header12

Bagaimana Cara cepat menyelesaikan Tugas Asuhan Keperawatan hanya dalam waktu kurang dari 10 menit, dengan hanya duduk didepan komputer melakukan editing file askep dari saya.

 

 
Fotoku

Dari Meja Kerja: Fauzan Adde Z. AM.Kep.

Subjek: Dapatkan DVD Eksklusif Kumpulan Contoh Asuhan Keperawatan

Pemesanan DVD Keperawatan:

pesan

 
Isi DVD Keperawatan tersebut adalah...
 
Kumpulan 800 an Contoh Asuhan Keperawatan
Kumpulan 400 an Materi Keperawatan
Kumpulan Leaflet Keperawatan
Kumpulan Pathways Keperawatan
Kumpulan 596 Gambar Anatomi
Kumpulan 100 Ebook Keperawatan
bullet Kumpulan 178 Video Keperawatan
bullet Dll...

PREVIEW VIDEO ISI DVD KEPERAWATAN

DOWNLOAD DAFTAR ISI:

download

FILE SUDAH DALAM BENTUK
MICROSOFT WORD

Manfaat memesan paket DVD Keperawatan...

bullet Memudahkan anda dalam belajar ilmu keperawatan...
bullet Membantu menemukan askep dan materi yang anda cari...
bullet Sebagai koleksi perpustakaan elektronik anda..
bullet File Asuhan Keperawatan disimpan dalam format doc atau microsoft word document, jadi anda bisa mengcopy, memindahkan ke komputer anda dan mengedit file yang ada sesuai kebutuhan anda..
bullet Bonus berupa Kumpulan Materi Keperawatan, Kumpulan Leaflet Keperawatan, 596 Gambar Anatomi, 178 Video Keperawatan dan lainnya...
bullet Gratis ongkos kirim menggunakan jasa pengiriman pos indonesia, jadi cukup sekali bayar dan paket DVD Keperawatan akan dikirim ke alamat rumah anda...
bullet Banyak waktu luang untuk belajar lainnya jika ada tugas askep, karena anda bisa lebih cepat dalam mengerjakannya...
bullet Menambah wawasan anda karena ada bonus 178 video keperawatan yang bisa anda saksikan..
bullet dan masih banyak lagi

5 Alasan kenapa anda harus memesan paket DVD Keperawatan dari kami...

bullet Menghemat waktu anda dibandingkan dengan harus mencari kesana kemari yang belum tentu ketemu...
bullet Menghemat uang anda dibandingkan jika anda mengetik dirental pengetikan atau yang lainnya..
bullet Lebih aman dan terjamin karena saya menggaransi paket DVD Keperawatan tersebut hingga sampai ke rumah anda..
bullet Saya sudah berpengalaman selama 3 tahun dalam menjual paket CD Keperawatan yang dimulai tahun 2009...
bullet Gratis ongkos kirim ke seluruh wilayah indonesia dari sabang sampai merauke menggunakan jasa pengiriman pos indonesia, karena salah satu tujuan saya adalah membantu dan membagi ilmu kepada anda...
   

Testimonial/ Kesaksian

dokter

Isi kumpulan asuhan keperawatan dan materi yang disediakan oleh Fauzan Adde Z. AmKep., sudah sangat bagus untuk menambah pengetahuan para tenaga kesehatan agar lebih profesional... Saya sangat merekomendasikan kepada anda agar anda segera memiliki paket DVD Keperawatan ini...

Segera pesan paket DVD Keperawatan ini...

Salam Sejawat....

Testimonial Dari:
Prastyawan SKep. Ns. - Purwokerto, Jateng

Segera pesan DVD Keperawatan sekarang juga...

Dengan hanya Rp. 200.000,-

Dan saya akan berikan penawaran terbatas pada harga Rp. 100.000,- saja jika Anda membayar selambat-lambatnya sebelum hari : , Pukul 24.00 WIB

Sekarang Adalah Hari . Jadi Itu Berarti 2 Hari Lagi,
Kemungkinan Harga Akan Naik 2x Lipat

Untuk Sekarang...
Ya...!!! Anda hanya perlu membayar Rp.100.000,- saja..

Dan Bukan Rp.200.000,- atau Rp.1.000.000,-

Tapi ingat! Hanya dengan Rp 100.000,- anda sudah dapat memiliki semua produk kami yang ada di website ini berupa paket Eksklusif DVD Keperawatan dan Gratis Ongkos Kirim...

 

pesan

ATAU

Segera hubungi nomor HP saya di

pesan

 

Alhamdulillah Sudah Lebih Dari Cukup

Atas nama pribadi, kami sampaikan banyak terimakasih atas kesediaan situs yang mempermudah teman-teman sejawat perawat guna menambah ilmu dan wawasan pengetahuan dibidang keperawatan yang nantinya berguna dilapangan praktek maupun tempat kerja. Materi yang disediakan, alhamdulillah sudah lebih dari cukup. Untuk itu kami sampaikan banyak terimakasih...

Testimonial Dari:
Muhamad Fahmi - Kab. Loteng, NTB

 
 

Tadinya saya ragu memesan

Tadinya saya ragu memesan, karena banyaknya penipuan di Internet. Tapi setelah melihat bukti pengiriman dan sms dengan mas fauzan, saya memberanikan diri untuk memesannya. Terimakasih mas fauzan, askep dan videonya sangat membantu untuk menambah pengetahuan saya... Salam sukses...

Testimonial Dari:

Elsa - Surabaya

 
 

klik tombol PESAN

pesan

ATAU

Segera hubungi nomor HP saya di

pesan

*) FOTO & Bukti Pengiriman

dvdaskepgambr

Ingat, segera lakukan pemesanan karena saya akan memberikan bonus khusus senilai lebih dari 1.000.000 rupiah bagi Anda.....

100 Ebook Keperawatan
596 Gambar Anatomi
Rp. 100.000,-

100 ebook

Rp. 90.000,-

anatomi

Kumpulan Materi Keperawatan
Kumpulan 178 Video Keperawatan
Rp. 150.000,-

materi

Rp. 250.000,-

video

Kumpulan Leaflet Keperawatan
Materi Keperawatan Anak
Rp. 80.000,-

leaflet

Rp. 65.000,-

anak

Materi Keperawatan Gawat Darurat
Materi Keperawatan Medikal Bedah
Rp. 100.000,-

kgd

Rp. 100.000,-

kmb

Materi Keperawatan Maternitas
Kumpulan Materi Keperawatan
Rp. 100.000,-

maternitas

Rp. 100.000,-

keperawatan

Dan bonus-bonus lainnya yang disertakan dalam paket DVD Keperawatan yang akan dikirim ke rumah anda...

Segera pesan sekarang juga...

Untuk Sekarang...
Ya...!!! Anda hanya perlu membayar Rp.100.000,- saja..

Dan Bukan Rp.200.000,- atau Rp.1.000.000,-

Tapi ingat! Hanya dengan Rp 100.000,- anda sudah dapat memiliki semua produk kami yang ada di website ini berupa paket Eksklusif DVD Keperawatan dan Gratis Ongkos Kirim...

pesan

ATAU

Segera hubungi nomor HP saya di

pesan

 

 

Garansi 30 Hari
100% Pengiriman Sampai

garansi

 

Saya memberikan Anda garansi selama 30 hari untuk...

Paket DVD Keperawatan yang tidak sampai ke rumah anda, maka akan dikirim ulang...

Paket rusak sehingga belum sempat anda gunakan, maka akan saya kirim ulang...

Isi paket DVD Keperawatan tidak sesuai dengan yang saya katakan diatas, maka uang anda akan saya kembalikan...

