header12

Bagaimana Cara cepat menyelesaikan Tugas Asuhan Keperawatan hanya dalam waktu kurang dari 10 menit, dengan hanya duduk didepan komputer melakukan editing file askep dari saya.

 

 
Fotoku

Dari Meja Kerja: Fauzan Adde Z. AM.Kep.

Subjek: Dapatkan DVD Eksklusif Kumpulan Contoh Asuhan Keperawatan

Pemesanan DVD Keperawatan:

pesan

 
Isi DVD Keperawatan tersebut adalah...
 
Kumpulan 800 an Contoh Asuhan Keperawatan
Kumpulan 400 an Materi Keperawatan
Kumpulan Leaflet Keperawatan
Kumpulan Pathways Keperawatan
Kumpulan 596 Gambar Anatomi
Kumpulan 100 Ebook Keperawatan
bullet Kumpulan 178 Video Keperawatan
bullet Dll...

PREVIEW VIDEO ISI DVD KEPERAWATAN

DOWNLOAD DAFTAR ISI:

download

FILE SUDAH DALAM BENTUK
MICROSOFT WORD

Manfaat memesan paket DVD Keperawatan...

bullet Memudahkan anda dalam belajar ilmu keperawatan...
bullet Membantu menemukan askep dan materi yang anda cari...
bullet Sebagai koleksi perpustakaan elektronik anda..
bullet File Asuhan Keperawatan disimpan dalam format doc atau microsoft word document, jadi anda bisa mengcopy, memindahkan ke komputer anda dan mengedit file yang ada sesuai kebutuhan anda..
bullet Bonus berupa Kumpulan Materi Keperawatan, Kumpulan Leaflet Keperawatan, 596 Gambar Anatomi, 178 Video Keperawatan dan lainnya...
bullet Gratis ongkos kirim menggunakan jasa pengiriman pos indonesia, jadi cukup sekali bayar dan paket DVD Keperawatan akan dikirim ke alamat rumah anda...
bullet Banyak waktu luang untuk belajar lainnya jika ada tugas askep, karena anda bisa lebih cepat dalam mengerjakannya...
bullet Menambah wawasan anda karena ada bonus 178 video keperawatan yang bisa anda saksikan..
bullet dan masih banyak lagi

5 Alasan kenapa anda harus memesan paket DVD Keperawatan dari kami...

bullet Menghemat waktu anda dibandingkan dengan harus mencari kesana kemari yang belum tentu ketemu...
bullet Menghemat uang anda dibandingkan jika anda mengetik dirental pengetikan atau yang lainnya..
bullet Lebih aman dan terjamin karena saya menggaransi paket DVD Keperawatan tersebut hingga sampai ke rumah anda..
bullet Saya sudah berpengalaman selama 3 tahun dalam menjual paket CD Keperawatan yang dimulai tahun 2009...
bullet Gratis ongkos kirim ke seluruh wilayah indonesia dari sabang sampai merauke menggunakan jasa pengiriman pos indonesia, karena salah satu tujuan saya adalah membantu dan membagi ilmu kepada anda...
   

Testimonial/ Kesaksian

dokter

Isi kumpulan asuhan keperawatan dan materi yang disediakan oleh Fauzan Adde Z. AmKep., sudah sangat bagus untuk menambah pengetahuan para tenaga kesehatan agar lebih profesional... Saya sangat merekomendasikan kepada anda agar anda segera memiliki paket DVD Keperawatan ini...

Segera pesan paket DVD Keperawatan ini...

Salam Sejawat....

Testimonial Dari:
Prastyawan SKep. Ns. - Purwokerto, Jateng

Segera pesan DVD Keperawatan sekarang juga...

Dengan hanya Rp. 200.000,-

Dan saya akan berikan penawaran terbatas pada harga Rp. 100.000,- saja jika Anda membayar selambat-lambatnya sebelum hari : , Pukul 24.00 WIB

Sekarang Adalah Hari . Jadi Itu Berarti 2 Hari Lagi,
Kemungkinan Harga Akan Naik 2x Lipat

Untuk Sekarang...
Ya...!!! Anda hanya perlu membayar Rp.100.000,- saja..

Dan Bukan Rp.200.000,- atau Rp.1.000.000,-

Tapi ingat! Hanya dengan Rp 100.000,- anda sudah dapat memiliki semua produk kami yang ada di website ini berupa paket Eksklusif DVD Keperawatan dan Gratis Ongkos Kirim...

 

pesan

ATAU

Segera hubungi nomor HP saya di

pesan

 

Alhamdulillah Sudah Lebih Dari Cukup

Atas nama pribadi, kami sampaikan banyak terimakasih atas kesediaan situs yang mempermudah teman-teman sejawat perawat guna menambah ilmu dan wawasan pengetahuan dibidang keperawatan yang nantinya berguna dilapangan praktek maupun tempat kerja. Materi yang disediakan, alhamdulillah sudah lebih dari cukup. Untuk itu kami sampaikan banyak terimakasih...

Testimonial Dari:
Muhamad Fahmi - Kab. Loteng, NTB

 
 

Tadinya saya ragu memesan

Tadinya saya ragu memesan, karena banyaknya penipuan di Internet. Tapi setelah melihat bukti pengiriman dan sms dengan mas fauzan, saya memberanikan diri untuk memesannya. Terimakasih mas fauzan, askep dan videonya sangat membantu untuk menambah pengetahuan saya... Salam sukses...

Testimonial Dari:

Elsa - Surabaya

 
 

klik tombol PESAN

pesan

ATAU

Segera hubungi nomor HP saya di

pesan

*) FOTO & Bukti Pengiriman

dvdaskepgambr

Ingat, segera lakukan pemesanan karena saya akan memberikan bonus khusus senilai lebih dari 1.000.000 rupiah bagi Anda.....

100 Ebook Keperawatan
596 Gambar Anatomi
Rp. 100.000,-

100 ebook

Rp. 90.000,-

anatomi

Kumpulan Materi Keperawatan
Kumpulan 178 Video Keperawatan
Rp. 150.000,-

materi

Rp. 250.000,-

video

Kumpulan Leaflet Keperawatan
Materi Keperawatan Anak
Rp. 80.000,-

leaflet

Rp. 65.000,-

anak

Materi Keperawatan Gawat Darurat
Materi Keperawatan Medikal Bedah
Rp. 100.000,-

kgd

Rp. 100.000,-

kmb

Materi Keperawatan Maternitas
Kumpulan Materi Keperawatan
Rp. 100.000,-

maternitas

Rp. 100.000,-

keperawatan

Dan bonus-bonus lainnya yang disertakan dalam paket DVD Keperawatan yang akan dikirim ke rumah anda...

Segera pesan sekarang juga...

Untuk Sekarang...
Ya...!!! Anda hanya perlu membayar Rp.100.000,- saja..

Dan Bukan Rp.200.000,- atau Rp.1.000.000,-

Tapi ingat! Hanya dengan Rp 100.000,- anda sudah dapat memiliki semua produk kami yang ada di website ini berupa paket Eksklusif DVD Keperawatan dan Gratis Ongkos Kirim...

pesan

ATAU

Segera hubungi nomor HP saya di

pesan

 

 

Garansi 30 Hari
100% Pengiriman Sampai

garansi

 

Saya memberikan Anda garansi selama 30 hari untuk...

Paket DVD Keperawatan yang tidak sampai ke rumah anda, maka akan dikirim ulang...

Paket rusak sehingga belum sempat anda gunakan, maka akan saya kirim ulang...

Isi paket DVD Keperawatan tidak sesuai dengan yang saya katakan diatas, maka uang anda akan saya kembalikan...

 

Bukti Pengiriman

bukti3

DVD

foto4

foto5

 

pesan

scam spam

Home | Pesan

www.kumpulanasuhankeperawatan.com
2013

 
 

ASUHAN KEPERAWATAN JIWA GANGGUAN PENGGUNAAN NAPZA

LAPORAN PENDAHULUAN
I. KASUS (MASALAH UTAMA)
Gangguan penggunaan napza

II. PROSES TERJADINYA MASALAH
Gangguan penggunaan zat adiktif adalah suatu penyimpangan perilaku yang disebabkan oleh penggunaan zat adiktif yang bekerja pada susunan saraf pusat yang mempengaruhi tingkah laku, memori alam perasaan, proses pikir anak dan remaja sehingga mengganggu fungsi social dan pendidikannya. Gangguan penggunaan zat ini terdiri dari : penyalahgunaan dan ketergantungan zat.
Penyalahgunaan zat adiktif adalah suatu pola penggunaan yang bersifat patologis, yang menyebabkan remaja mengalami sakit yang cukup berat dan berbagai macam kesulitan, tetapi tidak mampu menghentikannya. Ketergantungan zat adiktif adalah suatu kondisi cukup berat ditandai dengan adanya ketergantungn fisik yaitu toleransi dan sindroma putus zat.
A. Rentang respon gangguan penggunaan zat adiktif
Rentang respon ini berfluktuasi dari kondisi yang ringan sampai dengan yang berat. Indikator dari rentang respon berdasarkan perilaku yang ditampakkanoleh remaja dengangangguan penggunaan zat adiktif.
Respon adaptif Respon maladaptive

Gambar 1: Rentang respon penggunaan zat adiktif
1. Penggunaan zat adiktif secara eksperimental ialah:
Kondisi penggunaan pada taraf awal, disebabkan rasa ingin tahu, ingin memiliki pengalaman yang baru, atau sering dikatakan taraf coba- coba.
2. Penggunaan zat adiktif secara rekreasional ialah:
Menguunakan zat od saat berkumpul bersama-sama dengan teman sebaya, yang bertujuan untuk rekreasi bersama teman sebaya.
3. Penggunaan zat adiktif secara situasional ialah:
Orang yang menggunakan zat mempunyai tujuan tertentu secara individual, sudah merupakan kebutuhan bagi dirinya sendiri, seringkali penggunaan zat ini merupakan cara untuk melarikan diri atau mengatasi masalah yang dihadapinya. Biasanya digunakan pada saat sedang konflik, stress, frustasi.
4. Penyalahgunaan zat adiktif  ialah:
Penggunaan zat yang sudah bersifat patologis, sudah mulai digunakan secara rutin, paling tidak sudah berlangsung selama 1 bulan, dan terjadi penyimpangan perilaku dan mengganggu fungsi dalam peran di lingkungan social dan pendidikan.
5. Ketergantungan zat adiktif ialah:
Penggunaan zat yang cukup berat, telah terjadi ketergantungan fisik dan psikologis. Ketergantungan fisik ditandai oleh adanya toleransi dan sindroma putus zat. Yang dimaksud sindroma putus zat adalah suatu kondisi dimana orang yang biasa menggunakan secara rutin, pada dosis tertentu berhenti menggunakan atau menurunkan jumlah zat yang biasa digunakan, sehingga menimbulkan gejala pemutusan zat.

B. Faktor pendukung
1. Faktor biologis
a. Genetic: tendensi keluarga
b. Infeksi pada organ otak
c. Penyakit kronis 
2. Faktor psikologis
a. Gangguan kepribadian: anti sosial (resiko relatif 19,9%)
b. Harga diri rendah: depresi (resiko relatif: 18,8%), faktor social, ekonomi.
c. Disfungsi keluarga
d. Orang/ remaja yang memiliki perasaan tidak aman
e. Orang/ remaja yang memiliki ketrampilan pemecahan masalah yang menyimpang
f. Orang/ remaja yang mengalami gangguan idetitas diri, kecenderungan homoseksual, krisis identitas, menggunakan zat untuk menyatakan kejantanannya.
g. Rasa bermusuhan dengan orang tua
3. Faktor social cultural
a. Masyarakat yang ambivalensi tentang penggunaan dan penyalahgunaan zatadiktif: ganja, alkohol
b. Norma kebudayaan
c. Adiktif untuk upacara adat
d. Lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekolah yang terdapat banyak pengedar (mudah didapat: resiko relatif 80 %)
e. Persepsi masyarakat terhadap pengunaan zat
f. Remaja yang lari dari rumah
g. Remaja dengan perilaku penyimpangan seksual dini
h. Orang/ remaja yang terkait dengan tindakan kriminal
C. Stressor presipitasi
1. Pernyataan untuk mandiri dan dan membutuhkan teman sebaya sebagai pengakuan ( resiko relatif untuk terlibat NAZA: 81,3%)
2. Sebagai prinsip kesenangan, menghindari sakit/stress
3. Kehilangan seseorang atau sesuatu yang berarti
4. Diasingkan oleh lingkungan: rumah, teman-teman
5. Kompleksitas dari kehidupan modern
D. Faktor kontribusi ( resiko relatif 7,9% terlibat penyalah gunaan NAZA)
Seseorang yang berada dalam disfungsi keluarga akan tertekan, dan ketertekanan itu dapat merupakan faktor penyerta bagi dirinya terlibat dalam penyalahgunaan / ketergantungan NAZA, kondisi keluarga yang tidak baik itu adalah :
1. Keluarga yang tidak utuh : orang tua meninggal, orang tua cerai, dll
2. Kesibukan orang tua
3. Hubungan interpersonal dalam keluarga tidak baik
E. Tingkah laku
1. Tingkah laku klien pengguna zat sedatif hipnotik
a. Menurunnya sifat menahan diri
b. Jalan tidak stabil, koordinasi motorik kurang
c. Bicara cadel, bertele-tele
d. Sering datang ke dokter untuk minta resep
e. Kurang perhatian
f. Sangat gembira, berdiam, (depresi), dan kadang bersikap bermusuhan 
g. Gangguan dalam daya pertimbangan
h. Dalam keadaan yang over dosis, kesadaran menurun, koma dan dapat menimbulkan kematian.
i. Meningkatkan rasa percaya diri
2. Tingkah laku klien pengguna ganja
a. Kontrol didi menurun bahkan hilang
b. Menurunnya motivasi perubahan diri
c. Ephoria ringan
3. Tingkah laku klien pengguna alcohol
a. Sikap bermusuhan
b. Kadang bersikap murung, berdiam
c. Kontrol diri menurun
d. Suara keras, bicara cadel,dan kacau
e. Agresi
f. Minum alcohol pagi hari atau tidak kenal waktu
g. Partisipasi di lingkungan social kurang
h. Daya pertimbangan menurun
i. Koordinasi motorik terganggu, akibat cenerung mendapat kecelakaan
j. Dalam keadaan over dosis, kesadaran menurun bahkan sampai koma.
4. Tingkah laku klien pengguna opioda
a. Terkantuk-kantuk
b. Bicara cadel
c. Koordinasi motorik terganggu
d. Acuh terhadap lingkungan, kurang perhatian
e. Perilaku manipulatif, untuk mendapatkan zat adiktif
f. Kontrol diri kurang
5. Tingkah laku klien pengguna kokain
a. Hiperaktif
b. Euphoria, agitasi, dan sampai agitasi
c. Iritabilitas
d. Halusinasi dan waham
e. Kewaspadaan yang berlebihan
f. Sangat tegang
g. Gelisah, insomnia
h. Tampak membesar –besarkan sesuatu
i. Dalam keadaan over dosis: kejang, delirium, dan paranoid
6. Tingkah laku klien pengguna halusinogen
a. tingkah laku tidak dapat diramalkan
b. Tingkah laku merusak diri sendiri
c. Halusinasi, ilusi
d. Distorsi (gangguan dalam penilaian, waktu dan jarak)
e. Sikap merasa diri benar
f. Kewaspadaan meningkat
g. Depersonalisasi
h. Pengalaman yang gaib/ ajaib
F. Mekanisme koping
Mekanisme pertahanan diri yang biasa digunakan:
1. denial dari masalah
2. proyeksi merupakan tingkah laku untuk melepaskan diri dari tanggung jawab
3. Disosiasi merupakan proses dari penggunaan zat adiktif
G. Data khusus
1. jumlah dan kemurnian zat yang digunakan
2. Sering menggunakan
3. Metode penggunaan (dirokok, intravena, Oral)
4. Dosis terakhir digunakan
5. Cara memperoleh zat (dokter, mencuri, dll)
6. Dampak bila tidak menggunakan 
7. Jika over dosis, berapa beratnya
8. Stressor dalam hidupnya
9. Sistem dukungan (keluarga, social, finansial)
10. tingkat harga diri klien, persepsi klien terhadap zat adiktif
11. Tingkah laku manipulatif

III. POHON MASALAH:  
Resti Menciderai Diri

Intoksikasi (CP)

HDR

Gangguan Konsep Diri
Atau
Koping Mal Adaptif

IV. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Ancaman kehidupan
a. Gangguan keseimbangan cairan: mual, muntah berhubungan dengan pemutusan zat opioda
b. Resiko terhadap amuk berhubungan dengan intoksikasi sedatif hipnotik
c. Resiko cidera diri berhubungan dengan intoksikasi aklkohol, sedatif, hipnotik
d. Panik berhubungan dengan putus zat alkohol
2. Intoksikasi
a.  Cemas berhubungan dengan intoksikasi ganja
b. Kerusakan komunikasi verbal berhubungan dengan  intoksikasi sedatif hipnotik, alcohol, opioda
3. Withdrawl
a. Perubahan proses piker: waham berhubungan dengan putus zat alcohol, sedatif, hipnotik
b. Nyeri berhubungan dengan putus zat opioda, MDMA: extasy
c. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan putus zat opioda

4. Pasca detoksikasi
a. Gangguan pemusatan perhatian berhubungan dengan dampak penggunaan zat adiktif
b. Gangguan konsep diri : harga diri rendah berhubungan dengan tidak mampu mengenal kualitas yang positif dari diri sendiri.
c. Resiko melarikan diri berhubungan dengan ketergantungan tehadap zat adiktif

Dari pohon masalah, diagnosa yang mungkin timbul :
1. Resiko tinggi menciderai diri sendiri berhubungan dengan intoksikasi
2. Intoksikasi berhubungan dengan menarik diri
3. Harga diri rendah berhubungan dengan gangguan konsep diri
4. Harga diri rendah berhubungan dengan koping mal adaptif

V. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
1. Kondisi overdosis
a. Tujuan : Klien tidak mengalami ancaman kehidupan
Rencana tindakan:
- Observasi tanda – tanda vital, kesadaran pada 15 menit pada 3 jam pertama, 30 menit pada 3 jam kedua tiap 1 jam pada 24 jam berikutnya
- Bekerja sama dengan dokter untuk pemberian obat
- Observasi keseimbangan cairan
- Menjaga keselamatan diri klien
- Menemani klien
- Fiksasi bila perlu
2. Kondisi intoksikasi
Tujuan: intoksikasi pada klien dapat diatasi, kecemasan berkurang/hilang
Rencana tindakan:
a. Membentuk hubungan saling percaya
b. Mengkaji tingkat kecemasan klien
c. Bicaralah dengan bahasa yang sederhana, singkat mudah dimengerti
d. Dengarkan klien berbicara
e. Sering gunakan komunikasi terapeutik
f. Hindari sikap yang menimbulkan rasa curiga, tepatilah janji, memberi jawaban nyata, tidak berbisik di depan klien, bersikap tegas, hangat dan bersahabat
3. Kondisi withdrawl
a. Observasi tanda- tanda kejang
b. Berikan kompres hangat bila terdapat kejang pada perut
c. Memberikan perawatan pada klien waham, halusinasi: terutama untuk menuunkan perasaa yang disebabkan masalah ini: takut, curiga, cemas, gembira berlebihan, benarkan persepsi yang salah
d. Bekerja sama dengan dokter dalam memberikan obat anti nyeri

4. Kondisi detoksikasi
a. Melatih konsentrasi: mengadakan kelompok diskusi pagi
b. Memberikan konselin untuk merubah moral dan spiritual klien selama ini yang menyimpang, ditujukan agar klien menjadi manusia yang bertanggung jawab, sehat mental, rasa bersyukur, dan optimis
c. Mempersiapkan klien untuk kembali ke masyarakat, dengan bekerja sama dengan pekerja social, psikolog.



Daftar pustaka:
1. Cokingting, P.S., Darst,E, dan Dancy, B, 1992, Mental Health and Psichiatric Nursing, Philadelpia, J.B.,Lippincott Company, Chapter 8
2. Shults. Y.M. 1968,Manual of Psichiatric Nursing Care Plans, Boston, Little.Brown and Company, Chapter 20,21,22.
3. Stuart, G.W.,dan Sundeen, S.J., 1991, Pocket Guide to Psichyatric Nursing, (2nd,ed), St. Louis Mosby Year Book, Chapter 17.
4. Stuart, Gail W.,1998, Buku Saku Keperawatan Jiwa, Alih bahasa Yani, Achir, Edisi 3, Jakarta, EGC
5. Hawari, Dadang.,2003, Penyelahgunaan dan ketergantungan NAZA,FKUI, Jakarta, gaya baru 

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tulis Komentarnya Gan: