• home

ASUHAN KEPERAWATAN

  • HOME
  • DOWNLOAD ASUHAN KEPERAWATAN
  • Cara Mendapatkan Password

Minggu, 17 Agustus 2008

Jurus Ampuh Basmi Bau Mulut
di 22.56 Label: Gaya Hidup
SEMUA orang pasti setuju bahwa nafas tak sedap adalah hal yang sering membuat jengkel, memalukan dan merusak suasana saat berkomunikasi dengan orang lain. Saat ini, tidak kurang dari 90 juta orang mengidap kelainan bau mulut kronis atau juga dikenal dengan istilah halitosis.

Jika Anda mengalami problem yang satu ini, berikut adalah tip-tip mudah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya :

1. Jangan biarkan lidah Anda seperti karpet kotor
Bau mulut seringkali menyerang ketika orang tidak menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Aroma tak sedap biasanya timbul akibat pembusukan remah atau sisa-sisa makanan yang terjebak dalam gigi Anda. Itulah sebabnya mengapa menyikat gigi dan flossing secara teratur sangat penting bagi kesehatan gigi dan mulut.

Tapi ada yang tak boleh dilupakan adalah menyikat lidah untuk membersihkan bakteri. Lidah adalah organ yang secara mikroskopik seperti halnya sebuah karpet. Ada jutaan filamen dalam lidah yang dapat membuat partikel, bakteri dan sisa-sisa makanan terjebak. Dengan membersihkan lidah secara teratut menggunakan sikat, sendok atau pembersih khusus lidah, bakteri penyebab nafas busuk dalam mulut akan berkurang.

Menggunakan penyegar mulut atau mouthwash juga bukan ide yang buruk, tetapi langkah ini hanya bersifat sementara. Memilih penyegar mulut sepertinya lebih praktis sebelum Anda makan malam dengan sang kekasih. Tetapi upaya ini hanyalah menyamarkan aroma bau mulut saja, tanpa mengatasi masalah Anda yang sebenarnya.

2. Selalu kunyah permen karet.
Percaya atau tidak, saliva atau air liur adalah senjata paling ampuh untuk membasmi nafas tak sedap. Itulah sebabnya ketika mulut Anda kering, yang seringkali disebabkan konsumsi obat atau penyakit, akan menyebabkan masalah bau mulut.

Selain dapat membersihkan mulut dari partikel makanan dan bakteri, air ludah juga dapat mengikis aroma nafas tak sedap. Jika Anda bertanya kenapa mulut selalu bau ketika bangun tidur, hal ini terjadi karena produksi alir liur menurun ketika tidur, sehingga membuat partikel dan aroma tak sedap bertahan dan melekat dalam mulut.|

Itulah sebabnya permen karet tanpa gula sangat berfaedah, karena dengan mengunyahnya akan merangsang produksi air liur. Pilihlah permen karet dengan pemanis xylitol karena pemanis ini tidak hanya dapat meningkatkan produksi air liur ,tetapi bekerja mencegah pertumbuhab bakteri dalam mulut

3. Gunakan kayu manis.
Sebuah riset terbaru penggunaan permen karet di Amerika Serikat menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengatasi masalah bau mulut. Tidak seperti bahan lainnya, kayu manis tidak hanya menyamarkan aroma yang tak sedap. Rempah alami ini juga mengandung zat yang tampaknya dapat menurunkan konsentrasi bakteri di dalam mulut. Oleh karena itu, hindarilah permen karet yang mengandung gula karena justru akan merusak gigi, tetapi pilihlah permen karet tanpa gula dengan aroma kayu manis.

4. Minum air lebih banyak.
Para ahli mengindikasikan, semakin tua usia seseorang akan semakin rentan mengalami dehidrasi. Anda mungkin tidak pernah sadar jika Anda kehausan dan tubuh memerlukan lebih banyak cairan. Maka dari itu, biasakanlah minum secara teratur karena meminum air akan menekan pertumbuhan bakteri dalam mulut. Selain itu, minum air secara teratur juga membuat Anda lebih segar dan sehat.

5. Atasi penyebab lainnya.
Meski kebanyakan bau mulut dapat diatasi dengan langkah mudah dan pola hidup yang higienis, ada kalanya bau mulut juga disebabkan masalah gigi atau penyakit lain yang sangat jarang. Datanglah ke dokter gigi jika bau busuk dalam mulut Anda menetap dan tak kunjung hilang.

Dokter akan memeriksa kemungkinan terjadinya gigi berlubang, gigi busuk, atau bahkan masalah gusi yang menyebabkan mulut menjadi tak sedap. Bila bau mulut Anda penyebabnya tidak jelas, ini dapat menjadi sinyal atau pertanda adanya problem kesehatan yang lebih serius.

Kasus yang jarang ini, bisa jadi merupakan indikasi adanya infeksi, gagal ginjal atau liver. Oleh sebab itu, Anda harus memeriksakan ke dokter ahli jika dokter gigi tidak dapat menemukan secara pasti penyebab bau mulut Anda.

6. Gunakan water pick.
Anda tidak bisa membersihkan dengan sempurna seluruh mulut dengan hanya mengandalkan sikat gigi. Menggunakan sejenis alat penyemprot khusus gigi yang disebut water pick, Anda bsia memberihkan semua bagian mulut, gusi dan sela-sela di antara gigi Anda. Jika sisa-sisa makanan menempel di antara gigi dan sikat tak bisa mencapainya, makanan itu akan membusuk dan baru akan tersapu bila Anda melakukan flossing. Dengan alat ini, Anda tak perlu menunggu hingga makanan membusuk.
Read More
Cewek Perokok Gampang Stroke
di 22.55 Label: Ibu dan Anak
BILA Anda seorang wanita muda perokok, bersiaplah menghadapi suatu ancaman kesehatan yang mengerikan. Anda akan dibayangi risiko kematian akibat stroke yang berlipat ganda.

Seperti dilaporkan journal Stroke yang diterbitkan American Heart Association, perempuan muda pecandu rokok berisiko lebih dari dua kali lipat mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak merokok. Bahkan pada wanita yang termasuk kategori pecandu berat, risiko stroke melonjak lebih tinggi yakni hingga mencapai sembilan kali lipat.

Para peneliti dari University of Maryland School of Medicine mengungkapkan indikasi tersebut setelah melakukan riset mengenai risiko stroke di antara wanita perokok berusia 15 hingga 49 tahun.

Hasil riset menunjukkan wanita perokok memiliki kecendenrungan 2,6 kali lipat mengalami stroke dibandingkan non-perokok. Menurut pimpinan riset, Dr. John Cole, wanita dengan konsumsi rokok paling banyak menghadapi ancaman risiko paling tinggi mengalami serangan yang dapat menimbulkan kelumpuhan dan kematian ini.

Seabagai contoh, wanita yang menghabiskan rata-rata 21 hingga 39 batang rokok setiap hari tercatat memiliki risiko stroke 4,3 kali lebih tinggi ketimbang non-perokok. Sedangkan mereka yang menghisap sekitar 40 batang atau sekitar dua bungkus per hari, risiko mengalami stroke bisa mencapai 9,1 kali lipat ketimbang non-perokok.

Cole menegaskan hasil riset ini merupakan bukti nyata lainnya bahwa rokok dapat memicu risiko terjadinya stroke yang juga dikenal sebagai silent killer. Namun ia tidak menjelaskan bagaimana risiko stroke dapat dipengaruhi jumlah batang rokok yang dihisap seseorang.

Stroke biasanya menyerang pada kelompok usia yang lebih dua ketimbang populasi penelitian ini tetapi riset ini menunjukkan bahwa pada kalangan remaja atau wanita muda pun risiko stroke meningkat sangat tajam.

Dalam riset ini, para ahli menganalisis catatan kesehatan dari 466 wanita yang mengalami serangan stroke dan 604 wanita lainnya yang belum mengalami stroke pada kelompok usia, ras dan etnis yang sama. Menurut data penelitian, sekitar seperempat wanita di AS usia 18 hingga 24 tahun adalah perokok aktif, dan Cole berencana akan mengembangkan riset sama dengan memfokuskan risiko stroke pada pria kelompok usia muda.
Read More
Pisang Sebagai Buah Kehidupan
di 22.54 Label: Makanan Sehat
PISANG bisa disebutkan sebagai buah kehidupan. Kandungan kalium yang cukup banyak terdapat dalam buah ini mampu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan memperlancar pengiriman oksigen ke otak. Kalau darah, jantung, dan otak terganggu, bukankah kehidupan manusia terancam?

Selain itu, kandungan Vitamin A yang tinggi dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap ISPA, kulit bersisik, dan kebutaan. Manfaat lain, pisang bisa menjadi pengganti makanan pokok, sehingga mengurangi ketergantungan rakyat Indonesia terhadap beras.

Manusia telah mengonsumsi pisang sejak zaman dahulu kala. Kata pisang berasal dari bahsa Arab, yaitu maus yang oleh Linneus dimasukkan ke dalam keluarga Musaceae, untuk memberikan penghargaan kepada Antonius Musa, yaitu seorang dokter pribadi kaisar Romawi (Octaviani Agustinus) yang menganjurkan untuk memakan pisang. Itulah sebabnya dalam bahasa latin, pisang disebut sebagai Musa paradisiacal .

Menurut sejarah, pisang berasal dari Asia Tenggara yang oleh para penyebar agama Islam disebarkan ke Afrika Barat, Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Selanjutnya pisang menyebar ke seluruh dunia, meliputi daerah tropis dan subtropis. Negara-negara penghasil pisang yang terkenal di antaranya adalah: Brasilia, Filipina, Panama, Honduras, India, Equador, Thailand, Karibia, Columbia, Mexico, Venezuela, dan Hawai. Indonesia merupakan negara penghasil pisang nomor empat di dunia.

Di Asia, Indonesia termasuk penghasil pisang terbesar karena sekitar 50 persen produksi pisang Asia berasal dari Indonesia. Sentra produksi pisang di Indonesia adalah: Jawa Barat (Sukabumi, Cianjur, Bogor, Purwakarta, Serang), Jawa Tengah (Demak, Pati, Banyumas, Sidorejo, Kesugihan, Kutosari, Pringsurat, Pemalang), Jawa Timur (Banyuwangi, Malang), Sumatera Utara (Padangsidempuan, Natal, Samosir, Tarutung), Sumatera Barat (Sungyang, Baso, Pasaman), Sumatera Selatan (Tebing Tinggi, OKI, OKU, Baturaja), Lampung (Kayu Agung, Metro), Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Tanaman Serbaguna
Pisang telah lama akrab dengan masyarakat Indonesia, terbukti dari seringnya pohon pisang digunakan sebagai perlambang dalam berbagai upacara adat. Pohon pisang selalu melakukan regenerasi sebelum berbuah dan mati, yaitu melalui tunas-tunas yang tumbuh pada bonggolnya. Dengan cara itulah pohon pisang mempertahankan eksistensinya untuk memberikan manfaatkan kepada manusia. Filosofi tersebutlah yang mendasari penggunaan pohon pisang sebagai simbol niat luhur pada upacara pernikahan.

Iklim tropis yang sesuai serta kondisi tanah yang banyak mengandung humus memungkinkan tanaman pisang tersebar luas di Indonesia. Saat ini, hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah penghasil pisang.

Pisang tidak mengenal musim panen, dapat berbuah setiap saat. Hasilnya dapat mencapai 1 - 17 sisir setiap tandan atau 4 - 40 Kg per tandan, tergantung jenisnya. Dalam satu tandan pisang tanduk terdapat 1 - 7 sisir, sedangkan pada pisang ambon 7 - 17 sisir. Buahnya dapat dimakan langsung atau diolah terlebih dahulu.

Pasar pisang di dalam negeri sangat baik karena hampir semua masyarakat kita mengonsumsi pisang. Umumnya masyarakat menginginkan pisang yang rasanya manis atau manis sedikit asam, serta beraroma harum. Di pasaran, pisang dijual dengan berbagai tingkatan mutu, dengan harga yang sangat bervariasi satu sama lain.

Selain buahnya, tanaman pisang juga dapat dimanfaatkan dari bagian bonggol hingga daunnya. Bonggol tanaman pisang (berupa umbi batang) dan batang muda dapat diolah menjadi sayuran. Bunga pisang (dikenal sebagai jantung pisang) dapat digunakan untuk sayur, manisan, acar, maupun lalapan. Daunnya lazim digunakan untuk pembungkus makanan, yang dapat memberikan rasa harum spesifik pada nasi yang dibungkus dalam keadaan panas.

Jenis Pisang
Berdasarkan manfaatnya bagi kepentingan manusia, pohon pisang dibedakan atas tiga macam, yaitu pisang serat, pisang hias dan pisang buah. Pada pisang serat (Musa textilis), yang dimanfaatkan bukan buahnya, tetapi serat batangnya untuk pembuatan tekstil. Pisang hias umumnya ditanam bukan untuk diambil buahnya tetapi sebagai hiasan yang cantik, contohnya adalah pisang kipas dan pisang-pisangan.

Pisang buah (Musa paradisiaca) ditanam dengan tujuan untuk dimanfaatkan buahnya. Pisang buah dapat dibedakan atas empat golongan. Golongan pertama adalah yang dapat dimakan langsung setelah matang (disebut juga pisang meja), contohnya adalah: pisang kepok, susu, hijau, mas, raja, ambon kuning, ambon lumut, barangan, serta pisang cavendish.

Golongan kedua adalah yang dapat dimakan setelah diolah terlebih dahulu, contohnya pisang tanduk, oli, kapas, dan pisang bangkahulu. Golongan ketiga adalah pisang yang dapat dimakan langsung setelah masak maupun setelah diolah terlebih dahulu, contohnya pisang kepok dan pisang raja.

Golongan keempat adalah pisang yang dapat dimakan sewaktu masih mentah, misalnya pisang klutuk (pisang batu) yang berasa sepat dan enak untuk dibuat rujak. Pisang klutuk beserta kulitnya sering ditambahkan ke dalam rujak untuk mencegah sakit perut atau mules setelah makan rujak.

Di Indonesia, terdapat lebih dari 230 jenis pisang, tetapi yang umum dijual di pasaran dan umum dikonsumsi adalah: pisang barangan, raja, raja sereh, raja uli, raja jambe, raja molo, raja kul, raja tahun, raja bulu, kepok, tanduk, mas, ambon lumut, ambon kuning, nangka, kapas, kidang, lampung, dan pisang tongkat langit.

Buah pisang matang merupakan buah yang mudah busuk, karena kadar airnya yang cukup tinggi. Untuk memperpanjang daya awet dan daya gunanya, buah pisang dapat diolah menjadi berbagai produk. Buah pisang mentah dapat diolah menjadi gaplek, tepung, pati, sirop glukosa, tape, dan keripik. Buah pisang matang dapat diolah menjadi sale, selai, dodol, sari buah, anggur, pure, saos, nectar, pisang goreng, pisang epe, pisang rebus, kolak, getuk, ledre, pisang panggang keju, serta aneka kue lainnya.
Read More

Jumat, 15 Agustus 2008

ANAK DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE

di 14.21 Label: Askep Anak , Kumpulan Contoh Askep

A. PENGERTIAN
DHF adalah suatu infeksi arbovirus akut yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk spesies aides. Penyakit ini sering menyerang anak, remaja, dan dewasa yang ditandai dengan demam, nyeri otot dan sendi. Demam Berdarah Dengue sering disebut pula Dengue Haemoragic Fever ( DHF ).

B. PATOFISIOLOGI
Setelah virus dengue masuk ke dalam tubuh, pasien akan mengalami keluhan dan gejala karena viremia, seperti demam, sakit kepala, mual, nyeri otot, pegal seluruh badan, hiperemi ditenggorokan, timbulnya ruam dan kelainan yang mungkin muncul pada system retikuloendotelial seperti pembesaran kelenjar-kelenjar getah bening, hati dan limpa. Ruam pada DHF disebabkan karena kongesti pembuluh darah dibawah kulit.
Fenomena patofisiologi utama yang menentukan berat penyakit dan membedakan DF dan DHF ialah meningginya permeabilitas dinding kapiler karena pelepasan zat anafilaktosin, histamin dan serotonin serta aktivasi system kalikreain yang berakibat ekstravasasi cairan intravaskuler. Hal ini berakibat berkurangnya volume plama, terjadinya hipotensi, hemokonsentrasi, hipoproteinemia, efusi dan renjatan.

Adanya kebocoran plasma ke daerah ekstravaskuler ibuktikan dengan ditemukannya cairan dalam rongga serosa, yaitu dalam rongga peritoneum, pleura dan perikard. Renjatan hipovolemik yang terjadi sebagai akibat kehilangan plasma, bila tidak segera teratasi akan terjadi anoxia jaringan, asidosis metabolic dan kematian. Sebab lain kematian pada DHF adalah perdarahan hebat. Perdarahan umumnya dihubungkan dengan trombositopenia, gangguan fungsi trombosit dan kelainan fungsi trombosit.
Fungsi agregasi trombosit menurun mungkin disebabkan proses imunologis terbukti dengan terdapatnya kompleks imun dalam peredaran darah. Kelainan system koagulasi disebabkan diantaranya oleh kerusakan hati yang fungsinya memang tebukti terganggu oleh aktifasi system koagulasi. Masalah terjadi tidaknya DIC pada DHF/ DSS, terutama pada pasien dengan perdarahan hebat.

C. KLASIFIKASI DHF
WHO, 1986 mengklasifikasikan DHF menurut derajat penyakitnya menjadi 4 golongan, yaitu :

Derajat I
Demam disertai gejala klinis lain, tanpa perdarahan spontan. Panas 2-7 hari, Uji tourniquet positif, trombositipenia, dan hemokonsentrasi.

Derajat II
Sama dengan derajat I, ditambah dengan gejala-gejala perdarahan spontan seperti petekie, ekimosis, hematemesis, melena, perdarahan gusi.

Derajat III
Ditandai oleh gejala kegagalan peredaran darah seperti nadi lemah dan cepat ( >120x/mnt ) tekanan nadi sempit ( ? 120 mmHg ), tekanan darah menurun, ( 120/80 ? 120/100 ? 120/110 ? 90/70 ? 80/70 ? 80/0 ? 0/0 )

Derajat IV
Nadi tidak teaba, tekanan darah tidak teatur ( denyut jantung ? 140x/mnt ) anggota gerak teraba dingin, berkeringat dan kulit tampak biru.

D. TANDA DAN GEJALA
Selain tanda dan gejala yang ditampilkan berdasarkan derajat penyakitnya, tanda dangejala lain adalah :
- Hati membesar, nyeri spontan yang diperkuat dengan reaksi perabaan.
- Asites
- Cairan dalam rongga pleura ( kanan )
- Ensephalopati : kejang, gelisah, sopor koma.

E. PEMERIKSAAN DAN DIGNOSIS
- Trombositopeni ( ? 100.000/mm3)
- Hb dan PCV meningkat ( ? 20% )
- Leukopeni ( mungkin normal atau lekositosis )
- Isolasi virus
- Serologi ( Uji H ): respon antibody sekunder
- Pada renjatan yang berat, periksa : Hb, PCV berulang kali ( setiap jam atau 4-6 jam apabila sudah menunjukkan tanda perbaikan ), Faal hemostasis, FDP, EKG, Foto dada, BUN, creatinin serum.

ASUHAN KEPERAWATAN


1. Pengkajian

1.1 Identitas
DHF merupakan penyakit daerah tropis yang sering menyebabkan kematian anak, remaja dan dewasa ( Effendy, 1995 )

1.2 Keluhan Utama
Pasien mengeluh panas, sakit kepala, lemah, nyeri ulu hati, mual dan nafsu makan menurun.

1.3 Riwayat penyakit sekarang
Riwayat kesehatan menunjukkan adanya sakit kepala, nyeri otot, pegal seluruh tubuh, sakit pada waktu menelan, lemah, panas, mual, dan nafsu makan menurun.

1.4 Riwayat penyakit terdahulu
Tidak ada penyakit yang diderita secara specific.

1.5 Riwayat penyakit keluarga
Riwayat adanya penyakit DHF pada anggota keluarga yang lain sangat menentukan, karena penyakit DHF adalah penyakit yang bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegipty.

1.6 Riwayat Kesehatan Lingkungan
Biasanya lingkungan kurang bersih, banyak genangan air bersih seperti kaleng bekas, ban bekas, tempat air minum burung yang jarang diganti airnya, bak mandi jarang dibersihkan.

1.7 Riwayat Tumbuh Kembang
1.8 Pengkajian Per Sistem
1.8.1 Sistem Pernapasan
Sesak, perdarahan melalui hidung, pernapasan dangkal, epistaksis, pergerakan dada simetris, perkusi sonor, pada auskultasi terdengar ronchi, krakles.

1.8.2 Sistem Persyarafan
Pada grade III pasien gelisah dan terjadi penurunan kesadaran serta pada grade IV dapat trjadi DSS

1.8.3 Sistem Cardiovaskuler
Pada grde I dapat terjadi hemokonsentrasi, uji tourniquet positif, trombositipeni, pada grade III dapat terjadi kegagalan sirkulasi, nadi cepat, lemah, hipotensi, cyanosis sekitar mulut, hidung dan jari-jari, pada grade IV nadi tidak teraba dan tekanan darah tak dapat diukur.

1.8.4 Sistem Pencernaan
Selaput mukosa kering, kesulitan menelan, nyeri tekan pada epigastrik, pembesarn limpa, pembesaran hati, abdomen teregang, penurunan nafsu makan, mual, muntah, nyeri saat menelan, dapat hematemesis, melena.

1.8.5 Sistem perkemihan
Produksi urine menurun, kadang kurang dari 30 cc/jam, akan mengungkapkan nyeri sat kencing, kencing berwarna merah.

1.8.6 Sistem Integumen.
Terjadi peningkatan suhu tubuh, kulit kering, pada grade I terdapat positif pada uji tourniquet, terjadi pethike, pada grade III dapat terjadi perdarahan spontan pada kulit.


2. Diagnosa Keperawatan
2.1 Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi virus dengue
2.2 Resiko defisit cairan berhubungan dengan pindahnya ciran intravaskuler ke ekstravaskuler
2.3 Resiko syok hypovolemik berhubungan dengan perdarahan yang berlebihan, pindahnya cairan intravaskuler ke ekstravaskuler
2.4 Resiko gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intake nutrisi yang tidak adekwat akibat mual dan nafsu makan yang menurun.
2.5 Resiko terjadi perdarahn berhubungan dnegan penurunan factor-fakto pembekuan darah ( trombositopeni )
2.6 Kecemasan berhubungan dengan kondisi klien yang memburuk dan perdaahan
2.7 Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangya informasi.


3. Rencana Asuhan Keperawatan.
DP : Hipertermie berhubungan dengan proses infeksi virus dengue
Tujuan : Suhu tubuh normal
Kriteria hasil : Suhu tubuh antara 36 – 37
Nyeri otot hilang
Intervensi :
a. Beri komres air kran
Rasional : Kompres dingin akan terjadi pemindahan panas secara konduksi
b. Berika / anjurkan pasien untuk banyak minum 1500-2000 cc/hari ( sesuai toleransi )
Rasional : Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat evaporasi.
c. Anjurkan pasien untuk menggunakan pakaian yang tipis dan mudah menyerap keringat
Rasional : Memberikan rasa nyaman dan pakaian yang tipis mudah menyerap keringat dan tidak merangsang peningkatan suhu tubuh.
d. Observasi intake dan output, tanda vital ( suhu, nadi, tekanan darah ) tiap 3 jam sekali atau lebih sering.
Rasional : Mendeteksi dini kekurangan cairan serta mengetahui keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Tanda vital merupakan acuan untuk mengetahui keadaan umum pasien.
e. Kolaborasi : pemberian cairan intravena dan pemberian obat sesuai program.
Rasional : Pemberian cairan sangat penting bagi pasien dengan suhu tubuh yang tinggi. Obat khususnyauntuk menurunkan suhu tubuh pasien.

DP 2. Resiko defisit volume cairan berhubungan dengan pindahnya cairan intravaskuler ke ekstravaskuler.
Tujuan : Tidak terjadi devisit voume cairan
Kriteria : Input dan output seimbang
Vital sign dalam batas normal
Tidak ada tanda presyok
Akral hangat
Capilarry refill <>
Read More

Rabu, 13 Agustus 2008

Pencegahan Komplikasi Diabetes dan Tip-tipsnya

di 20.22 Label: Diabetes
Komplikasi diabetes adalah masalah-maslah kesehatan yang disebabkan oleh diabetes. Diabetes disebabkan karena kadar atau tingkat gula darah lebih tinggi dari keadaan normal. Kondisi dimana kadar gula darah yang tinggi dan berlangsung dalam waktu yang lama dapat merusak pembuluh darah dan sistem syaraf. Kerusakan-kerusakan tersebut dapat menyebabkan masalah-masalah di berbagai bagian tubuh. Berikut adalah artikel berisi tentang komplikasi-komplikasi diabetes dan bagaimana tips pencegahannya.

Komplikasi pada Kerusakan Syaraf (diabetic neuropathy)

Komplikasi kerusakan syaraf pada diabetes yang biasanya disebut dengan diabetic neuropathy yang membuat fungsi sistem dalam dalam mengirim pesan-pesan ke otak atau ke bagian tubuh lainnya mengalami kesulitan. Jika penderita kencing manis mempunyai komplikasi kerusakan syaraf, mungkin mereka akan merasakan kehilangan rasa pada bagian tubuhnya atau merasakan sakit yang menggelikan.

Diabetic Neuropathy sering sekali mempengaruhi bagian tungkai dan kaki dan mungkin penderita tidak bisa merasakan adanya lepuh atau luka pada kakinya. Kemudian luka dapat menjadi infektif dan pada beberapa kasus yang serius mungkin harus dilakukan amputasi. Penderita dengan diabetic neuropathy masih bisa berjalan dengan kakinya yang telah mengalami kerusakan sendi dan tulangnya. Hal ini dapat menimbulkan kondisi yang disebut dengan kaki Charcot (Charcot foot) yang menyebabkan kaki terluka dan menjadi berubah bentuk.

Akan tetapi kebanyakan masalah seperti diatas dapat dicegah dan dihindari. (Charcot adalah salah satu penyakit neuron motorik yang progresif). Perlu dilakukan pemeriksaan tiap hari terhadap kaki penderita, jika dalam pemeriksaan terdapat adanya bengkak, warna kemerahan dan terasa panas segera hubungi dokter. Gejala-gejala tersebut bisa jadi merupakan tanda dari Charcot Foot. Sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter sedikitnya satu tahun sekali.

Berikut tanda-tanda bahaya dari kerusakan syaraf

Berikut tanda-tanda bahaya dari kerusakan syaraf dan hubungi dokter secepatnya jika terjadi tanda-tanda bahaya dibawah ini:
  • Mati Rasa
  • Rasa sakit yang tajam atau menggelitik
  • Muncul luka pada kaki
  • Otot menjadi lemah
  • Rasa panas seperti tebakar
  • Tidak mampu ereksi pada pria
Komplikasi pada Mata (diabetic retinopathy)

Retina merupakan bagian mata yang sensitif terhadap sinar dan membantu penglihatan seseorang. Diabetes atau kencing manis dapat merusak dan memperlemah pembuluh darah kecil pada retina. Kerusakan jenis ini disebut dengan diabetic retinopathy.

Pada saat pembuluh darah melemah, mereka dapat mengeluarkan cairan dan menyebabkan timbulnya bengkak pada mata yang mengaburkan penglihatan. Jika kondisi retinopathy menjadi lebih parah dapat berakibat pada kebutaan.

Pembedahan dengan laser sering digunakan untuk mengobati atau memperlambat komplikasi retinopathy, khusunya jika gangguan ini ditemukan lebih awal. Penderita diabetes sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin mata sekali dalam satu tahun.

Tanda-tanda bahaya komplikasi pada mata
  • Penglihatan kabur selama lebih dari 2 hari.
  • Dengan tiba-tiba tidak bisa melihat dengan satu atau kedua mata.
  • Terdapat titik hitam, sarang laba-laba atau sorotan cahaya pada penglihatan.
  • Kemerah-merahan pada mata
  • Nyeri atau terasa ada tekanan pada mata.
Komplikasi pada Ginjal (diabetic nephropathy)

Diabetes dapat juga menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di ginjal sehingga berakibat ginjal tidak mampu menyaring sampah untuk dikeluarkan. Komplikasi kerusakan ini disebut dengan diabetic nephropathy. Seorang penderita diabetes dengan komplikasi ini secepatnya memerlukan tindakan dialisis atau transplantasi ginjal. Dialisis (dialysis) adalah suatu pengobatan yang ditujukan untuk mengeluarkan kotoran-kotoran atau sampah dari darah yang biasanya fungsi ini dikerjakan oleh ginjal.

Resiko timbulnya diabetic nephropathy akan semakin tinggi atau meningkat jika terdapat dua kondisi yaitu kondisi diabetes dan tekanan darah tinggi secara bersamaan. Jadi merupakan hal penting untuk mengontrol kedua kondisi tersebut dengan baik.

Tanda awal timbulnya diabetic nephropathy biasanya ditandai adanya protein di dalam urin atau dalam urin terdapat kandungan protein (protein uri). Jadi, sebaiknya lakukan pemeriksaan tahunan mengenai kondisi ini. Hubungi dokter dan dokter akan memberikan pengobatan untuk menjaga dan melindungi ginjal dari kerusakan.

Komplikasi pada penyakit jantung dan stroke

Penderita diabetes mempunyai resiko yang lebih besar timbulnya penyakit jantung dan stroke, resiko bahkan lebih besar bagi orang-orang yang menderita diabetes dan perokok, mepunyai tekanan darah tinggi, overweight atau kelebihan berat badan dan mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Penyakit jantung sangat mudah untuk diobati saat penyakit itu ditemukan lebih awal. Pemeriksaan ke dokter ahli adalah sangat penting karena dokter akan melakukan test dan pemeriksaan untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit jantung secara dini.

Pengendalian kadar kolesterol agar mendekati normal adalah juga hal yang direkomendsikan pada penderita diabetes karena kolesterol merupakan salah satu faktor pemicu timbulnya penyakit jantung dan stroke. Jika penderita mempunyai tingkat kolesterol tinggi, hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, lakukan perubahan-perubahan gaya hidup seperti diet sehat, olahraga teratur untuk mengontrol kadar kolesterol agar dalam batas normal atau mendekati normal.

Tips untuk mencegah atau memperlambat komplikasi diabetes

Untuk mencegah timbulnya komplikasi-komplikasi diatas, pertahankan kadar gula darah hingga mendekati normal dan ikutilah saran anjuran dokter. Berikut beberapa tipsnya:
  • Diet dan makan makanan sehat dengan bervariasi, hindari makanan yang tinggi lemak dan gula.
  • Pertahankan berat badan ideal. Jika penderita overweight atau kelebihan berat badan, maka kurangi berat badan anda (baca mengurangi faktor resiko overweight).
  • Pertahankan dan kontrol kadar kolesterol agar mendekati normal. (Baca mengurangi faktor resiko kolesterol)
  • Pertahankan tekanan darah agar tetap normal dan mendekati normal. (baca mengurangi faktor resiko tekanan darah tinggi)
  • Lakukan olahraga teratur
  • Hentikan merokok ( baca mengurangi faktor resiko merokok)
  • Periksa ke dokter secara rutin, bahkan saat kondisi anda baik. Dokter akan melakukan pemeriksaan akan adanya tanda-tanda komplikasi dengan lebih dini.
  • Segera hubungi dokter jika ada tanda-tanda bahaya seperti diatas.
Read More

Selasa, 12 Agustus 2008

Diabetes dan OlahRaga

di 18.47 Label: Diabetes
Olahraga dapat membantu seseorang dalam mengontrol, menurunkan berat badan pada seorang yang kelebihan berat badan dan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal itu dapat menurunkan resiko seseorang dari serangan jantung, suatu kondisi yang biasanya sering terjadi pada orang-orang yang mempunyai diabetes atau kencing manis. Dengan olahraga juga dapat membuat perasaan dan diri menjadi lebih baik dan dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Apa Jenis olahraga yang sebaiknya Dilakukan?

Konsultasikan dengan dokter tentang jenis olahraga yang sebaiknya dilakukan dan tepat bagi seorang penderita diabetes. Jenis olahraga yang dapat dilakukan akan tergantung pada kondisi kesehatan individu penderita atau masalah-masalah kesehatan apa saja yang ada pada diri seseorang.

Kebanyakan dokter menyaranakan untuk melakukan olahraga aerobik, olahraga aerobik akan membuat seseorang bernafas lebih dalam dan membuat kerja jantung menjadi lebih kuat. Beberapa contoh olahraga aerobiok seperti jalan kaki, jogging, dansa aerobik atau bersepeda.

Jika penderita mempunyai masalah pada saraf didaerah kaki mungkin sebaiknya melakukan olahraga aerobik yang tidak memberikan beban lebih pada daerah kaki. Olahraga tersebut misalnya seperti berenang, bersepdeda, mendayung atau olahraga dengan kursi.

Bukan merupakan satu hal yang penting apa jenis olahraga yang dilakukan, sebaiknya lakukan pemanasan sebelum memulai berolahraga dan lakukan pendinginan setelah melakukan olahraga. Sebagai pemanasan, lakukan olahraga dengan intensitas rendah seperti berjalan dengan durasi 5-10 menit. Kemudian dengan perlahan lakukan peregangan selama 5-10 menit. Ulangi langkah-langkah tersebut setelah olahraga untuk pendinginannya.

Saat penderita memulai suatu latihan olahraga, lakukan olahraga dengan pelan-pelan, tahap demi tahap demi keselamatan dalam berolahraga. Secara berangsur-angsur tingkatkan intensitas dan durasi olahraga yang dilakukan sampai pada intensitas dan lama olahraga yang dianjurkan. Sebaiknya lakukan olahraga secara rutin 4-6 kali dalam seminggu dengan durasi waktu 30-60 menit. Bicarakan dengan dokter untuk memperoleh anjuran yang khusus tentang olahraga yang tepat dan cocok secara individual.

Apakah ada resiko-resiko berolahraga bagi penderita diabetes?

Jawaban untuk pertanyaan diatas adalah ya, akan tetapi manfaat yang diperoleh jauh lebih besar dibanding dengan resiko yang harus diambil. Dengan berolahraga akan mempengaruhi tubuh dalam bereaksi terhadap insulin. Olahraga yang teratur menjadikan tubuh bereaksi lebih sensitif atau peka terhadap insulin, dan akan menjadikan kadar gula darah menjadi terlalu rendah atau yang biasa disebut dengan hipoglikemia setelah melakukan olahraga.

Mungkin diperlukan suatu pemeriksaan kadar gula darah sebelum dan sesudah berolahraga dan dokter akan menjelaskan berapa sebaiknya kadar gula darah seseorang sebelum dan sesudah berolahraga.

Jika pada pemeriksaan kadar gula darah anda terlalu rendah atau terlalu tinggi sebelum perencanaan berolahraga, sebaiknya tunggu sampai kadar gula darah membaik baru merencanakan berolahraga. Hal itu khususnya penting untuk melihat kadar gula darah jika olahraga yang dilakukan benar-benar dalam keadaan panas atau dingin, perubahan temperatur atau suhu tubuh mempengaruhi penyerapan insulin oleh tubuh.

Bagaimana mengetahui kadar gula darah terlalu rendah saat olahraga?

Hypoglikemia biasanya terjadi secara bertahap tidak langsung terjadi sehingga indovidu yang berolahraga perlu memperhatikan perasaannya selama berolahraga. Mungkin mereka akan merasakan perasaan seperti perubahan dalam denyut jantung, tiba-tiba keluar keringat yang berlebihan, merasa gemetar, cemas, dan merasa lapar. Jika terjadi perasaan-perasaan tersebut, sebaiknya hentikan olahraga dan ikuti perintah atau advice dokter bagaimana mengobati hipogikemia. Dokter mungkin akan menganjurkan untuk menghindari makanan seperti gula-gula atau sari buah untuk mengobati hipoglikemia.

Apa lagi yang bisa dilakukan untuk berolahraga dengan baik dan selayaknya?

Banyak penderita diabetes mempunyai masalah dengan syaraf pada daerah kaki dan terkadang tanpa diketahui oleh penderita. Jadi sangat penting bagi mereka yang mempunyai masalah tersebut mengenakan sepatu yang cocok dengan ruangan yang longgar didalamnya saat berolahraga. Jika tidak, kemungkinan yang terjadi adalah akan mengalami lepuh atau luka pada kaki yang bisa berkembang menjadi infeksi atau berakibat pada masalah-masalah lain. Sebaiknya sebelum dan setelah berolahraga lakukan pemeriksaan pada kaki untuk memastikan tidak adanya lepuh atau luka pada kaki.

Apakah sebaiknya perlu mengkonsumsi banyak cairan selama Berolahraga?.

Saat seseorang berolahraga, tubuh memerlukan banyak cairan untuk mempertahankan kesegarannya sehingga sebaiknya banyak mengkonsumsi cairan selama olah raga. Pada saat berolahraga akan merasakan perasaan haus, sehingga dapat dan mungkin terjadi dehidrasi. Dehidrasi adalah suatu kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan cairan yang dapat mempengaruhi tingkat atau kadar gula darah. Maka minumlah banyak cairan sebelum, selama dan sesudah berolahraga.

Daftar catatan atau tips berolahraga bagi penderita diabetes
  • Bicarakan dan konsultasikan dengan dokter tentang latihan olahraga yang tepat.
  • Perikasalah kadar gula darah sebelum dan sesudah berolahraga
  • Pemeriksaan kaki akan adanya lepuh atau luka sebelum dan setelah berolahraga.
  • Kenakanlah sepatu dan kaus kaki yang cukup longgar atau luas.
  • Minumlah banyak cairan sebelum, selama dan setelah berolahraga.
  • Lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan lakukan pendinginan setelah berolahraga.
  • Sediakan atau persiapkan snack atau makanan ringan jika terjadi penurunan kadar gula darah yang terlalu rendah.
Read More

Jakarta...Jakarta...

di 04.20 Label: Learning , Life Experience




Oleh: Wastu Adi Mulyono

"Jakarta!!! Jakarta!!!" Kata-kata tersebut selalu kami ucapkan dulu sewaktu kuliah di Malang. Setiap pukul 21 ke atas, pasti akan ada yang teriak jakarta jakarta. Maksud dari teriakan tersebut adalah untuk memberi kode pada penghuni kamar lain bahwa ada penghuni kamar yang akan ke Jln Jakarta untuk supper setelah dinner dari asrama tidak dapat memenuhi kebutuhan para cacing dalam perut. Kata sandi tersebut secara otomatis akan memberikan dorongan penghuni kamar yang dilewati untuk keluar jika ingin barengan atau sekedar titip beli gorengan.

Pagi ini saya upload blog ini karena, saya juga akan pergi ke Jakarta. Menjalankan tugas negara. Kuliah lagi di S2 Keperawatan UI. Peminatan Manajemen Keperawatan, jelas akan diambil. Terlintas lagi bayangan dulu tahun 1998, wah seru ke Senayan, berjuang untuk reformasi yang sudah mencapai kondisi seperti sekarang ini. Alangkah tegangnya saya ketika dikumpulkan di ruang kuliah, kemudian di ceramahi oleh Dekan menjelang keberangkatan ke Senayan. Ah itu dulu.

Sekarang pasti kondisi berubah. Meskipun US dollar masi 9000-an tetapi tidak pernah mencapai 18 ribu. Jadi meskipun tidak ada uang saku, keep optimistic. Beasiswa pasti di tangan. Gunakan saja ilmu ikhlas. Semua pasti mudah. Bahkan jika diijinkan, cukup ditempuh 18 buln saja dengan IPK 4,00 Nah Lho!

Kembali ke Jakarta seperti mengenang masa lalu. Tetapi tidak akan seperti dulu lagi. I am a different person, Man! All have changed. Dulu lajang sekarang bukan. Dulu halak Medan sekarang wong Purwokerto, kaya kuwe. Maning lagi... maning lagi..., Ngerti ora, Son. (Halo Pak Sono, remember this?)

Sengaja saya ambil kekhususan Manajemen keperawatan, karena disamping saya dapat sk nya manajemen juga karena program ini sudah tua. Yang tua biasanya tantangannya lebih berat. (maksudnya??). Mempertahankan lebih sulit dari membuat hubungan. Tuh artis-artis contohnya. Nah hal ini yang sangat menantang.

Sambil menyelam minum air. Sambil kuliah manajemen, kita coba buktikan apa benar kerajaan keperawatan dapat mensejahterakan rakyatnya. Gudang ilmu akan kita bongkar, mencari kitab-kitab sakti yang dapat mensejahterakan rakyat. Jika perlu kita terjemahkan dalam bahasa jalanan (meminjam istilah Bob Sadino). Tradisi mulai dari Jakarta ini nanti kita cari kelemahannya. Dengan kata lain, apakah tidak bisa kemajuan keperawatan dimulai dari timur (papua, maluku dll). Lha matahari saja terbit dari timur, kok kita mulai dari barat ke timur. Ya menentang matahari, jadinya silou man!!. Karena Silau jalan lebar di depan tidak kelihatan, ada trotoar pun ditabrak deh.

Nah cobalah kita melawan arus, menentang tradisi barat ke timur. Membalik keadaan menjadi dari Timur Ke Barat. Sambil menyanyi, "...dari Timur sampai ke Barat, berjajar pulau-pulau....Sambung menyambung menjadi satu... Itulah Indonesia... Indonesia tanah airku, aku berjanji padamu. Menjunjung tanah airku... Tanah airku Indonesia!!!!" kalau perlu kita teriakkan "Ners, Ners, Ners.. Hugh!!!" Wah kok enggak enak intonasinya, apa perlu ganti yell jadi "Mantri kesehatan Yeach!!" All up to you.

Cihui... Jakarta... Jakarta...
Read More
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan ( Atom )
 photo banner300x250-biru.gif

Blog Archive

  • 2016 (1)
    • 09/18 - 09/25 (1)
      • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0...
  • 2015 (10)
    • 10/11 - 10/18 (1)
    • 09/13 - 09/20 (1)
    • 09/06 - 09/13 (1)
    • 07/05 - 07/12 (1)
    • 05/17 - 05/24 (6)
  • 2014 (1)
    • 04/13 - 04/20 (1)
  • 2012 (770)
    • 02/19 - 02/26 (5)
    • 02/12 - 02/19 (10)
    • 02/05 - 02/12 (4)
    • 01/29 - 02/05 (27)
    • 01/22 - 01/29 (88)
    • 01/15 - 01/22 (101)
    • 01/08 - 01/15 (169)
    • 01/01 - 01/08 (366)
  • 2011 (4477)
    • 12/25 - 01/01 (336)
    • 12/18 - 12/25 (62)
    • 12/11 - 12/18 (70)
    • 12/04 - 12/11 (77)
    • 11/27 - 12/04 (40)
    • 11/20 - 11/27 (67)
    • 11/13 - 11/20 (198)
    • 11/06 - 11/13 (187)
    • 10/30 - 11/06 (340)
    • 10/23 - 10/30 (32)
    • 10/16 - 10/23 (109)
    • 10/09 - 10/16 (80)
    • 08/14 - 08/21 (75)
    • 08/07 - 08/14 (81)
    • 07/31 - 08/07 (82)
    • 07/24 - 07/31 (65)
    • 07/17 - 07/24 (91)
    • 07/10 - 07/17 (47)
    • 07/03 - 07/10 (44)
    • 06/26 - 07/03 (53)
    • 06/19 - 06/26 (59)
    • 06/12 - 06/19 (47)
    • 06/05 - 06/12 (65)
    • 05/29 - 06/05 (63)
    • 05/22 - 05/29 (77)
    • 05/15 - 05/22 (115)
    • 05/08 - 05/15 (65)
    • 05/01 - 05/08 (104)
    • 04/24 - 05/01 (45)
    • 04/17 - 04/24 (70)
    • 04/10 - 04/17 (134)
    • 04/03 - 04/10 (72)
    • 03/27 - 04/03 (18)
    • 03/20 - 03/27 (47)
    • 03/13 - 03/20 (68)
    • 03/06 - 03/13 (40)
    • 02/27 - 03/06 (56)
    • 02/20 - 02/27 (77)
    • 02/13 - 02/20 (76)
    • 02/06 - 02/13 (198)
    • 01/30 - 02/06 (194)
    • 01/23 - 01/30 (132)
    • 01/16 - 01/23 (196)
    • 01/09 - 01/16 (202)
    • 01/02 - 01/09 (121)
  • 2010 (2535)
    • 12/26 - 01/02 (156)
    • 12/19 - 12/26 (65)
    • 12/12 - 12/19 (73)
    • 12/05 - 12/12 (84)
    • 11/28 - 12/05 (80)
    • 11/21 - 11/28 (68)
    • 11/14 - 11/21 (63)
    • 11/07 - 11/14 (50)
    • 10/31 - 11/07 (50)
    • 10/24 - 10/31 (36)
    • 10/17 - 10/24 (58)
    • 10/10 - 10/17 (35)
    • 10/03 - 10/10 (31)
    • 09/26 - 10/03 (21)
    • 09/19 - 09/26 (26)
    • 09/12 - 09/19 (55)
    • 09/05 - 09/12 (65)
    • 08/29 - 09/05 (33)
    • 08/22 - 08/29 (70)
    • 08/15 - 08/22 (45)
    • 08/08 - 08/15 (35)
    • 08/01 - 08/08 (37)
    • 07/25 - 08/01 (27)
    • 07/18 - 07/25 (19)
    • 07/11 - 07/18 (30)
    • 07/04 - 07/11 (56)
    • 06/27 - 07/04 (28)
    • 06/20 - 06/27 (22)
    • 06/13 - 06/20 (30)
    • 06/06 - 06/13 (21)
    • 05/30 - 06/06 (5)
    • 05/16 - 05/23 (6)
    • 05/09 - 05/16 (29)
    • 05/02 - 05/09 (59)
    • 04/25 - 05/02 (28)
    • 04/18 - 04/25 (38)
    • 04/11 - 04/18 (70)
    • 04/04 - 04/11 (59)
    • 03/28 - 04/04 (65)
    • 03/21 - 03/28 (89)
    • 03/14 - 03/21 (218)
    • 03/07 - 03/14 (95)
    • 02/28 - 03/07 (135)
    • 02/21 - 02/28 (102)
    • 01/03 - 01/10 (68)
  • 2009 (1652)
    • 12/27 - 01/03 (36)
    • 12/20 - 12/27 (22)
    • 12/13 - 12/20 (100)
    • 12/06 - 12/13 (45)
    • 11/29 - 12/06 (24)
    • 11/22 - 11/29 (22)
    • 11/15 - 11/22 (19)
    • 11/08 - 11/15 (28)
    • 11/01 - 11/08 (11)
    • 10/25 - 11/01 (17)
    • 10/18 - 10/25 (38)
    • 10/11 - 10/18 (33)
    • 10/04 - 10/11 (15)
    • 09/27 - 10/04 (21)
    • 09/20 - 09/27 (7)
    • 09/13 - 09/20 (84)
    • 09/06 - 09/13 (35)
    • 08/30 - 09/06 (48)
    • 08/23 - 08/30 (118)
    • 08/16 - 08/23 (26)
    • 08/09 - 08/16 (34)
    • 08/02 - 08/09 (35)
    • 07/26 - 08/02 (31)
    • 07/19 - 07/26 (14)
    • 07/12 - 07/19 (16)
    • 07/05 - 07/12 (28)
    • 06/28 - 07/05 (26)
    • 06/21 - 06/28 (76)
    • 06/14 - 06/21 (26)
    • 06/07 - 06/14 (21)
    • 05/31 - 06/07 (43)
    • 05/24 - 05/31 (38)
    • 05/17 - 05/24 (26)
    • 05/10 - 05/17 (52)
    • 05/03 - 05/10 (15)
    • 04/26 - 05/03 (38)
    • 04/19 - 04/26 (32)
    • 04/12 - 04/19 (22)
    • 04/05 - 04/12 (20)
    • 03/29 - 04/05 (40)
    • 03/22 - 03/29 (43)
    • 03/15 - 03/22 (18)
    • 03/08 - 03/15 (14)
    • 03/01 - 03/08 (22)
    • 02/22 - 03/01 (12)
    • 02/15 - 02/22 (9)
    • 02/08 - 02/15 (11)
    • 02/01 - 02/08 (19)
    • 01/25 - 02/01 (37)
    • 01/18 - 01/25 (21)
    • 01/11 - 01/18 (33)
    • 01/04 - 01/11 (31)
  • 2008 (700)
    • 12/28 - 01/04 (13)
    • 12/21 - 12/28 (9)
    • 12/14 - 12/21 (57)
    • 12/07 - 12/14 (5)
    • 11/30 - 12/07 (18)
    • 11/23 - 11/30 (33)
    • 11/16 - 11/23 (31)
    • 11/09 - 11/16 (23)
    • 11/02 - 11/09 (18)
    • 10/26 - 11/02 (11)
    • 10/19 - 10/26 (15)
    • 10/12 - 10/19 (13)
    • 10/05 - 10/12 (25)
    • 09/28 - 10/05 (2)
    • 09/21 - 09/28 (14)
    • 09/14 - 09/21 (19)
    • 09/07 - 09/14 (43)
    • 08/31 - 09/07 (3)
    • 08/24 - 08/31 (33)
    • 08/17 - 08/24 (65)
    • 08/10 - 08/17 (4)
    • 08/03 - 08/10 (26)
    • 07/27 - 08/03 (6)
    • 07/20 - 07/27 (19)
    • 07/13 - 07/20 (18)
    • 07/06 - 07/13 (60)
    • 06/29 - 07/06 (53)
    • 06/22 - 06/29 (49)
    • 06/15 - 06/22 (11)
    • 06/08 - 06/15 (4)

Popular Posts

  • Olahraga dan Resiko Kanker Payu Dara: Belum Terlambat.
    Olahraga teratur sangat penting untuk kesehatan tubuh, mencegah dan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit mulai dari osteoporosis hin...
  • Transkultural dalam Keperawatan
    Konsep Teori Transkultural dalam Keperawatan APLIKASI TEORI TRANSCULTURAL NURSING DALAM PROSES KEPERAWATAN Rahayu Iskandar, Ners, M.Kep PEND...
  • Hubungan Usia Terhadap Perdarahan Post Partum Di RSUD
    KTI KEBIDANAN HUBUNGAN USIA TERHADAP PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kesehatan wanita merupakan hal yang s...
  • Bau Mulut
    Malu banget kan kalo nafas kita bau alias bau mulut apa lagi kalo kita ngomong dengan orang lain lalu tiba-tiba orang tersebut menjauh wah...
  • Diagnosa Keperawatan Aktual
    Konsep Dasar Diagnosa Keperawatan Aktual BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai suatu aspek yang terpenting dalam proses kepera...
  • Tanda-tanda Sistem Imun Tubuh Buruk
    Tiap orang memiliki sistem imun atau kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Semuanya tergantung dari genetik, pola hidup maupun lingkung...
  • Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan
    Menurut Joyce Engel (1999), yang dikatakan anak usia pra sekolah adalah anak-anak yang berusia berkisar 3-6 tahun. Ada beberapa aspek yang...
  • Ketika Pasangan Anda Depresi
    Ketika, pasangan atau seseorang yang dekat dengan Anda mengalami depresi, ada langkah yang dapat Anda lakukan untuk menolongnya: # Memberi ...
  • PENGETAHUAN IBU TENTANG BIANG KERINGAT PADA BAYI 0-1 TAHUN DI BPS XXXX
    Prelevansi penyakit kulit di Indonesia cukup tinggi baik oleh bakteri, virus atau jamur. Selain itu bergantung pada lingkungan dan kondisi...
  • ANALISA SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL DI KELAS IBU DI POSYANDU XXXXX
    Mengajarkan senam membantu fisik mendorong istirahat dan relaksasi rutinitis fisik kemudian di buat pada masa antenatal untuk meningkatkan...

Statistik

© ASUHAN KEPERAWATAN 2013 . Powered by Bootstrap , Blogger templates and RWD Testing Tool Published..Gooyaabi Templates