 

Bukti Pengiriman

bukti3

DVD

foto4

foto5

 

pesan

scam spam

Home | Pesan

www.kumpulanasuhankeperawatan.com
2013

 
 

TINJAUAN TEORI RETARDASI MENTAL
(KECACATAN MENTAL)


KONSEP DASAR
A. PENGERTIAN
Retardasi mental ialah keadaan dengan intelegensi yang kurang (subnormal) sejak sama perkembangan (sejak lahir/sejak masa anak). Biasanya terdapat perkembangan mental yang kurang secara keseluruhan (seperti juga pada demensia) tetapi gejala utama (yang menonjol) ialah intelegensi yang terbelakang. Retardasi mental disebut juga obligofrenia (maramis).
Retardasi mental yaitu adanya penurunan fungsi intelektual (diukur dengan tes IQ standar – dua standar deviasi dibawah IQ rata-rata 100) dan gangguan fungsi umum. (David A. Tomb).
B. ETIOLOGI
Menurut Maramis penyebab retardasi mental yaitu :
Keturunan (retardasi mental genetic)

Mungkin juga tidak diketahui (retardasi mental simplex)
Kedua-kedua ini dinamakan juga retardasi mental primer. Retardasi mental sekunder disebabkan factor-faktor dari luar yang diketahui dan factor-faktor ini mempengaruhi otak mungkin pada waktu prenatal, perinatal / postnatal.
C. KLASIFIKASI
Klasifikasi Retardasi mental yaitu :
Retardasi mental ringan
IQ 50 – 70, dinilai “mampu dididik”. Mereka biasanya dikenali saat masuk sekolah (dan diberikan tes) dan membutuhkan pendidikan khusus
Retardasi Mental sedang
IQ 35 – 50, dinilai “mampu dilatih” dapat mempelajari keterampilan kerja yang sederhana.


Retardasi Mental Berat
IQ 20 – 35, mereka termasuk penderita retardasi yang dependen : mampu berbicara yang paling sederhana, tetapi membutuhkan suatu institusi / pengasuhan suportif yang intensitas sering ditemukan malformasi dan cacat fisik yang berat.
Retardasi Mental yang sangat berat
IQ dibawah 20, mereka bergantung secara total kepada orang lain dan biasanya mempunyai kerusakan neurology yang bermakna, tidak dapat berjalan / berbicara.
Pedoman penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa ke-1 (PPDGJ-1) memberikan subkategori-subkategori klinis / keadaan-keadaan yang sering disertai retardasi mental sebagai berikut :
1. Akibat infeksi / intoxikasi
Kelompok ini termasuk keadaan retardasi mental karena kerusakan jaringan otak akibat infeksi intracranial, karena serum, obat / zat toxik lainnya
Contoh : -  Parotitis epidemika, rubella, sifilis dan toxoplasmosa
      congenital
- Ensefalopatia karena infeksi postnatal
- Ensefalopatia karena toxemia gravidarum / karena intoxikasi lain
- Ensefalopatiabilirubin (kernicterus)
- Ensefalopatia post- imunisasi
2. Akibat rudapaksa / sebab fisik lain
Rudapaksa sebelum lahir serta juga trauma lain seperti sinar-x, bahan kontrasepsi dan usaha melakukan abortus dapat mengakibatkan kelainan dengan retardasi mental. Rudapaksa kepala sesudah lahir tidak begitu sering mengakibatkan retardasi mental.
PPDGJ-1 menyebutkan : - Ensefalopatia karena kerusakan prenatal
- Ensefalopatia karena keruakan pada waktu lahir
- Ensefalopatia karena kerusakan postnatal
3. Akibat gangguan metabolisme, pertumbuhan atau gizi
Semua retardasi mental yang langsung disebabkan oleh gangguan metabolisme (umpamanya gangguan metabolisme zat lipida, karbohidrat dan protein) pertumbuhan / zat gizi termasuk dalam kelompok ini.
Contoh : - Lipoidosa otak infantile (penyakit Tay-Sach)
- Histiositosis lipidum jenis keratin (penyakit Gaucher)
- Histiositosis lipidum jenis fosfatid (penyakit nieman-Pick)
- Fenilketonuria ; diturunkan melalui suatu gen yang resesif
4. Akibat penyakit otak yang nyata (postnatal)
Kelompok ini termasuk retardasi mental akibat neoplasma (tidak termasuk tumbuhan sekunder karena rudapaksa / keradangan) dan beberapa reaksi sel-sel otak yang nyata, tetapi yang belum diketahui betul etiologinya (diduga herediter/familial).
Contih : - Nerofibromatosa (penyakit non Recklinghausen)
 - Angiomatosa otak trigemini (penyakit sturge-kleber-dimitri)
 - Sklerosa tuberose (Epiloia, penyakit Bourville)
 - Sklerosa spinal (ataxia friedreich)
5. Akibat penyakit / pengaruh prenatal yang tidak jelas
Keadaan ini diketahui sudah ada sejak sebelum lahir, tetapi tidak diketahui etiologinya, termasuk anemali cranial primer dan defek congenital yang tidak diketahui. Sebabnya.
Contoh : - Anensefali dan hemi-ensefali
  - Kelainan pembentukan gizi
  - Porensefali congenital
  - Kraniostenosa
  - Hidrosefalus congenital
  - Hipertelorisme
  - Makrosefali (megalensefali)
  - Mikrosefali primer
  - Sindroma idurence-moon-biedl
6. Akibat kelainan kromosom
Kelaianan kromosom mungkin terdapat dalam jumlahnya / dalam
bentuknya.
Kelainan dalam jumlah kromosom :
Sindroma Down / Langdon-Down / mongolisme (trisomi otosomal / trisomi kromosom 21)
Pada kromosoma 55x
Kelainan dalam bentuk kromosom :
Cri du chat : tidak terdapat cabang pendek pada kromosom 5 cabang pendek kromosoma 18 tidak terdapat
7. Akibat premeturitas
Kelompok ini termasuk retardasi mental yang berhubungan dengan keadaan bayi yang pada waktu lahir BB kurang dari 2500 gr / dengan masa hamil kurang dari 38 minggu serta tidak terdapat sebab-sebab lain seperti subkategori sebelum ini.
8. Akibat gangguan jiwa yang berat
Retardasi mental mungkin juga akibat suatu gangguan jiwa yang berat.
9. Akibat deprivasi psikososial
Retardasi mental dapat disebabkan oleh factor-faktor biomdik ataupun sosio budaya
D. PENANGANAN MASALAH RETARDASI MENTAL
Penderita retardasi mental taraf perbatasan, ringan bahkan yang berat, dapat mengalami perkembangan kepribadian yang normal.
Tabel Pembagian tingkat-tingkat intelegensi (patokan social didasarkan atas keadaan masyarakat yang normal)





Nama HI (IQ) Tingkat Patokan Sosial Patokan Pendidikan
Sangat superior
> 130
Tinggi sekali
Bila berguna bagi masyarakat disebut zeni (genious) Terlalu pandai buat sekolah biasa
Superior 110-130 Tinggi Dapat berfungsi biasa Dapat menyelesaikan perguruan tinggi dengan mudah
Normal 86-109 Normal Dapat berfungsi biasa Dapat menyelesaikan SLTA, sedikit kesukaran di perguruan tinggi
Keadaan bodoh, bebal 68-85 Taraf perbatasan Tidak sanggup bersaing dalam mencari nafkah Beberapa kali tidak naik kelas di SD
Debilitas (keadaan tolol) 52-85 Retardasi mental ringan Dapat mencari nafkah secara sederhana dalam keadaan baik Dapat dilatih dan dididik dapat dilatih
Imbesilitas 36-51 Retardasi mental sedang Mengenal bahaya, tidak dapat mencari nafkah Tidak dapat dididik,
(keadaan dungu) 20-35 Retardasi mental berat Tidak mengenal bahaya, dapat dilatih
Idiosi (keadaan pandir) < 20 Retardasi mental sangat berat Tidak dapat mengurus diri sendiri Tidak dapat dididik, tidak dapat dilatih



Tabel ciri-ciri perkembangan penderita retardasi mental
Tingkat retardasi mental Umur pra-sekolah : 0-5 tahun pematangan dan perkembangan Umur sekolah : 6-20 tahun latihan dan pendidikan Masa dewasa : 21 tahun/Lebih kecukupan social dan pekerjaan
Berat sekali
Berat
Sedang
Ringan Retardasi berat, kemampuan minimal untuk berfungsi dalam bidang sensori-motorik membutuhkan perawatan

Perkembangan motorik kurang, bicara minimal, pada umumnya tidak dapat dilatih untuk mengurus diri sendiri, keterampilan komunikasi tidak ada / hanya sedikit sekali

Dapat berbicara / belajar berkomunikasi, kesadaran social kurang, perkembangan motorik cukup, dapat belajar mengurus diri sendiri, dapat diatur dengan pengawasan sedang

Dapat mengembangkan keterampilan social dan komunikasi, keterbelakangan minimal dalam bidang sensori motorik, sering tidak dapat dibedakan dari normal hingga lebih tua Perkembangan motorik sedikit, dapat bereaksi terhadap latihan mengurus diri sendiri secara minimal / terbatas

Dapat berbicara / belajar berkomunikasi, dapat dilatih dalam kebiasaan kesehatan dasar, dapat dilatih secara sistematik dalam kebiasaan

Dapat dilatih dalam keterampilan social dan pekerjaan, sukar untuk maju lewat kelas 2 SD dalam mempelajari akademik, dapat belajar bepergian sendirian ditempat yang sudah dikenal

Dapat belajar keterampilan akademik sampai kira-kira kelas 6 pada umur belasan tahun (dekat umur 20 tahun) dapat dibimbing kearah konformitas sosial Perkembangan motorik dan bicara sedikit dapat mencapai mengurus diri sendiri secara sangat terbatas, membutuhkan perawatan.

Dapat mencapai sebagian dalam mengurus diri sendiri dibawah pengawasan penuh, dapat mengembangkan secara minimal berguna keterampilan menjaga diri dalam lingkungan yang terkontrol

Dapat mencari nafkah dalam pekerjaan kasar (unskilled)/ setengah terlatih dalam keadaan yang terlindung, memerlukan pengawasan dan bimbingan bila mengalami stress social / stress ekonomi yang ringan

Biasanya dapat mencapai keterampilan sosian dan pekerjaan yang cukup untuk mencari nafkah, tetapi memerlukan bimbingan da bantuan bila mengalami stress social / stress ekonomi yang luar biasa






1. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kepribadian
Seorang dengan retardasi mental, karena keadaannya, sepanjang hidupnya menghadapi lebih banyak resiko dari orang yang normal. Resiko ini rupanya bertambah sesuai dengan beratnya retardasi mental
Karena keterbelakangan intelegensinya terdapat juga perkembangan hidup emosi yang dapat mempengaruhi hubungan antar manusia. Bila didalam keluarga terdapat anak lain yang pandai, maka ketidakmampuan untuk bersaing dapat merupakan trauma baginya. Bila orang tua tidak mengetahui bahwa anak mereka menderita Retardasi Mental (karena ketidaktahuan atau karena mekanisme pembelaan penyangkalan), maka harapan atau tuntutan mengenai perilaku normal akan menyebabkan frustasi yang dapat menyebabkan ketegangan, kebingungan atau kerenggangan hubungan antara anak dan orang tua.
Sikap umum masyarakat terhadap retardasi mental sangat mempengaruhi reaksi orang tua terhadap adanya anak dengan retardasi mental dalam keluarga mereka. Masyarakat dengan teknologi tinggi yang mengutamakan  pendidikan dan kemampuan intelektual, tidak begitu toleran terhadap penderita retardasi mental, dibandingkan dengan masyarakat dengan teknologi yang lebih rendah. Bila anak dengan retardasi mental menjadi lebih besar, maka diterimanya dia oleh anak-anak yang lain dipengaruhi oleh sikap, toleransi dan emosi pribadi orang tua anak-anak itu terhadap anak dengan retardasi mental.
2. Diagnosa dan diagnosa banding
Untuk mendiagnosa retardasi mental dengan tepat, perlu diambil anamnesa dari orang tua dengan teliti mengenai kehamilan, persalinan dan perkembangan anak. Bila mungkin dilakukan juga pemeriksaan psikologik. Bila perlu juga diperiksa di laboratorium, diadakan evaluasi pendengaran dan bicara, observasi psikiatrik dikerjakan untuk mengetahui adanya gangguan psikiatrik di sampng retardasi mental.

Diagnosa banding ialah : anak-anak dari keluarga yang sangat melarat dengan deprivasi rangsangan yang berat (retardasi mental ini refersibel bila diberi rangsangan yang baik secara dini). Kadang-kadang anak dengan gangguan pendengaran atau penglihatan dikira menderita retardasi mental. Mungkin juga ganggua bicara dan “cerebral palsy” membuat anak kelihatan terbelakang, biarpun intelegensinya normal. Gangguan emosi dapat menghambat kemampuan belajar sehingga dikira anak itu bodoh. “Early infantile autism” dan skizofrenia anak juga sering menunjukan gejala yang mirip retardasi mental.
3. Pencegahan dan pengobatan
Pencegahan primer dapat dilakukan dengan pendidikan kesehatan pada masyarakat, perbaikan keadaan sosio-ekonomi, konseling genetic dan tindakan kedokteran (umpamanya perawatan prenatal yang baik, pertolongan persalinan yang baik, kehamilan pada wanita adolesen dan diatas 40 tahun dikurangi dan pencegahan keradangan otak pada anak-anak). Tiap usaha mempunyai cara sendiri untuk berbagai aspeknya.
Pencegahan sekunder meliputi diagnosa dan pengobatan dini keradang otak, pendarahan subdural, kraniasenosis (sutura tengkorak menutup terlalu cepat, dapat dibuka dengan kraniotomi : pada mikrosefali yang congenital, operasi tidak menolong.
Pencegahan tersier merupakan pendidikan penderita atau latihan khusus, sebaiknya di sekolah luar. Dapat diberi neroleptika kepada yang gelisah, hiperaktif atau destruktif. Amfetamine dan kadang-kadang juga anihistamin berguna juga pada hiperkinesa. Barbiturat kadang-kadang dapat menimbulkan efek paradatal dengan menambah kegelisahan dan ketegangan. Dapat dicoba juga obat-obat yang memperbaiki mikrosirkulasi di otak (membuat masuknya zat asam dan makanan dari darah ke sel-sel otak lebih mudah) atau yang langsung memperbaiki metabolisme sel-sel otak, akan tetapi hasilnya kalau ada tidak segera dapat dilihat.
Konseling pada orang tua dilakukan secara flexible dan pragmatis dengan tujuan antara lain membantu mereka dalam mengatasi frustasi oleh karena mempunyai anak dengan retardasi mental. Mereka sering perlu ditenangkan dan sekaligus dianjurkan dengan mengatakan bahwa bukanlah salah mereka bahwa anak ini menderita retardasi mental, tetapi adalah salah bila mereka tidak mau berusaha untuk mengatasi keadaan anak itu. Karena orang tua sering menghendaki anak itu diberi obat, dapat diberi penerangan bahwa sampai sekarang belum ada obat yang dapat membantu pertikaran zat (metabolisme) sel-sel otak, akan tetapi biaroun anak itu menelan obat semacam itu banyak dan lama sekali (tidak mengganggu badan) ia tidak akan maju kalau ia tidak belajar melalui latihan dan pendidikan.
4. Latihan dan pendidikan
Pendidikan anak dengan retardasi mental secara umum ialah :
Mempergunakan dan mengembangkan sebaik-baiknya kapasitas yang ada.
Memperbaiki sifat-sifat yang salah atau yang anti social
Mengajarkan suatu keahlian “skill” agar anak itu dapat mencari nafkah kelak.
Latihan anak-anak iini lebih sukar dari pada anak-anak biasa karena perhatian mereka mudah sekali tertarik kepada hal-hal yang lain. Harus diusahakan untuk mengikat perhatian mereka dengan merangsang panca indera, misalnya dengan alat permainan yang berwarna atau yang berbunyi, dan semuanya harus konkrit, artinya dapat dilihat, didengar dan diraba. Prinsip-prinsip ini yang mula0mula dipakai oleh fiabel dan Pestalozzi, sehingga sekarang masih digunakan ditaman kanak-kanak.
Latihan diberikan secara kronologis dan meliputi :
Latihan di rumah : pelajaran-pelajaran mengenai makan sendiri, berpakaian sendiri, kebersihan badan.
Latihan disekolah : yang penting dalam hal ini ialah perkembangan rasa social.
Latihan teknis : Diberikan sesuai dengan minat, jenis kelamin dan kedudukan social, pada pria umpamanya peternakan, pertanian, pekerjaan administrasi, tukang sepatu, tukang kayu, dll. Pada wanita umpamanya tukang masak, penjahit, dll.
Latihan moral : dengan hukuman dan tiap perbuatan yang baik perlu disertai hadiah. Hukuman  dapat berupa dimarahi, tidak diberi makanan yang disukai, larangan bermain untuk sementara waktu dan sebagainya. Hadiah dapat berupa kata-kata pujian, mainan, makanan, dll.
E. PENATALAKSANAAN DAN PROGNOSIS
Retardasi ringan masih dapat berkembang, seiring tidak terduga tetapi lebih lambat, dengan pendidikan (terutama memperlakukan penderita seperti normal dengan hati-hati) dan lingkungan yang suportif. Mereka mempunyai resiko untuk timbulnya reaksi penyesuaian, hiperaktifitas dan depresi. Terapi pasien dengan psikoterapi suportif yang berorientasi pada realitas. Teknik modifikasi perilaku yang sederhana mungkin sangat efektif dan menjadi bagian dari program terapi.
Orang dengan retardasi mental berat mungkin membutuhkan beberapa bentuk perawatan serta pelatihan di dalam suasana asrama harus dipertimbangkan jika memungkinkan. Jika pasien tinggal dikeluarganya, terapi juga keluarganya, orang tua dan saudara-saudaranya sering kali menunjukan kemarahan, penolakan, perlindungan yang berlebihan, control yang berlebihan, penyangkalan / perasaan bersalah yang semuanya ini harus dikenali dan dihadapi oleh dokter. Berikan konseling genetic, koordinasikan dengan agen dan spesialis yang lain jika tersedia.
Sindrom psikotik 3-4x lebih lazim, pada penderita retardasi mental. Dosis rendah tranquilizer minor / mayor mungkin membantu mengatasi problem perilaku (misal : agresifitas) jangan digunakan berlebihan (mudah untuk dilakukan). Litium / propranolol mungkin dapat mengurangi pencederaan diri dan agresif dalam beberapa kasus.

DAFTAR PUSTAKA


A. Tomb, David. 2004, Buku Saku Psikiatri, edisi 6. Jakarta : EGC
Maramis. W.F. 1995, Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Jakarta : EGC
Stuart. WG, 1998. Buku Saku Keperawatan Jiwa, Edisi 3. Jakarta : EGC