya.
Rasional : identifikasi karakteristik nyeri dan faktor yang berhubungan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk memilih intervensi yang cocok dan mengevaluasi keefektifan terapi yang diberikan..
b. Anjurkan pasien untuk menghindari allergen / iritasi terhadap debu, bahan kimia, asap, rokok, dan meminimalkan berbicara bila suara serak.
Rasional : mengurangi bertambah beratnya penyakit.
c. Anjurkan untuk kumur air garam.
Rasional : meningkatkan sikulasi pada daerah tenggorokan serta mengurangi nyeri tenggorokan.
d. Kolaborasi dalam memberikan obat susuai indikasi ( steroid oral, IV dan inhalasi ).
Rasional : kortikosikoid digunakan untuk mencegah reaksi allergen / menghambat pengeluaran vitamin dalam inflamasi pernafasan.
e. Gunakan teknik komunikasi terapiutik maka klien akan menceritakan pengalaman tentang nyeri.
Rasional : dengan komunikasi terapiutik maka klien akan menceritakan penglaman tenntang nyeri.
f. Observasi reaksi nonverbal dan ketidakmampuan.
Rasional : agar mengetahui tingkat ketidaknyamanan klien.
g. Evaluasi pengalaman nyeri masa lalu.
Rasional : untuk membedakan pengalaman klien tentang nyeri.
h. Kurangi faktor prepitasi nyeri.
Rasional : agar klien merasa nyaman dan rilexs serta mengurangi rasa nyeri.
i. Tingkatkan istirahat.
Rasional : obat dapat menghilangkan rasa nyeri.
( Dongoes, 2000 : 205 )
Tweet

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Jangan Lupa Tulis Komentarnya Gan:

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
 photo banner300x250-biru.gif

Blog Archive

  • 2016 (1)
    • 09/18 - 09/25 (1)
  • 2015 (10)
    • 10/11 - 10/18 (1)
    • 09/13 - 09/20 (1)
    • 09/06 - 09/13 (1)
    • 07/05 - 07/12 (1)
    • 05/17 - 05/24 (6)
  • 2014 (1)
    • 04/13 - 04/20 (1)
  • 2012 (770)
    • 02/19 - 02/26 (5)
    • 02/12 - 02/19 (10)
    • 02/05 - 02/12 (4)
    • 01/29 - 02/05 (27)
    • 01/22 - 01/29 (88)
    • 01/15 - 01/22 (101)
    • 01/08 - 01/15 (169)
    • 01/01 - 01/08 (366)
  • 2011 (4477)
    • 12/25 - 01/01 (336)
    • 12/18 - 12/25 (62)
    • 12/11 - 12/18 (70)
    • 12/04 - 12/11 (77)
    • 11/27 - 12/04 (40)
    • 11/20 - 11/27 (67)
    • 11/13 - 11/20 (198)
    • 11/06 - 11/13 (187)
    • 10/30 - 11/06 (340)
    • 10/23 - 10/30 (32)
    • 10/16 - 10/23 (109)
    • 10/09 - 10/16 (80)
    • 08/14 - 08/21 (75)
    • 08/07 - 08/14 (81)
    • 07/31 - 08/07 (82)
    • 07/24 - 07/31 (65)
    • 07/17 - 07/24 (91)
    • 07/10 - 07/17 (47)
    • 07/03 - 07/10 (44)
    • 06/26 - 07/03 (53)
    • 06/19 - 06/26 (59)
    • 06/12 - 06/19 (47)
    • 06/05 - 06/12 (65)
    • 05/29 - 06/05 (63)
    • 05/22 - 05/29 (77)
    • 05/15 - 05/22 (115)
    • 05/08 - 05/15 (65)
    • 05/01 - 05/08 (104)
    • 04/24 - 05/01 (45)
    • 04/17 - 04/24 (70)
    • 04/10 - 04/17 (134)
    • 04/03 - 04/10 (72)
    • 03/27 - 04/03 (18)
    • 03/20 - 03/27 (47)
    • 03/13 - 03/20 (68)
    • 03/06 - 03/13 (40)
    • 02/27 - 03/06 (56)
    • 02/20 - 02/27 (77)
    • 02/13 - 02/20 (76)
    • 02/06 - 02/13 (198)
    • 01/30 - 02/06 (194)
    • 01/23 - 01/30 (132)
    • 01/16 - 01/23 (196)
    • 01/09 - 01/16 (202)
    • 01/02 - 01/09 (121)
  • 2010 (2535)
    • 12/26 - 01/02 (156)
    • 12/19 - 12/26 (65)
    • 12/12 - 12/19 (73)
    • 12/05 - 12/12 (84)
    • 11/28 - 12/05 (80)
    • 11/21 - 11/28 (68)
    • 11/14 - 11/21 (63)
    • 11/07 - 11/14 (50)
    • 10/31 - 11/07 (50)
    • 10/24 - 10/31 (36)
    • 10/17 - 10/24 (58)
    • 10/10 - 10/17 (35)
    • 10/03 - 10/10 (31)
    • 09/26 - 10/03 (21)
    • 09/19 - 09/26 (26)
    • 09/12 - 09/19 (55)
    • 09/05 - 09/12 (65)
    • 08/29 - 09/05 (33)
    • 08/22 - 08/29 (70)
    • 08/15 - 08/22 (45)
    • 08/08 - 08/15 (35)
    • 08/01 - 08/08 (37)
      • Tejo lupa surti marah
      • ASKEP ATRESIA BILIARY
      • ASKEP ALDOSTERONISME
      • ASKEP ACNE VULGARIS
      • ASKEP KLIEN TERMINAL
      • 1. Ketoasidosis Diabetikum
      • becak tanpa per
      • Ruptur tendon Achilles
      • FRAKTUR FEMUR
      • Minum Waktu Makan Tidak Membikin Gemuk
      • ASKEP AMPUTASI
      • Mata sehat tidak Lelah di Depan Komputer
      • Asuhan Keperawatan Klien HIV/AIDS
      • Gelar Baru, Peran Baru, dan Perilaku Baru
      • Tanpa judul
      • Jembatan Indah
      • Patung Mirip Manusia
      • Penyakit-Penyakit Wanita Yang ditakuti Pria.
      • COLOSTOMY
      • Tentang Rasa
      • Bahaya Dibalik Sunat Perempuan
      • ASKEP POLIOMELITIS
      • ASKEP LABIO PALATO SKISIS
      • ASKEP STENOSIS PHILORIC HIPERTROFI
      • ASKEP ATRESIA ESOPHAGUS
      • ASKEP ATRESIA ANI
      • ASKEP HISPRUNG
      • PRESBIOPI
      • Fokus Intervensi ISPA
      • Fokus Pengkajian ISPA
      • Penatalaksanaan ISPA
      • Komplikasi ISPA
      • KRISIS ADRENAL (ADDISON’S)
      • Pathofisiologi ISPA
      • Tanda dan Gejala ISPA
      • Etiologi ISPA
      • Pengertian ISPA (infeksi saluran nafas atas)
    • 07/25 - 08/01 (27)
    • 07/18 - 07/25 (19)
    • 07/11 - 07/18 (30)
    • 07/04 - 07/11 (56)
    • 06/27 - 07/04 (28)
    • 06/20 - 06/27 (22)
    • 06/13 - 06/20 (30)
    • 06/06 - 06/13 (21)
    • 05/30 - 06/06 (5)
    • 05/16 - 05/23 (6)
    • 05/09 - 05/16 (29)
    • 05/02 - 05/09 (59)
    • 04/25 - 05/02 (28)
    • 04/18 - 04/25 (38)
    • 04/11 - 04/18 (70)
    • 04/04 - 04/11 (59)
    • 03/28 - 04/04 (65)
    • 03/21 - 03/28 (89)
    • 03/14 - 03/21 (218)
    • 03/07 - 03/14 (95)
    • 02/28 - 03/07 (135)
    • 02/21 - 02/28 (102)
    • 01/03 - 01/10 (68)
  • 2009 (1652)
    • 12/27 - 01/03 (36)
    • 12/20 - 12/27 (22)
    • 12/13 - 12/20 (100)
    • 12/06 - 12/13 (45)
    • 11/29 - 12/06 (24)
    • 11/22 - 11/29 (22)
    • 11/15 - 11/22 (19)
    • 11/08 - 11/15 (28)
    • 11/01 - 11/08 (11)
    • 10/25 - 11/01 (17)
    • 10/18 - 10/25 (38)
    • 10/11 - 10/18 (33)
    • 10/04 - 10/11 (15)
    • 09/27 - 10/04 (21)
    • 09/20 - 09/27 (7)
    • 09/13 - 09/20 (84)
    • 09/06 - 09/13 (35)
    • 08/30 - 09/06 (48)
    • 08/23 - 08/30 (118)
    • 08/16 - 08/23 (26)
    • 08/09 - 08/16 (34)
    • 08/02 - 08/09 (35)
    • 07/26 - 08/02 (31)
    • 07/19 - 07/26 (14)
    • 07/12 - 07/19 (16)
    • 07/05 - 07/12 (28)
    • 06/28 - 07/05 (26)
    • 06/21 - 06/28 (76)
    • 06/14 - 06/21 (26)
    • 06/07 - 06/14 (21)
    • 05/31 - 06/07 (43)
    • 05/24 - 05/31 (38)
    • 05/17 - 05/24 (26)
    • 05/10 - 05/17 (52)
    • 05/03 - 05/10 (15)
    • 04/26 - 05/03 (38)
    • 04/19 - 04/26 (32)
    • 04/12 - 04/19 (22)
    • 04/05 - 04/12 (20)
    • 03/29 - 04/05 (40)
    • 03/22 - 03/29 (43)
    • 03/15 - 03/22 (18)
    • 03/08 - 03/15 (14)
    • 03/01 - 03/08 (22)
    • 02/22 - 03/01 (12)
    • 02/15 - 02/22 (9)
    • 02/08 - 02/15 (11)
    • 02/01 - 02/08 (19)
    • 01/25 - 02/01 (37)
    • 01/18 - 01/25 (21)
    • 01/11 - 01/18 (33)
    • 01/04 - 01/11 (31)
  • 2008 (700)
    • 12/28 - 01/04 (13)
    • 12/21 - 12/28 (9)
    • 12/14 - 12/21 (57)
    • 12/07 - 12/14 (5)
    • 11/30 - 12/07 (18)
    • 11/23 - 11/30 (33)
    • 11/16 - 11/23 (31)
    • 11/09 - 11/16 (23)
    • 11/02 - 11/09 (18)
    • 10/26 - 11/02 (11)
    • 10/19 - 10/26 (15)
    • 10/12 - 10/19 (13)
    • 10/05 - 10/12 (25)
    • 09/28 - 10/05 (2)
    • 09/21 - 09/28 (14)
    • 09/14 - 09/21 (19)
    • 09/07 - 09/14 (43)
    • 08/31 - 09/07 (3)
    • 08/24 - 08/31 (33)
    • 08/17 - 08/24 (65)
    • 08/10 - 08/17 (4)
    • 08/03 - 08/10 (26)
    • 07/27 - 08/03 (6)
    • 07/20 - 07/27 (19)
    • 07/13 - 07/20 (18)
    • 07/06 - 07/13 (60)
    • 06/29 - 07/06 (53)
    • 06/22 - 06/29 (49)
    • 06/15 - 06/22 (11)
    • 06/08 - 06/15 (4)

Popular Posts

  • Olahraga dan Resiko Kanker Payu Dara: Belum Terlambat.
    Olahraga teratur sangat penting untuk kesehatan tubuh, mencegah dan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit mulai dari osteoporosis hin...
  • Transkultural dalam Keperawatan
    Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
  • Hubungan Usia Terhadap Perdarahan Post Partum Di RSUD
    KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
  • Bau Mulut
    Malu banget kan kalo nafas kita bau alias bau mulut apa lagi kalo kita ngomong dengan orang lain lalu tiba-tiba orang tersebut menjauh wah...
  • Ketika Pasangan Anda Depresi
    Ketika, pasangan atau seseorang yang dekat dengan Anda mengalami depresi, ada langkah yang dapat Anda lakukan untuk menolongnya: # Memberi ...
  • Diagnosa Keperawatan Aktual
    Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
  • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0-1 TAHUN DI BPS XXXX
    Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
  • Tanda-tanda Sistem Imun Tubuh Buruk
    Tiap orang memiliki sistem imun atau kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Semuanya tergantung dari genetik, pola hidup maupun lingkung...
  • Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan
    Menurut Joyce Engel (1999), yang dikatakan anak usia pra sekolah adalah anak-anak yang berusia berkisar 3-6 tahun. Ada beberapa aspek yang...
  • ANALISA SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL DI KELAS IBU DI POSYANDU XXXXX
    Mengajarkan senam membantu fisik mendorong istirahat dan relaksasi rutinitis fisik kemudian di buat pada masa antenatal untuk meningkatkan...

Statistik

© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates